MODUL AJAR Seni Tari — Kelas 2 (Fase A) Topik: Penampilan dan Apresiasi Tari INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Tari |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Penampilan dan Apresiasi Tari |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Menampilkan tari sederhana hasil karya kelompok di depan kelas dengan percaya diri dan mengikuti etika sebagai penampil
- Memberikan apresiasi terhadap penampilan kelompok lain secara sopan menggunakan bahasa yang santun dan menghargai
- Menunjukkan sikap antusias dan menghargai proses kreatif teman dalam kegiatan penampilan tari
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana perasaan kalian saat akan menampilkan tarian yang sudah kalian buat bersama kelompok?
- Apa yang membuat sebuah penampilan tari menjadi indah dan menarik untuk ditonton?
- Bagaimana cara kita memberikan apresiasi yang baik kepada teman yang sudah berani tampil menari?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan belajar (asesmen awal: observasi kesiapan dan sikap spiritual murid)
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid, serta menanyakan perasaan murid hari ini dengan ice breaking gerakan sederhana
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini setiap kelompok akan menampilkan tarian sederhana yang telah dibuat dan saling memberikan apresiasi
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang sudah siap menampilkan tariannya? Apa yang membuat kalian gugup atau senang? (diagnostik kesiapan mental dan pemahaman etika penampilan)
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan semangat dan rasa ingin tahu murid tentang penampilan dan apresiasi
- Guru menjelaskan aturan sebagai penampil (percaya diri, tersenyum, fokus) dan penonton (duduk rapi, tidak berisik, memberikan tepuk tangan)
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mencontohkan cara menjadi penampil yang baik: berdiri tegak, tersenyum, memulai gerakan dengan percaya diri, dan mengakhiri dengan sikap hormat kepada penonton
- Guru mencontohkan cara menjadi penonton yang baik: duduk dengan tertib, menyimak dengan seksama, memberikan tepuk tangan di akhir penampilan, dan memberikan komentar yang sopan
- Guru menjelaskan cara memberikan apresiasi yang baik: menyebutkan hal yang bagus dari penampilan (misalnya gerakannya kompak, ekspresinya ceria, kostumnya menarik) dengan bahasa yang santun
- Guru memberikan contoh kalimat apresiasi: 'Saya suka gerakannya rapi', 'Kelompok ini sangat kompak', 'Ekspresinya gembira sekali'
- Murid menyimak dan bertanya jika ada yang belum dipahami tentang etika penampil dan penonton (asesmen proses: observasi pemahaman murid melalui respons verbal)
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru mengatur urutan penampilan kelompok dengan cara undian atau sukarela agar adil dan menyenangkan
- Setiap kelompok diberikan waktu 2-3 menit untuk persiapan akhir: merapikan formasi, mengingat urutan gerakan, dan menenangkan diri
- Kelompok pertama maju ke depan kelas dan menampilkan tari sederhana hasil karya mereka dengan percaya diri, sementara kelompok lain duduk sebagai penonton yang baik
- Setelah penampilan selesai, penonton memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi awal
- Guru memfasilitasi 2-3 murid dari kelompok lain untuk memberikan apresiasi lisan secara bergantian dengan kalimat yang sopan dan positif
- Proses yang sama dilakukan untuk setiap kelompok hingga semua kelompok mendapat kesempatan tampil dan menerima apresiasi (asesmen proses: observasi kualitas penampilan dan sikap apresiasi menggunakan catatan anekdotal)
- Guru memberikan umpan balik positif dan korektif kepada setiap kelompok secara singkat dan membangun semangat
- Murid merasakan pengalaman langsung sebagai penampil dan penonton, belajar menghargai hasil karya sendiri dan orang lain
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar atau kembali ke tempat duduk untuk sesi refleksi bersama
- Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: Bagaimana perasaan kalian setelah menampilkan tarian? Apa yang paling kalian sukai dari penampilan kelompok kalian sendiri? Apa yang kalian pelajari dari menonton penampilan kelompok lain?
- Murid secara sukarela berbagi pengalaman dan perasaan mereka, guru mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan validasi positif
- Guru meminta murid menyebutkan satu hal yang akan mereka perbaiki jika tampil lagi dan satu hal yang sudah bagus dari penampilan mereka
- Murid menuliskan atau menggambar refleksi sederhana di buku catatan: ekspresi wajah tentang perasaan mereka hari ini dan satu kalimat apresiasi untuk kelompok lain (asesmen proses: penilaian refleksi tertulis/gambar)
- Guru menyimpulkan pembelajaran: pentingnya percaya diri saat tampil, menghargai hasil karya sendiri dan orang lain, serta memberikan apresiasi dengan cara yang baik
Penutup:- Guru memberikan penguatan positif kepada semua murid atas keberanian mereka tampil dan sikap apresiasi yang ditunjukkan
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengacungkan jari untuk menunjukkan seberapa percaya diri mereka hari ini (skala 1-5 jari) dan bertanya: Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
- Guru menyampaikan pesan moral: setiap orang punya kemampuan unik yang patut dihargai, dan dengan saling memberikan apresiasi kita bisa tumbuh bersama
- Guru mengajak murid berdoa bersama sebagai penutup dan mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas pembelajaran yang menyenangkan
- Guru menutup pembelajaran dengan salam dan memberikan motivasi untuk terus berlatih dan berkarya
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang masih gugup tampil, guru memberikan opsi menampilkan dengan berdiri lebih ke belakang atau bersama guru. Untuk murid yang sudah percaya diri, diberi tantangan untuk memimpin kelompok atau menambah ekspresi wajah yang lebih variatif.
- Proses: Murid yang belum lancar memberikan apresiasi lisan dapat menuliskan atau menggambar apresiasinya. Murid yang sudah lancar dapat diminta memberikan apresiasi dengan kalimat yang lebih lengkap dan detail.
- Produk: Murid yang kesulitan menulis refleksi dapat menggambar ekspresi atau menyampaikan secara lisan kepada guru. Murid yang sudah mampu dapat menulis refleksi dengan kalimat lengkap atau membuat catatan apresiasi untuk setiap kelompok.
ASESMENAwal:- Observasi kesiapan fisik dan mental murid di awal pembelajaran
- Tanya jawab diagnostik tentang pemahaman murid terhadap etika penampil dan penonton
- Pengamatan sikap spiritual murid saat berdoa bersama
Proses:- Observasi sistematis selama kegiatan inti menggunakan catatan anekdotal: kualitas penampilan, sikap sebagai penonton, dan kemampuan memberikan apresiasi
- Penilaian partisipasi aktif murid dalam memberikan apresiasi lisan
- Pengamatan respons verbal dan non-verbal murid terhadap penjelasan guru
Akhir:- Penilaian kinerja penampilan tari kelompok berdasarkan rubrik (percaya diri, kekompakan, kesatuan gerak)
- Penilaian sikap apresiasi berdasarkan rubrik (kesopanan, kejelasan, sikap menghargai)
- Penilaian refleksi tertulis atau gambar di buku catatan murid
- Skala penilaian diri murid (1-5 jari) tentang tingkat kepercayaan diri
- Tanya jawab lisan di akhir pembelajaran tentang pembelajaran paling berkesan
Formatif:- Observasi sikap dan partisipasi murid selama kegiatan penampilan dan apresiasi
- Catatan anekdotal tentang kualitas penampilan setiap kelompok dan kemampuan memberikan apresiasi
- Penilaian refleksi tertulis atau gambar murid di buku catatan
Sumatif:- Penilaian kinerja penampilan tari kelompok menggunakan rubrik (aspek: percaya diri, kekompakan, kesatuan gerak)
- Penilaian sikap apresiasi menggunakan rubrik (aspek: kesopanan, kejelasan apresiasi, sikap menghargai)
- Skala penilaian diri murid tentang tingkat kepercayaan diri saat tampil
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Percaya Diri dalam Penampilan | Murid tampak sangat gugup, tidak berani melihat penonton, gerakan sangat terbata-bata atau tidak selesai | Murid tampil dengan ragu-ragu, sesekali melihat penonton, gerakan kurang lancar namun tetap menyelesaikan | Murid tampil dengan cukup percaya diri, berani melihat penonton, gerakan cukup lancar dan selesai dengan baik | Murid tampil dengan sangat percaya diri, tersenyum kepada penonton, gerakan lancar dan ekspresif dari awal hingga akhir | | Kekompakan Kelompok | Gerakan antar anggota tidak selaras, tidak ada koordinasi, timing sangat berbeda | Gerakan antar anggota kadang selaras kadang tidak, koordinasi masih lemah, timing sering berbeda | Gerakan antar anggota cukup selaras, koordinasi cukup baik, timing hampir bersamaan | Gerakan antar anggota sangat selaras dan kompak, koordinasi sangat baik, timing bersamaan dan harmonis | | Kesatuan Gerak Tari | Gerakan terpisah-pisah tanpa alur, tidak terlihat sebagai satu kesatuan tari | Gerakan mulai terhubung namun masih terputus-putus, kesatuan masih lemah | Gerakan terhubung dengan cukup baik, membentuk kesatuan tari yang dapat dipahami | Gerakan mengalir dengan indah, membentuk kesatuan tari yang utuh dan menarik dari awal hingga akhir | | Sikap Apresiasi | Murid tidak memberikan perhatian saat penampilan teman, tidak memberikan apresiasi atau memberikan komentar yang tidak sopan | Murid memberikan perhatian namun tidak fokus, memberikan tepuk tangan seadanya, belum mampu menyampaikan apresiasi lisan | Murid menyimak dengan baik, memberikan tepuk tangan dengan antusias, mampu menyampaikan apresiasi lisan dengan sopan meskipun singkat | Murid menyimak dengan penuh perhatian dan antusias, memberikan tepuk tangan semangat, menyampaikan apresiasi lisan dengan sopan, jelas, dan spesifik | | Etika sebagai Penampil dan Penonton | Murid tidak mengikuti etika yang telah diajarkan, mengganggu saat penampilan berlangsung, tidak menghormati penonton atau penampil | Murid kadang mengikuti etika namun masih perlu diingatkan, sesekali kurang fokus atau mengganggu | Murid mengikuti etika dengan cukup baik, menghormati penonton saat tampil dan tertib saat menjadi penonton, jarang perlu diingatkan | Murid konsisten mengikuti etika dengan sangat baik, menunjukkan sikap hormat dan menghargai baik sebagai penampil maupun penonton tanpa perlu diingatkan |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk tampil dan memberikan apresiasi?
- Bagaimana saya memfasilitasi murid yang masih gugup atau kurang percaya diri agar mereka tetap merasa dihargai?
- Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan efektif untuk mengakomodasi keberagaman kemampuan murid?
- Apa yang perlu saya perbaiki dalam membangun suasana yang aman dan mendukung bagi semua murid untuk berekspresi?
- Bagaimana saya dapat lebih mengembangkan kemampuan murid dalam memberikan apresiasi yang konstruktif dan bermakna?
Refleksi Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah menampilkan tarian hari ini?
- Apa yang paling kamu sukai dari penampilan kelompokmu?
- Apa yang kamu pelajari dari menonton penampilan kelompok lain?
- Hal apa yang ingin kamu perbaiki jika tampil lagi?
- Bagaimana perasaanmu saat memberikan dan menerima apresiasi dari teman?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Seni Tari Kelas II SD/MI Kurikulum Merdeka
- Buku Panduan Guru Seni Tari Kelas II SD/MI Kurikulum Merdeka
- Ruang kelas atau aula yang cukup luas untuk penampilan
- Speaker atau alat musik sederhana untuk mengiringi tari (jika diperlukan)
- Buku catatan atau lembar kerja refleksi murid
- Alat tulis dan crayon untuk refleksi tertulis/gambar
- Kostum atau properti sederhana yang sudah disiapkan kelompok (jika ada)
- Kartu apresiasi atau lembar apresiasi sederhana (opsional)
|