MODUL AJAR Seni Tari — Kelas 1 (Fase A) Topik: Eksplorasi Unsur Waktu dan Tenaga dalam Gerak Tari INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Tari |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Eksplorasi Unsur Waktu dan Tenaga dalam Gerak Tari |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mengeksplorasi unsur waktu (cepat-lambat) dan tenaga (kuat-lemah) dalam gerak tari melalui praktik langsung
- Murid dapat mengidentifikasi perbedaan gerak tari yang menggunakan waktu cepat-lambat dan tenaga kuat-lemah secara kinestetik
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Anak-anak, apakah kalian pernah melihat tarian yang gerakannya cepat seperti kelinci melompat? Bagaimana perasaan kalian saat melihatnya?
- Coba rasakan, saat kalian mengangkat buku yang berat dan yang ringan, apakah tenaga yang kalian gunakan sama?
- Menurut kalian, bagaimana kalau kita menari dengan gerakan yang lambat dan tenaga yang lemah? Seperti apa ya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru melakukan presensi dan memeriksa kesiapan fisik murid
- Guru melakukan pemanasan ringan: memutar kepala, meregangkan tangan, menggerakkan kaki secara perlahan
- Guru melakukan asesmen awal: meminta murid bergerak bebas dengan musik, mengamati pemahaman awal murid tentang tempo dan kekuatan gerak
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar tentang gerak yang cepat-lambat dan kuat-lemah dalam tari
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan memperkenalkan konsep waktu dalam gerak: cepat seperti kelinci berlari, lambat seperti kura-kura berjalan
- Guru mendemonstrasikan gerak tangan melambai dengan tempo cepat dan lambat, murid mengamati dengan penuh perhatian
- Guru memperkenalkan konsep tenaga: kuat seperti mendorong tembok, lemah seperti mengelus boneka
- Guru mendemonstrasikan gerak mengangkat tangan dengan tenaga kuat (tegas, penuh tekanan) dan lemah (lembut, ringan)
- Murid diminta menyebutkan contoh gerak sehari-hari yang cepat-lambat dan kuat-lemah (misal: berlari cepat, berjalan lambat, menendang bola kuat, menyentuh bunga lemah)
- Guru memberikan penjelasan bahwa dalam tari, unsur waktu dan tenaga membuat gerak menjadi indah dan bermakna
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid menjadi 4 kelompok kecil (sesuai jumlah murid di kelas)
- Setiap kelompok mendapat tugas mengeksplorasi kombinasi unsur waktu dan tenaga: Kelompok 1 (cepat-kuat), Kelompok 2 (cepat-lemah), Kelompok 3 (lambat-kuat), Kelompok 4 (lambat-lemah)
- Guru memberikan waktu 5 menit untuk setiap kelompok berlatih membuat 3-4 gerakan sederhana sesuai kombinasi yang didapat
- Guru berkeliling memfasilitasi, memberikan contoh, dan mendampingi murid yang membutuhkan bantuan
- Setiap kelompok mempraktikkan hasil eksplorasi geraknya di depan teman-teman secara bergantian
- Murid yang menonton diminta merasakan dan mengamati: apakah gerak yang ditampilkan sesuai dengan kombinasi waktu dan tenaga yang diminta
- Guru memberikan apresiasi positif terhadap setiap penampilan dan keberanian murid
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk kembali dalam formasi lingkaran
- Guru memfasilitasi diskusi reflektif: Apa yang kalian rasakan saat bergerak cepat-kuat? Bagaimana dengan lambat-lemah?
- Murid diminta mengidentifikasi perbedaan yang mereka rasakan secara kinestetik (dalam tubuh mereka): gerak mana yang membuat napas cepat, gerak mana yang membuat tubuh rileks
- Setiap murid diberi kesempatan menyampaikan pengalaman dan perasaannya secara lisan (1-2 kalimat sederhana)
- Guru meminta murid menunjukkan secara individual: gerakan favoritnya dan menjelaskan apakah itu cepat/lambat dan kuat/lemah
- Guru memberikan penegasan: setiap gerak tari memiliki unsur waktu dan tenaga yang berbeda-beda, dan semua sama pentingnya untuk membuat tarian menjadi indah
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir: meminta setiap murid mempraktikkan satu gerakan dengan kombinasi waktu dan tenaga pilihan mereka sendiri
- Guru memberikan umpan balik singkat dan penguatan positif kepada setiap murid
- Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran: hari ini kita belajar bahwa gerak tari punya unsur waktu (cepat-lambat) dan tenaga (kuat-lemah) yang membuat tarian menjadi berbeda dan indah
- Guru memimpin refleksi murid dengan pertanyaan: Apa yang paling kalian sukai hari ini? Apa yang masih ingin kalian coba lagi?
- Guru melakukan pendinginan: mengajak murid menarik napas dalam-dalam, meregangkan tubuh dengan lembut
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid dan menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang sudah paham diberikan tantangan mengombinasikan 3 unsur sekaligus (misal: cepat-kuat di awal, lalu lambat-lemah di akhir). Murid yang membutuhkan dukungan lebih difokuskan pada satu unsur dulu (hanya cepat-lambat atau hanya kuat-lemah)
- Proses: Murid yang percaya diri diminta memimpin kelompoknya dalam eksplorasi. Murid yang pemalu diberikan ruang aman untuk berlatih bersama guru terlebih dahulu sebelum bergabung dengan kelompok. Guru memberikan scaffolding berupa contoh visual dan sentuhan lembut untuk membantu murid memahami konsep tenaga
- Produk: Murid yang cepat menangkap dapat diminta membuat urutan 5-6 gerakan dengan variasi waktu dan tenaga. Murid yang membutuhkan waktu lebih cukup menampilkan 2-3 gerakan sederhana. Alternatif: murid dapat menggambar simbol gerak mereka atau menceritakan gerak mereka secara lisan jika belum siap mempraktikkan
ASESMENAwal:- Guru meminta murid bergerak bebas mengikuti musik yang diputar (musik cepat dan musik lambat bergantian)
- Guru mengamati: apakah murid sudah menunjukkan pemahaman intuitif tentang tempo (bergerak lebih cepat saat musik cepat) dan tenaga (ada variasi kekuatan dalam gerakan)
- Guru mencatat murid yang sudah menunjukkan kesadaran terhadap tempo dan tenaga, serta murid yang membutuhkan bimbingan lebih
Proses:- Observasi selama tahap Memahami: apakah murid dapat menyebutkan contoh gerak cepat-lambat dan kuat-lemah dari kehidupan sehari-hari
- Observasi selama tahap Mengaplikasi: apakah murid dapat mengeksplorasi dan mempraktikkan gerak sesuai kombinasi waktu-tenaga yang ditugaskan dalam kelompok
- Pengamatan ekspresi dan antusiasme: apakah murid menunjukkan kegembiraan dan keterlibatan aktif dalam eksplorasi gerak
- Tanya jawab spontan: guru menanyakan perasaan murid saat melakukan gerak tertentu untuk mengecek pemahaman kinestetik
Akhir:- Praktik individu: setiap murid diminta mempraktikkan satu gerakan dengan kombinasi waktu (cepat atau lambat) dan tenaga (kuat atau lemah) pilihan mereka sendiri
- Guru menilai menggunakan rubrik: kemampuan murid menerapkan unsur waktu dan tenaga dengan jelas, konsistensi dalam menampilkan karakter gerak yang dipilih
- Refleksi lisan: murid diminta menjelaskan gerakan yang mereka pilih dan mengidentifikasi unsur waktu dan tenaga yang mereka gunakan (misal: 'Saya bergerak lambat dan lemah seperti daun jatuh')
- Guru memberikan umpan balik langsung dan mencatat pencapaian setiap murid untuk tindak lanjut pembelajaran berikutnya
Formatif:- Observasi selama eksplorasi: apakah murid dapat membedakan dan mempraktikkan gerak dengan tempo cepat-lambat dan tenaga kuat-lemah
- Tanya jawab lisan: murid diminta menjelaskan perbedaan gerak yang mereka rasakan
- Pengamatan partisipasi: keaktifan murid dalam kelompok dan keberanian menampilkan hasil eksplorasi
Sumatif:- Praktik individu: murid mempraktikkan satu gerakan dengan kombinasi waktu dan tenaga pilihan sendiri
- Penilaian kinerja menggunakan rubrik: ketepatan menerapkan unsur waktu dan tenaga, kejelasan perbedaan gerak, kemampuan menjelaskan secara kinestetik
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan mengeksplorasi unsur waktu (cepat-lambat) dalam gerak tari | Murid belum dapat membedakan gerak cepat dan lambat, bergerak dengan tempo yang sama terus-menerus | Murid mulai menunjukkan perbedaan tempo namun belum konsisten, masih memerlukan banyak contoh dan bimbingan guru | Murid dapat membedakan dan mempraktikkan gerak cepat dan lambat dengan jelas, meskipun kadang masih memerlukan pengingat | Murid dapat mengeksplorasi dan mempraktikkan gerak dengan variasi tempo cepat-lambat secara mandiri dan konsisten, bahkan dapat menciptakan kombinasi tempo yang menarik | | Kemampuan mengeksplorasi unsur tenaga (kuat-lemah) dalam gerak tari | Murid belum dapat membedakan kekuatan gerak, semua gerakan dilakukan dengan intensitas yang sama | Murid mulai menunjukkan perbedaan tenaga namun belum jelas, masih kesulitan mengontrol kekuatan gerak | Murid dapat membedakan dan mempraktikkan gerak dengan tenaga kuat dan lemah secara jelas dan dapat merasakannya dalam tubuh | Murid dapat mengeksplorasi variasi tenaga dengan sangat baik, mengontrol kekuatan gerak secara presisi, dan dapat menjelaskan perbedaan yang dirasakan secara kinestetik | | Kemampuan mengidentifikasi perbedaan gerak berdasarkan waktu dan tenaga secara kinestetik | Murid belum dapat menjelaskan atau menunjukkan perbedaan yang dirasakan dalam tubuh saat melakukan gerak dengan waktu dan tenaga berbeda | Murid mulai menyadari ada perbedaan sensasi dalam tubuh tetapi belum dapat mengartikulasikannya dengan jelas | Murid dapat mengidentifikasi dan menjelaskan dengan sederhana perbedaan yang dirasakan (misal: 'cepat-kuat bikin capek, lambat-lemah bikin tenang') | Murid dapat mengidentifikasi, membandingkan, dan menjelaskan dengan detail perbedaan sensasi kinestetik dari berbagai kombinasi waktu dan tenaga, serta dapat menunjukkannya kembali dengan jelas | | Partisipasi dan antusiasme dalam eksplorasi gerak | Murid tidak terlibat aktif, cenderung diam atau menolak mencoba gerakan | Murid mulai mencoba beberapa gerakan namun masih ragu-ragu dan memerlukan banyak dorongan | Murid terlibat aktif dalam eksplorasi, mencoba berbagai gerakan dengan antusias dan percaya diri | Murid sangat antusias, aktif bereksperimen dengan berbagai kemungkinan gerak, membantu teman, dan menunjukkan inisiatif dalam menciptakan variasi gerak |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah strategi eksplorasi yang saya gunakan berhasil memfasilitasi semua murid untuk memahami dan merasakan perbedaan unsur waktu dan tenaga?
- Murid mana yang memerlukan dukungan tambahan dalam memahami konsep kinestetik, dan pendekatan apa yang akan saya gunakan di pertemuan berikutnya?
- Bagaimana saya dapat lebih mengoptimalkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan dalam pembelajaran seni tari?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami-Mengaplikasi-Merefleksi) sudah seimbang dan efektif?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan dari pelajaran tari hari ini?
- Gerakan mana yang paling sulit untukmu? Mengapa?
- Apa yang kamu rasakan dalam tubuhmu saat bergerak cepat-kuat? Bagaimana dengan lambat-lemah?
- Apa yang ingin kamu coba lagi atau pelajari lebih lanjut tentang gerak tari?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) Kemendikbudristek
- Ruang terbuka atau aula yang cukup untuk murid bergerak bebas
- Perangkat audio untuk memutar musik dengan tempo berbeda (cepat dan lambat)
- Musik instrumental dengan tempo bervariasi (dapat diunduh dari sumber bebas royalti atau menggunakan aplikasi musik)
- Alat bantu visual sederhana: gambar kelinci (cepat), kura-kura (lambat), batu besar (kuat), bulu (lemah)
- Matras atau alas yang aman untuk murid bergerak
- Lembar observasi dan rubrik penilaian untuk guru
|