MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C) Topik: Menciptakan Karya Seni dari Limbah (Proses Pembuatan) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Menciptakan Karya Seni dari Limbah (Proses Pembuatan) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat membuat karya seni rupa dari limbah sesuai rancangan dengan teknik yang tepat
- Murid dapat menyelesaikan karya seni dari limbah dengan rapi dan kreatif
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana kita bisa mengubah limbah yang terlihat tidak berguna menjadi karya seni yang indah?
- Teknik apa yang paling cocok untuk membuat karya seni dari bahan limbah yang kalian pilih?
- Apa yang membuat sebuah karya seni dari limbah terlihat rapi dan menarik?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
- Guru menampilkan contoh karya seni dari limbah yang sudah jadi dan menanyakan pendapat murid
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membuat karya seni dari limbah sesuai rancangan
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan bahan limbah apa yang sudah disiapkan murid dan teknik apa yang akan mereka gunakan
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan ulang tahapan pembuatan karya seni dari limbah: persiapan bahan, penyusunan, perekatan/penyatuan, dan finishing
- Guru mendemonstrasikan teknik-teknik dasar yang bisa digunakan: menggunting, melipat, merekat, mengikat, atau menyusun
- Murid mengamati demonstrasi guru dan bertanya jika ada yang kurang jelas
- Murid memeriksa kembali rancangan karya yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya
- Murid mengidentifikasi teknik mana yang paling sesuai untuk mewujudkan rancangan mereka
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mulai membuat karya seni dari limbah sesuai rancangan yang telah dibuat
- Murid menggunakan teknik yang telah dipilih untuk menyusun dan menyatukan bahan limbah
- Guru berkeliling untuk memberikan bimbingan individual sesuai kebutuhan masing-masing murid
- Murid bekerja secara mandiri namun boleh saling berbagi ide dengan teman sebangku
- Murid melakukan finishing pada karya mereka agar terlihat rapi dan menarik
- Guru melakukan asesmen proses dengan observasi dan memberikan umpan balik konstruktif
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyelesaikan karya mereka dan memastikan semua bagian sudah terpasang dengan baik
- Murid membandingkan hasil karya dengan rancangan awal: apakah sesuai atau ada perubahan
- Murid menuliskan refleksi singkat tentang proses pembuatan: teknik apa yang berhasil, kesulitan apa yang dialami, dan solusi apa yang ditemukan
- Beberapa murid maju ke depan untuk menunjukkan karya mereka dan menjelaskan proses pembuatannya
- Murid lain memberikan apresiasi dan saran untuk perbaikan
Penutup:- Guru mengajak murid melakukan refleksi bersama tentang pengalaman membuat karya seni dari limbah
- Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kerapian dan kreativitas dalam berkarya
- Guru melakukan asesmen akhir dengan melihat hasil karya murid menggunakan rubrik penilaian
- Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha dan kreativitas mereka
- Guru menginformasikan kegiatan pertemuan selanjutnya: presentasi dan pameran karya
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid dapat memilih tingkat kompleksitas karya sesuai kemampuan: karya sederhana dengan 2-3 jenis limbah atau karya kompleks dengan lebih banyak variasi bahan dan teknik gabungan
- Proses: Murid yang cepat dapat menambahkan detail atau ornamen tambahan, sementara murid yang membutuhkan waktu lebih dapat fokus menyelesaikan bagian utama dengan bimbingan guru yang lebih intensif
- Produk: Murid dapat membuat karya fungsional (tempat pensil, wadah) atau karya dekoratif (hiasan dinding, miniatur) sesuai minat dan kemampuan mereka
ASESMENAwal:- Guru menanyakan kesiapan bahan limbah dan rancangan yang telah dibuat
- Guru menanyakan teknik apa yang akan digunakan murid untuk membuat karya mereka
- Guru mengidentifikasi pemahaman awal murid tentang tahapan pembuatan karya seni
Proses:- Observasi keterampilan murid dalam menggunakan alat dan teknik berkarya
- Observasi kemampuan murid dalam memecahkan masalah yang muncul saat proses pembuatan
- Tanya jawab untuk mengecek pemahaman murid tentang teknik yang digunakan
- Dokumentasi foto proses pembuatan karya sebagai bukti pembelajaran
Akhir:- Penilaian hasil karya menggunakan rubrik: kesesuaian dengan rancangan, kerapian, kreativitas, dan penguasaan teknik
- Penilaian refleksi tertulis murid tentang proses dan hasil karya
- Penilaian kemampuan murid dalam menjelaskan proses pembuatan karya secara lisan
Formatif:- Observasi proses kerja murid: pemilihan teknik, kerapian, dan kreativitas
- Tanya jawab selama proses pembuatan untuk mengetahui pemahaman murid
- Umpan balik langsung saat murid mengalami kesulitan
Sumatif:- Penilaian hasil karya seni dari limbah menggunakan rubrik
- Penilaian refleksi tertulis murid
- Penilaian presentasi singkat tentang proses pembuatan karya
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kesesuaian dengan rancangan | Karya tidak sesuai dengan rancangan dan tidak terlihat perencanaan yang jelas | Karya sebagian kecil sesuai dengan rancangan, banyak bagian yang berbeda dari rencana awal | Karya sebagian besar sesuai dengan rancangan, ada beberapa penyesuaian yang logis | Karya sangat sesuai dengan rancangan atau ada pengembangan yang lebih baik dari rencana awal | | Penguasaan teknik | Teknik yang digunakan tidak tepat dan tidak terampil, banyak bagian yang tidak kokoh | Teknik yang digunakan kurang tepat, beberapa bagian terlihat kurang rapi atau kurang kokoh | Teknik yang digunakan sudah tepat, sebagian besar bagian karya rapi dan kokoh | Teknik yang digunakan sangat tepat dan terampil, seluruh bagian karya rapi dan kokoh | | Kerapian | Karya terlihat tidak rapi, banyak bagian yang berantakan atau tidak tersusun dengan baik | Karya kurang rapi, ada beberapa bagian yang terlihat kurang tersusun dengan baik | Karya cukup rapi, sebagian besar bagian tersusun dengan baik | Karya sangat rapi, semua bagian tersusun dengan sangat baik dan detail | | Kreativitas | Karya sangat sederhana dan tidak menunjukkan ide atau variasi yang menarik | Karya menunjukkan sedikit ide kreatif namun masih sangat sederhana | Karya menunjukkan kreativitas dengan variasi bentuk, warna, atau komposisi yang menarik | Karya sangat kreatif dan orisinal, menunjukkan ide unik dengan variasi yang beragam dan menarik |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah pembelajaran hari ini memberikan waktu yang cukup bagi semua murid untuk menyelesaikan karya mereka?
- Bagaimana cara saya memberikan bimbingan yang lebih efektif bagi murid yang mengalami kesulitan?
- Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah memenuhi kebutuhan belajar semua murid?
- Apa yang bisa saya perbaiki untuk pembelajaran selanjutnya agar lebih bermakna dan menggembirakan?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan dari proses membuat karya seni dari limbah hari ini?
- Kesulitan apa yang kamu alami dan bagaimana cara kamu mengatasinya?
- Apakah hasil karyamu sudah sesuai dengan rancangan? Jika tidak, apa yang membuat kamu mengubahnya?
- Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika membuat karya seni dari limbah lagi di lain waktu?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Seni Rupa Kelas 5 SD/MI
- Buku Guru Seni Rupa Kelas 5 SD/MI (Edisi Revisi)
- Contoh karya seni dari limbah (foto atau karya nyata)
- Bahan limbah: botol plastik, kardus bekas, kertas koran, sedotan, tutup botol, kain perca, dll
- Alat: gunting, lem, selotip, penggaris, pensil, cat/spidol (opsional)
- Video tutorial pembuatan karya seni dari limbah (jika tersedia)
- Rancangan karya yang telah dibuat murid di pertemuan sebelumnya
|