Modul AjarPertemuan 12Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Seni Tari Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 2 – Mengenal Gerak dan Makna Permainan Tradisional Engklek

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 4 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2 – Mengenal Gerak dan Makna Permainan Tradisional Engklek". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 2 – Mengenal Gerak dan Makna Permainan Tradisional Engklek

Seni Tari - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 12

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 2 – Mengenal Gerak dan Makna Permainan Tradisional Engklek

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikAsesmen Sumatif Bab 2 – Mengenal Gerak dan Makna Permainan Tradisional Engklek
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menunjukkan kemampuan menari engklek secara individu atau kelompok dengan menerapkan unsur utama tari, level, dan arah hadap secara tepat dan percaya diri.
  2. Murid mampu menjawab soal tertulis tentang gerak dan makna permainan tradisional engklek dengan benar sebagai bentuk refleksi atas proses pembelajaran Bab 2.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari semua gerakan engklek yang sudah kita pelajari, gerakan mana yang paling kamu sukai dan mengapa?
  2. Bagaimana caramu menggunakan level tinggi, sedang, dan rendah agar tarianmu terlihat menarik?
  3. Apa makna permainan engklek bagimu — apakah hanya sekadar permainan, atau ada nilai yang bisa kamu ceritakan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucap salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai kegiatan.
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kondisi murid secara singkat (cek kesiapan fisik dan mental).
  • Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah hari asesmen sumatif Bab 2 — penampilan tari engklek dan tes tertulis.
  • Guru menyampaikan alur kegiatan: (1) pemanasan singkat, (2) penampilan tari, (3) tes tertulis, (4) refleksi.
  • Diagnostik awal: guru bertanya lisan kepada beberapa murid, 'Unsur utama tari apa saja yang sudah kamu kuasai selama Bab 2?' untuk mengecek kesiapan murid.
  • Guru memandu pemanasan ringan 3–5 menit: peregangan tubuh dan latihan singkat gerak dasar engklek (melompat satu kaki, dua kaki, berputar) agar tubuh murid siap tampil.
  • Guru memotivasi murid: 'Ini saatnya kalian menunjukkan yang terbaik. Lakukan dengan senang dan percaya diri!'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengingatkan kembali secara singkat (5 menit) tiga hal pokok yang akan dinilai dalam penampilan: (1) unsur utama tari (gerak, ritme, ruang), (2) variasi level (tinggi, sedang, rendah), dan (3) perubahan arah hadap.
  • Guru memperlihatkan rubrik penilaian penampilan kepada murid agar mereka memahami kriteria yang akan digunakan.
  • Murid diberi waktu 3 menit untuk membaca rubrik dan bertanya bila ada yang belum dipahami.
  • Guru mengajak murid mengingat kembali alur gerak tarian engklek yang telah mereka susun di pertemuan sebelumnya secara mental (visualisasi singkat).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Asesmen penampilan tari dimulai. Guru memanggil murid atau kelompok secara bergiliran sesuai urutan yang telah disepakati.
  • Setiap murid/kelompok menampilkan tarian engklek selama ±2–3 menit di depan kelas dengan menerapkan unsur utama tari, level, dan arah hadap.
  • Murid yang menunggu giliran berperan sebagai penonton aktif — mereka mengisi lembar apresiasi sederhana (nama penampil, satu hal yang bagus, satu saran) untuk melatih kemampuan mengapresiasi dan kolaborasi.
  • Guru melakukan observasi selama penampilan menggunakan rubrik unjuk kerja (aspek: kesesuaian gerak, penerapan level, perubahan arah hadap, dan kepercayaan diri).
  • Setelah semua penampilan selesai, guru memberi aba-aba transisi dan murid kembali ke tempat duduk masing-masing.
  • Murid mengerjakan tes tertulis (10 soal pilihan ganda + 5 soal isian singkat) tentang gerak dan makna permainan tradisional engklek secara mandiri selama 15 menit.
  • Tes tertulis mencakup: definisi gerak lokomotor dan nonlokomotor, unsur utama tari, level gerak, arah hadap, sejarah dan makna engklek, serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah tes tertulis dikumpulkan, guru mengajak murid duduk melingkar atau berkelompok kecil selama 5 menit.
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (3 pertanyaan tertulis): (1) 'Gerakan mana yang sudah kamu kuasai dengan baik?', (2) 'Apa yang masih perlu kamu latih?', (3) 'Apa makna permainan engklek yang paling berkesan bagimu?'
  • Beberapa murid secara sukarela berbagi jawaban refleksi mereka kepada kelas.
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap penampilan kelas: hal-hal yang sudah baik dan hal yang perlu ditingkatkan, tanpa menyebut nama murid secara individual.
  • Murid menyerahkan lembar apresiasi teman dan lembar refleksi diri kepada guru.

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: apa saja yang telah dipelajari selama Bab 2 tentang gerak dan makna permainan tradisional engklek.
  • Guru menyampaikan apresiasi atas usaha dan keberanian semua murid dalam menampilkan tarian hari ini.
  • Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan disampaikan pada pertemuan berikutnya beserta umpan balik personal.
  • Guru memberikan pertanyaan penutup lisan: 'Satu kata yang menggambarkan perasaanmu hari ini setelah tampil?' — murid menjawab secara bergilir singkat.
  • Guru memimpin pendinginan ringan (peregangan 2 menit) jika waktu masih cukup.
  • Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan dapat menggunakan kartu gerak bergambar (visual aid) saat mempersiapkan diri sebelum tampil, untuk membantu mengingat urutan gerakan engklek.
  • Proses: Murid yang sudah sangat menguasai materi dapat tampil lebih awal dan diberi tantangan tambahan: menjelaskan secara lisan kepada guru apa makna dari setiap gerakan yang mereka bawakan. Murid yang belum percaya diri diberi opsi tampil berpasangan meskipun moda utama adalah individu.
  • Produk: Untuk tes tertulis, murid dengan kebutuhan khusus dapat diberikan soal dalam format yang lebih sederhana (jawaban singkat saja) atau mendapat waktu tambahan 5 menit. Murid yang cepat selesai dapat menambahkan gambar ilustrasi pola lantai engklek di lembar jawabannya.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di awal pendahuluan: guru menunjuk 3–4 murid secara acak dan meminta mereka menyebutkan satu unsur utama tari dan satu contoh gerakan engklek yang mereka ingat.
  • Guru mengamati respons murid untuk mengetahui apakah ada kesenjangan pemahaman yang perlu diatasi sebelum asesmen dimulai.

Proses:

  • Guru menggunakan lembar observasi unjuk kerja saat murid tampil, mencatat pencapaian masing-masing murid pada aspek: gerak, level, dan arah hadap.
  • Guru memantau pengisian lembar apresiasi teman untuk menilai kemampuan murid dalam mengapresiasi karya orang lain secara objektif.
  • Guru berkeliling saat tes tertulis berlangsung untuk memastikan murid mengerjakan secara mandiri dan memberi isyarat non-verbal jika ada murid yang kebingungan.

Akhir:

  • Nilai penampilan tari engklek berdasarkan rubrik 4 level (Belum Berkembang / Mulai / Berkembang / Sangat Berkembang) pada 4 aspek: kesesuaian gerak engklek, penerapan variasi level, perubahan arah hadap, dan kepercayaan diri tampil.
  • Nilai tes tertulis dari 15 soal (10 pilihan ganda + 5 isian singkat) tentang gerak dan makna permainan tradisional engklek.
  • Lembar refleksi diri murid dikumpulkan sebagai dokumen portofolio dan bahan umpan balik guru di pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Tanya jawab lisan di pendahuluan untuk mengecek kesiapan murid (diagnostik awal).
  • Observasi guru menggunakan rubrik unjuk kerja selama penampilan tari berlangsung.
  • Lembar apresiasi antar-teman yang diisi murid selama menonton penampilan kelompok lain.

Sumatif:

  • Penampilan tari engklek (individu atau kelompok) dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: kesesuaian gerak, penerapan level, perubahan arah hadap, dan kepercayaan diri.
  • Tes tertulis (10 soal pilihan ganda + 5 soal isian singkat) tentang gerak dan makna permainan tradisional engklek.
  • Lembar refleksi diri murid sebagai bukti kemampuan merefleksikan proses belajar.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kesesuaian Gerak EngklekMurid belum dapat melakukan gerak dasar engklek (lompat satu kaki, dua kaki) dengan benar; gerakan tidak mencerminkan pola engklek.Murid dapat melakukan sebagian gerak engklek namun masih banyak gerakan yang tidak sesuai pola atau tidak konsisten.Murid dapat melakukan sebagian besar gerak engklek dengan benar dan cukup konsisten sesuai urutan yang direncanakan.Murid melakukan seluruh gerak engklek dengan tepat, konsisten, dan menunjukkan penguasaan penuh atas pola gerak yang telah direncanakan.
Penerapan Variasi Level GerakMurid tidak menunjukkan variasi level dalam penampilannya; semua gerakan dilakukan pada satu level saja (umumnya sedang).Murid menunjukkan sedikit variasi level (hanya 2 level) namun peralihan antar level masih kaku atau tidak disengaja.Murid menerapkan 3 variasi level (tinggi, sedang, rendah) dengan cukup jelas dan ada upaya peralihan yang sadar.Murid menerapkan 3 variasi level secara ekspresif, dinamis, dan proporsional sehingga menambah keindahan penampilan.
Perubahan Arah HadapMurid tidak melakukan perubahan arah hadap sama sekali atau hanya menghadap satu arah selama penampilan.Murid melakukan 1–2 perubahan arah hadap namun terlihat tidak sengaja atau tidak berkaitan dengan alur gerak.Murid melakukan perubahan arah hadap minimal 3 kali dengan cukup sengaja dan cukup sesuai dengan alur tarian.Murid melakukan perubahan arah hadap yang beragam, terencana, dan memperkuat ekspresi serta makna tarian yang ditampilkan.
Kepercayaan Diri TampilMurid tampak sangat ragu, sering berhenti, atau menolak tampil meski sudah didorong.Murid mau tampil namun ekspresi wajah dan gerak tubuh menunjukkan ketegangan dan kurang percaya diri.Murid tampil dengan cukup percaya diri, kontak mata dengan penonton ada, dan gerakan cukup ekspresif.Murid tampil dengan penuh percaya diri, ekspresi wajah sesuai suasana tarian, kontak mata baik, dan mampu menikmati penampilan.
Penguasaan Materi Tertulis (Gerak & Makna Engklek)Murid menjawab kurang dari 40% soal dengan benar; belum memahami konsep dasar gerak dan makna engklek.Murid menjawab 40–59% soal dengan benar; memahami sebagian kecil konsep gerak dan makna engklek.Murid menjawab 60–79% soal dengan benar; memahami sebagian besar konsep gerak, level, arah hadap, dan makna engklek.Murid menjawab 80–100% soal dengan benar; memahami secara menyeluruh konsep gerak, makna, dan nilai budaya engklek.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk penampilan tari dan tes tertulis sudah seimbang dan mencukupi untuk semua murid?
  • Apakah rubrik yang saya gunakan sudah cukup jelas dan objektif untuk menilai penampilan murid secara adil?
  • Murid mana yang perlu mendapat perhatian atau pendampingan khusus berdasarkan hasil asesmen hari ini?
  • Apakah proses transisi dari penampilan ke tes tertulis berjalan lancar? Apa yang perlu diperbaiki ke depan?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah membantu semua murid untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya?

Refleksi Murid:

  • Gerakan engklek mana yang sudah kamu lakukan dengan sangat baik hari ini?
  • Apa yang masih ingin kamu perbaiki dari penampilanmu — apakah geraknya, levelnya, atau arah hadapnya?
  • Apakah ada soal tertulis yang menurutmu sulit? Apa yang membuat soal itu terasa sulit bagimu?
  • Apa satu nilai atau makna dari permainan engklek yang paling berkesan dan ingin kamu ingat terus?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) – Kemendikbudristek
  2. Lembar soal tes tertulis sumatif Bab 2 (dibuat guru, 15 soal: 10 pilihan ganda + 5 isian singkat)
  3. Rubrik unjuk kerja penampilan tari engklek (4 aspek, 4 level)
  4. Lembar apresiasi teman (peer assessment) untuk penampilan tari
  5. Lembar refleksi diri murid (3 pertanyaan tertulis)
  6. Kartu gerak bergambar (visual aid urutan gerak engklek) sebagai alat bantu diferensiasi
  7. Pola lantai engklek yang telah dibuat murid pada pertemuan sebelumnya (sebagai referensi saat tampil)
  8. Musik pengiring tari engklek (rekaman audio/instrumen daerah sesuai konteks sekolah)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.