MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C) Topik: Memilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Memilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat memilah limbah berdasarkan jenis dan bentuknya untuk digunakan sebagai bahan karya seni
- Murid dapat menyeleksi limbah yang layak dan tidak layak untuk dijadikan karya seni
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Limbah apa saja yang kalian temukan di rumah atau sekolah setiap hari?
- Menurut kalian, apakah semua limbah bisa dijadikan karya seni yang indah?
- Bagaimana cara memilih limbah yang tepat untuk membuat karya seni?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang limbah yang ada di rumah atau sekolah
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: memilah dan menyeleksi limbah untuk karya seni
- Guru menampilkan gambar berbagai jenis limbah rumah tangga dan mengajukan pertanyaan pemantik
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan pengertian limbah dan dampaknya terhadap lingkungan
- Murid mengamati berbagai contoh limbah yang dibawa guru (plastik, kertas, kardus, kaleng, kain perca, botol, sedotan)
- Guru memandu diskusi tentang jenis-jenis limbah berdasarkan bahannya: organik dan anorganik
- Murid mengidentifikasi karakteristik setiap jenis limbah (keras/lunak, mudah dibentuk/kaku, tahan lama/mudah rusak)
- Guru menjelaskan kriteria limbah yang layak untuk karya seni: bersih, tidak berbau, tidak tajam/berbahaya, mudah dibentuk
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang)
- Setiap kelompok menerima sekumpulan limbah campuran yang sudah disiapkan guru
- Murid memilah limbah berdasarkan jenisnya (plastik, kertas, logam, kain) dengan meletakkannya di wadah terpisah
- Murid menyeleksi limbah dari setiap kelompok jenis: mana yang layak dan tidak layak untuk karya seni
- Murid membuat tabel klasifikasi sederhana: Jenis Limbah | Bentuk | Layak/Tidak Layak | Alasan
- Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik kepada setiap kelompok
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap kelompok mempresentasikan hasil pemilahan dan seleksi limbah mereka
- Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan
- Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang perbedaan kriteria seleksi antar kelompok
- Murid merefleksikan proses pemilahan: kesulitan yang dihadapi dan cara mengatasinya
- Guru mengajak murid memikirkan: limbah apa dari rumah yang bisa mereka bawa untuk pertemuan berikutnya
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran: cara memilah limbah berdasarkan jenis dan bentuk, serta kriteria menyeleksi limbah untuk karya seni
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjelaskan secara lisan satu contoh limbah layak dan tidak layak beserta alasannya
- Murid mengisi lembar refleksi pembelajaran
- Guru memberikan tugas: membawa 3-5 jenis limbah bersih dari rumah untuk pertemuan berikutnya
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid cepat diberi tantangan mengklasifikasikan limbah dengan kategori lebih detail (berdasarkan ukuran, warna, tekstur). Murid lambat fokus pada klasifikasi dasar (plastik, kertas, logam, kain)
- Proses: Murid cepat bekerja lebih mandiri dengan panduan minimal. Murid lambat mendapat bimbingan intensif dan contoh konkret dari guru saat memilah dan menyeleksi
- Produk: Murid cepat membuat tabel klasifikasi dengan analisis potensi penggunaan tiap limbah. Murid lambat membuat tabel klasifikasi sederhana dengan kategori layak/tidak layak
ASESMENAwal:- Tanya jawab tentang jenis limbah yang ada di rumah atau sekolah
- Menanyakan pengalaman murid mengumpulkan atau membuang limbah
Proses:- Observasi kemampuan memilah limbah berdasarkan jenis
- Observasi kemampuan menyeleksi limbah layak dan tidak layak
- Penilaian kerja kelompok saat membuat tabel klasifikasi
- Tanya jawab untuk mengecek pemahaman kriteria seleksi
Akhir:- Presentasi hasil pemilahan dan seleksi limbah kelompok
- Penjelasan lisan: satu contoh limbah layak dan tidak layak beserta alasannya
- Lembar refleksi pembelajaran
Formatif:- Observasi saat murid memilah dan menyeleksi limbah dalam kelompok
- Tanya jawab selama proses pembelajaran
- Penilaian tabel klasifikasi limbah
Sumatif:- Penilaian hasil pemilahan dan seleksi limbah kelompok
- Presentasi kelompok tentang hasil klasifikasi
- Penjelasan lisan kriteria seleksi limbah
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Memilah limbah berdasarkan jenis | Tidak dapat memilah limbah berdasarkan jenis dengan benar (lebih dari 50% salah) | Dapat memilah limbah berdasarkan jenis dengan bantuan guru (50% benar) | Dapat memilah limbah berdasarkan jenis dengan sedikit bantuan (75% benar) | Dapat memilah limbah berdasarkan jenis secara mandiri dan tepat (90-100% benar) | | Menyeleksi limbah yang layak untuk karya seni | Tidak dapat menentukan kriteria kelayakan limbah dan melakukan seleksi | Dapat menentukan 1-2 kriteria kelayakan limbah dengan bantuan guru | Dapat menentukan 3-4 kriteria kelayakan dan menyeleksi limbah dengan tepat | Dapat menentukan kriteria kelayakan secara lengkap dan menyeleksi limbah dengan alasan yang logis | | Penalaran kritis dalam memberikan alasan | Tidak dapat memberikan alasan mengapa limbah layak atau tidak layak | Memberikan alasan sederhana (contoh: karena bagus/jelek) tanpa penjelasan detail | Memberikan alasan berdasarkan 1-2 kriteria (contoh: bersih dan mudah dibentuk) | Memberikan alasan lengkap berdasarkan berbagai kriteria dengan penjelasan logis dan terperinci | | Kemandirian dalam bekerja | Sangat bergantung pada guru dan teman kelompok, tidak menunjukkan inisiatif | Mulai menunjukkan inisiatif namun masih memerlukan banyak bimbingan | Bekerja mandiri dengan bimbingan minimal, aktif dalam kelompok | Bekerja mandiri, mengambil inisiatif, dan membantu teman kelompok |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah murid sudah memahami cara memilah dan menyeleksi limbah untuk karya seni?
- Apakah strategi pembelajaran dan diferensiasi yang saya terapkan efektif untuk semua murid?
- Hambatan apa yang muncul selama pembelajaran dan bagaimana saya dapat memperbaikinya di pertemuan berikutnya?
- Apakah asesmen yang saya gunakan sudah mengukur pencapaian tujuan pembelajaran dengan tepat?
Refleksi Murid:- Apa yang sudah saya pelajari hari ini tentang memilah dan menyeleksi limbah?
- Kesulitan apa yang saya hadapi saat memilah dan menyeleksi limbah?
- Limbah apa yang akan saya bawa dari rumah untuk pertemuan berikutnya dan mengapa saya memilihnya?
- Bagaimana perasaan saya setelah belajar bahwa limbah bisa menjadi bahan karya seni?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi), Bab 6: Berkarya Seni Rupa dari Limbah
- Berbagai contoh limbah: botol plastik, kardus bekas, kaleng, kain perca, kertas koran, sedotan, tutup botol
- Wadah atau kotak pemilahan limbah (4-5 wadah per kelompok)
- Lembar kerja: tabel klasifikasi limbah
- Gambar atau poster tentang jenis-jenis limbah dan dampaknya terhadap lingkungan
- Sarung tangan plastik untuk murid (opsional, untuk menjaga kebersihan)
|