Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 6: Inspirasi dari Karya Orang Lain: Merancang Karya Sendiri

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 6 dengan topik "Inspirasi dari Karya Orang Lain: Merancang Karya Sendiri". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 6: Inspirasi dari Karya Orang Lain: Merancang Karya Sendiri

Seni Rupa - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Inspirasi dari Karya Orang Lain: Merancang Karya Sendiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikInspirasi dari Karya Orang Lain: Merancang Karya Sendiri
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan bagaimana karya seni orang lain memberikan inspirasi atau mendorong untuk berkarya
  2. Merancang sebuah karya seni rupa dua dimensi yang terinspirasi dari karya orang lain, dengan menentukan ide, pesan, alat, dan bahan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Karya seni apa yang pernah kamu lihat dan paling berkesan bagimu? Mengapa?
  2. Bagaimana perasaanmu ketika melihat karya seni yang indah atau menarik?
  3. Apakah kamu pernah terinspirasi untuk membuat sesuatu setelah melihat karya orang lain?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan menyapa murid dan mengajak berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid dalam melihat karya seni (lukisan, gambar, kerajinan) yang pernah mereka temui
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: murid akan belajar bagaimana karya orang lain bisa memberi inspirasi dan merancang karya sendiri
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan 3-4 contoh karya seni rupa dua dimensi (lukisan, ilustrasi, gambar) dari seniman lokal atau karya murid lain dari internet/buku
  • Murid mengamati setiap karya dengan seksama, memperhatikan unsur rupa (warna, garis, bentuk, tekstur) dan tema yang diangkat
  • Guru membimbing diskusi kelas dengan pertanyaan: Apa yang menarik dari karya ini? Pesan apa yang ingin disampaikan seniman? Teknik apa yang digunakan?
  • Murid menuliskan di buku catatan satu karya yang paling menarik bagi mereka dan alasannya
  • Guru menjelaskan bahwa inspirasi bisa datang dari mana saja: pengalaman melihat karya orang lain, alam, cerita, atau peristiwa di sekitar kita

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid memilih satu karya yang telah mereka amati sebagai sumber inspirasi (boleh mengambil elemen tertentu, bukan meniru persis)
  • Murid mengisi lembar perencanaan karya dengan format: (1) Ide/tema karya saya, (2) Pesan yang ingin saya sampaikan, (3) Alat yang akan saya gunakan, (4) Bahan yang akan saya gunakan, (5) Teknik yang akan saya coba
  • Murid membuat sketsa kasar (draft) dari karya yang akan mereka buat di kertas, menggabungkan inspirasi dari karya orang lain dengan imajinasi sendiri
  • Guru berkeliling memantau proses perancangan, memberikan umpan balik dan dorongan untuk murid mengembangkan ide mereka sendiri
  • Murid menyelesaikan rancangan karya lengkap dengan catatan alat dan bahan yang diperlukan

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid berpasangan dengan teman sebangku untuk saling berbagi rancangan karya yang telah dibuat
  • Setiap murid menjelaskan: Karya apa yang memberi inspirasi? Bagian mana yang diambil sebagai inspirasi? Apa yang ditambahkan dari ide sendiri?
  • Teman memberikan apresiasi dan saran konstruktif (1 hal yang menarik, 1 hal yang bisa diperbaiki)
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di lembar kerja: Apa yang saya pelajari hari ini tentang proses mendapat inspirasi? Apa tantangan dalam merancang karya? Apa yang akan saya lakukan selanjutnya?
  • Beberapa murid (3-4 orang) maju ke depan kelas secara sukarela untuk mempresentasikan rancangan karya mereka

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menunjukkan lembar perencanaan dan sketsa karya mereka
  • Guru memberikan penguatan: karya yang baik lahir dari proses mengamati, terinspirasi, dan mengembangkan ide sendiri
  • Guru menginformasikan bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan mewujudkan rancangan menjadi karya nyata
  • Guru meminta murid menyiapkan alat dan bahan sesuai rencana mereka untuk pertemuan selanjutnya
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami dapat diminta menganalisis lebih dalam aspek teknik dan komposisi dari karya inspirasi. Murid yang perlu pendampingan diberikan contoh karya yang lebih sederhana dan panduan pertanyaan terstruktur
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat bimbingan individual saat membuat sketsa. Murid yang sudah mahir dapat langsung membuat sketsa detail dengan variasi teknik. Waktu dapat disesuaikan: murid cepat diberi tantangan tambahan (membuat 2 alternatif sketsa)
  • Produk: Murid dapat memilih tingkat kerumitan karya: sketsa sederhana dengan 1-2 objek utama, atau sketsa kompleks dengan komposisi lengkap. Murid juga bebas memilih media yang sesuai kemampuan (pensil, krayon, spidol)

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Apakah murid pernah melihat karya seni yang menarik? Apa yang mereka ingat dari karya tersebut?
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang proses mendapat inspirasi dari karya orang lain

Proses:

  • Observasi keterlibatan murid saat mengamati dan menganalisis karya seni
  • Pemantauan proses pembuatan lembar perencanaan: apakah murid dapat menentukan ide, pesan, alat, dan bahan dengan jelas
  • Pengamatan sketsa kasar: apakah ada unsur inspirasi yang dikembangkan menjadi ide sendiri
  • Mendengarkan penjelasan murid saat berbagi dengan teman sebangku

Akhir:

  • Pengumpulan dan penilaian lembar perencanaan karya menggunakan rubrik
  • Penilaian sketsa karya berdasarkan kriteria orisinalitas dan kreativitas
  • Membaca lembar refleksi murid untuk memahami pemahaman mereka tentang proses mendapat inspirasi
  • Presentasi sukarela murid sebagai indikator kepercayaan diri dan pemahaman

Formatif:

  • Observasi selama murid mengamati karya dan berdiskusi
  • Pemeriksaan lembar perencanaan karya
  • Penilaian sejawat saat berbagi rancangan

Sumatif:

  • Penilaian lembar perencanaan karya (kelengkapan ide, pesan, alat, bahan)
  • Penilaian sketsa karya (orisinalitas, kesesuaian dengan inspirasi, kreativitas)
  • Penilaian lembar refleksi tertulis

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan inspirasi dari karya orang lainMurid belum dapat menjelaskan karya mana yang memberi inspirasi atau mengapa karya tersebut menarikMurid dapat menyebutkan karya yang menarik tetapi penjelasan masih sangat sederhana (misal: 'bagus', 'indah')Murid dapat menjelaskan karya yang memberi inspirasi dengan menyebutkan elemen tertentu (warna, bentuk, tema) yang menarikMurid dapat menjelaskan secara rinci bagaimana karya orang lain memberi inspirasi, elemen apa yang diambil, dan bagaimana hal itu mendorong ide untuk berkarya
Merancang karya seni rupa (lembar perencanaan)Lembar perencanaan tidak lengkap, ide tidak jelas, alat dan bahan tidak disebutkanLembar perencanaan diisi tetapi ide masih samar, alat dan bahan disebutkan namun tidak sesuai dengan rencana karyaLembar perencanaan lengkap dengan ide yang jelas, pesan tersampaikan, alat dan bahan sesuai dengan rancanganLembar perencanaan sangat lengkap dan terperinci, ide orisinal, pesan kuat, alat dan bahan dipilih dengan pertimbangan matang, ada catatan teknik yang akan digunakan
Sketsa karya (kreativitas dan orisinalitas)Sketsa tidak jelas atau terlalu sederhana, hanya meniru karya inspirasi tanpa pengembanganSketsa terlihat namun masih sangat mirip dengan karya inspirasi, sedikit pengembangan ide sendiriSketsa menunjukkan kombinasi antara inspirasi dari karya orang lain dengan ide sendiri, komposisi cukup baikSketsa sangat kreatif dan orisinal, terinspirasi dari karya orang lain tetapi dikembangkan menjadi karya baru yang unik, komposisi matang dan menarik
Refleksi proses berkaryaMurid tidak mengisi lembar refleksi atau isinya tidak relevan dengan proses pembelajaranMurid mengisi refleksi namun masih sangat singkat dan umum, belum menunjukkan kesadaran terhadap proses belajarnyaMurid merefleksikan proses belajarnya dengan menyebutkan apa yang dipelajari dan tantangan yang dihadapiMurid merefleksikan secara mendalam proses mendapat inspirasi, tantangan dalam merancang, solusi yang dilakukan, dan rencana tindak lanjut dengan jelas

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam mengamati dan menganalisis karya seni?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk murid merancang karya dengan matang?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mendukung keberagaman murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembimbingan proses perancangan karya?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil membangun rasa ingin tahu dan antusiasme murid?

Refleksi Murid:

  • Karya seni apa yang paling memberi inspirasi kepadamu? Mengapa?
  • Bagaimana perasaanmu saat merancang karya sendiri yang terinspirasi dari karya orang lain?
  • Apa bagian paling menantang dalam membuat rencana karya hari ini?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk mewujudkan rancanganmu menjadi karya nyata?
  • Apa yang kamu pelajari tentang proses mendapat inspirasi dari karya orang lain?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru dan Buku Siswa Seni Rupa Kelas VI Kurikulum Merdeka
  2. Contoh reproduksi karya seni rupa dua dimensi (lukisan, ilustrasi) dari buku, internet, atau galeri virtual
  3. Lembar Kerja Murid (LKPD): Lembar Perencanaan Karya
  4. Kertas gambar A4 atau buku gambar
  5. Alat tulis: pensil, penghapus, pensil warna, krayon, spidol (sesuai pilihan murid)
  6. Papan tulis dan proyektor/laptop untuk menampilkan contoh karya

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.