Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Tari Kelas 2: Mengenal Gerak di Tempat dan Gerak Berpindah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 2 dengan topik "Mengenal Gerak di Tempat dan Gerak Berpindah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 2: Mengenal Gerak di Tempat dan Gerak Berpindah

Seni Tari - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenal Gerak di Tempat dan Gerak Berpindah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenal Gerak di Tempat dan Gerak Berpindah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi perbedaan gerak di tempat dan gerak berpindah melalui pengamatan gambar dan peragaan sederhana
  2. Murid mampu melakukan gerak di tempat dan gerak berpindah dengan bimbingan guru

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa perbedaan antara melompat di tempat dengan melompat ke depan?
  2. Bagaimana tubuh kita bergerak saat kita menari? Apakah selalu berpindah atau bisa diam di tempat?
  3. Bisakah kalian menunjukkan gerakan yang tidak membuat kalian pindah dari tempat berdiri?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengajak murid berdoa bersama dan melakukan presensi dengan cara yang menggembirakan (misalnya menyapa sambil bertepuk tangan).
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang menari atau bergerak, lalu meminta 2-3 murid memperagakan gerakan bebas.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar mengenal gerak di tempat dan gerak berpindah.
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Apa perbedaan antara melompat di tempat dengan melompat ke depan?'
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan ringan: meregangkan tangan, kaki, dan leher sambil bernyanyi.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menunjukkan gambar atau video singkat (3-5 menit) yang memperlihatkan anak-anak melakukan gerak di tempat (melompat, mengayun tangan, mengangguk) dan gerak berpindah (berjalan, berlari, melompat ke depan).
  • Guru memperagakan langsung di depan kelas: pertama gerak di tempat (bertepuk tangan, mengangkat kaki kanan-kiri bergantian tanpa berpindah), kemudian gerak berpindah (berjalan melingkar, melompat maju 3 langkah).
  • Guru mengajak murid mengamati dengan kesadaran penuh: 'Perhatikan kaki ibu, apakah tetap di satu titik atau berpindah?'
  • Guru menjelaskan dengan bahasa sederhana: 'Gerak di tempat artinya kita bergerak tapi tetap di posisi yang sama. Gerak berpindah artinya posisi kita berubah, kita pindah ke tempat lain.'
  • Guru menunjuk beberapa murid untuk menyebutkan contoh gerak di tempat dan gerak berpindah yang mereka lihat dari peragaan.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 anak per kelompok) dan memberikan ruang gerak yang cukup.
  • Aktivitas 1 - Gerak di Tempat: Guru meminta setiap kelompok berdiri di satu titik (bisa diberi tanda lingkaran kapur atau selotip). Dengan bimbingan guru, murid melakukan berbagai gerak di tempat: bertepuk tangan, mengayun lengan, melompat di tempat, berputar di tempat, mengangguk-anggukkan kepala. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan pujian.
  • Aktivitas 2 - Gerak Berpindah: Guru meminta murid bergerak berpindah dengan berbagai cara: berjalan perlahan, berjalan cepat, melompat maju, melompat ke samping, berjalan mundur (hati-hati). Setiap gerakan dilakukan 3-5 kali dengan aba-aba guru.
  • Guru mengajak murid bermain 'Patung Bergerak': saat musik berbunyi, murid melakukan gerak berpindah keliling ruangan; saat musik berhenti, murid berhenti dan melakukan gerak di tempat (bertepuk, melompat di tempat) hingga musik berbunyi lagi. Permainan diulang 3-4 kali.
  • Guru memberikan kesempatan kepada murid yang sudah paham untuk memimpin teman-temannya melakukan satu gerakan (diferensiasi untuk murid cepat).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan menenangkan napas sejenak (tarik napas dalam, hembuskan perlahan).
  • Guru meminta murid menceritakan: 'Gerakan mana yang lebih mudah? Gerak di tempat atau gerak berpindah? Mengapa?'
  • Guru menanyakan: 'Apa perbedaan gerak di tempat dan gerak berpindah yang kalian rasakan tadi?'
  • Guru meminta 3-4 murid maju ke depan untuk memperagakan ulang satu contoh gerak di tempat dan satu contoh gerak berpindah, lalu teman-teman yang lain mengidentifikasi jenis geraknya.
  • Guru mencatat respons murid dan memberikan penguatan positif: 'Bagus! Kalian sudah bisa membedakan gerak di tempat dan gerak berpindah.'
  • Guru melakukan asesmen proses dengan mengamati dan mencatat murid yang sudah mampu mengidentifikasi dan melakukan kedua jenis gerak dengan benar.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta setiap murid secara bergantian memperagakan satu gerak di tempat dan satu gerak berpindah (secara singkat, 5-10 detik per murid).
  • Guru mengajak murid merefleksikan pembelajaran hari ini: 'Apa yang kalian pelajari hari ini? Apa yang paling menyenangkan?'
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi dan usaha mereka.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya: 'Pertemuan depan kita akan belajar unsur tari yang lain!'
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan menyanyikan lagu penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membedakan, guru menyediakan gambar visual yang lebih jelas dan mencontohkan berulang kali dengan gerakan yang sangat kontras (misalnya: tepuk tangan di tempat vs. lari cepat).
  • Proses: Murid yang cepat paham diberi kesempatan memimpin teman-temannya atau membuat variasi gerakan sendiri. Murid yang lambat mendapat pendampingan langsung dari guru atau teman sebaya, serta diberi waktu ekstra untuk berlatih dengan gerakan lebih sederhana (hanya 2-3 jenis gerakan).
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat diminta membuat kombinasi 3 gerakan (2 gerak di tempat + 1 gerak berpindah) dan memperagakannya. Murid yang masih belajar cukup memperagakan 1 gerak di tempat dan 1 gerak berpindah dengan bimbingan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid tentang menari atau bergerak: 'Siapa yang suka menari? Gerakan apa yang kalian tahu?'
  • Guru meminta 2-3 murid memperagakan gerakan bebas untuk melihat kemampuan awal motorik dan pemahaman dasar tentang gerak

Proses:

  • Observasi selama tahap Memahami: guru mencatat murid yang mampu menyebutkan contoh gerak di tempat dan gerak berpindah setelah melihat peragaan
  • Observasi selama tahap Mengaplikasi: guru mengamati dan mencatat murid yang mampu melakukan gerak di tempat tanpa berpindah posisi dan murid yang mampu melakukan gerak berpindah dengan jelas
  • Tanya jawab saat tahap Merefleksi: guru menilai pemahaman murid melalui jawaban mereka tentang perbedaan kedua jenis gerak
  • Observasi saat bermain 'Patung Bergerak': guru mencatat murid yang mampu membedakan kapan harus melakukan gerak di tempat dan kapan harus berpindah

Akhir:

  • Unjuk kerja individu: setiap murid diminta memperagakan 1 contoh gerak di tempat (misalnya: melompat di tempat, bertepuk tangan, atau mengayun lengan) dan 1 contoh gerak berpindah (misalnya: berjalan, berlari pelan, atau melompat maju)
  • Guru menggunakan rubrik untuk menilai: ketepatan identifikasi jenis gerak, kemampuan melakukan gerakan dengan benar, dan kemandirian dalam memperagakan
  • Dokumentasi: guru mencatat atau memfoto murid yang sudah mencapai tujuan pembelajaran dengan baik

Formatif:

  • Observasi selama kegiatan inti: guru mengamati kemampuan murid dalam mengidentifikasi dan melakukan gerak di tempat dan gerak berpindah
  • Tanya jawab lisan: guru menanyakan perbedaan kedua jenis gerak dan mendengarkan respons murid
  • Penilaian kinerja: guru mengamati peragaan murid saat aktivitas bermain 'Patung Bergerak'

Sumatif:

  • Unjuk kerja: setiap murid memperagakan 1 gerak di tempat dan 1 gerak berpindah secara mandiri di akhir pembelajaran
  • Penilaian praktik menggunakan rubrik dengan 4 level perkembangan (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi perbedaan gerak di tempat dan gerak berpindahMurid belum mampu menyebutkan atau menunjukkan perbedaan antara gerak di tempat dan gerak berpindahMurid mampu menyebutkan perbedaan dengan bantuan guru, tetapi masih ragu-ragu atau kurang tepat dalam menunjukkan contohMurid mampu menyebutkan perbedaan dengan tepat dan menunjukkan contoh gerak di tempat dan gerak berpindah dengan sedikit bimbinganMurid mampu menyebutkan perbedaan dengan jelas, menunjukkan beberapa contoh gerak di tempat dan gerak berpindah secara mandiri dan tepat
Melakukan gerak di tempatMurid tidak mampu melakukan gerak di tempat, selalu berpindah posisi saat bergerakMurid mampu melakukan gerak di tempat dengan bimbingan penuh, tetapi masih sering berpindah posisiMurid mampu melakukan gerak di tempat dengan benar (tidak berpindah posisi) meskipun masih memerlukan pengingat sesekaliMurid mampu melakukan berbagai variasi gerak di tempat dengan benar, mandiri, dan tetap di satu posisi
Melakukan gerak berpindahMurid tidak mampu melakukan gerak berpindah dengan jelas atau hanya diam di tempatMurid mampu melakukan gerak berpindah dengan bimbingan penuh, perpindahan posisi masih sangat terbatasMurid mampu melakukan gerak berpindah dengan jelas (posisi berubah) meskipun variasi gerakan masih terbatasMurid mampu melakukan berbagai variasi gerak berpindah dengan jelas, perpindahan posisi terlihat nyata, dan gerakan dilakukan dengan percaya diri
Antusiasme dan partisipasiMurid tidak menunjukkan antusiasme, enggan mengikuti kegiatan, dan harus dibujuk berulang kaliMurid menunjukkan antusiasme terbatas, mengikuti kegiatan dengan setengah hati atau pasifMurid menunjukkan antusiasme dan mengikuti sebagian besar kegiatan dengan aktifMurid sangat antusias, aktif mengikuti seluruh kegiatan, dan bahkan membantu teman lain atau menawarkan ide gerakan baru

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mampu memahami perbedaan gerak di tempat dan gerak berpindah? Jika ada yang belum, strategi apa yang perlu saya ubah?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat? Apakah ada tahap yang terlalu cepat atau terlalu lambat?
  • Bagaimana respons murid terhadap permainan 'Patung Bergerak'? Apakah perlu variasi permainan lain untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah efektif untuk murid cepat dan murid lambat?
  • Apa yang bisa saya tingkatkan dalam memberikan bimbingan selama murid melakukan gerak tari?

Refleksi Murid:

  • Apa perbedaan gerak di tempat dan gerak berpindah yang kamu pelajari hari ini?
  • Gerakan mana yang lebih mudah bagimu? Gerak di tempat atau gerak berpindah? Mengapa?
  • Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?
  • Apakah kamu bisa melakukan gerak di tempat tanpa berpindah? Coba tunjukkan!
  • Apa yang masih sulit bagimu? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Tari Kelas II SD/MI Kurikulum Merdeka
  2. Gambar atau video singkat anak-anak melakukan gerak tari sederhana (dapat diunduh dari internet atau dibuat sendiri)
  3. Ruang terbuka atau aula yang cukup luas untuk murid bergerak bebas
  4. Audio musik atau lagu anak-anak yang menggembirakan untuk aktivitas 'Patung Bergerak'
  5. Kapur atau selotip berwarna untuk membuat tanda lingkaran di lantai (penanda posisi gerak di tempat)
  6. Peluit atau alat bantu lain untuk memberi aba-aba
  7. Lembar observasi atau catatan penilaian untuk guru

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.