MODUL AJAR Seni Tari — Kelas 4 (Fase B) Topik: Persiapan Penampilan Kelompok (Tari Egrang) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Tari |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Persiapan Penampilan Kelompok (Tari Egrang) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu merancang penampilan tari egrang secara kooperatif dengan menyepakati urutan gerak, pembagian peran, dan desain lantai bersama kelompok.
- Murid mampu berlatih penampilan tari egrang dengan memperhatikan kekompakan gerak dan urutan gerak yang telah disepakati kelompok.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang membuat sebuah penampilan tari terlihat kompak dan indah saat ditonton?
- Bagaimana cara kalian dan teman-teman menyepakati gerakan yang sama agar bisa tampil bersama dengan serasi?
- Apa yang harus dipersiapkan kelompokmu sebelum tampil di depan kelas?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan memastikan kondisi kelas siap untuk berlatih (kursi digeser, ruang gerak tersedia).
- Asesmen awal: Guru bertanya singkat kepada murid, 'Coba sebutkan satu gerakan tari egrang yang paling kalian ingat dari pelajaran sebelumnya!' — murid menjawab secara lisan untuk mengecek kesiapan belajar.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: merancang dan berlatih penampilan tari egrang bersama kelompok agar kompak dan siap tampil.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat penampilan tari terlihat kompak saat ditonton?' dan mempersilakan 2–3 murid berbagi pendapat.
- Guru menayangkan atau menggambarkan secara lisan gambaran singkat tentang seperti apa penampilan kelompok yang kompak (misal: gerakan serentak, desain lantai yang teratur, ekspresi yang terjaga).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengingatkan kembali unsur-unsur penting yang sudah dipelajari: urutan gerak tari egrang, level gerak, perubahan arah hadap, dan desain lantai — menggunakan pertanyaan terbuka kepada murid agar mereka mengingat sendiri, bukan diberi tahu langsung.
- Guru menjelaskan bahwa hari ini setiap kelompok akan merancang penampilan bersama: menyepakati urutan gerak (awal–tengah–akhir), posisi setiap anggota di ruang (desain lantai), dan siapa yang memberi aba-aba kekompakan (pemimpin gerak/leadtime).
- Guru membagikan Lembar Rancangan Kelompok (kertas sederhana berisi kolom: Urutan Gerak, Posisi di Lantai, dan Catatan Kekompakan) kepada setiap kelompok.
- Murid dalam kelompok membaca dan mendiskusikan lembar rancangan selama ±5 menit untuk memahami apa yang harus mereka sepakati sebelum mulai berlatih.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Setiap kelompok berdiskusi dan mengisi Lembar Rancangan Kelompok: menyepakati urutan gerak, desain lantai (posisi masing-masing anggota), dan transisi antar gerak. Guru berkeliling memfasilitasi, mengajukan pertanyaan seperti: 'Sudah sepakat semua anggota?' dan 'Bagaimana kalian akan tahu kalau gerakannya sudah kompak?'
- Setelah rancangan disepakati, setiap kelompok mulai berlatih penampilan secara keseluruhan menggunakan iringan tepuk tangan atau hitungan bersama. Latihan pertama dilakukan tanpa berhenti untuk merasakan alur keseluruhan.
- Kelompok melakukan latihan kedua dengan fokus pada kekompakan: murid saling memperhatikan dan menyesuaikan gerak satu sama lain. Anggota yang menjadi pemimpin gerak bertugas memberi aba-aba hitungan.
- Guru melakukan observasi selama latihan, mencatat kekompakan, ketepatan urutan gerak, dan partisipasi setiap anggota kelompok pada lembar pengamatan.
- Setelah dua kali latihan, kelompok berdiskusi singkat (±3 menit) di antara sesama anggota: 'Bagian mana yang masih kurang kompak? Apa yang perlu diperbaiki?' Mereka boleh menyesuaikan rancangan jika diperlukan.
- Kelompok melakukan latihan ketiga dengan menerapkan perbaikan yang sudah didiskusikan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap kelompok berhenti berlatih dan duduk bersama. Guru memandu refleksi kelompok dengan pertanyaan: 'Apa yang sudah berjalan baik dalam latihan tadi?' dan 'Apa yang masih perlu diperbaiki untuk penampilan nanti?'
- Setiap kelompok menuliskan satu kekuatan dan satu hal yang ingin diperbaiki pada Lembar Rancangan Kelompok mereka.
- Perwakilan satu kelompok berbagi refleksinya kepada kelas. Guru memberi respons positif dan mempertegas pentingnya kekompakan sebagai bentuk saling menghargai antar anggota kelompok.
- Guru mengaitkan pengalaman berlatih hari ini dengan nilai yang terkandung dalam permainan egrang: kerja sama, saling percaya, dan menghargai peran setiap anggota tim.
Penutup:- Guru mengajak murid melakukan pendinginan ringan (meregangkan tangan dan kaki) sambil bertanya santai: 'Bagaimana perasaan kalian setelah latihan hari ini?'
- Asesmen akhir: Setiap murid mengisi tiket keluar (exit ticket) berisi dua pertanyaan singkat: (1) Tuliskan urutan 3 gerak dalam rancangan penampilanmu, dan (2) Satu hal yang akan kamu lakukan lebih baik saat latihan berikutnya.
- Guru merekapitulasi poin penting: merancang bersama dan berlatih dengan kompak adalah inti dari penampilan tari kelompok yang berhasil.
- Guru menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya adalah penampilan kelompok, sehingga murid diminta mengingat rancangan yang sudah disepakati hari ini.
- Pembelajaran ditutup dengan salam dan apresiasi dari guru atas semangat kerja sama murid selama latihan.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum hafal urutan gerak dapat diberikan kartu gerak bergambar (flashcard gerakan tari egrang) sebagai panduan visual selama proses merancang dan berlatih.
- Proses: Murid yang lebih cepat memahami dan kompak lebih awal diberi tantangan tambahan: mencoba variasi level gerak (rendah–sedang–tinggi) dalam rancangan penampilannya. Murid yang membutuhkan dukungan lebih didampingi guru atau teman sebaya saat latihan.
- Produk: Murid yang sudah sangat siap dapat diminta menuliskan rancangan desain lantai kelompok dalam bentuk sketsa sederhana di Lembar Rancangan. Murid yang masih dalam proses cukup menyepakati secara lisan dan mencatat poin-poin utamanya saja.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan singkat di awal pendahuluan: murid diminta menyebutkan satu gerakan tari egrang yang paling mereka ingat dari pertemuan sebelumnya, untuk mengecek kesiapan dan memori gerak murid sebelum masuk ke kegiatan merancang.
Proses:- Lembar observasi guru diisi saat murid berdiskusi merancang: apakah murid aktif berpartisipasi, menyampaikan ide, dan mau mendengarkan pendapat anggota lain.
- Lembar observasi guru diisi saat latihan berlangsung: apakah murid bergerak sesuai urutan yang disepakati, memperhatikan kekompakan, dan merespons aba-aba pemimpin gerak.
- Catatan anekdotal untuk murid yang menunjukkan perkembangan signifikan atau yang membutuhkan dukungan tambahan.
Akhir:- Exit ticket di akhir penutup: murid menuliskan (1) urutan minimal 3 gerak dalam rancangan penampilan kelompok mereka, dan (2) satu hal konkret yang ingin mereka perbaiki pada latihan/penampilan berikutnya.
Formatif:- Observasi guru selama proses diskusi merancang penampilan kelompok (partisipasi, kemampuan menyepakati urutan gerak dan desain lantai).
- Observasi guru selama latihan (kekompakan gerak, ketepatan urutan, kontribusi masing-masing anggota kelompok).
- Lembar Rancangan Kelompok yang diisi murid sebagai bukti proses berpikir kooperatif.
Sumatif:- Exit ticket: murid menuliskan urutan 3 gerak rancangan penampilan dan satu hal yang akan diperbaiki, sebagai bukti pemahaman dan refleksi diri.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Merancang Penampilan Secara Kooperatif [4.1.9.1] | Murid tidak ikut berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi dalam menyepakati urutan gerak maupun desain lantai. | Murid ikut hadir dalam diskusi namun kontribusinya sangat terbatas; hanya mengikuti keputusan anggota lain tanpa menyampaikan ide sendiri. | Murid aktif berdiskusi, menyampaikan ide urutan gerak atau desain lantai, dan mau mendengarkan pendapat anggota lain sehingga rancangan kelompok dapat diselesaikan. | Murid sangat aktif memimpin atau memfasilitasi diskusi kelompok, mampu menyatukan berbagai ide anggota menjadi rancangan penampilan yang kohesif, dan memastikan semua anggota memahami dan menyetujui rancangan. | | Berlatih dengan Kekompakan dan Urutan Gerak [4.1.9.2] | Murid tidak mengikuti urutan gerak yang telah disepakati dan tidak berusaha menyesuaikan geraknya dengan anggota kelompok lain. | Murid berusaha mengikuti urutan gerak namun sering tertinggal atau mendahului anggota lain; kekompakan belum terlihat. | Murid mengikuti urutan gerak yang disepakati dengan cukup tepat dan sebagian besar geraknya kompak bersama anggota kelompok. | Murid melakukan seluruh urutan gerak dengan tepat dan kompak bersama kelompok, peka terhadap gerak anggota lain, dan mampu menyesuaikan diri dengan cepat ketika ada perbedaan tempo. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua kelompok berhasil menyelesaikan rancangan penampilan dan melakukan minimal tiga kali latihan dalam alokasi waktu yang tersedia?
- Murid mana yang membutuhkan pendampingan lebih intensif dalam proses kooperatif dan bagaimana saya akan menyikapinya di pertemuan berikutnya?
- Apakah instruksi diskusi dan latihan cukup jelas bagi murid, atau perlu disederhanakan/diperjelas untuk sesi serupa berikutnya?
- Bagaimana kualitas kekompakan kelompok secara umum — apakah murid sudah siap untuk penampilan di pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Bagaimana perasaanmu saat merancang penampilan bersama kelompok hari ini — apa yang paling menyenangkan?
- Apa kontribusimu yang paling berharga untuk kelompok dalam latihan hari ini?
- Apa satu hal yang masih ingin kamu perbaiki agar penampilan kelompokmu semakin kompak?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi)
- Lembar Rancangan Kelompok (dibuat/dicetak guru, berisi kolom Urutan Gerak, Posisi Desain Lantai, dan Catatan Kekompakan)
- Kartu gerak bergambar (flashcard gerakan tari egrang) — untuk diferensiasi murid yang membutuhkan panduan visual
- Lembar observasi guru (untuk mencatat partisipasi diskusi dan kekompakan latihan)
- Exit ticket (selembar kertas kecil berisi 2 pertanyaan refleksi untuk murid)
- Iringan tepuk tangan atau hitungan bersama sebagai pengganti iringan musik (fleksibel sesuai kondisi kelas)
- Ruang gerak yang cukup (kursi dan meja digeser ke pinggir)
|