Modul AjarPertemuan 5Bab 6Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Menciptakan Karya Seni dari Limbah (Proses Pembuatan)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Menciptakan Karya Seni dari Limbah (Proses Pembuatan)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Menciptakan Karya Seni dari Limbah (Proses Pembuatan)

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menciptakan Karya Seni dari Limbah (Proses Pembuatan)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenciptakan Karya Seni dari Limbah (Proses Pembuatan)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat karya seni rupa dari limbah sesuai rancangan dengan teknik yang tepat
  2. Murid dapat menyelesaikan karya seni dari limbah dengan rapi dan kreatif

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana kita bisa mengubah limbah yang terlihat tidak berguna menjadi karya seni yang indah?
  2. Teknik apa yang paling cocok untuk membuat karya seni dari bahan limbah yang kalian pilih?
  3. Apa yang membuat sebuah karya seni dari limbah terlihat rapi dan menarik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru menampilkan contoh karya seni dari limbah yang sudah jadi dan menanyakan pendapat murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membuat karya seni dari limbah sesuai rancangan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan bahan limbah apa yang sudah disiapkan murid dan teknik apa yang akan mereka gunakan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan ulang tahapan pembuatan karya seni dari limbah: persiapan bahan, penyusunan, perekatan/penyatuan, dan finishing
  • Guru mendemonstrasikan teknik-teknik dasar yang bisa digunakan: menggunting, melipat, merekat, mengikat, atau menyusun
  • Murid mengamati demonstrasi guru dan bertanya jika ada yang kurang jelas
  • Murid memeriksa kembali rancangan karya yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya
  • Murid mengidentifikasi teknik mana yang paling sesuai untuk mewujudkan rancangan mereka

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid mulai membuat karya seni dari limbah sesuai rancangan yang telah dibuat
  • Murid menggunakan teknik yang telah dipilih untuk menyusun dan menyatukan bahan limbah
  • Guru berkeliling untuk memberikan bimbingan individual sesuai kebutuhan masing-masing murid
  • Murid bekerja secara mandiri namun boleh saling berbagi ide dengan teman sebangku
  • Murid melakukan finishing pada karya mereka agar terlihat rapi dan menarik
  • Guru melakukan asesmen proses dengan observasi dan memberikan umpan balik konstruktif

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyelesaikan karya mereka dan memastikan semua bagian sudah terpasang dengan baik
  • Murid membandingkan hasil karya dengan rancangan awal: apakah sesuai atau ada perubahan
  • Murid menuliskan refleksi singkat tentang proses pembuatan: teknik apa yang berhasil, kesulitan apa yang dialami, dan solusi apa yang ditemukan
  • Beberapa murid maju ke depan untuk menunjukkan karya mereka dan menjelaskan proses pembuatannya
  • Murid lain memberikan apresiasi dan saran untuk perbaikan

Penutup:

  • Guru mengajak murid melakukan refleksi bersama tentang pengalaman membuat karya seni dari limbah
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kerapian dan kreativitas dalam berkarya
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan melihat hasil karya murid menggunakan rubrik penilaian
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha dan kreativitas mereka
  • Guru menginformasikan kegiatan pertemuan selanjutnya: presentasi dan pameran karya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat memilih tingkat kompleksitas karya sesuai kemampuan: karya sederhana dengan 2-3 jenis limbah atau karya kompleks dengan lebih banyak variasi bahan dan teknik gabungan
  • Proses: Murid yang cepat dapat menambahkan detail atau ornamen tambahan, sementara murid yang membutuhkan waktu lebih dapat fokus menyelesaikan bagian utama dengan bimbingan guru yang lebih intensif
  • Produk: Murid dapat membuat karya fungsional (tempat pensil, wadah) atau karya dekoratif (hiasan dinding, miniatur) sesuai minat dan kemampuan mereka

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan kesiapan bahan limbah dan rancangan yang telah dibuat
  • Guru menanyakan teknik apa yang akan digunakan murid untuk membuat karya mereka
  • Guru mengidentifikasi pemahaman awal murid tentang tahapan pembuatan karya seni

Proses:

  • Observasi keterampilan murid dalam menggunakan alat dan teknik berkarya
  • Observasi kemampuan murid dalam memecahkan masalah yang muncul saat proses pembuatan
  • Tanya jawab untuk mengecek pemahaman murid tentang teknik yang digunakan
  • Dokumentasi foto proses pembuatan karya sebagai bukti pembelajaran

Akhir:

  • Penilaian hasil karya menggunakan rubrik: kesesuaian dengan rancangan, kerapian, kreativitas, dan penguasaan teknik
  • Penilaian refleksi tertulis murid tentang proses dan hasil karya
  • Penilaian kemampuan murid dalam menjelaskan proses pembuatan karya secara lisan

Formatif:

  • Observasi proses kerja murid: pemilihan teknik, kerapian, dan kreativitas
  • Tanya jawab selama proses pembuatan untuk mengetahui pemahaman murid
  • Umpan balik langsung saat murid mengalami kesulitan

Sumatif:

  • Penilaian hasil karya seni dari limbah menggunakan rubrik
  • Penilaian refleksi tertulis murid
  • Penilaian presentasi singkat tentang proses pembuatan karya

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kesesuaian dengan rancanganKarya tidak sesuai dengan rancangan dan tidak terlihat perencanaan yang jelasKarya sebagian kecil sesuai dengan rancangan, banyak bagian yang berbeda dari rencana awalKarya sebagian besar sesuai dengan rancangan, ada beberapa penyesuaian yang logisKarya sangat sesuai dengan rancangan atau ada pengembangan yang lebih baik dari rencana awal
Penguasaan teknikTeknik yang digunakan tidak tepat dan tidak terampil, banyak bagian yang tidak kokohTeknik yang digunakan kurang tepat, beberapa bagian terlihat kurang rapi atau kurang kokohTeknik yang digunakan sudah tepat, sebagian besar bagian karya rapi dan kokohTeknik yang digunakan sangat tepat dan terampil, seluruh bagian karya rapi dan kokoh
KerapianKarya terlihat tidak rapi, banyak bagian yang berantakan atau tidak tersusun dengan baikKarya kurang rapi, ada beberapa bagian yang terlihat kurang tersusun dengan baikKarya cukup rapi, sebagian besar bagian tersusun dengan baikKarya sangat rapi, semua bagian tersusun dengan sangat baik dan detail
KreativitasKarya sangat sederhana dan tidak menunjukkan ide atau variasi yang menarikKarya menunjukkan sedikit ide kreatif namun masih sangat sederhanaKarya menunjukkan kreativitas dengan variasi bentuk, warna, atau komposisi yang menarikKarya sangat kreatif dan orisinal, menunjukkan ide unik dengan variasi yang beragam dan menarik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pembelajaran hari ini memberikan waktu yang cukup bagi semua murid untuk menyelesaikan karya mereka?
  • Bagaimana cara saya memberikan bimbingan yang lebih efektif bagi murid yang mengalami kesulitan?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah memenuhi kebutuhan belajar semua murid?
  • Apa yang bisa saya perbaiki untuk pembelajaran selanjutnya agar lebih bermakna dan menggembirakan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari proses membuat karya seni dari limbah hari ini?
  • Kesulitan apa yang kamu alami dan bagaimana cara kamu mengatasinya?
  • Apakah hasil karyamu sudah sesuai dengan rancangan? Jika tidak, apa yang membuat kamu mengubahnya?
  • Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika membuat karya seni dari limbah lagi di lain waktu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Seni Rupa Kelas 5 SD/MI
  2. Buku Guru Seni Rupa Kelas 5 SD/MI (Edisi Revisi)
  3. Contoh karya seni dari limbah (foto atau karya nyata)
  4. Bahan limbah: botol plastik, kardus bekas, kertas koran, sedotan, tutup botol, kain perca, dll
  5. Alat: gunting, lem, selotip, penggaris, pensil, cat/spidol (opsional)
  6. Video tutorial pembuatan karya seni dari limbah (jika tersedia)
  7. Rancangan karya yang telah dibuat murid di pertemuan sebelumnya

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.