Modul AjarPertemuan 10Bab 2Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Tari Kelas 1: Meragakan Gerak Tari dengan Percaya Diri sebagai Penampil

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 1 dengan topik "Meragakan Gerak Tari dengan Percaya Diri sebagai Penampil". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 1: Meragakan Gerak Tari dengan Percaya Diri sebagai Penampil

Seni Tari - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Meragakan Gerak Tari dengan Percaya Diri sebagai Penampil

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMeragakan Gerak Tari dengan Percaya Diri sebagai Penampil
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat meragakan hasil gerak tari sederhana di depan teman dengan percaya diri dan mengekspresikan ide atau perasaannya
  2. Murid dapat menunjukkan etika yang baik sebagai penonton saat teman meragakan gerak tari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana perasaan kalian saat akan tampil menari di depan teman-teman?
  2. Apa yang harus kita lakukan saat menonton teman tampil menari?
  3. Siapa yang pernah tampil di depan orang banyak? Bagaimana rasanya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengajak murid berdoa sesuai keyakinan masing-masing
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan ringan dengan gerakan kepala, tangan, dan kaki
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: tampil menari dengan percaya diri dan menjadi penonton yang baik
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya pengalaman murid tampil di depan orang lain dan perasaan yang dirasakan
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan apa yang dimaksud dengan penampil dan penonton dalam pertunjukan tari
  • Guru mencontohkan sikap percaya diri saat tampil: berdiri tegak, pandangan ke depan, senyum, dan menggerakkan tubuh dengan yakin
  • Guru mendemonstrasikan gerakan tari sederhana dengan percaya diri sambil mengekspresikan perasaan gembira
  • Guru menjelaskan etika sebagai penonton yang baik: duduk tenang, memperhatikan penampil, tidak berbicara, bertepuk tangan setelah selesai
  • Murid mengamati demonstrasi guru dan bertanya jika ada yang belum dipahami
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi perasaan apa yang ingin mereka ekspresikan saat menari (gembira, semangat, senang, atau lainnya)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memberikan waktu 10-15 menit untuk murid berlatih gerak tari sederhana yang sudah mereka buat di pertemuan sebelumnya
  • Murid berlatih secara mandiri di tempat masing-masing sambil mengingat sikap percaya diri
  • Guru berkeliling memberikan dukungan dan motivasi kepada murid yang masih ragu
  • Guru menginstruksikan semua murid untuk duduk di area penonton
  • Guru memanggil murid satu per satu atau berpasangan untuk tampil di depan teman-temannya
  • Setiap murid meragakan gerak tari sederhana yang telah mereka buat dengan percaya diri dan mengekspresikan perasaannya
  • Murid yang menjadi penonton menunjukkan etika yang baik: duduk tenang, memperhatikan, dan memberikan tepuk tangan
  • Guru memberikan apresiasi positif kepada setiap murid yang telah tampil dengan kalimat seperti: 'Bagus sekali! Kamu berani tampil dengan percaya diri!'
  • Proses dilanjutkan hingga semua murid mendapat giliran tampil

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk berbagi pengalaman
  • Guru memfasilitasi murid merefleksikan perasaan saat tampil di depan teman-teman: 'Bagaimana perasaan kalian tadi saat tampil?'
  • Murid berbagi pengalaman mereka secara sukarela, guru mendengarkan dengan penuh perhatian
  • Guru memfasilitasi murid merefleksikan peran sebagai penonton: 'Bagaimana rasanya menjadi penonton yang baik? Apa yang kalian rasakan saat melihat teman tampil?'
  • Guru membantu murid memaknai pentingnya percaya diri dan saling menghargai dalam pertunjukan seni
  • Guru memberikan penguatan positif tentang keberanian dan sikap saling menghargai yang telah ditunjukkan murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengajukan pertanyaan refleksi kepada murid
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas keberanian tampil dan sikap sebagai penonton yang baik
  • Guru menyampaikan kesimpulan pembelajaran: tampil dengan percaya diri dan menjadi penonton yang menghargai adalah hal penting dalam pertunjukan tari
  • Guru meminta murid memberikan tepuk tangan untuk diri sendiri dan teman-teman
  • Guru mengajak murid berdoa penutup
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang masih pemalu dapat tampil berpasangan atau bertiga terlebih dahulu sebelum tampil sendiri
  • Proses: Murid yang lebih cepat siap dapat tampil lebih dulu untuk menjadi contoh; murid yang membutuhkan lebih banyak waktu berlatih diberikan kesempatan lebih lama atau tampil di urutan belakangan
  • Produk: Murid yang sudah percaya diri dapat menampilkan gerakan lebih banyak atau lebih ekspresif; murid yang masih belajar dapat menampilkan gerakan sederhana namun dengan sikap percaya diri

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid: 'Siapa yang pernah tampil di depan orang banyak? Bagaimana perasaannya?'
  • Guru mengamati respons dan ekspresi murid untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri awal mereka

Proses:

  • Observasi selama murid berlatih gerak tari: apakah murid fokus dan berlatih dengan sungguh-sungguh
  • Observasi saat murid tampil: sikap percaya diri (berdiri tegak, pandangan ke depan, senyum), ekspresi perasaan, dan kelengkapan gerak
  • Observasi sikap murid sebagai penonton: duduk tenang, memperhatikan penampil, tidak berbicara, dan memberikan tepuk tangan
  • Catatan anekdot tentang murid yang menunjukkan kemajuan atau masih memerlukan dukungan

Akhir:

  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Bagaimana perasaan kalian tadi saat tampil? Apa yang kalian pelajari hari ini?'
  • Penilaian penampilan menggunakan rubrik: aspek percaya diri, ekspresi, dan etika sebagai penonton
  • Penilaian kemandirian murid dalam menyelesaikan tugas tampil di depan teman

Formatif:

  • Observasi selama murid berlatih: apakah murid berlatih dengan sungguh-sungguh
  • Observasi sikap murid sebagai penonton: duduk tenang, memperhatikan, tidak mengganggu
  • Tanya jawab selama refleksi untuk mengetahui pemahaman murid tentang percaya diri dan etika penonton

Sumatif:

  • Penilaian penampilan murid di depan teman: sikap percaya diri, ekspresi perasaan, kelengkapan gerak
  • Penilaian sikap sebagai penonton menggunakan rubrik
  • Penilaian kemandirian dalam menyelesaikan tugas tampil

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Percaya diri saat tampilMurid masih sangat malu, tidak berani tampil, atau menangisMurid mau tampil namun masih menunduk, suara sangat pelan, atau gerakan tidak terlihatMurid tampil dengan cukup percaya diri, sesekali masih terlihat ragu tetapi tetap menyelesaikan gerakanMurid tampil dengan sangat percaya diri, berdiri tegak, pandangan ke depan, senyum, dan menggerakkan tubuh dengan yakin
Mengekspresikan perasaan melalui gerakMurid tidak menunjukkan ekspresi atau perasaan sama sekaliMurid menunjukkan sedikit ekspresi namun masih datar atau tidak sesuai dengan gerakMurid menunjukkan ekspresi yang cukup sesuai dengan gerak dan perasaan yang ingin disampaikanMurid menunjukkan ekspresi yang jelas dan sesuai dengan gerak, terlihat gembira atau perasaan lain yang ingin disampaikan
Etika sebagai penontonMurid tidak memperhatikan penampil, berbicara sendiri, atau mengganggu temanMurid sesekali memperhatikan penampil namun masih sering berbicara atau tidak fokusMurid memperhatikan penampil dengan cukup baik, duduk tenang, dan memberikan tepuk tanganMurid memperhatikan penampil dengan sangat baik, duduk tenang, tidak berbicara, dan memberikan tepuk tangan dengan antusias
Kemandirian dalam menyelesaikan tugasMurid tidak mau berlatih atau menyelesaikan tugas tampilMurid berlatih namun masih sangat bergantung pada bantuan guru atau temanMurid berlatih dan tampil dengan cukup mandiri, hanya sesekali memerlukan dorongan guruMurid berlatih dan tampil dengan sangat mandiri, penuh tanggung jawab, dan menyelesaikan tugas dengan baik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan tampil dengan adil?
  • Bagaimana cara saya memberikan dukungan kepada murid yang masih pemalu atau kurang percaya diri?
  • Apakah suasana pembelajaran sudah kondusif dan menggembirakan bagi semua murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam memfasilitasi murid tampil dengan percaya diri di pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu saat tampil di depan teman-teman tadi?
  • Apa yang membuatmu merasa percaya diri atau masih gugup?
  • Bagaimana rasanya menjadi penonton yang baik dan menghargai penampilan temanmu?
  • Apa yang ingin kamu perbaiki di penampilan berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) Kemendikbudristek
  2. Ruang kelas atau aula yang cukup luas untuk bergerak
  3. Musik pengiring tari sederhana (opsional, bisa dari handphone atau speaker)
  4. Tanda atau garis di lantai untuk menandai area penampil dan penonton
  5. Video contoh penampilan tari sederhana (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.