Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Tari Kelas 2: Membuat Tema dan Ide Cerita Tari Sederhana

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 2 dengan topik "Membuat Tema dan Ide Cerita Tari Sederhana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 2: Membuat Tema dan Ide Cerita Tari Sederhana

Seni Tari - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Membuat Tema dan Ide Cerita Tari Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMembuat Tema dan Ide Cerita Tari Sederhana
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memilih satu tema (binatang, alam, atau manusia) untuk membuat gerak tari sederhana
  2. Murid mampu menyusun ide cerita sederhana berdasarkan tema yang dipilih
  3. Murid mampu mengomunikasikan ide cerita tari secara lisan dan tertulis

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja hal-hal di sekitar kita yang bisa dijadikan cerita dalam tari?
  2. Pernahkah kalian melihat binatang atau alam yang menarik? Apa yang kalian lihat?
  3. Bagaimana cara kita menceritakan sesuatu tanpa berbicara, hanya dengan bergerak?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama, mensyukuri karunia Tuhan yang memberikan kemampuan untuk bergerak dan berkarya
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman murid melihat binatang, alam, atau kegiatan manusia yang menarik
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar memilih tema dan membuat ide cerita untuk tari sederhana
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Siapa yang tahu apa itu tema? Pernahkah kalian melihat tarian yang menceritakan sesuatu?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan bahwa tema adalah pokok cerita dalam tari, dan tema bisa diambil dari binatang, alam, atau kegiatan manusia
  • Guru menampilkan gambar stimulus: binatang (kupu-kupu, burung, kelinci), alam (matahari, hujan, bunga), dan manusia (nelayan, pemadam kebakaran, berkebun)
  • Guru mengajak murid mengamati setiap gambar dengan seksama dan membayangkan bagaimana gambar tersebut bisa menjadi cerita tari
  • Guru memberikan contoh sederhana: jika memilih tema kupu-kupu, ceritanya bisa tentang kupu-kupu yang terbang mencari bunga
  • Murid diminta menyebutkan contoh tema lain yang mereka ketahui dari pengalaman sehari-hari

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 orang)
  • Setiap kelompok memilih satu gambar stimulus yang paling menarik bagi mereka
  • Guru membagikan lembar kerja yang berisi kolom tema dan panduan membuat cerita sederhana
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan tema berdasarkan gambar yang dipilih (dengan memberi tanda centang pada lembar kerja)
  • Setiap kelompok menyusun ide cerita sederhana: Siapa tokohnya? Apa yang terjadi? Di mana cerita terjadi?
  • Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, mengajukan pertanyaan pemandu seperti: Apa yang dilakukan tokoh kalian? Bagaimana perasaannya?
  • Murid menuliskan ide cerita pada lembar kerja dengan bimbingan guru (guru dapat membantu murid yang kesulitan menulis dengan mencatat jawaban lisan mereka)

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok mempresentasikan tema dan ide cerita mereka di depan kelas secara lisan
  • Kelompok lain memberikan tanggapan positif dan mengajukan pertanyaan
  • Guru memberikan umpan balik terhadap ide cerita setiap kelompok, mengapresiasi keunikan dan kreativitas mereka
  • Murid merefleksi proses belajar: Apa yang mudah? Apa yang sulit? Apa yang paling menyenangkan?
  • Guru mengajak murid bersyukur karena dapat menggunakan imajinasi dan kreativitas sebagai anugerah Tuhan untuk berkarya

Penutup:

  • Guru membimbing murid menyimpulkan pembelajaran: tema adalah dasar cerita tari yang bisa diambil dari binatang, alam, atau kegiatan manusia
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan tema apa yang telah mereka pilih dan satu kalimat cerita yang telah dibuat
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja sama dan kreativitas mereka
  • Guru memberitahu bahwa pada pertemuan berikutnya, ide cerita ini akan dikembangkan menjadi gerak tari
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat memilih tema yang lebih kompleks (kombinasi dua tema), sementara murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat memilih tema tunggal yang familiar
  • Proses: Guru memberikan scaffolding lebih intensif pada kelompok yang kesulitan dengan mengajukan pertanyaan pemandu lebih terstruktur. Murid yang cepat dapat langsung mengembangkan cerita lebih detail dengan alur awal-tengah-akhir
  • Produk: Murid yang cepat dapat menuliskan cerita dalam bentuk paragraf sederhana dan menambahkan gambar ilustrasi. Murid yang membutuhkan dukungan dapat menyampaikan cerita secara lisan yang dicatat oleh guru atau menggunakan gambar untuk menceritakan idenya

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid melihat tarian atau cerita yang mereka ketahui
  • Menanyakan pemahaman awal tentang tema dan cerita

Proses:

  • Observasi saat murid berdiskusi memilih tema dan menyusun cerita
  • Mengecek lembar kerja setiap kelompok dan memberikan umpan balik
  • Menilai kemampuan kolaborasi dalam kelompok
  • Mengamati kemampuan murid mengomunikasikan ide

Akhir:

  • Presentasi kelompok tentang tema dan ide cerita yang telah dibuat
  • Penilaian tertulis pada lembar kerja kelompok
  • Refleksi lisan murid tentang proses belajar mereka

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Tanya jawab selama proses pemilihan tema dan penyusunan cerita
  • Penilaian proses kerja kelompok menggunakan checklist

Sumatif:

  • Penilaian produk: lembar kerja kelompok yang berisi tema dan ide cerita
  • Penilaian presentasi: kemampuan mengomunikasikan ide cerita secara lisan
  • Rubrik penilaian untuk aspek pemilihan tema dan penyusunan ide cerita

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemilihan TemaBelum dapat memilih tema atau memilih tema yang tidak sesuai dengan pilihan gambarMemilih tema dengan bantuan guru secara penuhMemilih tema dengan sedikit bantuan guruMemilih tema secara mandiri dan dapat menjelaskan alasan pemilihannya
Penyusunan Ide CeritaBelum dapat menyusun ide cerita meskipun dengan bantuan guruMenyusun ide cerita sangat sederhana (1 kalimat) dengan bimbingan penuh guruMenyusun ide cerita sederhana yang memiliki tokoh dan kejadian dengan sedikit bimbinganMenyusun ide cerita yang jelas dengan tokoh, kejadian, dan setting secara mandiri
Kolaborasi dalam KelompokBelum terlibat aktif dalam diskusi kelompokTerlibat dalam diskusi tetapi belum memberikan kontribusi ideTerlibat aktif dan memberikan kontribusi ide dalam diskusi kelompokTerlibat aktif, memberikan ide, dan membantu anggota kelompok lain
Komunikasi IdeBelum dapat mengomunikasikan ide cerita baik lisan maupun tulisanMengomunikasikan ide cerita dengan bantuan penuh (guru membacakan/mencatat)Mengomunikasikan ide cerita secara lisan dengan cukup jelas atau menuliskan dengan bantuan minimalMengomunikasikan ide cerita secara lisan dengan jelas dan dapat menuliskannya sendiri

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam diskusi kelompok?
  • Apakah scaffolding yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan keterlibatan murid yang masih pasif?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan efektif untuk mengakomodasi keberagaman murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan hari ini?
  • Apa yang menurutmu paling sulit saat membuat cerita?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama dengan teman sekelompok?
  • Apa yang ingin kamu coba di pertemuan selanjutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), Kemendikbudristek
  2. Lembar Kerja Murid (LKPD) tentang pemilihan tema dan ide cerita
  3. Gambar stimulus: binatang (kupu-kupu, burung, kelinci), alam (matahari, hujan, bunga), manusia (nelayan, pemadam kebakaran, berkebun)
  4. Kertas dan alat tulis untuk setiap kelompok
  5. Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin-poin penting

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.