Modul AjarPertemuan 7Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Tari Kelas 1: Membuat Gerak Sederhana dari Berbagai Rangsangan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 1 dengan topik "Membuat Gerak Sederhana dari Berbagai Rangsangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 1: Membuat Gerak Sederhana dari Berbagai Rangsangan

Seni Tari - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Membuat Gerak Sederhana dari Berbagai Rangsangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMembuat Gerak Sederhana dari Berbagai Rangsangan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat gerak sederhana yang memiliki kesatuan gerak berdasarkan salah satu rangsangan (visual, audio, atau gagasan) yang dipilih sendiri
  2. Murid menunjukkan perilaku bekerja sama dan toleransi saat proses eksplorasi gerak bersama teman

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anak-anak, apakah kalian pernah menari mengikuti musik favorit kalian?
  2. Bagaimana perasaan kalian saat melihat gambar hewan atau tumbuhan? Bisakah kita menirukan gerakannya?
  3. Jika kalian mendengar suara hujan, gerakan apa yang muncul di pikiran kalian?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan menyapa murid dengan ramah
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan ringan: meregangkan tangan, kaki, leher, dan menggerakkan badan dengan riang
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membuat gerak sederhana dari rangsangan yang dipilih sendiri
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah membuat gerakan sendiri di rumah? Dari mana kalian mendapat idenya?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan tiga jenis rangsangan gerak: visual (gambar/video), audio (bunyi/musik), dan gagasan (cerita/ide)
  • Guru menunjukkan contoh visual: gambar kupu-kupu, pohon tertiup angin, ombak laut
  • Guru memperdengarkan contoh audio: bunyi hujan, musik gembira, suara binatang
  • Guru menceritakan contoh gagasan: 'Bayangkan kamu sedang menanam bunga di kebun'
  • Murid mengamati dan mendengarkan dengan seksama sambil duduk melingkar
  • Guru mengajak murid mendiskusikan: 'Gerakan apa yang muncul di pikiran kalian dari gambar, bunyi, atau cerita tadi?'
  • Murid berbagi pendapat secara lisan dengan teman sebangku

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (3-4 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok memilih satu jenis rangsangan yang mereka sukai (visual, audio, atau gagasan)
  • Guru memberikan waktu 10 menit untuk setiap kelompok mengeksplorasi gerak berdasarkan rangsangan pilihan mereka
  • Murid bereksperimen membuat gerak sederhana: gerak tangan, kaki, kepala, atau seluruh tubuh
  • Guru berkeliling memfasilitasi, memberikan motivasi, dan membantu kelompok yang kesulitan
  • Setiap kelompok menyusun gerak sederhana dengan hitungan 1-2-3-4, kemudian mengulanginya
  • Guru mengamati proses kerja sama, toleransi, dan kreativitas murid dalam kelompok
  • Setiap kelompok mempraktikkan gerakan mereka beberapa kali hingga kompak

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok maju ke depan kelas secara bergiliran untuk menampilkan gerak sederhana yang telah dibuat
  • Kelompok lain menyaksikan dengan penuh perhatian dan memberikan tepuk tangan
  • Setelah penampilan, guru mengajak murid merefleksi: 'Bagaimana perasaan kalian saat membuat gerak bersama teman?'
  • Murid menceritakan pengalaman mereka: rangsangan apa yang dipilih, gerak apa yang dibuat, dan bagaimana bekerja sama dengan teman
  • Guru memberikan apresiasi positif kepada semua kelompok atas usaha dan kreativitas mereka
  • Guru menanyakan: 'Apa yang paling kalian sukai dari kegiatan hari ini? Apa yang ingin kalian coba lagi lain kali?'
  • Murid menulis atau menggambar satu hal yang mereka pelajari hari ini di buku catatan (asesmen refleksi diri)

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran: 'Hari ini kita sudah belajar membuat gerak sederhana dari rangsangan yang kita pilih sendiri'
  • Guru menekankan pentingnya kerja sama dan toleransi dalam berkarya bersama
  • Guru memberikan asesmen akhir: meminta 2-3 murid mendemonstrasikan satu gerak yang mereka buat secara individu
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid melakukan pendinginan: menarik napas panjang, meregangkan tubuh perlahan
  • Guru mengucapkan terima kasih dan menutup dengan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, sediakan rangsangan yang lebih kompleks (kombinasi visual dan audio). Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, berikan rangsangan visual sederhana dengan contoh gerak yang jelas
  • Proses: Murid yang lebih percaya diri dapat memimpin kelompok dan membantu teman. Murid yang pemalu dapat memulai dengan gerak sederhana dan difasilitasi guru secara personal. Berikan waktu tambahan bagi kelompok yang membutuhkan
  • Produk: Murid dapat memilih menampilkan gerak secara individu atau berkelompok sesuai kenyamanan mereka. Murid yang lebih kreatif dapat menambahkan variasi gerak, sedangkan murid lain cukup membuat gerak dasar dengan hitungan 1-4

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid: 'Siapa yang pernah membuat gerakan sendiri di rumah? Dari mana kalian mendapat idenya?'
  • Guru mengamati respon awal murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pengetahuan awal tentang sumber inspirasi gerak

Proses:

  • Observasi saat murid mengeksplorasi gerak dalam kelompok: apakah murid terlibat aktif, mencoba berbagai gerak, dan bekerja sama
  • Guru mengajukan pertanyaan pada setiap kelompok: 'Rangsangan apa yang kalian pilih? Bagaimana kalian membuat geraknya?'
  • Pengamatan sikap kolaborasi: apakah murid mendengarkan ide teman, bergantian mencoba gerak, dan saling membantu
  • Catatan anekdotal untuk murid yang menunjukkan kreativitas tinggi atau membutuhkan bimbingan tambahan

Akhir:

  • Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik: aspek kesatuan gerak, kesesuaian dengan rangsangan, dan kerja sama
  • Refleksi diri murid dalam bentuk tulisan atau gambar: 'Apa yang kamu pelajari hari ini? Bagaimana perasaanmu?'
  • Demonstrasi individu (sampel 2-3 murid) untuk mengecek kemampuan membuat gerak sederhana secara mandiri
  • Dokumentasi foto/video penampilan kelompok sebagai bukti capaian pembelajaran

Formatif:

  • Observasi proses eksplorasi gerak dalam kelompok: kreativitas, kerja sama, dan antusiasme murid
  • Pertanyaan lisan selama kegiatan untuk mengecek pemahaman murid tentang jenis rangsangan
  • Pengamatan sikap toleransi dan kerja sama saat berlatih bersama teman

Sumatif:

  • Penampilan gerak sederhana kelompok di depan kelas: dinilai dari kesatuan gerak, kesesuaian dengan rangsangan, dan kompak kelompok
  • Refleksi tertulis atau gambar murid tentang pembelajaran hari ini
  • Demonstrasi individu gerak sederhana yang dibuat (untuk sampel murid)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membuat gerak sederhana berdasarkan rangsanganMurid belum mampu membuat gerak yang sesuai dengan rangsangan yang dipilih, gerak tidak terstrukturMurid mulai membuat gerak sederhana tetapi belum konsisten dengan rangsangan, perlu banyak bimbinganMurid mampu membuat gerak sederhana yang sesuai dengan rangsangan pilihan dengan sedikit bimbinganMurid mampu membuat gerak sederhana yang memiliki kesatuan gerak, jelas, dan sangat sesuai dengan rangsangan yang dipilih secara mandiri
Kerja sama dalam kelompokMurid belum menunjukkan kerja sama, cenderung bekerja sendiri atau mengganggu temanMurid mulai terlibat dalam kelompok tetapi masih pasif, belum berkontribusi aktifMurid bekerja sama dengan baik, mendengarkan ide teman, dan berkontribusi dalam proses eksplorasi gerakMurid aktif bekerja sama, menghargai pendapat teman, bergantian memimpin, dan membantu teman yang kesulitan
Toleransi dan menghargai temanMurid belum menunjukkan sikap toleransi, sering menolak ide teman atau tidak sabarMurid mulai mendengarkan teman tetapi masih sulit menerima perbedaan pendapatMurid menunjukkan toleransi, mendengarkan dan menerima ide teman meskipun berbeda dengan idenyaMurid sangat menghargai perbedaan, menerima semua ide dengan terbuka, dan mencari solusi bersama saat ada perbedaan
Kreativitas dalam membuat gerakMurid hanya meniru gerak guru atau teman tanpa membuat gerak sendiriMurid mencoba membuat gerak sendiri tetapi masih sangat sederhana dan monotonMurid mampu membuat gerak yang bervariasi dan menunjukkan ide kreatifMurid menunjukkan kreativitas tinggi dengan gerak yang unik, ekspresif, dan berani mencoba hal baru

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam proses eksplorasi gerak? Murid mana yang perlu dukungan lebih di pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid cepat dan lambat?
  • Strategi apa yang paling efektif dalam memfasilitasi kerja sama dan toleransi antar murid?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat? Tahap mana yang perlu penyesuaian?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan kegembiraan murid dalam pembelajaran tari di pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Rangsangan apa yang kamu pilih hari ini? Mengapa kamu memilih rangsangan itu?
  • Bagaimana perasaanmu saat membuat gerak bersama teman? Apa yang paling menyenangkan?
  • Apa yang paling kamu sukai dari gerak yang kamu buat? Mengapa?
  • Bagaimana kamu bekerja sama dengan teman dalam kelompok? Apakah ada hal yang sulit?
  • Apa yang ingin kamu coba atau pelajari lagi di pembelajaran tari berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Tari Kelas 1 Kurikulum Merdeka
  2. Gambar visual: kupu-kupu, pohon tertiup angin, ombak laut, hewan (cetak atau digital)
  3. Audio: rekaman bunyi hujan, musik instrumental ceria, suara alam
  4. Speaker/sound system untuk memutar audio
  5. Ruang terbuka atau aula untuk bergerak bebas
  6. Alat tulis dan kertas untuk refleksi murid
  7. Kamera/HP untuk dokumentasi (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.