Modul AjarPertemuan 7Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 6: Asesmen Sumatif: Presentasi dan Ulasan Karya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif: Presentasi dan Ulasan Karya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 6: Asesmen Sumatif: Presentasi dan Ulasan Karya

Seni Rupa - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Presentasi dan Ulasan Karya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif: Presentasi dan Ulasan Karya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mempresentasikan karya sendiri secara lisan dengan menjelaskan inspirasi dari karya orang lain, ide atau gagasan, pesan yang ingin disampaikan, serta proses berkarya secara runtut dan jelas.
  2. Murid mampu menulis ulasan reflektif terhadap karya sendiri dan karya teman dengan menggunakan kosakata seni rupa yang tepat (unsur rupa, prinsip desain, teknik, dan makna).

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Ketika kamu melihat karya seni orang lain, apa yang paling ingin kamu tanyakan kepada pembuatnya?
  2. Bagaimana kamu bisa tahu apakah sebuah karya seni 'berhasil' menyampaikan pesan kepada orang yang melihatnya?
  3. Apa perbedaan antara sekadar 'menceritakan' karya dan benar-benar 'menjelaskan' karya menggunakan bahasa seni rupa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyambut murid dan mengkondisikan kelas menjadi suasana 'galeri mini': karya-karya murid ditempel atau diletakkan di meja/dinding sebelum kelas dimulai.
  • Guru mengajak murid berdiri sejenak dan melakukan napas dalam 3 kali untuk memfokuskan diri (berkesadaran), lalu meminta murid berdiri di depan karya masing-masing selama 1 menit dalam diam — merasakan karya mereka sendiri.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik pertama dan kedua secara lisan, memberi waktu 2 menit bagi murid untuk menjawab singkat di sticky note atau buku catatan.
  • Asesmen awal: Guru berkeliling membaca jawaban sticky note dan mengidentifikasi murid yang sudah mengenal kosakata seni rupa dan yang belum, untuk menyesuaikan pendampingan selama kegiatan.
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan mempresentasikan karya dan menulis ulasan reflektif, serta menyampaikan alur kegiatan dan kriteria penilaian secara singkat menggunakan rubrik yang dibagikan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan satu contoh presentasi karya yang singkat (bisa video pendek 2 menit atau guru sendiri memodelkan) — menjelaskan ide, inspirasi, proses, dan pesan sebuah karya fiktif menggunakan kosakata seni rupa (contoh: 'Saya menggunakan garis lengkung untuk menciptakan kesan dinamis, warna hangat untuk menyampaikan semangat...').
  • Guru membagikan 'Kartu Panduan Presentasi' berisi struktur: (1) Inspirasi dari mana, (2) Ide/gagasan utama, (3) Teknik dan bahan yang digunakan, (4) Unsur rupa dan prinsip desain yang diterapkan, (5) Pesan yang ingin disampaikan.
  • Murid membaca kartu panduan dan diberi waktu 5 menit untuk menuliskan poin-poin presentasi mereka sendiri di lembar persiapan — ini adalah latihan berpikir sebelum berbicara di depan kelas.
  • Guru memfasilitasi tanya jawab singkat: 'Ada yang masih bingung dengan bagian mana?' untuk memastikan semua murid paham struktur presentasi sebelum tampil.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Presentasi karya dilaksanakan dalam format 'galeri berjalan' (gallery walk) bergiliran: kelas dibagi 2 kelompok — Kelompok A presentasi lebih dahulu (±3 menit per murid) sementara Kelompok B berkeliling mendengarkan dan mencatat ulasan, kemudian berganti peran.
  • Setiap murid yang presentasi berdiri di depan karyanya dan menyampaikan poin-poin dari Kartu Panduan Presentasi — guru mencatat observasi dengan lembar observasi presentasi.
  • Murid pendengar (Kelompok B saat Kelompok A presentasi, dan sebaliknya) mengisi 'Lembar Ulasan Teman': menuliskan minimal 3 kalimat ulasan menggunakan kosakata seni rupa untuk karya 1 teman yang mereka pilih, mencakup: kesan pertama, elemen rupa yang menonjol, dan pesan yang mereka tangkap.
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik lisan singkat (1-2 kalimat) kepada setiap murid yang sedang presentasi — fokus pada kejelasan penyampaian dan penggunaan kosakata seni rupa.
  • Setelah semua murid presentasi, murid kembali ke tempat duduk dan melengkapi 'Lembar Ulasan Diri Sendiri': menulis ulasan reflektif terhadap karya sendiri — apa yang berhasil, apa yang ingin diperbaiki, dan mengapa.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membaca ulang lembar ulasan teman yang mereka terima (guru mengembalikan / memastikan lembar ulasan sampai ke pemilik karya) — murid diberi waktu 3 menit untuk membaca dan merenungkan tanggapan teman.
  • Guru memandu refleksi kelas dengan pertanyaan: 'Apakah pesan yang ingin kamu sampaikan berhasil ditangkap oleh temanmu? Mengapa ya atau mengapa tidak?' — 2-3 murid berbagi secara sukarela.
  • Murid menuliskan 'Refleksi Akhir' di bagian bawah lembar ulasan diri: 1 hal yang paling bermakna dari proses berkarya bab ini, dan 1 hal yang ingin mereka pelajari lebih lanjut tentang seni rupa.
  • Guru menegaskan bahwa proses merefleksi karya sendiri dan orang lain adalah keterampilan nyata yang dipakai seniman profesional — menghubungkan kegiatan hari ini dengan dunia nyata.

Penutup:

  • Guru mengajak murid melakukan 'Satu Kata Perasaan': setiap murid menyebutkan satu kata yang menggambarkan perasaan mereka setelah mempresentasikan dan mengulas karya hari ini (bisa dilakukan melingkar atau dengan cara acak).
  • Guru memberikan apresiasi tulus atas keberanian dan upaya semua murid dalam mempresentasikan karya — menekankan bahwa berbicara tentang karya sendiri adalah bentuk keberanian.
  • Guru mengumpulkan: (1) Lembar Persiapan Presentasi, (2) Lembar Ulasan Teman, dan (3) Lembar Ulasan Diri Sendiri — sebagai bukti asesmen sumatif.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: hasil ulasan dan nilai akan dibagikan pada pertemuan berikutnya beserta umpan balik tertulis dari guru.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid merapikan galeri mini dan berterima kasih atas partisipasi aktif semua murid.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar menggunakan kosakata seni rupa mendapatkan 'Kartu Kosakata Seni Rupa' berisi daftar istilah beserta contoh kalimat penggunaannya (garis, bidang, warna, tekstur, keseimbangan, irama, penekanan, kontras, proporsi, kesatuan). Murid yang sudah mahir diminta menggunakan minimal 5 istilah berbeda dalam ulasan mereka.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dalam presentasi boleh membaca langsung dari catatan persiapan mereka tanpa harus hafal. Murid yang sudah percaya diri didorong untuk menjawab pertanyaan spontan dari teman atau guru setelah presentasi. Guru dapat menyediakan waktu tambahan bagi murid yang membutuhkan lebih banyak waktu untuk menulis ulasan.
  • Produk: Ulasan reflektif dapat ditulis dalam bentuk paragraf naratif (untuk murid yang lebih ekspresif secara tulisan) atau dalam bentuk poin-poin terstruktur menggunakan Kartu Panduan (untuk murid yang lebih terbantu dengan kerangka). Murid yang memiliki kemampuan lebih tinggi dapat menambahkan perbandingan antara karyanya dengan karya seniman yang menjadi inspirasinya.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menuliskan di sticky note: 'Tuliskan 3 kata seni rupa yang kamu ingat dari pelajaran sebelumnya dan satu kalimat tentang karyamu.' Jawaban ini digunakan guru untuk memetakan kesiapan murid sebelum presentasi dan menentukan siapa yang perlu mendapatkan Kartu Kosakata Seni Rupa sebagai scaffolding.

Proses:

  • Selama tahap Mengaplikasi, guru menggunakan lembar observasi presentasi untuk mencatat: (1) apakah murid menyebutkan sumber inspirasi, (2) apakah murid menjelaskan minimal satu unsur rupa atau prinsip desain, (3) apakah murid menyampaikan pesan karya secara jelas. Catatan ini menjadi bahan umpan balik lisan yang diberikan guru kepada murid segera setelah presentasi.
  • Guru memantau pengisian Lembar Ulasan Teman dan memberikan panduan jika murid kesulitan menemukan kalimat apresiasi — mendorong penggunaan kosakata seni rupa yang tepat.

Akhir:

  • Penilaian sumatif dilakukan berdasarkan tiga produk yang dikumpulkan: (1) Lembar Persiapan Presentasi sebagai bukti proses berpikir, (2) rekaman observasi presentasi lisan oleh guru, dan (3) Lembar Ulasan Reflektif (diri sendiri dan teman). Penilaian menggunakan rubrik 4 level untuk aspek: Presentasi Lisan, Ulasan Reflektif Diri, dan Apresiasi Karya Teman.

Formatif:

  • Observasi lisan selama presentasi: guru menggunakan lembar observasi untuk mencatat kelancaran, penggunaan kosakata seni rupa, dan kemampuan menjelaskan proses berkarya.
  • Umpan balik sejawat melalui Lembar Ulasan Teman yang diisi selama gallery walk.
  • Sticky note pertanyaan pemantik di awal sebagai asesmen diagnostik kosakata dan pemahaman awal murid.

Sumatif:

  • Presentasi lisan karya: dinilai menggunakan rubrik dengan aspek konten (ide, inspirasi, proses, pesan) dan aspek komunikasi (kejelasan, penggunaan kosakata seni rupa).
  • Lembar Ulasan Reflektif Diri Sendiri: dinilai berdasarkan kedalaman refleksi dan ketepatan penggunaan kosakata seni rupa.
  • Lembar Ulasan Teman: dinilai berdasarkan kelengkapan dan kualitas apresiasi menggunakan bahasa seni rupa.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Presentasi Lisan (TP 6.2.7.1): Kemampuan mempresentasikan karya dan menjelaskan inspirasi, ide, pesan, serta proses berkaryaMurid hanya menyebutkan judul atau bahan karya tanpa menjelaskan ide, inspirasi, atau proses. Belum menggunakan kosakata seni rupa.Murid menyebutkan satu aspek (misalnya hanya inspirasi atau hanya teknik) dengan penjelasan yang sangat singkat. Penggunaan kosakata seni rupa sangat terbatas (0–1 istilah).Murid menjelaskan minimal 3 dari 5 aspek panduan (inspirasi, ide, teknik, unsur/prinsip rupa, pesan) dengan cukup jelas. Menggunakan 2–3 kosakata seni rupa dengan tepat.Murid menjelaskan semua aspek (inspirasi, ide, teknik, unsur/prinsip rupa, dan pesan) secara runtut, jelas, dan percaya diri. Menggunakan minimal 4 kosakata seni rupa dengan tepat dan relevan.
Ulasan Reflektif Diri Sendiri (TP 6.2.7.2): Kemampuan menulis ulasan reflektif terhadap karya sendiri menggunakan kosakata seni rupaMurid hanya menulis kalimat umum seperti 'Saya suka karya saya' atau 'Karya saya bagus' tanpa penjelasan spesifik. Tidak ada kosakata seni rupa.Murid menulis 1–2 kalimat refleksi yang menyebutkan satu elemen karya (misalnya warna atau bentuk) namun belum mengaitkan dengan makna atau proses. Menggunakan 1 kosakata seni rupa.Murid menulis refleksi yang mencakup apa yang berhasil, apa yang ingin diperbaiki, dan mengapa — menggunakan 2–3 kosakata seni rupa dengan tepat. Refleksi cukup spesifik.Murid menulis refleksi mendalam yang mengaitkan pilihan unsur rupa/prinsip desain dengan makna dan pesan karya, menyebutkan apa yang berhasil dan strategi perbaikan yang konkret. Menggunakan minimal 4 kosakata seni rupa dengan tepat dan kontekstual.
Ulasan Apresiasi Karya Teman (TP 6.2.7.2): Kemampuan menulis ulasan terhadap karya teman menggunakan kosakata seni rupaMurid hanya menulis komentar umum seperti 'Karyanya bagus' atau 'Saya suka warnanya' tanpa penjelasan lebih lanjut. Tidak ada kosakata seni rupa yang tepat.Murid menulis 1–2 kalimat yang menyebutkan satu elemen visual karya teman (misalnya warna atau komposisi) namun tanpa penjelasan dampak atau makna. Menggunakan 1 kosakata seni rupa.Murid menulis minimal 3 kalimat ulasan yang mencakup kesan pertama, elemen rupa yang menonjol, dan pesan yang ditangkap — menggunakan 2–3 kosakata seni rupa dengan tepat.Murid menulis ulasan yang kaya dan spesifik: menggambarkan kesan visual, menganalisis penggunaan unsur rupa dan/atau prinsip desain oleh teman, dan menyampaikan interpretasi pesan karya. Menggunakan minimal 4 kosakata seni rupa secara tepat dan bervariasi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk mempresentasikan karyanya dalam alokasi waktu yang tersedia? Jika tidak, apa yang perlu disesuaikan?
  • Seberapa efektif format gallery walk dalam memberikan kesempatan murid untuk mendengarkan presentasi teman dan menulis ulasan? Apakah ada murid yang tampak kesulitan atau tidak terlibat?
  • Apakah Kartu Kosakata Seni Rupa dan Kartu Panduan Presentasi cukup membantu murid yang membutuhkan scaffolding? Apakah ada murid yang masih perlu dukungan lebih lanjut?
  • Bagaimana kualitas ulasan reflektif murid secara keseluruhan? Apakah ada pola kesulitan yang perlu ditangani dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari presentasimu yang menurutmu paling berhasil, dan mengapa?
  • Setelah membaca ulasan dari temanmu, apakah ada yang mengejutkan atau berbeda dari yang kamu harapkan? Apa yang kamu pelajari dari situ?
  • Kosakata seni rupa mana yang paling mudah kamu gunakan, dan mana yang masih terasa sulit? Bagaimana kamu akan belajar lebih lanjut tentang istilah yang sulit?
  • Jika kamu bisa mengulang proses berkarya di Bab 2 ini dari awal, satu hal apa yang akan kamu lakukan berbeda?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas VI (Edisi Revisi) — panduan rubrik penilaian sumatif dan asesmen formatif.
  2. Karya seni rupa dua dimensi yang telah dibuat murid pada pertemuan-pertemuan sebelumnya dalam Bab 2.
  3. Kartu Panduan Presentasi (dibuat guru) — berisi 5 poin struktur presentasi: inspirasi, ide, teknik, unsur/prinsip rupa, pesan.
  4. Kartu Kosakata Seni Rupa (dibuat guru) — daftar istilah: garis, bidang, warna, tekstur, keseimbangan, irama, penekanan, kontras, proporsi, kesatuan, beserta contoh kalimat penggunaannya.
  5. Lembar Persiapan Presentasi (dibuat guru) — lembar kerja terstruktur untuk murid mempersiapkan poin presentasi.
  6. Lembar Ulasan Teman (dibuat guru) — lembar isian apresiasi karya teman dengan panduan kosakata.
  7. Lembar Ulasan Diri Sendiri dan Refleksi Akhir (dibuat guru) — lembar reflektif dengan pertanyaan panduan.
  8. Sticky notes dan spidol/pulpen untuk asesmen awal dan kegiatan gallery walk.
  9. Media penempel karya: selotip kertas atau papan display untuk memajang karya selama gallery walk.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.