Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Tari Kelas 1: Mengidentifikasi Gerak dari Rangsangan Audio

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 1 dengan topik "Mengidentifikasi Gerak dari Rangsangan Audio". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 1: Mengidentifikasi Gerak dari Rangsangan Audio

Seni Tari - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengidentifikasi Gerak dari Rangsangan Audio

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengidentifikasi Gerak dari Rangsangan Audio
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi unsur gerak (tenaga dan waktu) yang dihasilkan dari rangsangan audio
  2. Murid dapat menceritakan perbedaan gerak yang dihasilkan dari rangsangan visual dan rangsangan audio secara lisan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi pada tubuhmu saat mendengar musik ceria dan musik pelan?
  2. Apakah gerakanmu berbeda saat mendengar bunyi drum dan bunyi seruling?
  3. Bagaimana bunyi-bunyian dapat mengubah cara kita bergerak?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang suka mendengarkan musik? Musik apa yang kalian suka?'
  • Guru mengajak murid mengingat pembelajaran sebelumnya tentang rangsangan visual (gambar dan video)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi gerak dari bunyi-bunyian
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Apa yang terjadi pada tubuhmu saat mendengar musik ceria dan musik pelan?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memutarkan berbagai jenis bunyi: bunyi drum cepat, bunyi seruling pelan, bunyi rebana sedang, dan bunyi lonceng
  • Murid mendengarkan dengan saksama sambil duduk melingkar (prinsip berkesadaran: murid fokus pada pengalaman mendengar)
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi perbedaan bunyi: mana yang keras, pelan, cepat, lambat
  • Murid diminta merasakan sensasi yang muncul saat mendengar setiap bunyi (prinsip bermakna: menghubungkan bunyi dengan perasaan)
  • Guru menjelaskan bahwa bunyi memiliki kualitas berbeda: ada yang keras (tenaga kuat), pelan (tenaga lemah), cepat (waktu singkat), lambat (waktu panjang)
  • Murid berdiskusi singkat: 'Bunyi mana yang membuat kalian ingin bergerak cepat? Mana yang membuat ingin bergerak pelan?'

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru memutarkan bunyi drum cepat, murid diminta bergerak bebas sesuai bunyi (prinsip menggembirakan: bermain dengan bunyi)
  • Guru memutarkan bunyi seruling pelan, murid bergerak dengan kualitas berbeda
  • Murid mencoba bergerak dengan tenaga kuat saat mendengar bunyi keras (seperti drum)
  • Murid mencoba bergerak dengan tenaga lemah saat mendengar bunyi pelan (seperti seruling)
  • Murid berlatih bergerak cepat saat bunyi cepat, dan lambat saat bunyi lambat
  • Guru memberikan umpan balik: 'Bagus! Gerakanmu sudah mengikuti bunyi drum yang cepat!'
  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang), setiap kelompok mendapat satu jenis bunyi untuk dieksplorasi
  • Setiap kelompok membuat gerakan sederhana yang sesuai dengan bunyi yang diberikan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok menampilkan gerakan mereka, kelompok lain mengamati
  • Guru memfasilitasi diskusi: 'Apa perbedaan gerakan kelompok yang mendengar drum dengan yang mendengar seruling?'
  • Murid mengidentifikasi unsur tenaga (kuat/lemah) dan waktu (cepat/lambat) dari gerakan yang ditampilkan
  • Guru mengajak murid membandingkan: 'Pada pertemuan lalu kita bergerak dari gambar (visual), hari ini dari bunyi (audio). Apa bedanya?'
  • Murid menceritakan pengalaman mereka secara lisan: 'Saat mendengar bunyi drum, saya bergerak cepat dan kuat. Beda dengan melihat gambar kupu-kupu yang pelan'
  • Guru mencatat respons murid sebagai asesmen proses (catatan anekdotal)
  • Murid menuliskan atau menggambar satu hal yang mereka pelajari hari ini di lembar refleksi (prinsip berkesadaran: memaknai pembelajaran)

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menceritakan perbedaan gerak dari rangsangan visual dan audio
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya: bergerak dari rangsangan gagasan (cerita)
  • Guru mengajak murid melakukan refleksi: 'Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?'
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar mengidentifikasi: gunakan hanya 2 jenis bunyi kontras (drum keras vs seruling pelan). Untuk murid yang sudah lancar: tambahkan variasi bunyi campuran (keras-cepat, pelan-lambat, keras-lambat)
  • Proses: Murid yang butuh dukungan lebih: dampingi secara individu saat eksplorasi, berikan contoh gerakan. Murid yang sudah mahir: beri kebebasan lebih untuk bereksperimen, minta mereka membantu teman
  • Produk: Murid yang masih berkembang: cukup menunjukkan 2-3 gerakan sederhana. Murid yang sudah berkembang: membuat rangkaian gerakan yang lebih panjang dengan transisi. Murid dapat memilih cara menceritakan perbedaan: lisan, gambar, atau gerakan

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya: 'Siapa yang suka mendengarkan musik? Musik apa yang kalian suka?' untuk mengetahui pengalaman awal murid
  • Guru mengamati respons murid saat ditanya tentang pembelajaran sebelumnya (rangsangan visual)

Proses:

  • Observasi saat murid mendengarkan berbagai bunyi dan mengidentifikasi perbedaannya
  • Observasi kualitas gerak murid: apakah sesuai dengan bunyi yang didengar (tenaga dan waktu)
  • Catatan anekdotal saat diskusi kelompok tentang eksplorasi bunyi
  • Umpan balik langsung selama murid bergerak

Akhir:

  • Penilaian kemampuan murid menceritakan perbedaan gerak dari rangsangan visual dan audio (3-4 murid dipilih, sisanya dinilai melalui lembar refleksi)
  • Penilaian hasil karya kelompok: gerakan sederhana yang dibuat berdasarkan bunyi
  • Lembar refleksi murid: menggambar atau menulis apa yang dipelajari

Formatif:

  • Observasi selama murid bergerak mengikuti bunyi
  • Catatan anekdotal saat murid berdiskusi tentang perbedaan bunyi
  • Tanya jawab lisan tentang unsur tenaga dan waktu

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan mengidentifikasi unsur gerak dari rangsangan audio menggunakan rubrik
  • Penilaian kemampuan menceritakan perbedaan gerak visual dan audio menggunakan rubrik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi unsur tenaga dan waktu dari rangsangan audioMurid belum bisa membedakan bunyi keras dan pelan, atau cepat dan lambatMurid mulai bisa membedakan bunyi keras dan pelan, tetapi belum konsisten mengidentifikasi waktu (cepat/lambat)Murid bisa mengidentifikasi unsur tenaga (kuat/lemah) dan waktu (cepat/lambat) dengan bantuan guruMurid bisa mengidentifikasi unsur tenaga dan waktu secara mandiri dan menjelaskannya dengan bahasa sendiri
Menceritakan perbedaan gerak dari rangsangan visual dan audioMurid belum bisa menceritakan perbedaan antara gerak dari visual dan audioMurid bisa menyebutkan satu perbedaan sederhana (misalnya: 'Dari gambar pelan, dari drum cepat')Murid bisa menceritakan 2-3 perbedaan dengan cukup jelas (menyebutkan unsur tenaga atau waktu)Murid bisa menceritakan perbedaan dengan detail, menyebutkan unsur tenaga dan waktu, serta memberikan contoh gerakan
Melakukan gerak sesuai rangsangan audioGerak murid tidak sesuai dengan kualitas bunyi yang didengarGerak murid mulai sesuai dengan bunyi, tetapi belum konsisten (kadang sesuai, kadang tidak)Gerak murid sesuai dengan kualitas bunyi (tenaga dan waktu) yang didengarGerak murid sangat responsif terhadap bunyi, menunjukkan variasi tenaga dan waktu yang jelas dan ekspresif

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam mengidentifikasi bunyi dan bergerak?
  • Apakah pilihan bunyi yang digunakan sudah cukup kontras untuk memudahkan murid mengidentifikasi perbedaan?
  • Diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid dengan kebutuhan berbeda?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam memfasilitasi diskusi agar lebih banyak murid berpartisipasi?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah seimbang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari belajar bergerak dengan bunyi-bunyian hari ini?
  • Bunyi apa yang paling kamu suka untuk bergerak? Mengapa?
  • Apa perbedaan bergerak dari melihat gambar dan mendengar bunyi?
  • Apa yang masih sulit dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang ingin kamu coba lagi di pembelajaran berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Alat musik sederhana: drum/rebana, seruling/recorder, lonceng kecil
  2. Pemutar audio (speaker bluetooth atau laptop)
  3. Rekaman bunyi-bunyian dengan kualitas berbeda (keras, pelan, cepat, lambat)
  4. Ruang kelas atau aula yang cukup luas untuk bergerak
  5. Lembar refleksi murid (kertas dan pensil warna)
  6. Buku Guru Seni Tari Kelas 1 Kurikulum Merdeka
  7. Video contoh tarian dengan musik kontras (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.