Modul AjarPertemuan 2Bab 6Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Memilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Memilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Memilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Memilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMemilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memilah limbah berdasarkan jenis dan bentuknya untuk digunakan sebagai bahan karya seni
  2. Murid dapat menyeleksi limbah yang layak dan tidak layak untuk dijadikan karya seni

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Limbah apa saja yang kalian temukan di rumah atau sekolah setiap hari?
  2. Menurut kalian, apakah semua limbah bisa dijadikan karya seni yang indah?
  3. Bagaimana cara memilih limbah yang tepat untuk membuat karya seni?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang limbah yang ada di rumah atau sekolah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: memilah dan menyeleksi limbah untuk karya seni
  • Guru menampilkan gambar berbagai jenis limbah rumah tangga dan mengajukan pertanyaan pemantik

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan pengertian limbah dan dampaknya terhadap lingkungan
  • Murid mengamati berbagai contoh limbah yang dibawa guru (plastik, kertas, kardus, kaleng, kain perca, botol, sedotan)
  • Guru memandu diskusi tentang jenis-jenis limbah berdasarkan bahannya: organik dan anorganik
  • Murid mengidentifikasi karakteristik setiap jenis limbah (keras/lunak, mudah dibentuk/kaku, tahan lama/mudah rusak)
  • Guru menjelaskan kriteria limbah yang layak untuk karya seni: bersih, tidak berbau, tidak tajam/berbahaya, mudah dibentuk

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang)
  • Setiap kelompok menerima sekumpulan limbah campuran yang sudah disiapkan guru
  • Murid memilah limbah berdasarkan jenisnya (plastik, kertas, logam, kain) dengan meletakkannya di wadah terpisah
  • Murid menyeleksi limbah dari setiap kelompok jenis: mana yang layak dan tidak layak untuk karya seni
  • Murid membuat tabel klasifikasi sederhana: Jenis Limbah | Bentuk | Layak/Tidak Layak | Alasan
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik kepada setiap kelompok

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil pemilahan dan seleksi limbah mereka
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang perbedaan kriteria seleksi antar kelompok
  • Murid merefleksikan proses pemilahan: kesulitan yang dihadapi dan cara mengatasinya
  • Guru mengajak murid memikirkan: limbah apa dari rumah yang bisa mereka bawa untuk pertemuan berikutnya

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran: cara memilah limbah berdasarkan jenis dan bentuk, serta kriteria menyeleksi limbah untuk karya seni
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjelaskan secara lisan satu contoh limbah layak dan tidak layak beserta alasannya
  • Murid mengisi lembar refleksi pembelajaran
  • Guru memberikan tugas: membawa 3-5 jenis limbah bersih dari rumah untuk pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid cepat diberi tantangan mengklasifikasikan limbah dengan kategori lebih detail (berdasarkan ukuran, warna, tekstur). Murid lambat fokus pada klasifikasi dasar (plastik, kertas, logam, kain)
  • Proses: Murid cepat bekerja lebih mandiri dengan panduan minimal. Murid lambat mendapat bimbingan intensif dan contoh konkret dari guru saat memilah dan menyeleksi
  • Produk: Murid cepat membuat tabel klasifikasi dengan analisis potensi penggunaan tiap limbah. Murid lambat membuat tabel klasifikasi sederhana dengan kategori layak/tidak layak

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang jenis limbah yang ada di rumah atau sekolah
  • Menanyakan pengalaman murid mengumpulkan atau membuang limbah

Proses:

  • Observasi kemampuan memilah limbah berdasarkan jenis
  • Observasi kemampuan menyeleksi limbah layak dan tidak layak
  • Penilaian kerja kelompok saat membuat tabel klasifikasi
  • Tanya jawab untuk mengecek pemahaman kriteria seleksi

Akhir:

  • Presentasi hasil pemilahan dan seleksi limbah kelompok
  • Penjelasan lisan: satu contoh limbah layak dan tidak layak beserta alasannya
  • Lembar refleksi pembelajaran

Formatif:

  • Observasi saat murid memilah dan menyeleksi limbah dalam kelompok
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran
  • Penilaian tabel klasifikasi limbah

Sumatif:

  • Penilaian hasil pemilahan dan seleksi limbah kelompok
  • Presentasi kelompok tentang hasil klasifikasi
  • Penjelasan lisan kriteria seleksi limbah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memilah limbah berdasarkan jenisTidak dapat memilah limbah berdasarkan jenis dengan benar (lebih dari 50% salah)Dapat memilah limbah berdasarkan jenis dengan bantuan guru (50% benar)Dapat memilah limbah berdasarkan jenis dengan sedikit bantuan (75% benar)Dapat memilah limbah berdasarkan jenis secara mandiri dan tepat (90-100% benar)
Menyeleksi limbah yang layak untuk karya seniTidak dapat menentukan kriteria kelayakan limbah dan melakukan seleksiDapat menentukan 1-2 kriteria kelayakan limbah dengan bantuan guruDapat menentukan 3-4 kriteria kelayakan dan menyeleksi limbah dengan tepatDapat menentukan kriteria kelayakan secara lengkap dan menyeleksi limbah dengan alasan yang logis
Penalaran kritis dalam memberikan alasanTidak dapat memberikan alasan mengapa limbah layak atau tidak layakMemberikan alasan sederhana (contoh: karena bagus/jelek) tanpa penjelasan detailMemberikan alasan berdasarkan 1-2 kriteria (contoh: bersih dan mudah dibentuk)Memberikan alasan lengkap berdasarkan berbagai kriteria dengan penjelasan logis dan terperinci
Kemandirian dalam bekerjaSangat bergantung pada guru dan teman kelompok, tidak menunjukkan inisiatifMulai menunjukkan inisiatif namun masih memerlukan banyak bimbinganBekerja mandiri dengan bimbingan minimal, aktif dalam kelompokBekerja mandiri, mengambil inisiatif, dan membantu teman kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid sudah memahami cara memilah dan menyeleksi limbah untuk karya seni?
  • Apakah strategi pembelajaran dan diferensiasi yang saya terapkan efektif untuk semua murid?
  • Hambatan apa yang muncul selama pembelajaran dan bagaimana saya dapat memperbaikinya di pertemuan berikutnya?
  • Apakah asesmen yang saya gunakan sudah mengukur pencapaian tujuan pembelajaran dengan tepat?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah saya pelajari hari ini tentang memilah dan menyeleksi limbah?
  • Kesulitan apa yang saya hadapi saat memilah dan menyeleksi limbah?
  • Limbah apa yang akan saya bawa dari rumah untuk pertemuan berikutnya dan mengapa saya memilihnya?
  • Bagaimana perasaan saya setelah belajar bahwa limbah bisa menjadi bahan karya seni?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi), Bab 6: Berkarya Seni Rupa dari Limbah
  2. Berbagai contoh limbah: botol plastik, kardus bekas, kaleng, kain perca, kertas koran, sedotan, tutup botol
  3. Wadah atau kotak pemilahan limbah (4-5 wadah per kelompok)
  4. Lembar kerja: tabel klasifikasi limbah
  5. Gambar atau poster tentang jenis-jenis limbah dan dampaknya terhadap lingkungan
  6. Sarung tangan plastik untuk murid (opsional, untuk menjaga kebersihan)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.