MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C) Topik: Praktik Membuat Anyaman (Bagian 2) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Praktik Membuat Anyaman (Bagian 2) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menyelesaikan karya anyaman dua dimensi dengan teknik menyilangkan lungsi dan pakan secara rapi dan kuat
- Murid mampu merapikan hasil anyaman dengan memotong sisa bahan dan mengunci ujung anyaman agar tidak lepas
- Murid mampu mengevaluasi karya anyaman sendiri berdasarkan aspek kerapihan, kekuatan, dan kreativitas
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana cara memastikan anyaman kita kuat dan tidak mudah lepas?
- Apa yang akan kalian lakukan jika ada bagian anyaman yang kurang rapi?
- Bagaimana perasaan kalian saat melihat karya anyaman yang hampir selesai?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing (5 menit)
- Guru mengecek kehadiran murid dan mengondisikan kesiapan belajar
- Guru menanyakan kemajuan karya anyaman yang dibuat pada pertemuan sebelumnya sebagai apersepsi
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menyelesaikan dan merapikan karya anyaman dua dimensi
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
- Guru melakukan asesmen awal dengan mengamati sejauh mana karya anyaman murid telah dikerjakan dan mencatat kesulitan yang dihadapi
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menunjukkan contoh karya anyaman yang sudah selesai dan rapi untuk diamati murid (5 menit)
- Guru menjelaskan teknik menyelesaikan anyaman: cara mengunci ujung anyaman, memotong sisa bahan, dan merapikan tepi
- Guru mendemonstrasikan langkah demi langkah cara merapikan anyaman dengan alat yang tepat (gunting, lem, atau simpul)
- Murid mengamati dan bertanya tentang teknik finishing yang belum dipahami
- Guru memberikan kesempatan murid untuk menyentuh dan memeriksa contoh anyaman yang kuat dan rapi
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid melanjutkan proses anyaman yang belum selesai dengan fokus dan konsentrasi penuh (30 menit)
- Murid menyelesaikan pola anyaman dengan menyilangkan lungsi dan pakan hingga seluruh bidang teranyam
- Murid merapikan karya dengan mengunci ujung anyaman menggunakan simpul atau lem sesuai pilihan masing-masing
- Murid memotong sisa bahan yang tidak diperlukan dengan hati-hati menggunakan gunting
- Guru berkeliling memberikan bimbingan individual kepada murid yang mengalami kesulitan
- Guru melakukan asesmen proses dengan mengamati keterampilan murid dalam menyelesaikan dan merapikan anyaman
- Murid yang sudah selesai dapat menambahkan sentuhan kreatif seperti warna tambahan atau hiasan sederhana
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Murid mengevaluasi karya anyaman sendiri dengan mengecek kerapihan, kekuatan, dan kesesuaian pola (10 menit)
- Murid menceritakan proses pembuatan karya dan tantangan yang dihadapi selama menyelesaikan anyaman
- Beberapa murid menunjukkan hasil karya di depan kelas dan menerima tanggapan dari teman-teman
- Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas murid serta masukan konstruktif untuk perbaikan
- Murid mendiskusikan fungsi anyaman yang telah dibuat: apakah bisa digunakan sebagai tatakan gelas, pembatas buku, atau cendera mata
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan bersama pembelajaran: teknik menyelesaikan dan merapikan anyaman sangat menentukan kualitas hasil karya (10 menit)
- Guru melakukan asesmen akhir dengan mengumpulkan dan menilai karya anyaman murid berdasarkan rubrik
- Guru meminta murid mereleksikan pembelajaran dengan menjawab pertanyaan: Apa yang paling kalian banggakan dari karya anyaman ini? Apa yang ingin kalian perbaiki di karya berikutnya?
- Guru memberikan tindak lanjut: murid dapat membuat anyaman lain di rumah menggunakan bahan-bahan yang tersedia
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat dapat membuat pola anyaman lebih kompleks atau menambahkan elemen dekoratif. Murid yang lambat fokus pada pola anyaman sederhana dengan bimbingan intensif guru.
- Proses: Murid yang memerlukan bantuan lebih dapat bekerja berdampingan dengan guru atau teman sebaya yang lebih terampil. Murid mandiri dapat bereksplorasi dengan teknik finishing yang berbeda.
- Produk: Murid dapat memilih bentuk akhir karya anyaman: tatakan gelas, pembatas buku, hiasan dinding, atau cendera mata sesuai minat dan kemampuan masing-masing.
ASESMENAwal:- Guru mengamati karya anyaman murid yang sudah dikerjakan pada pertemuan sebelumnya
- Guru mencatat tingkat penyelesaian karya setiap murid dan kesulitan yang dihadapi
- Guru menanyakan kepada murid: Apa yang masih perlu kalian selesaikan pada anyaman kalian?
Proses:- Observasi keterampilan murid saat menyelesaikan pola anyaman: apakah silangan lungsi dan pakan rapi dan konsisten
- Observasi kemampuan murid mengunci ujung anyaman agar tidak lepas
- Observasi kerapian murid saat memotong sisa bahan dan merapikan tepi anyaman
- Tanya jawab informal saat berkeliling: Bagaimana cara kamu memastikan anyamanmu kuat?
- Dokumentasi foto karya murid pada berbagai tahap penyelesaian
Akhir:- Penilaian karya anyaman murid menggunakan rubrik yang mencakup aspek kebersihan, kerapihan, kekuatan, dan kreativitas
- Murid mempresentasikan karya anyaman di depan kelas dan menjelaskan proses pembuatannya
- Penilaian diri murid: mengisi lembar refleksi tentang apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki
- Apresiasi dan feedback dari teman sekelas terhadap karya yang dipresentasikan
Formatif:- Observasi selama proses menyelesaikan anyaman: kerapian menyilangkan bahan, kemampuan mengunci ujung, dan keterampilan memotong sisa bahan
- Tanya jawab untuk mengecek pemahaman murid tentang teknik finishing anyaman
- Penilaian diri murid terhadap karya sendiri sebelum dikumpulkan
Sumatif:- Penilaian produk karya anyaman berdasarkan rubrik: kebersihan, kerapihan, kekuatan anyaman, dan kreativitas
- Presentasi singkat murid tentang proses pembuatan dan evaluasi karya sendiri
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kerapihan Anyaman | Silangan lungsi dan pakan tidak konsisten, banyak bagian yang longgar atau tidak sejajar | Silangan lungsi dan pakan mulai konsisten namun masih ada beberapa bagian yang kurang rapi | Silangan lungsi dan pakan konsisten dan rapi pada sebagian besar bagian anyaman | Silangan lungsi dan pakan sangat konsisten, rapi, dan sejajar pada seluruh bagian anyaman | | Kekuatan dan Finishing | Ujung anyaman tidak dikunci, mudah lepas, dan sisa bahan belum dipotong | Ujung anyaman sudah dikunci namun belum kuat, sisa bahan dipotong kurang rapi | Ujung anyaman dikunci dengan baik dan cukup kuat, sisa bahan dipotong rapi | Ujung anyaman dikunci dengan sangat kuat, tidak mudah lepas, sisa bahan dipotong sangat rapi dan bersih | | Kebersihan dan Kerapian Keseluruhan | Karya anyaman kotor, kusut, atau terdapat banyak noda lem dan potongan bahan | Karya anyaman cukup bersih namun masih ada beberapa noda atau bagian yang kurang rapi | Karya anyaman bersih dan rapi dengan sedikit kekurangan pada detail kecil | Karya anyaman sangat bersih, rapi, dan tidak ada noda atau kekurangan pada finishing | | Kreativitas dan Inisiatif | Karya anyaman mengikuti contoh tanpa variasi atau sentuhan pribadi | Karya anyaman memiliki sedikit variasi pola atau warna namun belum menunjukkan kreativitas kuat | Karya anyaman menunjukkan kreativitas dengan variasi pola, warna, atau bentuk yang menarik | Karya anyaman sangat kreatif dengan ide orisinal, variasi pola unik, dan sentuhan pribadi yang kuat |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid berhasil menyelesaikan karya anyaman dengan baik?
- Murid mana yang memerlukan bimbingan tambahan dalam teknik finishing?
- Apakah alokasi waktu cukup untuk murid menyelesaikan dan merapikan karya anyaman?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mengakomodasi keberagaman kemampuan murid?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran teknik anyaman di masa mendatang?
Refleksi Murid:- Apa bagian paling sulit saat menyelesaikan anyaman? Bagaimana kamu mengatasinya?
- Apa yang paling kamu banggakan dari karya anyaman yang sudah kamu buat?
- Jika membuat anyaman lagi, apa yang ingin kamu perbaiki atau ubah?
- Apa yang kamu pelajari tentang kesabaran dan ketelitian melalui kegiatan menganyam ini?
- Bagaimana perasaanmu ketika melihat karya anyamanmu selesai?
SUMBER BELAJAR- Buku Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) - Bab V Mengeksplorasi dan Berkarya Anyaman
- Contoh karya anyaman dua dimensi (tatakan gelas, pembatas buku, hiasan dinding)
- Bahan anyaman: kertas warna, sedotan, pita plastik, atau daun pandan/lontar
- Alat: gunting, penggaris, lem, atau benang untuk mengunci ujung
- Video tutorial teknik finishing anyaman (opsional)
- Lembar rubrik penilaian dan lembar refleksi murid
|