MODUL AJAR Seni Tari — Kelas 4 (Fase B) Topik: Latihan dan Gladi Bersih Tari Engklek INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Tari |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Latihan dan Gladi Bersih Tari Engklek |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Mempraktikkan seluruh rangkaian tari engklek secara berkelompok dengan memperhatikan kekompakan dan desain lantai.
- Memberikan masukan perbaikan gerak dan formasi kepada kelompok lain saat gladi bersih.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang membuat penampilan tari sebuah kelompok terlihat kompak dan enak ditonton?
- Bagaimana cara kamu memberi masukan kepada teman agar ia tidak tersinggung tetapi mau memperbaiki gerakannya?
- Kalau kamu melihat desain lantai kelompok lain kurang rapi, gerakan apa yang menurutmu perlu diperbaiki?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyapa murid dan mengajak seluruh kelas berdiri untuk pemanasan ringan: menggerakkan kepala, bahu, pinggang, dan kaki selama ±3 menit sambil diiringi musik tradisional bertempo pelan.
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan: hari ini adalah sesi latihan penuh dan gladi bersih tari engklek sebelum penampilan.
- Asesmen awal (diagnostik singkat): guru meminta setiap murid menunjukkan satu gerakan favorit dari rangkaian tari engklek kelompoknya dan menyebutkan satu bagian yang dirasa masih perlu diperbaiki — guru mencatat hasil observasi singkat di lembar pengamatan.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan kesiapan murid.
- Guru menjelaskan alur kegiatan: latihan kelompok (±20 menit) → gladi bersih lintas kelompok (±25 menit) → refleksi bersama (±15 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan atau menggambarkan di papan tulis dua contoh desain lantai (pola garis lurus dan pola diagonal) yang relevan dengan tari engklek, lalu bertanya kepada murid: 'Desain lantai mana yang lebih menarik? Mengapa?'
- Murid dalam kelompok masing-masing (sudah terbentuk sejak pertemuan sebelumnya) mendiskusikan desain lantai yang akan mereka gunakan dalam penampilan, memastikan setiap anggota mengerti posisi dan perpindahannya.
- Guru memandu murid mereviu kriteria kekompakan: keserentakan gerak, perubahan arah hadap yang sama, dan perpindahan formasi yang mulus — murid menuliskan atau menyebutkan kembali tiga kriteria ini sebelum latihan dimulai (berkesadaran: murid tahu apa yang akan dinilai).
- Setiap kelompok membuat kesepakatan internal: siapa pemimpin hitungan dan bagaimana tanda perpindahan formasi (tepukan, anggukan, atau aba-aba pelan).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Latihan kelompok (±20 menit): setiap kelompok berlatih seluruh rangkaian tari engklek di area masing-masing. Guru berkeliling, mengamati, dan memberikan umpan balik lisan singkat kepada tiap kelompok tentang kekompakan dan desain lantai.
- Murid dalam kelompok saling mengingatkan hitungan dan posisi formasi secara kooperatif — guru mendorong murid untuk memperbaiki sendiri tanpa langsung dikoreksi guru (bermakna: murid bertanggung jawab atas kemajuan kelompoknya).
- Gladi bersih (±25 menit): setiap kelompok tampil secara bergantian di depan kelas. Kelompok yang tidak tampil bertugas sebagai pengamat menggunakan lembar pengamatan sederhana (lihat rubrik) dengan kolom: Kekompakan, Desain Lantai, dan Saran Perbaikan.
- Setelah setiap kelompok selesai tampil, pengamat dari satu kelompok lain menyampaikan satu hal yang sudah baik dan satu saran perbaikan secara lisan dengan bahasa yang santun — guru memberi contoh kalimat pembuka: 'Menurut kelompok kami, gerakan ... sudah kompak, dan kami menyarankan ...'
- Kelompok yang baru tampil mencatat masukan yang diterima di lembar kelompok mereka sebagai bahan perbaikan sebelum penampilan resmi.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah semua kelompok selesai gladi bersih, guru mengajak murid duduk melingkar. Guru bertanya: 'Masukan apa yang paling berguna yang kalian terima hari ini? Apa yang akan kelompok kalian perbaiki?'
- Perwakilan setiap kelompok (1 orang) menyampaikan satu rencana perbaikan konkret yang akan dilakukan sebelum penampilan — guru mencatat di papan tulis sebagai komitmen kelompok.
- Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (dapat lisan atau tertulis): (1) Satu hal yang sudah aku lakukan dengan baik hari ini; (2) Satu hal yang perlu aku perbaiki; (3) Bagaimana perasaanku saat memberi dan menerima masukan dari teman.
- Guru memberikan apresiasi terhadap keberanian murid memberi dan menerima masukan, dan mengingatkan bahwa masukan yang baik adalah tanda saling menghargai.
Penutup:- Guru merangkum pembelajaran: hari ini murid telah berlatih penuh dan saling memberi masukan membangun melalui gladi bersih.
- Guru mengingatkan kelompok untuk berlatih mandiri di rumah berdasarkan catatan perbaikan yang sudah dibuat.
- Murid melakukan pendinginan ringan bersama: menggerakkan pergelangan tangan, mengayunkan lengan, dan mengatur napas selama ±2 menit.
- Guru menutup dengan pertanyaan penutup reflektif: 'Apa satu kata yang menggambarkan perasaanmu hari ini setelah latihan dan gladi bersih?' — murid menjawab secara bergilir atau serempak.
- Guru menyampaikan informasi pertemuan berikutnya: penampilan resmi tari engklek.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum hafal urutan gerak dapat menggunakan kartu urutan gerak bergambar yang disiapkan guru sebagai panduan visual selama latihan kelompok.
- Proses: Murid yang cepat dan sudah kompak diarahkan untuk mengembangkan desain lantai lebih variatif (menambah satu perpindahan formasi baru). Murid yang masih kesulitan gerak tertentu didampingi teman sebaya yang ditunjuk sebagai 'mitra latihan' dalam kelompoknya.
- Produk: Murid yang lebih maju dapat menuliskan masukan perbaikan untuk kelompok lain secara tertulis di lembar pengamatan. Murid yang masih berkembang cukup menyampaikan masukan secara lisan dengan panduan kalimat pembuka yang sudah dicontohkan guru.
ASESMENAwal:- Setiap murid menunjukkan satu gerakan favorit dari rangkaian tari engklek kelompoknya dan menyebutkan satu bagian yang masih perlu diperbaiki — guru mencatat hasil di lembar observasi diagnostik untuk mengetahui kesiapan awal tiap murid sebelum latihan dimulai.
Proses:- Observasi guru menggunakan lembar pengamatan saat latihan kelompok: fokus pada kekompakan gerak, konsistensi desain lantai, dan komunikasi antarsiswa dalam kelompok.
- Penilaian sejawat antarsiswa saat gladi bersih: setiap kelompok mengisi lembar pengamatan untuk kelompok yang tampil, mencatat satu hal positif dan satu saran perbaikan.
- Guru mencatat kualitas masukan yang diberikan murid kepada kelompok lain: apakah masukan spesifik, relevan, dan disampaikan dengan bahasa yang santun.
Akhir:- Refleksi lisan perwakilan kelompok: menyebutkan satu rencana perbaikan konkret berdasarkan masukan yang diterima saat gladi bersih — dinilai dari kemampuan murid mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki secara spesifik.
- Lembar refleksi diri murid (lisan atau tertulis): tiga poin — hal yang sudah baik, hal yang perlu diperbaiki, dan perasaan saat memberi/menerima masukan.
Formatif:- Observasi guru saat latihan kelompok: menggunakan lembar pengamatan keterampilan gerak (kekompakan, desain lantai, keserentakan).
- Lembar pengamatan antarsiswa saat gladi bersih: setiap kelompok menilai kelompok lain berdasarkan kriteria kekompakan, desain lantai, dan kualitas masukan yang diberikan.
- Umpan balik lisan guru kepada setiap kelompok selama latihan.
Sumatif:- Penampilan tari engklek secara kelompok dijadwalkan pada pertemuan berikutnya sebagai asesmen sumatif resmi (dinilai berdasarkan rubrik: kekompakan, desain lantai, level gerak, dan arah hadap).
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kekompakan Gerak Kelompok | Gerakan anggota kelompok tidak serempak, sering berbeda hitungan, dan tidak ada koordinasi antaranggota. | Sebagian anggota sudah serempak, tetapi masih ada 2–3 anggota yang berbeda hitungan atau ketinggalan gerak. | Sebagian besar gerakan sudah serempak dengan perbedaan kecil yang tidak terlalu mengganggu tampilan keseluruhan. | Seluruh rangkaian gerak dilakukan serempak, hitungan seragam, dan perpindahan formasi dilakukan dengan mulus oleh semua anggota. | | Desain Lantai | Tidak ada desain lantai yang terlihat; posisi anggota kelompok acak dan tidak berubah selama tarian. | Ada satu desain lantai yang digunakan, tetapi perpindahan posisi tidak dilakukan dengan tepat oleh semua anggota. | Desain lantai terlihat jelas dengan dua atau lebih perpindahan formasi, meski ada satu dua anggota yang terlambat berpindah. | Desain lantai variatif, semua perpindahan formasi dilakukan tepat waktu dan sesuai rencana oleh seluruh anggota kelompok. | | Pemberian Masukan kepada Kelompok Lain | Tidak memberikan masukan, atau masukan tidak berkaitan dengan gerak maupun formasi tari. | Memberikan masukan tetapi bersifat umum (misalnya: 'kurang bagus') tanpa menyebutkan aspek gerak atau formasi yang spesifik. | Memberikan masukan yang spesifik tentang gerak atau formasi, meski penyampaiannya belum selalu menggunakan bahasa yang santun dan terstruktur. | Memberikan masukan yang spesifik, relevan, dan disampaikan dengan bahasa yang santun; menyebutkan satu hal positif dan satu saran perbaikan yang jelas dan dapat ditindaklanjuti. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah alokasi waktu untuk latihan kelompok dan gladi bersih sudah seimbang sehingga semua kelompok mendapat waktu tampil yang cukup?
- Apakah murid sudah mampu memberikan masukan yang konstruktif kepada kelompok lain, atau perlu lebih banyak pemodelan kalimat umpan balik?
- Kelompok mana yang masih memerlukan perhatian khusus sebelum penampilan resmi? Intervensi apa yang akan saya lakukan?
Refleksi Murid:- Satu hal apa yang sudah kelompokmu lakukan dengan baik hari ini dalam latihan?
- Satu gerakan atau bagian mana yang masih perlu kelompokmu perbaiki sebelum penampilan?
- Bagaimana perasaanmu saat memberikan masukan kepada kelompok lain dan saat menerima masukan dari mereka?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — Bab II: Mengenal Gerak dan Makna Permainan Tradisional Engklek
- Musik pengiring tari tradisional (rekaman audio atau alat musik perkusi sederhana)
- Lembar pengamatan antarsiswa (disiapkan guru, berisi kolom: Nama Kelompok, Kekompakan, Desain Lantai, Satu Hal Positif, Satu Saran Perbaikan)
- Lembar refleksi diri murid (disiapkan guru, berisi tiga pertanyaan refleksi)
- Kartu urutan gerak bergambar (untuk diferensiasi murid yang membutuhkan panduan visual)
- Papan tulis atau kertas flipchart untuk mencatat komitmen perbaikan tiap kelompok
- Area lantai kelas yang cukup luas atau aula sekolah untuk latihan dan gladi bersih
|