Modul AjarPertemuan 9Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Tari Kelas 2: Persiapan Penampilan Tari Sederhana

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 2 dengan topik "Persiapan Penampilan Tari Sederhana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 2: Persiapan Penampilan Tari Sederhana

Seni Tari - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Persiapan Penampilan Tari Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikPersiapan Penampilan Tari Sederhana
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menampilkan gerak tari sederhana dengan percaya diri di depan kelas
  2. Menunjukkan sikap antusias dan kerja sama dalam kelompok selama persiapan dan penampilan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana perasaan kalian ketika akan menampilkan tarian di depan teman-teman?
  2. Apa yang perlu kita siapkan agar penampilan tari kita menjadi indah?
  3. Mengapa kita perlu bekerja sama dengan teman saat menari bersama?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan ringan dengan musik ceria
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan mempersiapkan penampilan tari sederhana dengan penuh percaya diri
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik tentang perasaan murid ketika akan tampil di depan kelas
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid menari di depan orang lain

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berdiskusi tentang hal-hal yang perlu disiapkan sebelum penampilan (kostum sederhana, hafal gerakan, posisi, ekspresi wajah)
  • Guru menjelaskan sikap penampil yang baik: percaya diri, tersenyum, mata melihat penonton, gerakan yang jelas
  • Guru mendemonstrasikan perbedaan antara penampilan dengan percaya diri dan tanpa percaya diri
  • Murid mengamati dan mengidentifikasi ciri-ciri penampil yang percaya diri
  • Guru memfasilitasi murid untuk menyebutkan pentingnya kerja sama dalam kelompok agar penampilan kompak

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk mempersiapkan penampilan tari sederhana yang telah dipelajari sebelumnya
  • Setiap kelompok berlatih bersama: mengecek hafalan gerakan, menyesuaikan tempo, dan mengatur posisi
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik positif kepada setiap kelompok
  • Murid berlatih menampilkan tarian dengan ekspresi percaya diri dan saling memberi semangat dalam kelompok
  • Setiap kelompok melakukan gladi bersih (latihan penuh) minimal 2 kali
  • Kelompok yang sudah siap menampilkan tarian di depan kelas secara bergiliran
  • Murid lain menjadi penonton yang baik: duduk tenang, memberikan tepuk tangan, dan memberikan apresiasi positif

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok tampil, guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Guru memfasilitasi murid untuk menyampaikan perasaan mereka setelah tampil (senang, gugup, bangga, lega)
  • Murid berbagi pengalaman tentang bagaimana mereka bekerja sama dalam kelompok
  • Guru menanyakan apa yang mudah dan apa yang sulit saat mempersiapkan penampilan
  • Murid mengidentifikasi hal-hal yang sudah baik dan yang bisa diperbaiki untuk penampilan berikutnya
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas keberanian dan kerja sama mereka

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran: pentingnya percaya diri, kerja sama, dan persiapan yang baik dalam menampilkan tari
  • Guru memberikan penguatan positif kepada semua murid atas usaha dan keberanian mereka
  • Guru mengajak murid melakukan pendinginan dengan gerakan peregangan ringan
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah percaya diri diberi tantangan untuk menampilkan tarian dengan variasi ekspresi lebih beragam, sementara murid yang masih gugup diberi dukungan untuk fokus pada gerakan dasar dengan ekspresi sederhana
  • Proses: Murid yang cepat menguasai dapat membantu teman dalam kelompoknya, sementara murid yang membutuhkan waktu lebih dapat berlatih dengan bimbingan guru secara intensif sebelum tampil
  • Produk: Murid yang lebih percaya diri dapat tampil lebih dulu untuk memberikan contoh, sementara murid yang masih membangun kepercayaan diri dapat tampil setelah melihat contoh dari teman

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka menari di depan orang lain
  • Guru mengamati kesiapan awal murid melalui respons terhadap pertanyaan pemantik

Proses:

  • Observasi guru terhadap partisipasi dan antusiasme murid selama latihan kelompok
  • Penilaian kerja sama dalam kelompok: apakah murid saling membantu dan memberi semangat
  • Catatan anekdot tentang perkembangan kepercayaan diri murid selama proses latihan
  • Umpan balik formatif secara langsung kepada kelompok yang sedang berlatih

Akhir:

  • Penilaian penampilan tari menggunakan rubrik: kepercayaan diri, kerja sama kelompok, dan ketepatan gerakan
  • Penilaian kemampuan murid merefleksikan pengalaman tampil secara lisan
  • Observasi sikap murid sebagai penonton yang apresiatif terhadap penampilan kelompok lain

Formatif:

  • Observasi sikap percaya diri dan kerja sama murid selama latihan kelompok
  • Penilaian proses saat murid mempersiapkan dan berlatih penampilan
  • Umpan balik lisan kepada kelompok selama proses latihan

Sumatif:

  • Penilaian penampilan tari kelompok menggunakan rubrik (aspek: kepercayaan diri, kerja sama, ketepatan gerakan)
  • Penilaian refleksi lisan murid tentang pengalaman tampil

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kepercayaan Diri dalam Menampilkan TariMurid tampak sangat gugup, gerakan tidak muncul, atau menolak tampil di depan kelasMurid tampil dengan ragu-ragu, gerakan kurang jelas, dan pandangan mata sering menundukMurid tampil dengan cukup percaya diri, gerakan cukup jelas, sesekali tersenyumMurid tampil dengan sangat percaya diri, gerakan jelas dan ekspresif, senyum dan kontak mata dengan penonton konsisten
Kerja Sama dalam KelompokMurid tidak ikut berlatih dengan kelompok atau mengganggu anggota lainMurid ikut berlatih tetapi pasif, tidak memberi dukungan kepada temanMurid aktif berlatih, sesekali membantu dan memberi semangat kepada temanMurid sangat aktif, saling membantu mengingatkan gerakan, memberi semangat, dan menjaga kekompakan kelompok
Antusiasme dalam PembelajaranMurid tampak tidak tertarik dan enggan mengikuti kegiatanMurid mengikuti kegiatan tetapi dengan antusiasme yang rendahMurid mengikuti kegiatan dengan cukup antusias dan sesekali menunjukkan kegembiraanMurid sangat antusias, aktif bertanya, bersemangat saat latihan dan penampilan, menunjukkan kegembiraan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk tampil dengan percaya diri?
  • Bagaimana saya dapat lebih mendukung murid yang masih gugup tampil di depan kelas?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan efektif untuk semua murid?
  • Apa yang dapat saya perbaiki dalam memfasilitasi kerja sama kelompok agar lebih bermakna?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah tampil di depan teman-teman?
  • Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini?
  • Hal apa yang masih kamu rasa sulit saat tampil menari?
  • Bagaimana kamu dan teman-temanmu bekerja sama dalam kelompok?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Tari Kelas II SD/MI (Edisi Revisi)
  2. Musik pengiring tari sederhana (bisa musik tradisional atau lagu anak ceria)
  3. Speaker/audio player
  4. Ruang yang cukup luas untuk murid menari (kelas atau aula)
  5. Properti sederhana sesuai tarian (opsional: selendang, topi, aksesoris)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.