Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Merancang Karya Makrame Sederhana

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Merancang Karya Makrame Sederhana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Merancang Karya Makrame Sederhana

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Merancang Karya Makrame Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMerancang Karya Makrame Sederhana
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merancang karya seni simpul (misal: gelang, gantungan) sesuai ide dan kreativitas sendiri dalam bentuk sketsa
  2. Murid dapat memilih bahan dan jenis simpul yang sesuai dengan rancangannya

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat gelang atau gantungan kunci dari tali yang disimpul? Bagaimana cara membuatnya?
  2. Jika kalian ingin membuat makrame sendiri, karya apa yang ingin kalian buat dan mengapa?
  3. Bahan apa saja yang bisa digunakan untuk membuat karya makrame yang menarik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang simpul dan menunjukkan beberapa contoh karya makrame sederhana (gelang, gantungan kunci, hiasan)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: merancang karya makrame sederhana dalam bentuk sketsa dan memilih bahan serta jenis simpul yang sesuai
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu murid tentang proses perancangan karya makrame

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan berbagai contoh karya makrame sederhana (gelang, gantungan, hiasan dinding) dan mengajak murid mengamati jenis simpul yang digunakan
  • Murid mengidentifikasi unsur rupa (garis, bentuk, warna) dan prinsip desain (pola, ritme) pada karya makrame yang ditampilkan
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang berbagai jenis bahan yang cocok untuk makrame (tali katun, benang wol, tali rami, tali satin) dan karakteristiknya
  • Murid mencatat jenis-jenis simpul dasar yang sudah dipelajari sebelumnya (simpul mati, simpul hidup, simpul pipih, simpul spiral) dan fungsinya dalam karya makrame
  • Guru menjelaskan proses perancangan: dari ide ke sketsa, kemudian menentukan bahan dan teknik simpul yang akan digunakan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid diberi kebebasan memilih jenis karya makrame yang ingin dirancang (gelang, gantungan kunci, hiasan pot, atau lainnya) sesuai minat dan kreativitas masing-masing
  • Murid membuat sketsa rancangan karya makrame di kertas, meliputi: bentuk keseluruhan, pola simpul yang akan digunakan, dan komposisi warna
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, membantu murid menyempurnakan sketsa dan mempertimbangkan aspek teknis
  • Murid menuliskan daftar bahan dan alat yang dibutuhkan untuk mewujudkan rancangannya, serta jenis-jenis simpul yang akan diterapkan
  • Murid menentukan urutan langkah kerja sederhana untuk mewujudkan rancangan mereka

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid berpasangan dengan teman sebangku untuk saling berbagi sketsa rancangan dan memberikan masukan konstruktif
  • Beberapa murid mempresentasikan rancangan mereka di depan kelas, menjelaskan ide, pemilihan bahan, dan jenis simpul yang akan digunakan
  • Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan apresiasi terhadap keberagaman ide dan kreativitas murid
  • Murid merefleksikan proses perancangan: tantangan yang dihadapi, solusi yang ditemukan, dan hal baru yang dipelajari
  • Guru memberikan penguatan positif terhadap proses berpikir kreatif dan keberanian murid dalam mengekspresikan ide

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat kesimpulan tentang pentingnya perencanaan dalam berkarya seni dan kesesuaian antara ide, bahan, dan teknik
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menunjukkan sketsa rancangan dan daftar bahan yang sudah dibuat
  • Guru memberikan umpan balik terhadap hasil rancangan murid dan menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya (mewujudkan rancangan menjadi karya nyata)
  • Murid mengisi lembar refleksi diri tentang proses belajar hari ini
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat memilih rancangan karya makrame yang lebih kompleks dengan kombinasi berbagai jenis simpul, sedangkan murid yang masih memerlukan bimbingan dapat memilih karya sederhana seperti gelang dengan 1-2 jenis simpul dasar
  • Proses: Murid cepat dapat langsung membuat sketsa detail dan menuliskan langkah kerja lengkap, sementara murid yang memerlukan scaffolding dapat menggunakan template sketsa dan panduan langkah kerja yang sudah disiapkan guru
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk presentasi rancangan: sketsa dengan tulisan detail, sketsa berwarna dengan anotasi, atau sketsa dilengkapi foto referensi bahan yang akan digunakan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid dengan simpul dan makrame
  • Menunjukkan contoh karya dan meminta murid mengidentifikasi jenis simpul yang terlihat
  • Menanyakan ide awal karya makrame apa yang ingin mereka buat

Proses:

  • Observasi saat murid membuat sketsa: orisinalitas ide, detail rancangan, keseriusan dalam bekerja
  • Mengamati proses pemilihan bahan dan jenis simpul: apakah sesuai dengan ide dan fungsi karya
  • Mendengarkan penjelasan murid saat guru berkeliling membimbing
  • Mengamati interaksi saat peer feedback: kemampuan memberikan dan menerima masukan

Akhir:

  • Penilaian sketsa rancangan menggunakan rubrik (kelengkapan, kesesuaian, kreativitas)
  • Penilaian daftar bahan dan jenis simpul yang dipilih
  • Presentasi singkat: murid menjelaskan rancangan, alasan pemilihan bahan dan simpul
  • Refleksi tertulis tentang proses perancangan dan pembelajaran hari ini

Formatif:

  • Observasi selama proses pembuatan sketsa: kreativitas ide, kesesuaian pemilihan bahan dan simpul
  • Tanya jawab tentang alasan pemilihan bahan dan teknik simpul
  • Peer feedback saat berbagi rancangan dengan teman

Sumatif:

  • Penilaian sketsa rancangan karya makrame menggunakan rubrik
  • Penilaian kesesuaian antara ide, bahan, dan jenis simpul yang dipilih
  • Penilaian kemampuan menjelaskan rancangan secara lisan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kreativitas Ide RancanganSketsa sangat sederhana dan meniru contoh secara persis tanpa ada modifikasiSketsa meniru contoh dengan sedikit modifikasi pada bentuk atau polaSketsa menunjukkan ide sendiri dengan kombinasi elemen yang sudah dipelajariSketsa menunjukkan ide orisinal dan unik dengan pengembangan bentuk dan pola yang kreatif
Kesesuaian Pemilihan Bahan dan SimpulBahan dan jenis simpul yang dipilih tidak sesuai dengan ide rancangan karyaBahan atau jenis simpul yang dipilih kurang tepat untuk mewujudkan ide rancanganBahan dan jenis simpul yang dipilih sesuai dengan ide dan fungsi karya yang dirancangBahan dan jenis simpul dipilih dengan pertimbangan matang: kesesuaian ide, fungsi, estetika, dan kemudahan pengerjaan
Kelengkapan Sketsa RancanganSketsa tidak lengkap, hanya berupa gambar bentuk tanpa detail pola simpulSketsa memuat bentuk dasar dan beberapa detail pola simpul yang kurang jelasSketsa lengkap dengan bentuk, pola simpul, dan keterangan bahan yang akan digunakanSketsa sangat lengkap dengan bentuk detail, pola simpul, keterangan bahan, dan urutan langkah kerja
Kemampuan Menjelaskan RancanganTidak dapat menjelaskan ide dan alasan pemilihan bahan atau simpulDapat menjelaskan ide secara sederhana tetapi belum dapat menjelaskan alasan pemilihan bahan dan simpulDapat menjelaskan ide, bahan, dan jenis simpul yang dipilih dengan alasan yang logisDapat menjelaskan ide secara rinci, alasan pemilihan bahan dan simpul dengan pertimbangan estetis dan teknis yang matang

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat membuat sketsa rancangan sesuai kreativitas mereka sendiri?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mendukung murid dengan kemampuan beragam?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk proses perancangan dan refleksi?
  • Bagaimana cara meningkatkan kualitas diskusi dan peer feedback di pertemuan berikutnya?
  • Apakah pertanyaan pemantik dan contoh karya yang ditampilkan berhasil memicu kreativitas murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari proses merancang karya makrame hari ini?
  • Kesulitan apa yang kamu hadapi saat membuat sketsa atau memilih bahan dan jenis simpul?
  • Apa yang kamu pelajari tentang pentingnya perencanaan sebelum membuat karya seni?
  • Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membuat rancangan karya makrame sendiri?
  • Apa yang ingin kamu perbaiki atau kembangkan dari rancanganmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Seni Rupa Kelas 5 Kurikulum Merdeka (Bab 4: Mengeksplorasi Simpul dan Berkarya Makrame)
  2. Buku Guru Seni Rupa Kelas 5 Kurikulum Merdeka
  3. Contoh karya makrame sederhana (gelang, gantungan kunci, hiasan)
  4. Berbagai jenis tali dan benang (tali katun, benang wol, tali rami, tali satin) untuk ditunjukkan sebagai referensi
  5. Kertas gambar A4, pensil, penghapus, pensil warna untuk membuat sketsa
  6. Video tutorial singkat tentang berbagai jenis simpul dasar (opsional)
  7. Poster atau chart jenis-jenis simpul dan karakteristiknya

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.