Modul AjarPertemuan 8Bab 5Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Apresiasi dan Refleksi Karya Anyaman

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Apresiasi dan Refleksi Karya Anyaman". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Apresiasi dan Refleksi Karya Anyaman

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Apresiasi dan Refleksi Karya Anyaman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikApresiasi dan Refleksi Karya Anyaman
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu merefleksikan proses dan hasil karya anyaman sendiri menggunakan kosakata seni rupa (pola, tekstur, fungsi)
  2. Murid mampu mengapresiasi karya anyaman teman sekelas dengan memberikan tanggapan positif dan saran membangun

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang paling kamu sukai dari karya anyaman yang sudah kamu buat?
  2. Bagian mana dari proses membuat anyaman yang menurutmu paling menantang?
  3. Apa yang membuat karya anyaman temanmu menarik untuk diapresiasi?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid saat membuat karya anyaman di pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: merefleksikan karya sendiri dan mengapresiasi karya teman menggunakan kosakata seni rupa
  • Guru menyiapkan karya anyaman yang sudah dibuat murid di pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan kosakata seni rupa yang akan digunakan untuk refleksi dan apresiasi: pola (susunan anyaman), tekstur (hasil permukaan), fungsi (kegunaan karya), warna, kerapihan, dan kreativitas
  • Guru memberikan contoh cara merefleksikan karya: 'Karya anyaman saya menggunakan pola silang sederhana, teksturnya halus karena bahan kertas, fungsinya sebagai tempat pensil'
  • Guru memberikan contoh cara mengapresiasi karya teman: 'Karya anyamanmu memiliki pola yang rapi dan warna yang cerah, mungkin bisa lebih kuat jika anyamannya lebih rapat'
  • Murid mengamati karya anyaman sendiri dan mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa yang ada (pola, tekstur, fungsi, warna)
  • Murid mencatat hal-hal yang ingin direfleksikan tentang proses pembuatan karya mereka

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mempresentasikan karya anyaman mereka di depan kelompok kecil (4-5 orang)
  • Murid menceritakan proses pembuatan karya menggunakan kosakata seni rupa: pola yang dipilih, tekstur yang dihasilkan, fungsi karya, serta tantangan yang dihadapi
  • Murid menjelaskan bagian yang paling mereka sukai dan bagian yang ingin diperbaiki dari karya mereka
  • Teman-teman dalam kelompok memberikan tanggapan positif terlebih dahulu tentang karya yang dipresentasikan
  • Teman-teman memberikan saran membangun untuk perbaikan karya dengan bahasa yang sopan dan konstruktif
  • Guru berkeliling memfasilitasi diskusi dan memastikan setiap murid menggunakan kosakata seni rupa dengan tepat

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menuliskan refleksi pribadi di lembar kerja: apa yang dipelajari dari proses membuat anyaman, bagian yang paling berkesan, dan apa yang akan diperbaiki di karya selanjutnya
  • Murid menuliskan satu hal yang mereka apresiasi dari karya teman dan satu saran membangun
  • Beberapa murid berbagi refleksi mereka di depan kelas secara sukarela
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang nilai-nilai yang dipelajari: menghargai karya sendiri, menghargai karya orang lain, menerima masukan dengan lapang dada
  • Murid merencanakan tindak lanjut: apa yang akan mereka terapkan untuk karya seni berikutnya berdasarkan refleksi dan masukan yang diterima

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran bersama tentang pentingnya refleksi dan apresiasi dalam berkarya seni
  • Guru memberikan penguatan positif terhadap kemampuan murid dalam merefleksikan dan mengapresiasi karya
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan kosakata seni rupa yang telah dipelajari
  • Murid mengumpulkan lembar refleksi tertulis kepada guru
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi aktif mereka
  • Pembelajaran ditutup dengan berdoa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar: diberikan lembar panduan kosakata seni rupa bergambar. Murid yang sudah lancar: diminta menggunakan kosakata seni rupa lebih beragam (komposisi, keseimbangan, kontras)
  • Proses: Murid yang pemalu: boleh mempresentasikan dalam kelompok kecil dulu sebelum ke kelas. Murid yang percaya diri: diminta menjadi moderator diskusi kelompok dan membantu teman yang kesulitan
  • Produk: Murid yang kesulitan menulis: boleh menyampaikan refleksi secara lisan dan direkam. Murid yang lancar menulis: diminta membuat refleksi tertulis lebih detail dengan ilustrasi atau sketsa

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Apa yang kamu ingat tentang proses membuat anyaman minggu lalu?
  • Tanya jawab lisan: Unsur apa saja yang ada di karya anyamanmu? (mengecek pemahaman awal tentang unsur seni rupa)

Proses:

  • Observasi saat murid mempresentasikan karya: apakah menggunakan kosakata seni rupa (pola, tekstur, fungsi)?
  • Observasi saat murid memberikan tanggapan: apakah tanggapan positif dan saran bersifat membangun?
  • Catatan anekdot: murid mana yang aktif, murid mana yang perlu dukungan lebih
  • Tanya jawab spontan: Mengapa kamu memilih pola tersebut? Apa tantangan yang kamu hadapi?

Akhir:

  • Penilaian lembar refleksi tertulis: kelengkapan dan kedalaman refleksi tentang proses, hasil, dan pembelajaran
  • Penilaian keterampilan apresiasi: kemampuan memberikan tanggapan positif dan saran konstruktif menggunakan kosakata seni rupa
  • Kuis lisan singkat: sebutkan 3 kosakata seni rupa yang digunakan hari ini

Formatif:

  • Observasi selama presentasi kelompok: kemampuan menggunakan kosakata seni rupa
  • Observasi diskusi: kemampuan memberikan tanggapan positif dan saran konstruktif
  • Pengecekan lembar kerja refleksi: kedalaman refleksi tentang proses dan hasil karya

Sumatif:

  • Penilaian lembar refleksi tertulis menggunakan rubrik
  • Penilaian kemampuan apresiasi terhadap karya teman menggunakan rubrik
  • Penilaian presentasi karya menggunakan rubrik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Refleksi Karya Sendiri (menggunakan kosakata seni rupa)Belum mampu menyebutkan unsur seni rupa dalam karyanya, refleksi sangat singkat dan tidak jelasMampu menyebutkan 1-2 unsur seni rupa (misal: pola, warna) tetapi penjelasannya masih terbatasMampu menyebutkan 3 unsur seni rupa (pola, tekstur, fungsi) dan menjelaskan proses pembuatan dengan cukup jelasMampu merefleksikan karya secara menyeluruh menggunakan berbagai kosakata seni rupa (pola, tekstur, fungsi, warna, kerapihan) dan menjelaskan proses serta hasil dengan detail dan jelas
Apresiasi Karya TemanBelum mampu memberikan tanggapan atau tanggapan tidak relevan dengan karya temanMampu memberikan tanggapan sederhana (bagus/kurang bagus) tetapi belum spesifik dan belum memberikan saranMampu memberikan tanggapan positif yang spesifik menggunakan kosakata seni rupa dan memberikan saran perbaikanMampu memberikan apresiasi mendalam dengan tanggapan positif spesifik, saran membangun yang konstruktif, dan menggunakan kosakata seni rupa secara tepat dan beragam
Penggunaan Kosakata Seni RupaTidak menggunakan kosakata seni rupa dalam refleksi dan apresiasiMenggunakan 1-2 kosakata seni rupa dengan bimbingan guruMenggunakan 3-4 kosakata seni rupa (pola, tekstur, fungsi, warna) secara mandiriMenggunakan lebih dari 4 kosakata seni rupa secara tepat, bervariasi, dan mandiri dalam refleksi dan apresiasi
Sikap dalam Menerima dan Memberikan MasukanMenolak atau tidak merespons masukan dari teman, memberikan komentar yang tidak sopanMenerima masukan dengan sikap biasa saja, memberikan komentar tetapi kurang sopan atau kurang konstruktifMenerima masukan dengan sikap terbuka dan sopan, memberikan komentar yang sopan dan konstruktifMenerima masukan dengan antusias dan menunjukkan apresiasi, memberikan komentar yang sangat sopan, konstruktif, dan memotivasi teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mampu menggunakan kosakata seni rupa dalam refleksi dan apresiasi?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif dalam memfasilitasi murid merefleksikan karya?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan membantu semua murid mencapai tujuan pembelajaran?
  • Murid mana yang perlu pendampingan lebih dalam pembelajaran berikutnya?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam memfasilitasi diskusi apresiasi agar lebih bermakna?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari proses refleksi karyamu hari ini?
  • Kosakata seni rupa apa yang paling mudah dan paling sulit kamu gunakan?
  • Bagaimana perasaanmu saat menerima tanggapan dan saran dari teman?
  • Apa yang akan kamu perbaiki atau kembangkan dalam karya seni berikutnya?
  • Apa yang kamu pelajari dari karya anyaman teman-temanmu hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Karya anyaman murid yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya
  2. Lembar kerja refleksi dan apresiasi (disediakan guru)
  3. Panduan kosakata seni rupa bergambar
  4. Buku Guru Seni Rupa Kelas V Kurikulum Merdeka (Bab V: Mengeksplorasi dan Berkarya Anyaman)
  5. Papan tulis untuk menulis kosakata seni rupa
  6. Alat tulis (pensil, kertas) untuk menulis refleksi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.