Modul AjarPertemuan 8Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Tari Kelas 2: Meniru Gerak Sehari-hari

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 2 dengan topik "Meniru Gerak Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 2: Meniru Gerak Sehari-hari

Seni Tari - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Meniru Gerak Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMeniru Gerak Sehari-hari
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengeksplorasi gerak sehari-hari menjadi gerak tari dengan unsur ruang, tenaga, dan waktu
  2. Murid mampu menyusun gerak sederhana dari aktivitas sehari-hari menjadi rangkaian gerak tari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kegiatan apa saja yang kalian lakukan setiap hari dari bangun tidur sampai tidur lagi?
  2. Bagaimana jika kita mengubah gerakan mencuci tangan, menyapu, atau menyikat gigi menjadi tarian yang indah?
  3. Apa yang membuat suatu gerakan terlihat seperti tarian?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kegiatan apa saja yang murid lakukan pagi ini sebelum berangkat sekolah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: kita akan belajar mengubah gerakan sehari-hari menjadi gerakan tari yang indah
  • Guru melakukan asesmen awal dengan meminta murid menyebutkan dan memperagakan 1-2 gerakan kegiatan sehari-hari mereka
  • Guru melakukan pemanasan sederhana: meregangkan tangan, kaki, leher, dan badan mengikuti irama musik ceria

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati video atau demonstrasi gerakan sehari-hari seperti menyapu, mencuci tangan, menyisir rambut, makan, dan berjalan
  • Guru membimbing murid mengidentifikasi unsur ruang (tinggi-rendah, luas-sempit gerakan), tenaga (kuat-lemah), dan waktu (cepat-lambat) dalam setiap gerakan
  • Murid mencoba meniru gerakan sehari-hari tersebut dengan kesadaran penuh pada bagaimana tubuh bergerak
  • Guru memberikan contoh mengubah gerakan mencuci tangan biasa menjadi gerakan tari dengan variasi ruang (tangan bergerak ke atas, samping, bawah), tenaga (gerakan halus dan lembut), dan waktu (diperlambat atau dipercepat)
  • Murid berdiskusi berpasangan: apa perbedaan gerakan biasa dan gerakan tari?

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap murid memilih satu gerakan sehari-hari favorit mereka (menyapu, menyiram tanaman, membuka pintu, dll)
  • Murid mengeksplorasi gerakan tersebut dengan variasi: mengubah tinggi-rendah gerakan (ruang), mengubah kuat-lemahnya gerakan (tenaga), mengubah cepat-lambatnya gerakan (waktu)
  • Murid mencoba minimal 3 variasi dari gerakan yang dipilih dan merasakan perbedaannya
  • Murid menyusun 3-4 gerakan sehari-hari menjadi satu rangkaian gerak sederhana yang mengalir (contoh: bangun tidur → meregangkan badan → berjalan → mencuci muka)
  • Murid berlatih meragakan rangkaian gerak mereka dengan memperhatikan perpindahan yang halus antar gerakan
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik dan bantuan sesuai kebutuhan masing-masing murid

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid secara sukarela menampilkan rangkaian gerak tari mereka di depan teman-teman (3-4 murid)
  • Setelah setiap penampilan, teman-teman memberikan apresiasi dan menebak gerakan sehari-hari apa yang ditampilkan
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: Apa yang membuat gerakan tadi terlihat seperti tarian? Bagian mana yang paling indah?
  • Murid merefleksi secara lisan: Apa yang mudah dan sulit saat mengubah gerakan biasa menjadi tarian? Apa yang kamu rasakan saat menari?
  • Guru memberikan penguatan: semua gerakan sehari-hari bisa menjadi indah jika kita memperhatikan cara kita bergerak dengan unsur ruang, tenaga, dan waktu

Penutup:

  • Guru membimbing murid menyimpulkan: gerakan sehari-hari bisa menjadi gerak tari dengan memperhatikan unsur ruang, tenaga, dan waktu
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan atau menggambar 3 gerakan yang mereka eksplorasi hari ini
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan kreativitas semua murid
  • Guru memberikan penugasan ringan: di rumah, perhatikan dan catat 3 gerakan sehari-hari lain yang bisa dijadikan tarian
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi singkat dan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar dapat memilih gerakan sehari-hari yang lebih sederhana (1-2 gerakan dasar). Murid yang sudah mahir dapat mengeksplorasi gerakan yang lebih kompleks dan menambahkan variasi ekspresi wajah
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan dapat bekerja berpasangan atau dalam kelompok kecil dengan bimbingan guru. Murid yang mandiri dapat mengeksplorasi secara bebas dengan pengawasan minimal
  • Produk: Murid yang belum mahir dapat merangkai 2-3 gerakan sederhana. Murid yang mahir dapat merangkai 4-5 gerakan dengan variasi unsur tari yang lebih beragam dan perpindahan yang lebih halus

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menyebutkan dan memperagakan 1-2 gerakan kegiatan sehari-hari
  • Guru mengamati kemampuan awal murid dalam melakukan gerakan dasar

Proses:

  • Observasi kemampuan murid mengeksplorasi variasi ruang, tenaga, dan waktu pada gerakan sehari-hari
  • Observasi proses murid menyusun rangkaian 3-4 gerakan menjadi kesatuan
  • Catatan anekdot tentang partisipasi, kreativitas, dan kesulitan yang dialami murid
  • Penilaian diri: murid menilai usaha dan hasil karya sendiri dengan bimbingan guru

Akhir:

  • Penilaian penampilan: kemampuan meragakan rangkaian gerak tari sederhana dengan memperhatikan unsur ruang, tenaga, dan waktu
  • Lembar kerja tertulis/gambar: murid menuliskan atau menggambar 3 gerakan yang mereka eksplorasi
  • Refleksi lisan: murid menyampaikan pengalaman belajar dan kesulitan yang dihadapi

Formatif:

  • Observasi saat murid mengeksplorasi gerakan sehari-hari dengan unsur ruang, tenaga, dan waktu
  • Tanya jawab untuk mengecek pemahaman murid tentang perbedaan gerakan biasa dan gerakan tari
  • Pengamatan proses penyusunan rangkaian gerak sederhana

Sumatif:

  • Penampilan rangkaian gerak tari sederhana dari gerakan sehari-hari
  • Lembar kerja: menuliskan atau menggambar 3 gerakan yang dieksplorasi dengan unsur tari yang digunakan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Eksplorasi gerak dengan unsur ruang, tenaga, dan waktuMurid belum mampu membedakan atau menerapkan variasi unsur ruang, tenaga, atau waktu pada gerakanMurid mulai mencoba variasi 1 unsur tari (ruang/tenaga/waktu) pada gerakan sehari-hari dengan bimbingan guruMurid mampu mengeksplorasi gerakan dengan 2 unsur tari (misalnya ruang dan waktu) secara mandiriMurid mampu mengeksplorasi gerakan dengan 3 unsur tari (ruang, tenaga, waktu) secara kreatif dan mandiri
Menyusun rangkaian gerak sederhanaMurid belum mampu merangkai gerakan menjadi satu kesatuanMurid mampu merangkai 2 gerakan dengan bimbingan guru, perpindahan masih terputus-putusMurid mampu merangkai 3 gerakan dengan perpindahan yang cukup halus secara mandiriMurid mampu merangkai 4 atau lebih gerakan dengan perpindahan halus dan kesatuan gerak yang indah
Kreativitas dan kepercayaan diriMurid belum menunjukkan inisiatif dalam memilih dan mengeksplorasi gerakan, masih sangat bergantung pada contohMurid mulai memilih gerakan sendiri tetapi masih ragu-ragu dan memerlukan dorongan untuk mencobaMurid memilih dan mengeksplorasi gerakan dengan cukup percaya diri, berani mencoba variasi baruMurid sangat kreatif dalam mengeksplorasi gerakan, percaya diri menampilkan karya, dan menunjukkan keunikan interpretasi
Kolaborasi dan apresiasiMurid belum mampu bekerja dengan teman atau memberikan apresiasi pada karya temanMurid mulai mau bekerja dengan teman dan memberikan tepuk tangan untuk penampilan temanMurid dapat bekerja sama dengan baik dan memberikan komentar positif sederhana pada karya temanMurid aktif berkolaborasi, memberikan apresiasi yang konstruktif, dan menghargai keberagaman karya teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam eksplorasi gerak? Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih?
  • Strategi apa yang paling efektif untuk membantu murid memahami konsep unsur ruang, tenaga, dan waktu?
  • Bagaimana saya dapat menciptakan suasana yang lebih aman dan menggembirakan agar semua murid berani mengeksplorasi dan menampilkan karya?
  • Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk setiap tahap pembelajaran? Bagian mana yang perlu disesuaikan?

Refleksi Murid:

  • Gerakan sehari-hari apa yang paling seru untuk dijadikan tarian?
  • Apa yang paling sulit saat mengubah gerakan biasa menjadi tarian?
  • Bagaimana perasaanmu saat menampilkan tarianmu di depan teman-teman?
  • Apa yang ingin kamu coba lagi di pembelajaran berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Seni Tari Kelas 2 SD/MI Kurikulum Merdeka
  2. Buku Panduan Guru Seni Tari Kelas 2 SD/MI Kurikulum Merdeka
  3. Video gerakan sehari-hari dan tarian sederhana untuk anak
  4. Musik instrumental ceria dan berirama sederhana
  5. Perangkat audio untuk memutar musik
  6. Ruang kelas atau aula yang cukup luas untuk bergerak
  7. Alat tulis dan kertas untuk dokumentasi gerakan
  8. Kartu bergambar aktivitas sehari-hari (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.