MODUL AJAR Seni Tari — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bab 1 — Eksplorasi Unsur Utama Tari INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Tari |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Bab 1 — Eksplorasi Unsur Utama Tari |
|---|
| Alokasi Waktu | 30 JP (30 x 35 menit = 1050 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 10 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 2.1.1 Mengembangkan kesadaran diri dalam bereksplorasi unsur utama tari meliputi ruang dan tenaga pada gerak di tempat
- TP 2.1.2 Mengembangkan kesadaran diri dalam bereksplorasi unsur utama tari meliputi waktu pada gerak berpindah
- TP 2.1.3 Mengidentifikasi unsur utama tari meliputi ruang, tenaga, dan waktu pada gerak di tempat dan gerak berpindah
- TP 2.1.4 Mengemukakan pencapaian diri dalam mengeksplorasi unsur utama tari secara lisan dan kinestetik
- TP 2.1.5 Menunjukkan antusiasme yang berdampak pada kemampuan diri dalam menyelesaikan aktivitas pembelajaran tari tentang unsur utama tari
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana bentuk tubuhmu jika meragakan gerak pohon besar yang tertiup angin tanpa melangkahkan kaki?
- Bagaimana caramu menggerakkan tangan saat berada di dalam ruangan yang sangat sempit tanpa berpindah tempat?
- Bagaimana gerakan tubuhmu saat menirukan pohon yang tertiup angin sepoi-sepoi dibandingkan badai yang sangat kencang?
- Bagaimana rasanya otot tangan dan kakimu saat melakukan gerakan bertenaga kuat dibandingkan gerakan bertenaga lemah tanpa berpindah tempat?
- Bagaimana gerakan tubuh kita saat berpindah tempat menirukan kura-kura yang lambat?
- Apa bedanya cara kita melangkah saat berpindah tempat dengan cepat seperti kijang berlari?
- Bagaimana rasanya bergerak berpindah tempat mengikuti garis lurus dengan tempo cepat seperti kilat?
- Apa perbedaan gerakan langkah kakimu saat berjalan pelan di garis berbelok-belok dibandingkan berlari di garis lurus?
- Saat kita merentangkan kedua tangan lebar-lebar di tempat, apakah ruang gerak kita terasa luas atau sempit?
- Bagaimana kita bisa tahu sebuah gerakan di tempat menggunakan tenaga yang kuat atau tenaga yang lemah?
- Ketika seseorang berjalan berjinjit secara perlahan dan halus, unsur ruang, tenaga, dan waktu apa saja yang sedang ia gunakan?
- Bagaimana cara kita membedakan gerak melompat yang kuat dan cepat dengan gerak merayap yang lemah dan lambat saat berpindah tempat?
- Gerak unsur utama tari apa (ruang, tenaga, atau waktu) yang paling berhasil atau paling kamu sukai saat kamu coba?
- Bagaimana caramu menceritakan kepada teman tentang gerakan tari yang sudah berhasil kamu lakukan?
- Bagaimana caramu menunjukkan gerak tari yang paling kamu kuasai hanya dengan tubuhmu tanpa berbicara?
- Gerakan apa yang paling kamu banggakan saat belajar tari ruang, tenaga, dan waktu kemarin?
- Bagaimana perasaanmu ketika bersiap melakukan gerak tari yang penuh semangat?
- Apa yang kamu lakukan agar dapat menyelesaikan seluruh tantangan gerak dari awal sampai selesai?
- Bagaimana kita menunjukkan gerak tari di tempat dengan ruang luas dan tenaga kuat?
- Bagaimana cara memperagakan gerak tari berpindah dengan waktu cepat dan lambat?
- Apa pencapaian gerak tari yang paling kamu kuasai selama belajar Bab 1?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Eksplorasi Unsur Ruang Luas dan Sempit pada Gerak di Tempat — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.1 Mengembangkan kesadaran diri dalam bereksplorasi unsur utama tari meliputi ruang dan tenaga pada gerak di tempat
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru memeriksa kehadiran serta mengajak murid melakukan peregangan ringan di tempat untuk mengkondisikan ruang gerak pribadi (4 menit).
- Guru memberikan apersepsi dan pertanyaan pemantik mengenai gerak tubuh di tempat pada area yang luas dan sempit (4 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui instruksi gerak peragaan cepat: meminta murid merentangkan kedua tangan selebar-lebarnya di tempat (ruang luas), lalu mendekap tubuh serapat mungkin di tempat (ruang sempit) (acuan ketepatan: murid meragakan rentangan penuh untuk ruang luas dan dekapan rapat untuk ruang sempit tanpa melangkah) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru dan demonstrasi visual mengenai konsep ruang pribadi pada gerak di tempat: jangkauan luas (merentangkan tangan/kaki maksimal dari poros tubuh) dan jangkauan sempit (menekuk anggota badan merapat ke tubuh) (10 menit).
- Murid mengamati peragaan guru membedakan 2 contoh gerak di tempat: (1) Gerak membuka payung raksasa (ruang luas) dan (2) Gerak kuncup bunga yang rapat (ruang sempit) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memainkan permainan gerak 'Balon Mengembang dan Balon Mengempis': saat guru menyerukan 'balon raksasa', murid meragakan gerak ruang luas di tempat (kedua tangan dan kaki membuka lebar tanpa melangkah); saat guru menyerukan 'balon kempes', murid meragakan gerak ruang sempit di tempat (tubuh membungkuk rapat mendekap lutut) (15 menit).
- Murid secara mandiri mengeksplorasi ragam gerak di tempat dengan variasi ruang: meragakan 2 gerak ruang luas di tempat (misalnya gerak burung elang merentangkan sayap, gerak pohon beringin bercabang lebar) dan 2 gerak ruang sempit di tempat (misalnya gerak kura-kura masuk tempurung, gerak benih tertanam rapat) (16 menit).
- Murid memperagakan kombinasi 4 ragam gerak eksplorasi ruang luas dan sempit di tempat secara berurutan sesuai arahan guru (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid berhenti sejenak dalam keheningan, menarik napas, dan merasakan perbedaan ketegangan serta jangkauan otot tubuh saat melakukan gerak beruang luas dibandingkan beruang sempit di tempat (8 menit).
- Guru memandu murid menyadari ruang gerak pribadinya dengan menanyakan bagian tubuh mana yang paling mudah digerakkan secara luas tanpa harus berpindah tempat (6 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap peragaan eksplorasi ruang luas dan sempit di tempat yang dilakukan murid (3 menit).
- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran bahwa gerak tari di tempat dapat dieksplorasi dengan ukuran ruang yang luas (jangkauan maksimal) maupun sempit (jangkauan rapat) (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan visualisasi lingkaran pembatas di lantai untuk memperjelas batas jangkauan sempit dan luas.
- Proses: Murid yang siap diberikan tantangan mengeksplorasi ruang luas dan sempit menggunakan level gerak yang berbeda (berdiri dan duduk) tetap di tempat; murid yang memerlukan scaffolding didampingi guru dengan hitungan bertahap.
- Produk: Variasi bentuk gerak eksplorasi ruang luas dan sempit di tempat disesuaikan dengan kelenturan fisik masing-masing murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Uji petik peragaan kinestetik diagnostik: Murid diminta meragakan 2 instruksi gerak di tempat: (1) 'Buka badan seluas-luasnya di tempat' (acuan: merentangkan kedua tangan dan/atau kaki menjauhi sumbu tubuh tanpa melangkah) dan (2) 'Kecilkan badan sesempit-sempitnya di tempat' (acuan: merapatkan kedua tangan dan kaki mendekap ke sumbu tubuh tanpa berpindah tempat).
Proses:- Observasi formatif saat murid melakukan 4 ragam gerak eksplorasi di tempat, meliputi 2 gerak ruang luas (acuan: rentangan anggota badan maksimal, jangkauan luas tanpa melangkah) dan 2 gerak ruang sempit (acuan: tekukan anggota badan rapat mendekap tubuh tanpa melangkah).
Akhir Pertemuan:- Cek peragaan konfirmasi di penutup: Murid memperagakan satu pose gerak ruang luas di tempat dan satu pose gerak ruang sempit di tempat saat guru menyebutkan aba-aba (acuan: pose ruang luas menunjukkan jangkauan ekstrem menjauh dari badan; pose ruang sempit menunjukkan jangkauan merapat ke badan).
Formatif:- Pengamatan unjuk kerja kinestetik eksplorasi gerak ruang luas dan gerak ruang sempit di tempat menggunakan lembar observasi.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Eksplorasi Unsur Ruang Luas pada Gerak di Tempat | Belum mampu meragakan gerak jangkauan luas di tempat, anggota tubuh masih merapat dan tidak merentang. | Meragakan gerak ruang luas di tempat namun jangkauan anggota badan masih terbatas atau sesekali masih melangkahkan kaki. | Mampu meragakan 2 ragam gerak ruang luas di tempat dengan jangkauan tangan dan kaki terbuka maksimal tanpa melangkah. | Mampu meragakan lebih dari 2 ragam variasi gerak ruang luas di tempat dengan jangkauan maksimal secara konsisten dan stabil tanpa melangkah. | | Eksplorasi Unsur Ruang Sempit pada Gerak di Tempat | Belum mampu meragakan gerak jangkauan sempit di tempat, anggota tubuh masih terbuka lebar. | Meragakan gerak ruang sempit di tempat namun posisi anggota tubuh belum merapat sempurna ke poros badan. | Mampu meragakan 2 ragam gerak ruang sempit di tempat dengan mendekap dan merapatkan anggota tubuh ke poros tubuh tanpa berpindah tempat. | Mampu meragakan lebih dari 2 ragam variasi gerak ruang sempit di tempat dengan dekapan rapat yang terkontrol penuh secara mandiri tanpa melangkah. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid mampu membedakan sensasi gerak ruang luas dan ruang sempit pada tubuhnya sendiri tanpa berpindah tempat?
- Bagian kegiatan mana yang paling efektif memfasilitasi kesadaran gerak ruang pribadi murid?
Murid:- Apakah kamu merasa lebih leluasa saat menggerakkan badan secara luas atau saat mendekap tubuh secara sempit di tempat?
- Gerakan mana yang paling kamu sukai saat bermain balon mengembang dan mengempis tadi?
Pertemuan 2 — Eksplorasi Unsur Tenaga Kuat dan Lemah pada Gerak di Tempat — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.1 Mengembangkan kesadaran diri dalam bereksplorasi unsur utama tari meliputi ruang dan tenaga pada gerak di tempat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, serta memimpin doa dan pemanasan tubuh ringan di tempat (5 menit).
- Guru mengaitkan materi pertemuan sebelumnya tentang ruang gerak di tempat dengan mengajukan pertanyaan pemantik mengenai perbedaan tenaga saat mendorong beban berat vs meniup kapas (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik: meminta seluruh murid berdiri di tempat lalu meragakan 2 instruksi gerak kontras untuk memetakan kesadaran tenaga: (1) mendorong dinding sekuat tenaga di tempat [tenaga kuat: otot tegang dan dorongan kokoh] dan (2) melambaikan jari seperti bulu ayam jatuh [tenaga lemah: otot rileks dan sentuhan lembut] (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak peragaan guru tentang penggunaan tenaga pada gerak di tempat melalui perbandingan 2 gerak: gerak hentakan kaki bertenaga kuat di tempat dan gerak ayunan tangan bertenaga lemah di tempat (10 menit).
- Murid diajak merasakan sensasi tubuh saat menggunakan tenaga: meraba otot lengan saat mengencangkan tangan meninju ke depan di tempat (tenaga kuat) vs saat mengayun pergelangan tangan mengambang lembut di tempat (tenaga lemah) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid memainkan permainan gerak di tempat 'Batu Karang dan Ombak Tenang' (prinsip menggembirakan): saat guru memukul tamburin keras, murid membeku menjadi batu karang yang kokoh bertenaga kuat di tempat; saat tamburin bergemerincing lembut, murid meliukkan tubuh lembut bertenaga lemah di tempat (20 menit).
- Murid secara mandiri mengeksplorasi ragam gerak anggota tubuh (tangan, kepala, dan pinggang) di tempat menggunakan 4 stimulus kartu gerak yang disiapkan guru: Kartu 1: 'Hentakan Kaki Gajah' (tenaga kuat di tempat), Kartu 2: 'Kipas Melayang' (tenaga lemah di tempat), Kartu 3: 'Petir Menyambar' (rentangan tangan menghentak bertenaga kuat di tempat), Kartu 4: 'Asap Mengepul' (liukan tangan halus mengalir bertenaga lemah di tempat) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid berhenti sejenak, mengatur napas, dan merasakan bagian tubuh mana yang mengeluarkan tenaga paling besar saat melakukan gerak kuat dan gerak lemah di tempat (10 menit).
- Murid menunjukkan satu gerak tenaga kuat dan satu gerak tenaga lemah di tempat pilihannya secara bergantian di posisinya masing-masing untuk diobservasi ketercapaian eksplorasinya oleh guru (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid melakukan pendinginan gerak di tempat dan menyimpulkan bersama bahwa gerak di tempat dapat dilakukan dengan tenaga kuat (otot tegang, berenergi) maupun tenaga lemah (otot lentur, halus) (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap eksplorasi tenaga gerak murid serta mengingatkan aktivitas gerak berikutnya tanpa membahas penutupan bab (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu stimulus visual bergambar batu kokoh/petir (tenaga kuat) dan kapas/asap (tenaga lemah) bagi murid yang membutuhkan panduan visual.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru memberikan sentuhan bimbingan/contoh langsung pada ketegangan otot lengan; bagi murid yang cepat paham, diberikan tantangan menggabungkan peralihan tenaga kuat langsung ke lemah pada satu anggota tubuh di tempat.
- Produk: Ragam variasi gerak di tempat yang dihasilkan murid sesuai tingkat kelenturan dan kekuatan kontrol tubuh masing-masing (fokus pada perbedaan tenaga kuat vs lemah).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik peragaan 2 gerak kontras di tempat pada pendahuluan: (1) Mendorong beban di tempat -> acuan ketercapaian: tubuh menegang, bertumpu kokoh, mengeluarkan tenaga kuat; (2) Mengayun jari di tempat -> acuan ketercapaian: jari lentur, gerakan mengalir lembut, mengeluarkan tenaga lemah. Kriteria: Murid siap jika mampu membedakan kedua intensitas tenaga tersebut secara fisik.
Proses:- Pengamatan langsung saat aktivitas permainan 'Batu Karang dan Ombak Tenang' serta eksplorasi 4 stimulus kartu gerak: (1) Kartu Hentakan Kaki Gajah (kaki menghentak kokoh bertenaga kuat di tempat), (2) Kartu Kipas Melayang (tangan melambai lembut bertenaga lemah di tempat), (3) Kartu Petir Menyambar (kedua tangan merentang menghentak tegas bertenaga kuat di tempat), (4) Kartu Asap Mengepul (tubuh/tangan meliuk halus bertenaga lemah di tempat). Guru mencatat ketercapaian eksplorasi minimal 3 dari 4 stimulus kartu dengan kontras tenaga yang tepat.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman kinestetik penutup: Murid memperagakan secara mandiri di tempat masing-masing: 1 gerak tenaga kuat di tempat (acuan: ada ketegangan otot yang jelas/hentakan terkontrol) dan 1 gerak tenaga lemah di tempat (acuan: ada kelembutan dan kelenturan otot tanpa hentakan).
Formatif:- Observasi unjuk kerja eksplorasi gerak bertenaga kuat dan lemah pada gerak di tempat
- Lembar ceklis observasi ketercapaian eksplorasi unsur tenaga di tempat
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Eksplorasi tenaga kuat pada gerak di tempat | Belum menunjukkan pengerahan tenaga kuat; gerakan masih lunglai dan tidak ada ketegangan otot yang terlihat saat bergerak di tempat walau dibimbing. | Menunjukkan pengerahan tenaga kuat pada gerak di tempat dengan bantuan peragaan ulang atau dorongan langsung dari guru. | Mengeksplorasi gerak bertenaga kuat di tempat secara mandiri dengan ketegangan otot dan kekokohan gerak yang terlihat jelas. | Mengeksplorasi gerak bertenaga kuat di tempat secara mandiri, konsisten, dan mampu mengatur intensitas hentakan/tahanan otot pada berbagai bagian tubuh (tangan, kaki, torso) secara terkontrol di tempat. | | Eksplorasi tenaga lemah pada gerak di tempat | Belum mampu mengendurkan tenaga; gerakan di tempat masih kaku atau tergesa-gesa tanpa kesan kelembutan walau dibimbing. | Menunjukkan gerakan bertenaga lemah di tempat dengan bantuan contoh bertahap dari guru. | Mengeksplorasi gerak bertenaga lemah di tempat secara mandiri dengan kelembutan, kelenturan, dan aliran gerak yang halus. | Mengeksplorasi gerak bertenaga lemah di tempat secara mandiri, konsisten, dan sangat halus dengan kontrol otot yang rileks pada berbagai anggota tubuh di tempat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid sudah dapat membedakan sensasi fisik antara gerak bertenaga kuat dan gerak bertenaga lemah saat bergerak di tempat?
- Bagian tubuh mana yang paling mudah dan paling sulit dieksplorasi murid saat membedakan intensitas tenaga di tempat?
- Apakah permainan 'Batu Karang dan Ombak Tenang' efektif membangun suasana belajar yang menggembirakan sekaligus melatih kepekaan tenaga gerak murid?
Murid:- Bagian tubuh mana yang paling kamu sukai saat digerakkan dengan tenaga kuat?
- Apakah lebih mudah menggerakkan tubuh dengan tenaga kuat atau tenaga lemah saat diam di tempat?
- Bagaimana rasanya tubuhmu setelah berganti-ganti melakukan gerak kuat dan gerak lemah?
Pertemuan 3 — Eksplorasi Unsur Waktu Cepat dan Lambat pada Gerak Berpindah — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.2 Mengembangkan kesadaran diri dalam bereksplorasi unsur utama tari meliputi waktu pada gerak berpindah
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, mengecek kehadiran, dan mengondisikan ruang kelas agar aman untuk aktivitas gerak berpindah tempat (5 menit).
- Guru mengajak murid melakukan pemanasan gerak lokomotor sederhana (berjalan santai keliling area) sambil memberikan asesmen awal: guru membunyikan tepukan lambat dan tepukan cepat, lalu meminta murid mencoba melangkah berpindah mengikuti ketukan tersebut untuk memetakan kesiapan gerak tempo cepat dan lambat (acuan diagnostik: tempo cepat = langkah kaki frekuensi tinggi berpindah sigap; tempo lambat = langkah kaki frekuensi rendah berpindah tenang bertahap) (10 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengeksplorasi gerak berpindah tempat dengan unsur waktu cepat dan lambat (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru memberikan stimulus ritmis menggunakan ketukan rebana/tepukan: ketukan berjarak renggang (tempo lambat) dan ketukan berjarak rapat (tempo cepat) (5 menit).
- Murid menyimak dan membedakan rasa ritme gerak: mencoba melangkah maju 3 langkah lambat saat ketukan renggang, lalu mencoba berlari-lari kecil maju 6 langkah cepat saat ketukan rapat dengan menyadari perubahan unsur waktu perpindahan tubuhnya (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagi area ruang menjadi lintasan gerak dan memandu permainan eksplorasi gerak berpindah bertajuk 'Langkah Kijang dan Langkah Siput' (5 menit).
- Murid mengeksplorasi gerak berpindah cepat: melompat kecil berpindah ke depan atau berlari berjingkat mengikuti irama ketukan cepat rebana secara lincah tanpa menabrak teman (10 menit).
- Murid mengeksplorasi gerak berpindah lambat: melangkah perlahan menyeret kaki atau merangkak maju perlahan mengikuti irama ketukan rebana lambat dengan kontrol tubuh yang stabil (15 menit).
- Murid melakukan tantangan transisi gerak berpindah secara mandiri: berpindah tempat secara lambat sepanjang 4 meter, lalu segera beralih berpindah tempat secara cepat sepanjang 4 meter berikutnya saat mendengar tanda bunyi 'Semprit' dari guru (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid duduk melingkar dan melakukan pendinginan sambil merasakan kembali perbedaan tubuh saat bergerak berpindah dengan tempo cepat dibandingkan tempo lambat (10 menit).
- Murid menunjukkan kembali satu contoh gerak berpindah cepat atau lambat pilihan masing-masing secara bergantian di hadapan teman untuk memeriksa kesadaran tubuh terhadap unsur waktu (5 menit).
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan hasil eksplorasi bahwa gerak berpindah tari dapat dilakukan dengan unsur waktu cepat maupun lambat sesuai ritme (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik apresiatif terhadap kemandirian murid dalam menyesuaikan langkah dengan tempo ketukan, menyampaikan agenda pertemuan berikutnya tentang pola lintasan gerak, dan menutup kelas dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan stimulus ritme audio bertempo sangat kontras (sangat lambat dan sangat cepat) serta alat peraga visual tempo (kartu kura-kura untuk lambat, kartu kelinci untuk cepat).
- Proses: Bagi murid yang masih canggung menyesuaikan tempo langkah, guru memberikan bimbingan ketukan tangan di samping murid; bagi murid yang sudah lincah, diberikan variasi arah gerak berpindah (maju, mundur, menyamping) dengan perubahan tempo cepat-lambat.
- Produk: Variasi bentuk gerak lokomotor (berjalan, berjingkat, melompat, merayap) saat berpindah sesuai tempo cepat dan lambat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes performa awal merespons ketukan lambat dan cepat: Murid diminta melangkah berpindah tempat sebanyak 4 langkah merespons 2 pola ketukan rebana. (Acuan: Pola 1 ketukan renggang direspons dengan langkah berpindah lambat bertempo konstan; Pola 2 ketukan rapat direspons dengan langkah/lari kecil berpindah cepat bertempo konstan).
Proses:- Lembar observasi eksplorasi gerak berpindah: Mengamati ketepatan murid menyesuaikan perpindahan tubuh dengan unsur waktu cepat (frekuensi langkah rapat dan tangkas) dan unsur waktu lambat (frekuensi langkah renggang dan tertahan stabil) saat permainan 'Langkah Kijang dan Langkah Siput'.
Akhir Pertemuan:- Cek kesadaran gerak kinestetik: Murid memperagakan 1 ragam gerak berpindah cepat (misal: lari berjingkat 4 langkah cepat) dan 1 ragam gerak berpindah lambat (misal: melangkah merayap 4 langkah lambat) sesuai aba-aba guru (Acuan: Gerak cepat = perpindahan tubuh dilakukan dalam durasi singkat berirama cepat; Gerak lambat = perpindahan tubuh dilakukan dalam durasi panjang berirama tenang perlahan).
Formatif:- Observasi unjuk kerja eksplorasi gerak berpindah dengan unsur waktu (cepat dan lambat)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Eksplorasi Gerak Berpindah dengan Waktu Cepat | Belum mampu menyesuaikan gerak berpindah tempat dengan tempo cepat walau sudah diberi contoh ketukan cepat. | Mampu melakukan gerak berpindah tempat dengan tempo cepat namun ritme langkah masih sering tersendat atau tidak stabil. | Mampu melakukan gerak berpindah tempat dengan tempo cepat secara konsisten dan tangkas mengikuti ketukan cepat. | Mampu melakukan variasi gerak berpindah tempat dengan tempo cepat secara mandiri, stabil, dan tepat ritme tanpa bantuan. | | Eksplorasi Gerak Berpindah dengan Waktu Lambat | Belum mampu menahan tempo langkah sehingga gerak berpindah tempat masih terburu-buru/cepat. | Mampu melakukan gerak berpindah tempat bertempo lambat tetapi masih sesekali tergesa-gesa sebelum ketukan lambat selesai. | Mampu mengontrol tubuh melakukan gerak berpindah tempat dengan tempo lambat secara stabil mengikuti ketukan lambat. | Mampu mengontrol keseimbangan tubuh saat melakukan variasi gerak berpindah tempat dengan tempo lambat secara konsisten dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pengelolaan ruang kelas sudah cukup leluasa dan aman untuk seluruh murid saat bereksplorasi gerak berpindah cepat?
- Bagaimana respons murid terhadap variasi stimulus bunyi (lambat dan cepat) dalam memandu eksplorasi waktu gerak tari?
Murid:- Gerakan berpindah mana yang paling kamu sukai, bergerak cepat seperti kijang atau lambat seperti siput?
- Bagaimana rasanya saat kamu harus memperlambat langkah kaki ketika berpindah tempat?
Pertemuan 4 — Eksplorasi Variasi Waktu Berpindah Mengikuti Pola Lintasan — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.2 Mengembangkan kesadaran diri dalam bereksplorasi unsur utama tari meliputi waktu pada gerak berpindah
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, mengajak murid berdoa singkat, dan mengecek kesiapan fisik murid untuk bergerak di aula atau ruang kelas (5 menit).
- Guru melakukan pemanasan tubuh ringan dan melakukan asesmen awal berupa tes diagnostik gerak berpindah cepat dan lambat mengikuti aba-aba tepukan tangan (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengamati 2 pola lintasan yang ditandai selotip di lantai: Pola A (garis lurus sepanjang 5 meter) dan Pola B (garis zig-zag/berkelok sepanjang 5 meter) (10 menit).
- Murid mendengarkan dan merasakan variasi ketukan ritme rebana/tepukan: ketukan rapat (tempo cepat) dan ketukan renggang (tempo lambat) sambil mengamati demonstrasi langkah berpindah pada kedua pola lintasan (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid memainkan permainan tantangan gerak 'Kereta Kilat dan Kura-kura': murid berpindah tempat menelusuri Pola A (garis lurus) dengan gerak langkah cepat saat ketukan rebana bertempo cepat, lalu berganti gerak langkah lambat saat ketukan lambat (20 menit).
- Murid bereksplorasi secara mandiri menelusuri Pola B (garis zig-zag/berkelok) dengan memvariasikan waktu gerak berpindah: langkah lambat saat menyusuri tikungan dan langkah cepat saat menuju ujung lintasan sesuai kontrol tempo tubuhnya (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid berhenti sejenak dalam posisi diam, meletakkan tangan di dada untuk menyadari perubahan napas dan ritme detak jantung setelah melakukan gerak cepat dan lambat (10 menit).
Penutup:- Murid melakukan gerakan pendinginan otot kaki dan pernapasan secara perlahan (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan bahwa waktu cepat dan lambat dapat diterapkan pada gerak berpindah mengikuti lintasan lurus maupun berkelok, dilanjutkan dengan doa dan penutup kelas (10 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan tanda visual yang jelas di lantai berupa garis selotip warna cerah untuk Pola A (lurus) dan Pola B (zig-zag).
- Proses: Bagi murid yang masih ragu mengubah tempo, guru memberikan panduan tepukan ketukan ritme yang lebih tegas; bagi murid yang sudah lincah, diberikan tantangan mengeksplorasi variasi langkah jingkat atau jinjit saat berpindah cepat pada garis zig-zag.
- Produk: Variasi peragaan gerak berpindah murid diamati berdasarkan kesesuaian tempo (cepat/lambat) pada lintasan lurus dan zig-zag.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik peragaan gerak berkesadaran: Murid diminta berpindah dari Titik 1 ke Titik 2 (jarak 3 meter) dengan 2 instruksi tempo: (1) 'bergerak cepat' dan (2) 'bergerak lambat'. (Acuan: Murid dinyatakan siap jika pada instruksi 1 bergerak dengan langkah kaki berfrekuensi tinggi tanpa berlari liar, dan pada instruksi 2 melangkah dengan frekuensi rendah/tertahan secara berkesadaran).
Proses:- Pengamatan formatif saat murid melakukan aktivitas permainan di Pola A (garis lurus) dan Pola B (garis zig-zag): Mengamati kesadaran murid dalam menyesuaikan tempo langkah gerak berpindah (cepat atau lambat) dengan ketukan dan garis lintasan. (Acuan: Target 1 = mampu melakukan gerak berpindah cepat pada Pola A tanpa keluar jalur; Target 2 = mampu melakukan gerak berpindah lambat pada Pola A dengan tempo stabil; Target 3 = mampu melakukan variasi gerak berpindah cepat dan lambat pada Pola B zig-zag).
Akhir Pertemuan:- Cek kesadaran gerak di akhir sesi: Guru membunyikan 1 ketukan cepat dan 1 ketukan lambat, lalu meminta 3 orang murid secara acak memperagakan 2 langkah berpindah sesuai ritme tersebut di atas lintasan. (Acuan: Langkah tepat mengikuti tempo cepat dan tempo lambat secara terbedakan dengan jelas).
Formatif:- Observasi unjuk kerja eksplorasi gerak berpindah cepat dan lambat mengikuti pola lintasan lurus dan zig-zag menggunakan lembar rubrik.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Eksplorasi Waktu Cepat dan Lambat pada Gerak Berpindah Mengikuti Pola Lintasan | Belum mampu membedakan tempo langkah cepat dan lambat saat bergerak berpindah di sepanjang pola lintasan garis lurus maupun zig-zag walaupun telah diberi panduan. | Mampu melakukan gerak berpindah dengan tempo cepat atau lambat pada lintasan lurus, namun belum konsisten menyesuaikan tempo saat berpindah pada lintasan zig-zag. | Mampu mengeksplorasi gerak berpindah dengan variasi tempo cepat dan lambat secara tepat mengikuti pola lintasan lurus maupun zig-zag dengan kendali gerak yang stabil. | Mampu mengeksplorasi variasi gerak berpindah cepat dan lambat pada pola lintasan lurus dan zig-zag secara mandiri, luwes, dan menunjukkan kendali ritme tubuh yang sangat berkesadaran. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pola lintasan selotip di lantai cukup jelas dan aman memfasilitasi murid berpindah tempat dengan tempo cepat dan lambat?
- Bagaimana respons murid terhadap variasi ketukan rebana dalam memandu perubahan waktu gerak berpindah?
Murid:- Gerakan mana yang terasa lebih mudah untukmu: bergerak cepat di garis lurus atau bergerak lambat di garis zig-zag?
- Bagaimana caramu mengatur langkah kaki agar tidak menabrak teman saat bergerak cepat di lintasan?
Pertemuan 5 — Mengidentifikasi Unsur Ruang dan Tenaga pada Gerak di Tempat — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.3 Mengidentifikasi unsur utama tari meliputi ruang, tenaga, dan waktu pada gerak di tempat dan gerak berpindah
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru mengecek kehadiran serta memastikan kesiapan fisik murid untuk mengikuti pembelajaran di ruang kelas (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memperagakan dua gerak di tempat: Gerak A (merentangkan kedua tangan lebar-lebar dan membuka kaki lebar) dan Gerak B (mengepalkan kedua tangan kuat-kuat di depan dada lalu menghentakkannya ke bawah). Guru meminta murid memilih label unsur ruang pada Gerak A (acuan: ruang luas) dan unsur tenaga pada Gerak B (acuan: tenaga kuat) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengamati 4 gambar gerak tari di tempat yang ditunjukkan guru: Gambar 1 (kaki membuka lebar, tangan membentang ke atas/luas), Gambar 2 (kedua tangan menyilang di dada, kaki rapat/sempit), Gambar 3 (mendorong telapak tangan ke depan dengan otot tegang/tenaga kuat), dan Gambar 4 (melambaikan ujung jemari perlahan dan santai/tenaga lemah) (15 menit).
- Murid menyimak penjelasan guru tentang cara mengidentifikasi jangkauan ruang (luas jika tubuh merentang/terbuka, sempit jika tubuh merapat/menutup) dan intensitas tenaga (kuat jika gerakan berotot/bertekanan, lemah jika gerakan mengalir santai tanpa tekanan) pada gerak di tempat (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid bermain permainan 'Tebak Kartu Unsur': Guru memeragakan 4 gerak di tempat, yaitu (1) Gerak memeluk diri sendiri rapat-rapat, (2) Gerak menirukan pohon raksasa membuka dahan lebar-lebar, (3) Gerak meninju udara ke arah depan dengan hentakan, (4) Gerak mengayunkan pergelangan tangan seperti helaian daun melayang lembut. Murid mengangkat kartu simbol bertuliskan kata 'Ruang Luas', 'Ruang Sempit', 'Tenaga Kuat', atau 'Tenaga Lemah' sesuai gerak yang diperagakan (acuan kunci: Gerak 1 = Ruang Sempit; Gerak 2 = Ruang Luas; Gerak 3 = Tenaga Kuat; Gerak 4 = Tenaga Lemah) (20 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Identifikasi Gerak berisi 4 butir deskripsi dan gambar gerak di tempat: Butir 1 (Gambar anak berdiri tegak dengan tangan rapat menempel paha -> opsi: Luas/Sempit, kunci: Sempit), Butir 2 (Gambar anak merentangkan tangan dan kaki membentuk bintang -> opsi: Luas/Sempit, kunci: Luas), Butir 3 (Gambar memukulkan kedua telapak tangan ke paha dengan bertenaga -> opsi: Kuat/Lemah, kunci: Kuat), Butir 4 (Gambar mengelus pipi perlahan dengan ujung jari -> opsi: Kuat/Lemah, kunci: Lemah) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil lembar kerja dengan acuan kunci jawaban, memeriksa butir yang dijawab tepat dan mengidentifikasi bagian mana yang masih keliru (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali ciri-ciri ruang luas, ruang sempit, tenaga kuat, dan tenaga lemah pada gerak di tempat (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas ketepatan identifikasi murid selama kegiatan, memberikan apresiasi atas ketelitian murid, lalu menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan bergambar dengan petunjuk warna (misal: biru untuk ruang, merah untuk tenaga); murid yang lebih cepat diberikan gambar gerak tari tradisional di tempat yang lebih beragam.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru membimbing dengan meminta murid mempraktikkan langsung gerak di tempat tersebut untuk merasakan luas/sempitnya ruang dan kuat/lemahnya tenaga sebelum mengidentifikasi.
- Produk: Murid dapat menunjukkan hasil identifikasi melalui penunjukan kartu pilihan kata, melingkari lembar gambar, atau menyebutkan pilihan secara langsung.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Identifikasi langsung terhadap 2 peragaan guru di tempat: Butir 1 mengidentifikasi ruang gerak merentang lebar (acuan: ruang luas), Butir 2 mengidentifikasi tenaga gerak mengepal dan menghentak ke bawah (acuan: tenaga kuat).
Proses:- Pengamatan ketepatan memilih kartu saat guru memeragakan 4 gerak: Gerak 1 (acuan: Ruang Sempit), Gerak 2 (acuan: Ruang Luas), Gerak 3 (acuan: Tenaga Kuat), Gerak 4 (acuan: Tenaga Lemah).
- Pemeriksaan ketepatan pengisian Lembar Identifikasi Gerak 4 butir: Butir 1 tangan rapat di paha (acuan: Sempit), Butir 2 tangan dan kaki membentang bintang (acuan: Luas), Butir 3 memukul paha bertenaga (acuan: Kuat), Butir 4 mengelus pipi perlahan (acuan: Lemah).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan cepat di penutup: Murid mengidentifikasi 2 situasi baru yang diperagakan singkat oleh guru: (1) Gerak jongkok memeluk lutut (acuan: Ruang Sempit); (2) Gerak mendorong kedua tangan ke depan sekuat tenaga (acuan: Tenaga Kuat).
Formatif:- Observasi respon murid saat permainan 'Tebak Kartu Unsur'
- Penilaian kinerja pengerjaan Lembar Identifikasi Gerak di Tempat (4 butir soal)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Unsur Ruang pada Gerak di Tempat | Belum mampu mengidentifikasi unsur ruang (luas dan sempit) pada gambar/peragaan gerak di tempat secara tepat walau dibimbing (0 dari 2 butir tepat; acuan butir: gerak menyempit = sempit, gerak merentang = luas). | Mampu mengidentifikasi 1 dari 2 butir unsur ruang (luas atau sempit) pada gerak di tempat dengan tepat sesuai acuan kunci jawaban. | Mampu mengidentifikasi seluruh (2 dari 2) butir unsur ruang (luas dan sempit) pada gerak di tempat dengan tepat sesuai acuan kunci jawaban. | Mampu mengidentifikasi seluruh (2 dari 2) butir unsur ruang (luas dan sempit) pada gerak di tempat secara tepat, konsisten, dan mandiri tanpa keraguan sesuai acuan kunci jawaban. | | Identifikasi Unsur Tenaga pada Gerak di Tempat | Belum mampu mengidentifikasi unsur tenaga (kuat dan lemah) pada gambar/peragaan gerak di tempat secara tepat walau dibimbing (0 dari 2 butir tepat; acuan butir: hentakan bertenaga = kuat, usapan perlahan = lemah). | Mampu mengidentifikasi 1 dari 2 butir unsur tenaga (kuat atau lemah) pada gerak di tempat dengan tepat sesuai acuan kunci jawaban. | Mampu mengidentifikasi seluruh (2 dari 2) butir unsur tenaga (kuat dan lemah) pada gerak di tempat dengan tepat sesuai acuan kunci jawaban. | Mampu mengidentifikasi seluruh (2 dari 2) butir unsur tenaga (kuat dan lemah) pada gerak di tempat secara tepat, konsisten, dan mandiri tanpa keraguan sesuai acuan kunci jawaban. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media gambar dan peragaan gerak konkret membantu murid kelas 2 memahami perbedaan ruang luas-sempit dan tenaga kuat-lemah pada gerak di tempat?
- Bagian mana dari unsur ruang atau tenaga pada gerak di tempat yang paling sering membingungkan murid saat diidentifikasi?
Murid:- Apakah aku sudah bisa membedakan gerakan di tempat yang memiliki ruang luas dan ruang sempit?
- Apakah aku sudah bisa mengenali gerakan di tempat yang memakai tenaga kuat dan tenaga lemah?
Pertemuan 6 — Mengidentifikasi Unsur Ruang, Tenaga, dan Waktu pada Gerak Berpindah — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.3 Mengidentifikasi unsur utama tari meliputi ruang, tenaga, dan waktu pada gerak di tempat dan gerak berpindah
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi unsur ruang (luas/sempit), tenaga (kuat/lemah), dan waktu (cepat/lambat) pada ragam gerak berpindah (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat: guru memperagakan 1 gerak berpindah berupa 'Berjalan langkah lebar sambil menghentakkan kaki secara cepat dari satu sisi kelas ke sisi lain', lalu mengajukan 3 pertanyaan lisan untuk dijawab murid: (1) Ruangnya luas atau sempit? (acuan: luas, karena langkah kaki dan rentangan tangan lebar); (2) Tenaganya kuat atau lemah? (acuan: kuat, karena kaki dihentakkan bertenaga); (3) Waktunya cepat atau lambat? (acuan: cepat, karena berpindah dengan tempo cepat). Guru mencatat kesiapan awal murid (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memodelkan dan mengajak murid menyimak 3 demonstrasi gerak berpindah yang berbeda: Peragaan A (Merayap di lantai dengan tubuh merapat, gerakan lembut tanpa hentakan, tempo sangat perlahan); Peragaan B (Melompat kangkang ke depan dengan tangan terbuka lebar, hentakan kuat mendarat, tempo kilat/cepat); Peragaan C (Berjalan jinjit menyusuri garis lurus dengan tangan lurus merapat di samping paha, tenaga ringan/lemah, tempo cepat berderap pendek) (10 menit).
- Guru memandu murid membedah dan mengonstruksi pemahaman ciri masing-masing unsur pada gerak berpindah: unsur ruang dilihat dari jangkauan anggota tubuh (luas jika terbuka lebar, sempit jika merapat/menutup), unsur tenaga dilihat dari intensitas daya/hentakan (kuat jika bertenaga penuh/hentakan tegas, lemah jika lembut/ringan), dan unsur waktu dilihat dari tempo perpindahan (cepat atau lambat) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru menyelenggarakan kegiatan interaktif menggembirakan berupa permainan 'Tebak Kartu Detektif Gerak': Guru memperagakan 3 contoh gerak berpindah secara berurutan, lalu murid secara individu mengangkat kartu simbol unsur (simbol Ruang: Gambar Lingkaran Besar untuk Luas / Lingkaran Kecil untuk Sempit; simbol Tenaga: Gambar Petir untuk Kuat / Gambar Daun untuk Lemah; simbol Waktu: Gambar Kuda Berlari untuk Cepat / Gambar Kura-kura untuk Lambat). Tiga gerak yang diperagakan guru: (1) 'Berjalan merangkak lambat dengan tubuh meringkuk kecil bertenaga lembut' -> acuan identifikasi: Ruang sempit, Tenaga lemah, Waktu lambat; (2) 'Lari berjingkat lebar ke samping dengan hentakan kaki bertenaga penuh dalam tempo cepat' -> acuan identifikasi: Ruang luas, Tenaga kuat, Waktu cepat; (3) 'Meluncur perlahan dengan kedua kaki rapat dan tangan lurus ke atas bertenaga halus' -> acuan identifikasi: Ruang sempit, Tenaga lemah, Waktu lambat (20 menit).
- Guru membagikan Lembar Kerja Identifikasi yang memuat 4 cuplikan ragam gerak berpindah terstruktur. Murid secara mandiri memberi tanda centang (✓) pada kolom Ruang (Luas / Sempit), Tenaga (Kuat / Lemah), dan Waktu (Cepat / Lambat) untuk keempat butir berikut: Butir 1: 'Gerak katak meloncat tinggi ke depan dengan tangan dan kaki merentang lebar serta mendarat berdentum cepat' (Acuan identifikasi: Ruang luas, Tenaga kuat, Waktu cepat); Butir 2: 'Gerak kupu-kupu terbang melayang dengan ujung jari mengepak halus tanpa suara, langkah jinjit pelan melingkar' (Acuan identifikasi: Ruang sempit, Tenaga lemah, Waktu lambat); Butir 3: 'Gerak langkah tegap prajurit berderap melangkah lebar dengan ayunan lengan tinggi bertenaga penuh secara cepat memotong lintasan' (Acuan identifikasi: Ruang luas, Tenaga kuat, Waktu cepat); Butir 4: 'Gerak kucing mengendap-endap berjalan perlahan merapatkan badan ke lantai dengan langkah halus hati-hati' (Acuan identifikasi: Ruang sempit, Tenaga lemah, Waktu lambat) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru bersama murid memeriksa dan mencocokkan hasil identifikasi keempat butir gerak berpindah secara terbuka berdasarkan acuan yang telah ditetapkan (10 menit).
- Murid menandai sendiri hasil identifikasinya (berapa unsur ruang, tenaga, dan waktu yang berhasil diidentifikasi dengan tepat) serta menyadari unsur mana yang paling mudah atau paling menantang untuk dikenali saat gerak berpindah berlangsung (5 menit).
Penutup:- Guru memfasilitasi murid menyimpulkan kembali cara mengidentifikasi 3 unsur utama tari pada gerak berpindah: mengamati jangkauan tubuh (luas/sempit), penggunaan daya otot/hentakan (kuat/lemah), dan kecepatan perpindahan (cepat/lambat) (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap ketelitian murid selama proses identifikasi (3 menit).
- Guru menutup sesi pembelajaran dengan doa dan salam tanpa memberikan tugas rumah atau menutup materi bab (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan visual bergambar kontras (rentangan lebar vs rapat; hentakan petir vs daun melayang; kelinci vs kura-kura), sedangkan murid yang sudah mahir mengamati tayangan/peragaan variasi gerak berpindah langsung tanpa bantuan gambar pemandu.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru dengan menguraikan unsur satu per satu (amati ruangnya dahulu, lalu tenaganya, lalu waktunya), sedangkan murid yang mahir mengidentifikasi ketiga unsur secara simultan dalam satu kali pengamatan peragaan.
- Produk: Murid dapat menunjukkan hasil identifikasinya melalui kartu simbol bergambar atau mencentang tabel lembar kerja sesuai kenyamanan motorik masing-masing pada butir target gerak yang sama.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik Lisan di Pendahuluan: Guru memperagakan 'Berjalan langkah lebar sambil menghentakkan kaki secara cepat dari satu sisi kelas ke sisi lain'. Guru menanyakan 3 unsur: (1) Ruang (acuan: luas); (2) Tenaga (acuan: kuat); (3) Waktu (acuan: cepat). Murid menjawab secara lisan untuk memetakan kesiapan mengidentifikasi unsur gerak berpindah.
Proses:- Observasi respon permainan 'Tebak Kartu Detektif Gerak' pada 3 gerak peragaan guru: (1) Merangkak lambat meringkuk lembut (acuan: sempit, lemah, lambat); (2) Lari berjingkat lebar menghentak cepat (acuan: luas, kuat, cepat); (3) Meluncur pelan kaki rapat halus (acuan: sempit, lemah, lambat).
- Pemeriksaan Lembar Kerja Identifikasi Mandiri berisi 4 butir gerak berpindah (total 12 tanda identifikasi: 4 unsur ruang, 4 unsur tenaga, 4 unsur waktu): Butir 1 (acuan: luas, kuat, cepat); Butir 2 (acuan: sempit, lemah, lambat); Butir 3 (acuan: luas, kuat, cepat); Butir 4 (acuan: sempit, lemah, lambat).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup: Guru meminta murid mengangkat jempol ke atas jika gerak yang disebutkan guru memiliki unsur waktu cepat dan tenaga kuat, atau jempol ke bawah jika lambat dan lemah pada gerak: 'Kuda meloncat kencang menerjang rintangan' (acuan jawaban benar: jempol ke atas, karena bertenaga kuat dan berwaktu cepat).
Formatif:- Tes Lisan Diagnostik Kesiapan Awal (mengidentifikasi 3 unsur pada 1 contoh peragaan awal)
- Observasi unjuk respon Kartu Detektif Gerak (identifikasi unsur ruang, tenaga, waktu pada 3 gerak peragaan)
- Penilaian Kinerja Lembar Identifikasi Mandiri (mencentang ruang, tenaga, waktu pada 4 butir gerak berpindah terstruktur)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Mengidentifikasi Unsur Ruang pada Gerak Berpindah (Luas / Sempit) | Tepat mengidentifikasi unsur ruang pada 1 dari 4 butir gerak berpindah (acuan: Butir 1 luas, Butir 2 sempit, Butir 3 luas, Butir 4 sempit). | Tepat mengidentifikasi unsur ruang pada 2 dari 4 butir gerak berpindah sesuai acuan. | Tepat mengidentifikasi unsur ruang pada 3 dari 4 butir gerak berpindah sesuai acuan. | Tepat mengidentifikasi seluruh (4 dari 4) unsur ruang pada ragam gerak berpindah secara mandiri sesuai acuan. | | Ketepatan Mengidentifikasi Unsur Tenaga pada Gerak Berpindah (Kuat / Lemah) | Tepat mengidentifikasi unsur tenaga pada 1 dari 4 butir gerak berpindah (acuan: Butir 1 kuat, Butir 2 lemah, Butir 3 kuat, Butir 4 lemah). | Tepat mengidentifikasi unsur tenaga pada 2 dari 4 butir gerak berpindah sesuai acuan. | Tepat mengidentifikasi unsur tenaga pada 3 dari 4 butir gerak berpindah sesuai acuan. | Tepat mengidentifikasi seluruh (4 dari 4) unsur tenaga pada ragam gerak berpindah secara mandiri sesuai acuan. | | Ketepatan Mengidentifikasi Unsur Waktu pada Gerak Berpindah (Cepat / Lambat) | Tepat mengidentifikasi unsur waktu pada 1 dari 4 butir gerak berpindah (acuan: Butir 1 cepat, Butir 2 lambat, Butir 3 cepat, Butir 4 lambat). | Tepat mengidentifikasi unsur waktu pada 2 dari 4 butir gerak berpindah sesuai acuan. | Tepat mengidentifikasi unsur waktu pada 3 dari 4 butir gerak berpindah sesuai acuan. | Tepat mengidentifikasi seluruh (4 dari 4) unsur waktu pada ragam gerak berpindah secara mandiri sesuai acuan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah peragaan gerak berpindah yang disajikan cukup jelas memperlihatkan perbedaan kontras antara ruang luas/sempit, tenaga kuat/lemah, dan waktu cepat/lambat bagi murid kelas 2?
- Unsur manakah di antara ruang, tenaga, dan waktu yang paling banyak mengalami kekeliruan identifikasi oleh murid saat mengamati gerak berpindah?
Murid:- Bagian gerak berpindah mana yang paling mudah kamu tebak unsur ruang, tenaga, dan waktunya?
- Apakah kamu lebih mudah mengenali kecepatan gerak (waktu) atau kekuatan hentakan gerak (tenaga) saat teman atau gurumu berpindah tempat?
Pertemuan 7 — Mengemukakan Pencapaian Diri Bereksplorasi Gerak secara Lisan — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.4 Mengemukakan pencapaian diri dalam mengeksplorasi unsur utama tari secara lisan dan kinestetik
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru mengaitkan kembali pengalaman eksplorasi unsur ruang, tenaga, dan waktu yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengemukakan secara lisan pencapaian diri atau keberhasilan gerak yang sudah dipelajari (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal dengan menanyakan kepada 2-3 murid contoh keberhasilan gerak yang pernah dicoba untuk memetakan kesiapan mengemukakan pencapaian secara lisan (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memberikan contoh cara mengemukakan pencapaian diri secara lisan menggunakan kalimat sederhana pemandu refleksi: 'Saya berhasil melakukan gerak tari dengan unsur [ruang/tenaga/waktu], bagian yang paling berhasil adalah ketika saya [sebutkan gerakannya]' (10 menit).
- Murid menyimak dan bersama-sama melafalkan kalimat pemandu tersebut agar memahami cara menyampaikan apa yang telah berhasil dicapai dalam bereksplorasi gerak (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Melalui aktivitas permainan 'Mikrofon Bergilir', setiap murid secara bergiliran memegang mikrofon mainan dan mengemukakan secara lisan satu pencapaian gerak tari yang paling berhasil dilakukannya berdasarkan pilihan 3 unsur: (1) Ruang (luas/sempit), (2) Tenaga (kuat/lemah), atau (3) Waktu (cepat/lambat) (acuan kriteria lisan: menyebutkan unsur tari yang dipilih dan menyebutkan bentuk keberhasilan geraknya secara jelas) (20 menit).
- Secara berpasangan, murid saling menceritakan secara lisan pencapaian gerak kedua yang menurut mereka sudah berkembang dengan baik (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memfasilitasi murid untuk mengingat kembali kemudahan atau tantangan saat mengungkapkan keberhasilan gerak dirinya di depan teman (10 menit).
- Murid menyimpulkan bahwa berani menceritakan keberhasilan gerak sendiri secara jujur membantu menyadari kemampuan tari yang sudah dimiliki (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kegiatan mengemukakan pencapaian diri secara lisan hari ini (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid yang telah berani berbicara dan menyampaikan pencapaian geraknya (3 menit).
- Guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya (Pertemuan 8) akan melanjutkan pengungkapan pencapaian diri secara kinestetik (gerak), lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu bantu bergambar simbol unsur tari (ruang, tenaga, waktu) bagi murid yang membutuhkan pengingat visual saat berbicara.
- Proses: Murid yang masih ragu berbicara dibimbing dengan pertanyaan penuntun langsung oleh guru, sedangkan murid yang sudah lancar diberi kesempatan mengemukakan 2 pencapaian gerak sekaligus secara mandiri.
- Produk: Penyampaian lisan dapat berupa kalimat pendek berstruktur pemandu bagi murid yang berkembang, atau penjelasan deskriptif lebih luas bagi yang mahir.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan lisan diagnostik: 'Siapa yang bisa menceritakan satu gerak tari bertenaga kuat atau beruang luas yang kemarin berhasil kamu buat?' (kriteria penerimaan: murid mampu menyebutkan secara lisan salah satu unsur tari dan gerak yang berhasil dilakukannya, mis. 'Saya berhasil gerak melompat kuat' atau 'Saya berhasil rentang tangan luas').
Proses:- Pengamatan formatif saat kegiatan 'Mikrofon Bergilir' menggunakan lembar ceklis ketercapaian lisan berdasarkan acuan: (1) Menyebutkan unsur utama tari yang dicapai (ruang/tenaga/waktu), (2) Menyebutkan bentuk gerak yang berhasil dieksplorasi (mis. tangan melebar, hentakan kuat, langkah lambat).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru menunjuk acak 2 murid untuk mengulang secara lisan satu kalimat pencapaian diri yang paling dibanggakannya hari ini (kriteria: memuat nama unsur tari dan peragaan/deskripsi gerak yang berhasil).
Formatif:- Observasi unjuk bicara saat mengemukakan pencapaian eksplorasi gerak secara lisan dalam kegiatan Mikrofon Bergilir dan berpasangan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengemukakan pencapaian eksplorasi gerak secara lisan | Belum mampu mengemukakan pencapaian eksplorasi gerak secara lisan meskipun telah diberikan kalimat pemandu dan dorongan guru. | Mampu mengemukakan pencapaian gerak secara lisan dengan menyebutkan unsur tari atau bentuk geraknya saja dengan bantuan penuh pertanyaan penuntun guru. | Mampu mengemukakan pencapaian eksplorasi gerak secara lisan secara mandiri dengan menyebutkan unsur utama tari (ruang/tenaga/waktu) dan bentuk gerak yang berhasil dilakukan sesuai kalimat pemandu. | Mampu mengemukakan lebih dari satu pencapaian eksplorasi gerak secara lisan (mencakup variasi unsur ruang, tenaga, atau waktu) secara runtut, jelas, dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid mendapatkan giliran dan merasa nyaman untuk mengemukakan pencapaian diri secara lisan?
- Bagian mana dari panduan kalimat refleksi yang paling membantu murid mengungkapkan keberhasilan geraknya?
Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah menceritakan gerakan tari yang berhasil kamu kuasai kepada guru dan teman?
- Apakah kamu merasa bangga dengan gerakan tari yang sudah berhasil kamu lakukan?
Pertemuan 8 — Mengemukakan Pencapaian Diri Bereksplorasi Gerak secara Kinestetik — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.4 Mengemukakan pencapaian diri dalam mengeksplorasi unsur utama tari secara lisan dan kinestetik
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru memandu asesmen awal kinestetik: murid diminta menunjukkan satu pose gerak tari yang paling mereka ingat dari pertemuan sebelumnya, lalu guru mencatat kesiapan gerak murid (acuan respons: murid menunjukkan salah satu pose gerak di tempat seperti ruang luas/sempit atau pose tenaga kuat/lemah) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengemukakan pencapaian diri dalam mengeksplorasi gerak tari secara kinestetik (meragakan langsung gerak yang paling dikuasai) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memberikan contoh cara mengemukakan pencapaian diri secara kinestetik: guru meragakan gerak merentangkan tangan lebar-lebar (ruang luas) dan melompat bertenaga (tenaga kuat) sebagai bentuk ekspresi pencapaian gerak yang paling berhasil dikuasai (10 menit).
- Murid menyimak penjelasan guru bahwa mengemukakan pencapaian secara kinestetik artinya memperlihatkan kemampuan diri lewat ragam gerak tubuh tanpa harus banyak berbicara (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Dalam aktivitas permainan 'Panggung Bintang Kinestetik', murid secara bergantian atau berpasangan memilih dan meragakan 2 ragam gerak eksplorasi tari (pilihan acuan gerak: gerak ruang luas, ruang sempit, gerak tenaga kuat, gerak tenaga lemah, gerak berpindah cepat, atau gerak berpindah lambat) sebagai bukti pencapaian terbaik yang berhasil mereka kuasai (30 menit).
- Murid secara mandiri memperagakan kembali gerak pencapaian diri pilihannya di hadapan guru dan teman secara utuh dari awal sampai akhir pose (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid melakukan hening sejenak sambil merasakan bagian tubuh mana yang bergerak paling lancar dan mantap saat memperagakan pencapaian dirinya tadi (5 menit).
- Murid menunjukkan gestur tubuh sederhana (misalnya mengacungkan dua jempol atau membungkuk hormat) sebagai tanda rasa puas atas keberhasilan memperagakan gerak tari pilihannya (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan bahwa pencapaian belajar tari dapat ditunjukkan secara nyata melalui peragaan gerak tubuh (kinestetik) (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi dan umpan balik terhadap ketegasan gerak seluruh murid, lalu menutup pertemuan dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan pilihan 6 ragam gerak unsur tari (ruang luas, ruang sempit, tenaga kuat, tenaga lemah, waktu cepat, waktu lambat) agar murid dapat memilih gerak yang paling mereka kuasai.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru memberikan aba-aba hitungan ritmis untuk memandu gerakan; bagi murid yang sudah lancar, dipersilakan meragakan kombinasi 2 ragam gerak secara mandiri.
- Produk: Murid mengemukakan pencapaian diri minimal dengan meragakan 1 hingga 2 bentuk gerak unsur tari yang dikuasai secara kinestetik.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Murid diminta meragakan 1 pose gerak tari bebas yang paling diingat saat berdiri di tempat. Kriteria acuan: Murid mampu menunjukkan pose gerak terarah (misalnya merentangkan tangan lebar atau posisi mengecil) tanpa ragu.
Proses:- Pengamatan unjuk kerja kinestetik: Memeriksa kemampuan murid meragakan minimal 2 gerak unsur tari yang dikuasai. Acuan gerak yang diterima: (1) Gerak ruang luas (rentangan tangan/kaki lebar), (2) Gerak ruang sempit (tubuh menekuk/merapat), (3) Gerak tenaga kuat (hentakan/dorongan bertenaga), (4) Gerak tenaga lemah (gerak gemulai/ringan), (5) Gerak berpindah cepat (lari kecil/melompat cepat), (6) Gerak berpindah lambat (melangkah perlahan).
Akhir Pertemuan:- Cek unjuk kerja akhir: Murid diminta meragakan kembali 1 gerak terbaik yang paling ia banggakan secara kinestetik penuh percaya diri di tempat masing-masing. Kriteria penerimaan operasional: Gerak dilakukan dengan bentuk yang jelas sesuai salah satu unsur tari yang dipelajari.
Formatif:- Unjuk kerja peragaan kinestetik: Mengamati murid saat meragakan gerak pencapaian diri tari (ruang, tenaga, atau waktu) di panggung kelas.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengemukakan pencapaian diri secara kinestetik | Belum mampu meragakan gerak unsur tari pencapaian dirinya dan membutuhkan bimbingan fisik penuh dari guru. | Mampu meragakan 1 gerak unsur tari pencapaian dirinya namun masih ragu-ragu dan memerlukan contoh/aba-aba berulang. | Mampu meragakan 2 gerak unsur tari pencapaian dirinya secara jelas dan mandiri sesuai ragam unsur tari yang dipelajari. | Mampu meragakan lebih dari 2 gerak unsur tari pencapaian dirinya secara lancar, konsisten, dan penuh kemandirian. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid sudah percaya diri dalam menunjukkan pencapaian gerak tari mereka secara kinestetik?
- Bagaimana memfasilitasi murid yang masih malu atau kaku saat harus meragakan gerak di depan teman?
Murid:- Gerakan mana yang terasa paling mudah dan menyenangkan saat kamu peragakan tadi?
- Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menunjukkan gerakan tarian terbaikmu kepada guru dan teman?
Pertemuan 9 — Menunjukkan Antusiasme Diri dalam Menyelesaikan Rangkaian Aktivitas Tari Unsur Utama — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.5 Menunjukkan antusiasme yang berdampak pada kemampuan diri dalam menyelesaikan aktivitas pembelajaran tari tentang unsur utama tari
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, presensi, serta mengajak murid mengecek kesiapan fisik dan kerapian diri untuk bergerak (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menunjukkan antusiasme dan kesungguhan dalam mengikuti serta menuntaskan seluruh pos aktivitas tari unsur utama (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal berupa 'Cek Semangat Diri' dengan meminta murid memilih satu kartu ekspresi wajah: (1) Kartu Wajah Tersenyum Lebar (Sangat Bersemangat), (2) Kartu Wajah Datar (Biasa Saja), atau (3) Kartu Wajah Menunduk (Kurang Bersemangat) sebagai kesiapan mengikuti rangkaian gerak (acuan kesiapan: murid siap belajar jika memilih kartu 1 atau menyatakan kesiapan bergerak aktif) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru tentang 'Tantangan 3 Pos Gerak Unsur Utama Tari' yang harus diselesaikan secara tuntas dan mandiri (5 menit).
- Murid mengenali 3 pos aktivitas yang disiapkan di ruang kelas: Pos 1 = Gerak di Tempat Ruang Luas/Sempit, Pos 2 = Gerak di Tempat Tenaga Kuat/Lemah, Pos 3 = Gerak Berpindah Waktu Cepat/Lambat (5 menit).
- Guru membagikan 'Kartu Jejak Antusiasme' yang berisi 3 kotak stempel/tanda centang untuk menandai ketuntasan aktivitas di tiap pos secara berkesadaran (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid dengan penuh semangat menuju Pos 1 dan menyelesaikan aktivitas: melakukan 4 hitungan gerak di tempat dengan jangkauan ruang luas (merentangkan tangan lebar) dilanjutkan 4 hitungan jangkauan ruang sempit (merapatkan tubuh) hingga tuntas (10 menit).
- Murid berpindah dengan ceria ke Pos 2 dan menyelesaikan aktivitas: melakukan 4 hitungan gerak di tempat bertenaga kuat (menghentak mantap di tempat) dilanjutkan 4 hitungan bertenaga lemah (ayunan gemulai di tempat) secara bersungguh-sungguh tanpa berhenti di tengah latihan (15 menit).
- Murid melangkah ke Pos 3 melalui permainan menggembirakan 'Jejak Gerak Kilat dan Santai': menuntaskan gerak berpindah cepat melintasi garis lurus selama 4 hitungan dan gerak berpindah lambat selama 8 hitungan penuh kegembiraan (15 menit).
- Murid secara mandiri memeriksa dan memberi tanda bintang pada Kartu Jejak Antusiasme setelah berhasil menuntaskan seluruh rangkaian di ketiga pos gerak tari (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid duduk melingkar dalam suasana tenang untuk mengatur napas dan merasakan dampak positif rasa antusias serta tubuh yang aktif bugar (10 menit).
- Murid menunjukkan Kartu Jejak Antusiasme miliknya dan menyatakan kepuasan diri karena telah berhasil menyelesaikan seluruh tantangan pos tari tanpa menyerah (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi verbal terhadap antusiasme, ketekunan, dan daya juang seluruh murid dalam menyelesaikan seluruh aktivitas gerak (5 menit).
- Guru dan murid melakukan asesmen akhir berupa konfirmasi penyelesaian kartu aktivitas dan refleksi singkat perasaan diri (3 menit).
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam perpisahan (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan panduan visual gambar ikonik di setiap pos (gambar pohon melebar/menguncup untuk Pos 1, kilat/kapas untuk Pos 2, kelinci/kura-kura untuk Pos 3) guna menjaga fokus murid.
- Proses: Bagi murid yang membutuhkan dorongan semangat, guru mendampingi langkah demi langkah di tiap pos. Bagi murid yang bersemangat tinggi dan cepat tuntas, diberikan kesempatan mengulang rangkaian pos dengan variasi arah hadap secara mandiri.
- Produk: Ketuntasan ditunjukkan melalui kelengkapan 3 tanda centang/bintang pada Kartu Jejak Antusiasme yang diselesaikan sendiri.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik kesiapan dan dorongan diri murid sebelum memulai pembelajaran melalui instrumen 'Cek Semangat Diri'. Pilihan respons: (1) Kartu Wajah Tersenyum Lebar, (2) Kartu Wajah Datar, (3) Kartu Wajah Menunduk. (Acuan kesiapan: Murid siap mengikuti pembelajaran tari bila memilih Kartu 1 atau secara lisan/sikap tubuh menyatakan bersemangat untuk bergerak).
Proses:- Lembar Observasi Antusiasme Belajar Tari: Guru mengamati keterlibatan aktif murid saat menuntaskan tantangan di 3 pos. (Acuan indikator observable: (1) Langsung berpartisipasi tanpa menolak/menunda, (2) Menyelesaikan rangkaian gerak di Pos 1, Pos 2, dan Pos 3 dari awal hingga selesai tanpa berhenti di tengah jalan, (3) Menunjukkan ekspresi riang/gembira selama beraktivitas).
Akhir Pertemuan:- Pengecekan Kartu Jejak Antusiasme di akhir sesi pembelajaran. (Acuan ketuntasan: Kartu terisi lengkap 3 tanda bintang/centang yang menunjukkan murid telah berpartisipasi aktif menuntaskan Pos 1 [ruang luas-sempit], Pos 2 [tenaga kuat-lemah], dan Pos 3 [waktu cepat-lambat]).
Formatif:- Observasi unjuk keterlibatan dan antusiasme murid selama menyelesaikan 3 pos aktivitas tari
- Pemeriksaan Kartu Jejak Antusiasme (ketuntasan pengerjaan aktivitas)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Antusiasme Menyelesaikan Rangkaian Aktivitas Tari | Membutuhkan dorongan terus-menerus dari guru untuk memulai dan hanya menyelesaikan 1 dari 3 pos aktivitas tari. | Menunjukkan kesediaan berpartisipasi namun berhenti sebelum selesai, mampu menyelesaikan 2 dari 3 pos aktivitas tari dengan bimbingan. | Menunjukkan antusiasme aktif dan menyelesaikan seluruh 3 pos aktivitas tari secara tuntas dan mandiri. | Menunjukkan antusiasme tinggi secara konsisten, menyelesaikan seluruh 3 pos aktivitas tari secara mandiri penuh serta berinisiatif mengulang rangkaian gerak dengan gembira. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pengelolaan alur 3 pos aktivitas gerak mampu memicu antusiasme belajar seluruh murid?
- Bagaimana respons murid yang awalnya ragu ketika diajak terlibat dalam permainan gerak bertahap?
Murid:- Bagian pos gerak mana yang paling membuatmu merasa senang dan bersemangat?
- Apakah kamu merasa bangga telah berhasil menyelesaikan ketiga tantangan gerak hari ini?
Pertemuan 10 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.1 Mengembangkan kesadaran diri dalam bereksplorasi unsur utama tari meliputi ruang dan tenaga pada gerak di tempat
- TP 2.1.2 Mengembangkan kesadaran diri dalam bereksplorasi unsur utama tari meliputi waktu pada gerak berpindah
- TP 2.1.3 Mengidentifikasi unsur utama tari meliputi ruang, tenaga, dan waktu pada gerak di tempat dan gerak berpindah
- TP 2.1.4 Mengemukakan pencapaian diri dalam mengeksplorasi unsur utama tari secara lisan dan kinestetik
- TP 2.1.5 Menunjukkan antusiasme yang berdampak pada kemampuan diri dalam menyelesaikan aktivitas pembelajaran tari tentang unsur utama tari
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa bersama, dan presensi murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan dan alur pelaksanaan asesmen sumatif bab 1 yang mencakup tiga bagian: lembar kerja visual individu, unjuk kerja eksplorasi gerak kelompok, serta penilaian lisan dan kinestetik bergiliran (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan guru tentang petunjuk pengerjaan lembar kerja visual serentak yang berisi 6 gambar gerak tari untuk dikelompokkan ke dalam variasi ruang (sempit/luas), tenaga (kuat/lemah), dan waktu (cepat/lambat) (2 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Tugas 1 (Tertulis Visual Serentak): Seluruh 28 murid mengerjakan lembar kerja visual secara mandiri untuk mengelompokkan 6 butir gambar gerak tari: Gambar 1 (kuncup tangan merapat di dada = ruang sempit), Gambar 2 (merentangkan kedua tangan dan kaki melebar di tempat = ruang luas), Gambar 3 (menghentakkan kaki kokoh ke lantai di tempat = tenaga kuat), Gambar 4 (mengayunkan pergelangan tangan selembut sutra di tempat = tenaga lemah), Gambar 5 (berlari langkah kecil berpindah tempat secara kilat = waktu cepat), Gambar 6 (melangkah perlahan mengendap-endap berpindah tempat = waktu lambat). Guru mengawasi dan mengumpulkan lembar jawaban (23 menit).
- Tugas 2 (Unjuk Kerja Eksplorasi Gerak Kelompok): Murid tampil dalam 7 kelompok (masing-masing kelompok 4 murid, durasi tampil 5 menit bergantian: 4 menit peragaan + 1 menit transisi = total 35 menit) memperagakan 2 ragam gerak: (a) gerak di tempat dengan variasi ruang sempit/luas dan tenaga kuat/lemah, serta (b) gerak berpindah dengan variasi waktu cepat/lambat. Guru menilai eksplorasi gerak dan mencatat keaktifan serta ketuntasan murid menyelesaikan aktivitas pada lembar observasi (35 menit).
- Tugas 3 (Penilaian Lisan dan Kinestetik Rotasi): Murid secara bergiliran maju ke depan guru satu per satu (durasi 1,5 menit per anak untuk 28 murid = 42 menit, ditambah 1 menit pembagian nomor antrean) untuk mengemukakan pencapaian diri secara lisan (menyebutkan 1 unsur gerak yang paling dikuasai beserta variasinya) dan memperagakan 1 contoh gerak kinestetik tersebut; sementara giliran berjalan, murid lainnya tertib menyimak atau mewarnai gambar gerak pada lembar kerja refleksi di tempat duduk (35 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memfasilitasi murid melakukan refleksi singkat atas seluruh rangkaian proses asesmen sumatif yang telah diselesaikan dengan tertib dan mandiri (2 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan antusiasme seluruh murid dalam menuntaskan asesmen sumatif Bab 1 (2 menit).
- Guru menutup kegiatan pembelajaran Bab 1 dengan doa penutup dan salam (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Memberikan pembacaan instruksi secara lisan bagi murid yang mengalami kendala membaca teks petunjuk pada lembar kerja visual tanpa mengubah isi soal dan kunci jawaban.
- Proses: Menyediakan panduan visual posisi berdiri yang jelas di lantai bagi murid yang membutuhkan kepastian orientasi ruang gerak saat peragaan unjuk kerja.
- Produk: Format bukti sumatif tetap seragam untuk seluruh murid sesuai acuan: lembar kerja visual, unjuk kerja eksplorasi gerak, dan penuturan lisan-kinestetik.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan alat tulis dan pemahaman murid terhadap 3 agenda tugas sumatif yang akan dilaksanakan (acuan: murid mengonfirmasi kesiapan mengerjakan lembar kerja, peragaan gerak, dan penuturan lisan-kinestetik).
Proses:- Pemantauan kemandirian murid selama tes tertulis visual, pengamatan keaktifan dan ketuntasan saat unjuk kerja gerak kelompok, serta penyimakan penuturan lisan dan ketepatan kinestetik secara individual.
Sumatif Bab:- kombinasi tes tertulis visual, unjuk kerja eksplorasi gerak kelompok, dan penilaian lisan-kinestetik rotasi: lembar kerja pengelompokan gambar unsur gerak tari, peragaan eksplorasi gerak ruang-tenaga-waktu kelompok dengan amatan antusiasme, serta penuturan lisan dan peragaan kinestetik pencapaian diri secara bergiliran
- tes tertulis visual serentak: lembar kerja murid berisi pengelompokan gambar gerak di tempat dan berpindah berdasarkan variasi ruang (sempit/luas), tenaga (kuat/lemah), dan waktu (cepat/lambat) yang dikerjakan serentak oleh 28 murid (25 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran lembar kerja visual)
- unjuk kerja eksplorasi gerak kelompok: peragaan eksplorasi gerak di tempat dengan variasi ruang (sempit/luas) dan tenaga (kuat/lemah) serta gerak berpindah dengan variasi waktu (cepat/lambat) yang ditampilkan dalam 7 kelompok (masing-masing 4 murid tampil 4 menit bergantian), disertai catatan keaktifan dan ketuntasan murid menyelesaikan aktivitas (35 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja eksplorasi unsur gerak tari dan lembar observasi antusiasme)
- penilaian lisan dan kinestetik bergiliran: penuturan lisan sederhana selama 1,5 menit per murid di depan guru yang disertai 1 contoh peragaan kinestetik unsur gerak yang berhasil dieksplorasi secara rotasi bergiliran (45 menit / 1,5 menit = 30 slot, muat untuk 28 murid sementara murid lain menyimak atau mewarnai lembar kerja) (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian lisan dan kinestetik pencapaian diri)
Sumatif:- kombinasi tes tertulis visual, unjuk kerja eksplorasi gerak kelompok, dan penilaian lisan-kinestetik rotasi: lembar kerja pengelompokan gambar unsur gerak tari, peragaan eksplorasi gerak ruang-tenaga-waktu kelompok dengan amatan antusiasme, serta penuturan lisan dan peragaan kinestetik pencapaian diri secara bergiliran
- tes tertulis visual serentak: lembar kerja murid berisi pengelompokan gambar gerak di tempat dan berpindah berdasarkan variasi ruang (sempit/luas), tenaga (kuat/lemah), dan waktu (cepat/lambat) yang dikerjakan serentak oleh 28 murid (25 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran lembar kerja visual)
- unjuk kerja eksplorasi gerak kelompok: peragaan eksplorasi gerak di tempat dengan variasi ruang (sempit/luas) dan tenaga (kuat/lemah) serta gerak berpindah dengan variasi waktu (cepat/lambat) yang ditampilkan dalam 7 kelompok (masing-masing 4 murid tampil 4 menit bergantian), disertai catatan keaktifan dan ketuntasan murid menyelesaikan aktivitas (35 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja eksplorasi unsur gerak tari dan lembar observasi antusiasme)
- penilaian lisan dan kinestetik bergiliran: penuturan lisan sederhana selama 1,5 menit per murid di depan guru yang disertai 1 contoh peragaan kinestetik unsur gerak yang berhasil dieksplorasi secara rotasi bergiliran (45 menit / 1,5 menit = 30 slot, muat untuk 28 murid sementara murid lain menyimak atau mewarnai lembar kerja) (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian lisan dan kinestetik pencapaian diri)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Unsur Ruang, Tenaga, dan Waktu (Tes Visual) | Mengelompokkan dengan tepat 1-2 dari 6 gambar gerak tari (Acuan: Gambar 1=ruang sempit, Gambar 2=ruang luas, Gambar 3=tenaga kuat, Gambar 4=tenaga lemah, Gambar 5=waktu cepat, Gambar 6=waktu lambat). | Mengelompokkan dengan tepat 3-4 dari 6 gambar gerak tari sesuai daftar acuan gambar 1 sampai 6. | Mengelompokkan dengan tepat 5 dari 6 gambar gerak tari sesuai daftar acuan gambar 1 sampai 6. | Mengelompokkan dengan tepat seluruh 6 gambar gerak tari sesuai daftar acuan gambar 1 sampai 6 secara mandiri. | | Eksplorasi Gerak di Tempat dan Berpindah (Unjuk Kerja) | Memeragakan eksplorasi gerak hanya pada 1 variasi unsur gerak di tempat atau berpindah secara tepat. | Memeragakan eksplorasi gerak pada 2 variasi unsur gerak (ruang sempit/luas, tenaga kuat/lemah, atau waktu cepat/lambat) secara tepat. | Memeragakan eksplorasi gerak pada 3 variasi unsur gerak (ruang sempit/luas, tenaga kuat/lemah, dan waktu cepat/lambat) secara tepat. | Memeragakan seluruh eksplorasi gerak ruang (sempit dan luas), tenaga (kuat dan lemah) pada gerak di tempat, serta waktu (cepat dan lambat) pada gerak berpindah secara konsisten dan terarah. | | Antusiasme Menyelesaikan Rangkaian Aktivitas Tari | Menyelesaikan rangkaian aktivitas tari hanya dengan dorongan penuh dan bantuan berulang dari guru. | Menyelesaikan rangkaian aktivitas tari dengan cukup aktif namun masih sesekali ragu atau terhenti. | Menunjukkan keaktifan dan ketuntasan dalam menyelesaikan seluruh rangkaian tugas tari secara konsisten. | Menunjukkan semangat tinggi, keaktifan penuh, dan ketuntasan mandiri sejak awal hingga akhir rangkaian aktivitas tari. | | Pengemukaan Pencapaian Diri secara Lisan dan Kinestetik | Belum mampu mengemukakan unsur gerak yang dikuasai secara lisan maupun memperagakannya secara kinestetik. | Mampu mengemukakan pencapaian diri secara lisan (misal menyebut ruang/tenaga/waktu) namun belum memperagakan gerak kinestetiknya, atau sebaliknya. | Mampu mengemukakan 1 pencapaian unsur gerak secara lisan dan memperagakan 1 contoh gerak kinestetik yang bersesuaian secara jelas. | Mampu mengemukakan pencapaian unsur gerak secara lisan dengan runtut serta memperagakan contoh gerak kinestetiknya dengan sangat jelas dan yakin. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh 28 murid telah mengikuti ketiga rangkaian tugas asesmen sumatif sesuai alokasi waktu yang direncanakan?
- Bagaimana ketercapaian murid kelas 2 dalam mengidentifikasi dan mengeksplorasi unsur ruang, tenaga, dan waktu pada gerak tari?
Murid:- Bagian mana dari asesmen sumatif hari ini yang paling kamu senangi dan kuasai?
- Apakah kamu merasa bangga dapat menunjukkan gerak tari dan menceritakannya di depan guru?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek 2021)
- Ruang kelas/aula yang leluasa untuk gerak personal murid
- Alat musik ritmis sederhana (tamborin/rebana/tepukan tangan guru) sebagai pengiring tempo eksplorasi gerak
- Buku Panduan Guru Seni Tari SD Kelas II (Kemendikbudristek)
- Tamburin/alat musik perkusi pengiring ketukan
- Kartu bergambar stimulus gerak (Batu Karang, Ombak Tenang, Kaki Gajah, Kipas Melayang, Petir Menyambar, Asap Mengepul)
- Ruang kelas/aula yang aman untuk gerak personal di tempat
- Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD Kelas II, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Alat musik ritmis sederhana (rebana/kendang kecil/tamborin) atau rekaman audio irama cepat dan lambat.
- Peluit / semprit tanda transisi gerak.
- Buku Panduan Guru Seni Tari SD Kelas II Kemendikbudristek
- Selotip kain berwarna (lakban lantai) untuk membuat pola lintasan lurus dan zig-zag
- Alat musik ritmis sederhana (rebana/tamburin atau tepukan tangan pendidik)
- Ruang aula atau ruang kelas yang ditata lapang dan aman
- Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas II (Kemendikbudristek 2024)
- Kartu simbol bertuliskan kata dan simbol: Ruang Luas, Ruang Sempit, Tenaga Kuat, Tenaga Lemah
- Lembar kerja identifikasi bergambar gerak di tempat
- Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi 2024), Bab 1: Eksplorasi Unsur Utama Tari
- Set Kartu Simbol Detektif Gerak (Simbol Lingkaran Luas/Sempit, Simbol Petir/Daun untuk Kuat/Lemah, Simbol Kuda/Kura-kura untuk Cepat/Lambat)
- Lembar Kerja Murid (LKPD) Identifikasi 4 Butir Ragam Gerak Berpindah
- Buku Panduan Guru Seni Tari SD Kelas II
- Mikrofon mainan/replika mikrofon untuk aktivitas berbicara
- Kartu simbol visual unsur ruang, tenaga, dan waktu
- Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi)
- Ruang kelas yang lapang atau aula untuk bergerak bebas
- Alat musik ritmis sederhana (tamburin/rebana) atau iringan tepuk tangan guru
- Kartu Jejak Antusiasme Tari (lembar checklist aktivitas murid)
- Penanda Pos 1, 2, dan 3 bergambar simbol gerak (ruang, tenaga, waktu)
- Alat musik ritmis sederhana (tamburin/rebana) atau pengiring tepukan
- Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas II (Kemendikbudristek, Edisi Revisi)
- Lembar Kerja Murid (Tes Tertulis Visual Pengelompokan 6 Gambar Unsur Gerak Tari)
- Lembar Observasi Unjuk Kerja Eksplorasi Gerak dan Antusiasme
- Ruang kelas/aula yang leluasa untuk peragaan gerak tari
- Alat pemutar musik atau instrumen ritmis sederhana (rebana/tepukan) untuk pengiring tempo gerak
|