MODUL AJAR Seni Tari — Kelas 4 (Fase B) Topik: Merangkai Gerak Egrang INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Tari |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Merangkai Gerak Egrang |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu merangkai 3–4 gerakan egrang menjadi urutan gerak yang sederhana dan runtut.
- Murid mampu menggabungkan unsur level (rendah, sedang, tinggi), arah hadap, dan desain lantai dalam satu rangkaian gerak egrang.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Kalau kamu bisa memilih 4 gerakan egrang yang sudah kita pelajari, gerakan mana yang paling kamu suka dan mengapa?
- Bagaimana caranya agar 4 gerakan yang berbeda bisa disambung dengan mulus dan enak dilihat?
- Saat kamu menari, apakah semua orang harus selalu menghadap ke arah yang sama? Mengapa?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyambut murid, mengondisikan kelas agar siap bergerak (meja–kursi digeser ke pinggir jika memungkinkan), dan memimpin salam serta doa bersama.
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya secara lisan: 'Sebutkan satu gerakan egrang yang masih kamu ingat dari pertemuan sebelumnya!' Guru mencatat respons murid sebagai peta kesiapan belajar.
- Guru mengajak murid melakukan pemanasan kreatif: menirukan 3 gerakan egrang dasar (gerak di tempat, melangkah maju, berputar) secara bersama-sama dengan iringan tepuk tangan ritmis.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: merangkai 3–4 gerakan egrang menjadi satu urutan gerak yang mengandung variasi level, arah hadap, dan desain lantai.
- Guru memperlihatkan kartu gambar desain lantai (lurus, zigzag, lingkaran) dan mengingatkan konsep level (rendah = jongkok, sedang = normal, tinggi = jinjit/lompat) secara singkat.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mendemonstrasikan contoh satu rangkaian 4 gerakan egrang secara utuh, menyebutkan setiap gerakan sambil bergerak: 'Gerakan 1 – melangkah maju (level sedang), Gerakan 2 – melenggang sambil berbalik (arah hadap berubah), Gerakan 3 – jinjit di tempat (level tinggi), Gerakan 4 – jalan zigzag (desain lantai).'
- Murid diminta mengamati demonstrasi guru dengan cermat, lalu menjawab pertanyaan: 'Berapa kali arah hadap berubah? Gerakan mana yang levelnya rendah?' (Berkesadaran — murid fokus mengamati dan menalar).
- Guru membagi murid ke dalam kelompok 4–5 orang. Setiap kelompok mendapat Kartu Gerak berisi 6 pilihan gerakan egrang bergambar (bisa dipilih 3–4 kartu sesuai kreativitas kelompok).
- Kelompok membaca dan mendiskusikan kartu gerak: memahami nama gerakan, deskripsi singkat, dan unsur tari yang melekat pada tiap gerakan (level, arah, desain lantai). (Bermakna — mengaitkan gerak dengan unsur tari yang sudah dipelajari)
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Setiap kelompok memilih 3–4 kartu gerak dari set yang tersedia, lalu menyusunnya menjadi urutan rangkaian gerak pada Lembar Kerja Rangkaian (kolom: No. Urut | Nama Gerakan | Level | Arah Hadap | Desain Lantai). (Bermakna — keputusan kreatif kelompok langsung dituangkan secara tertulis)
- Kelompok berlatih mempraktikkan rangkaian gerak yang sudah disusun. Guru berkeliling, memberikan umpan balik singkat dan positif kepada setiap kelompok. (Menggembirakan — suasana eksplorasi gerak bebas namun terarah)
- Setiap anggota kelompok bergantian memimpin rangkaian gerak agar semua murid merasakan pengalaman memimpin dan mengikuti. (Kolaborasi & Kemandirian)
- Kelompok melakukan penyempurnaan rangkaian: menyesuaikan transisi antar gerakan agar mulus, memastikan minimal ada 2 variasi level dan 1 perubahan arah hadap dalam rangkaian.
- Setiap kelompok mempresentasikan/menampilkan rangkaian geraknya di depan kelas. Kelompok penonton diminta mengamati dan mencatat: 'Variasi level apa yang terlihat?' dan 'Ke arah mana saja mereka menghadap?' (Menggembirakan — pertunjukan mini di kelas)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah semua kelompok tampil, guru memandu diskusi kelas singkat: 'Rangkaian gerak kelompok mana yang menurutmu paling beragam levelnya? Mengapa?' (Berkesadaran — murid menilai karya sendiri dan teman secara kritis dan apresiatif)
- Murid mengisi Lembar Refleksi Diri secara singkat (3 pertanyaan centang/isian pendek): (1) Apakah rangkaian gerakku sudah memuat 3–4 gerakan? (2) Apakah ada perubahan level dalam rangkaianku? (3) Satu hal yang ingin aku perbaiki dari penampilanku tadi adalah…
- Guru memberikan apresiasi verbal kepada seluruh kelompok dan menegaskan kembali: bahwa kreativitas dalam merangkai gerak adalah inti dari kegiatan hari ini, tidak ada benar atau salah selama unsur tari diterapkan.
Penutup:- Guru mengajak murid melakukan pendinginan ringan: meregangkan lengan dan kaki selama 2 menit sambil mengingat kembali gerakan favorit mereka hari ini.
- Guru melakukan asesmen akhir lisan: memanggil 2–3 murid secara acak untuk menyebutkan rangkaian gerak kelompoknya beserta unsur tari yang digunakan (level, arah hadap, desain lantai).
- Guru menyimpulkan pembelajaran: merangkai gerak artinya menggabungkan beberapa gerakan menjadi satu alur yang runtut dan mengandung variasi unsur tari.
- Guru memberikan pesan nilai: 'Egrang mengajarkan kita untuk sabar, berlatih, dan bekerja sama — begitu pula dalam merangkai gerak tari bersama teman.'
- Guru menutup pembelajaran dengan salam dan meminta murid membantu menata kembali ruangan.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum menguasai gerakan dasar mendapat Kartu Gerak bergambar lebih detail dengan petunjuk langkah kaki. Murid yang sudah mahir mendapat tantangan tambahan: menyisipkan satu gerakan orisinal buatan sendiri ke dalam rangkaian.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat berlatih berpasangan (buddy system) dengan teman sebaya yang lebih percaya diri sebelum bergabung ke kelompok besar. Guru menyesuaikan umpan balik: lebih banyak demonstrasi langsung untuk murid yang belajar secara kinestetik, penjelasan verbal untuk murid auditori.
- Produk: Murid dapat mendokumentasikan rangkaian geraknya dalam bentuk: (a) catatan tertulis di Lembar Kerja Rangkaian, (b) gambar pola lantai sederhana, atau (c) mendemonstrasikan langsung kepada guru — sesuai kemampuan dan preferensi murid.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan di pendahuluan: murid diminta menyebutkan satu gerakan egrang yang diingat dari pertemuan sebelumnya untuk memetakan kesiapan dan daya ingat murid terhadap materi gerak dasar.
- Guru mengamati respons pemanasan: apakah murid dapat menirukan 3 gerakan dasar egrang dengan benar sebagai indikator penguasaan gerak sebelumnya.
Proses:- Observasi berkeliling saat kelompok berlatih: guru mencatat nama murid yang sudah/belum mampu menggabungkan level dan arah hadap dalam rangkaian, menggunakan tanda ✓ / △ / ✗ pada lembar pengamatan.
- Pengecekan Lembar Kerja Rangkaian saat kelompok masih berlatih: memastikan pilihan gerak sudah memuat variasi level dan perubahan arah hadap sebelum ditampilkan.
- Tanya jawab saat penampilan kelompok: murid penonton diminta mengidentifikasi variasi level dan arah hadap yang mereka amati dari kelompok yang tampil.
Akhir:- Penampilan rangkaian gerak kelompok dinilai dengan rubrik 4 level (Belum Berkembang – Mulai – Berkembang – Sangat Berkembang) pada aspek: keutuhan rangkaian, variasi level, perubahan arah hadap, dan desain lantai.
- Guru melakukan asesmen lisan singkat kepada 2–3 murid acak: minta murid menjelaskan rangkaian geraknya dan unsur tari yang diterapkan.
- Lembar Refleksi Diri murid dikumpulkan sebagai data asesmen kemandirian dan kesadaran belajar.
Formatif:- Observasi langsung saat kelompok berlatih dan tampil: guru mencatat kemampuan murid mengombinasikan level, arah hadap, dan desain lantai menggunakan lembar pengamatan kelompok.
- Lembar Kerja Rangkaian Gerak: memeriksa apakah murid mampu memilih 3–4 gerakan dan menuliskan unsur tari (level, arah, desain lantai) dengan benar.
- Diskusi kelas setelah penampilan: mengamati kemampuan murid memberikan apresiasi terhadap karya teman secara lisan.
Sumatif:- Penampilan rangkaian gerak kelompok: dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek keutuhan rangkaian (3–4 gerakan), variasi level, perubahan arah hadap, dan desain lantai.
- Lembar Refleksi Diri murid sebagai bukti kesadaran murid terhadap proses belajarnya.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Keutuhan Rangkaian Gerak (3–4 gerakan) | Murid hanya menampilkan 1 gerakan atau gerakan tidak runtut/terputus-putus. | Murid menampilkan 2 gerakan dengan urutan yang kurang runtut. | Murid menampilkan 3–4 gerakan dengan urutan yang runtut namun transisi masih kaku. | Murid menampilkan 3–4 gerakan dengan urutan runtut dan transisi antar gerakan mengalir dengan lancar. | | Variasi Level (rendah, sedang, tinggi) | Rangkaian gerak tidak menunjukkan variasi level sama sekali (semua di level yang sama). | Rangkaian gerak menunjukkan 1 variasi level. | Rangkaian gerak menunjukkan 2 variasi level yang jelas. | Rangkaian gerak menunjukkan 3 variasi level (rendah, sedang, tinggi) dengan perpindahan yang disengaja dan terkontrol. | | Perubahan Arah Hadap | Murid tidak melakukan perubahan arah hadap sama sekali sepanjang rangkaian. | Murid melakukan 1 perubahan arah hadap namun tidak sesuai urutan yang direncanakan. | Murid melakukan 1–2 perubahan arah hadap sesuai urutan yang direncanakan. | Murid melakukan 2 atau lebih perubahan arah hadap secara disengaja, tepat waktu, dan sesuai rancangan rangkaian. | | Penggunaan Desain Lantai | Murid bergerak di satu titik saja, tidak menunjukkan pola desain lantai. | Murid berpindah tempat namun pola desain lantai tidak teridentifikasi. | Murid menerapkan satu pola desain lantai (misal: lurus atau zigzag) dengan cukup jelas. | Murid menerapkan desain lantai yang bervariasi (misal: kombinasi lurus dan melengkung/zigzag) secara konsisten dalam rangkaian. | | Kolaborasi dan Partisipasi dalam Kelompok | Murid pasif, tidak terlibat dalam diskusi maupun latihan kelompok. | Murid terlibat sebagian kecil dalam diskusi atau latihan, lebih banyak mengikuti tanpa kontribusi. | Murid aktif dalam latihan dan memberikan masukan dalam diskusi kelompok. | Murid sangat aktif, memberikan ide, memimpin giliran latihan, dan mendukung teman kelompok yang kesulitan. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid berhasil merangkai minimal 3 gerakan dengan variasi level dan arah hadap? Kelompok/murid mana yang memerlukan pendampingan lebih lanjut?
- Apakah alokasi waktu 70 menit cukup untuk tahap Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
- Apakah Kartu Gerak dan Lembar Kerja Rangkaian efektif membantu murid memahami cara menyusun urutan gerak?
- Bagaimana kualitas kolaborasi antar murid dalam kelompok? Apakah ada dinamika kelompok yang perlu diperhatikan di pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Gerakan mana dalam rangkaianmu yang paling kamu sukai? Mengapa?
- Apakah rangkaian gerakmu sudah memiliki perbedaan level? Kalau belum, level apa yang ingin kamu tambahkan?
- Apa yang paling sulit saat merangkai gerakan bersama kelompok? Bagaimana kamu mengatasinya?
- Satu hal yang ingin aku latih lagi agar rangkaian gerakku semakin bagus adalah…
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Tari SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — referensi utama kegiatan dan indikator pembelajaran
- Kartu Gerak Egrang bergambar (dibuat/disiapkan guru) — berisi 6 pilihan gerakan egrang dengan deskripsi level, arah, dan desain lantai
- Lembar Kerja Rangkaian Gerak (dibuat guru) — tabel: No. Urut | Nama Gerakan | Level | Arah Hadap | Desain Lantai
- Lembar Refleksi Diri Murid (dibuat guru) — 3 pertanyaan centang dan 1 isian pendek
- Lembar Pengamatan Kelompok (dibuat guru) — untuk asesmen formatif proses oleh guru
- Kartu gambar Desain Lantai (lurus, zigzag, lingkaran, gelombang) — sebagai referensi visual murid
- Iringan musik/lagu daerah sederhana atau tepuk tangan ritmis untuk mengiringi latihan gerak
- Tongkat pramuka atau tongkat ringan (opsional, jika tersedia) — sebagai properti simulasi egrang
- Aplikasi iPusnas — bahan bacaan pendukung tentang permainan tradisional egrang (opsional untuk pengayaan)
|