Modul AjarPertemuan 4Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Latihan Membuat Simpul Kepala dan Simpul Tunggal

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Latihan Membuat Simpul Kepala dan Simpul Tunggal". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Latihan Membuat Simpul Kepala dan Simpul Tunggal

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Latihan Membuat Simpul Kepala dan Simpul Tunggal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikLatihan Membuat Simpul Kepala dan Simpul Tunggal
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat simpul kepala dengan benar pada seutas tali
  2. Murid dapat membuat simpul tunggal dengan rapi dan konsisten
  3. Murid dapat menunjukkan ketekunan dan ketelitian dalam berlatih teknik menyimpul

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mengikat tali sepatu atau mengikat barang? Simpul apa yang kalian gunakan?
  2. Mengapa simpul yang kuat dan rapi penting dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Bagaimana cara membuat simpul yang indah dan kokoh untuk karya seni makrame?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah membuat simpul? Simpul apa yang kalian tahu?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar membuat simpul kepala dan simpul tunggal
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik tentang pengalaman murid mengikat tali dalam kehidupan sehari-hari

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menunjukkan contoh karya makrame sederhana yang menggunakan simpul kepala dan simpul tunggal
  • Guru menjelaskan fungsi dan karakteristik simpul kepala sebagai simpul dasar untuk memulai karya makrame
  • Guru menjelaskan karakteristik simpul tunggal dan kegunaannya dalam membuat pola makrame
  • Murid mengamati demonstrasi guru membuat simpul kepala langkah demi langkah dengan penjelasan detail
  • Murid mengamati demonstrasi guru membuat simpul tunggal dengan gerakan yang jelas dan perlahan
  • Murid mengidentifikasi perbedaan antara simpul kepala dan simpul tunggal dari segi bentuk dan fungsi

Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyiapkan tali atau benang yang telah disediakan untuk latihan
  • Murid berlatih membuat simpul kepala secara mandiri dengan mengikuti langkah yang telah diajarkan
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual kepada murid yang mengalami kesulitan
  • Murid berlatih membuat simpul tunggal dengan fokus pada kerapian dan konsistensi
  • Murid membuat 5-10 simpul kepala dan 5-10 simpul tunggal sebagai latihan penguasaan teknik
  • Murid menguji kekuatan simpul yang telah dibuat dengan menarik tali secara perlahan
  • Murid yang sudah mahir membantu teman yang masih kesulitan (pembelajaran teman sebaya)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengevaluasi simpul-simpul yang telah dibuat: mana yang paling rapi, mana yang perlu diperbaiki
  • Murid menuliskan atau menceritakan kesulitan yang dialami saat membuat simpul dan cara mengatasinya
  • Murid merefleksikan pentingnya kesabaran dan ketelitian dalam membuat simpul yang baik
  • Murid menyampaikan rencana latihan selanjutnya: teknik apa yang ingin lebih dikuasai
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan kemajuan setiap murid

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: simpul kepala adalah simpul dasar, simpul tunggal untuk membuat pola
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid mempresentasikan hasil simpul yang paling baik
  • Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif terhadap karya murid
  • Guru memberikan tugas rumah: berlatih membuat 10 simpul kepala dan 10 simpul tunggal di rumah
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: membuat karya makrame sederhana
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan dapat fokus pada simpul kepala terlebih dahulu sebelum lanjut ke simpul tunggal. Murid yang cepat dapat mencoba variasi simpul atau membuat kombinasi kedua simpul
  • Proses: Murid yang lambat mendapat bimbingan intensif dan demonstrasi berulang. Murid yang cepat dapat mengeksplorasi membuat pola sederhana dari kombinasi simpul kepala dan simpul tunggal
  • Produk: Murid yang lambat ditargetkan membuat minimal 3 simpul kepala dan 3 simpul tunggal yang benar. Murid yang cepat membuat minimal 10 simpul dengan variasi dan dapat membantu teman

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid membuat simpul
  • Observasi kemampuan awal murid dalam mengikat tali sederhana

Proses:

  • Observasi selama murid berlatih membuat simpul kepala
  • Observasi selama murid berlatih membuat simpul tunggal
  • Penilaian kemampuan murid mengidentifikasi kesalahan dan memperbaiki teknik
  • Catatan anekdot tentang kesulitan dan kemajuan murid

Akhir:

  • Penilaian produk: simpul kepala dan simpul tunggal yang dihasilkan
  • Presentasi hasil karya terbaik oleh 3-5 murid
  • Refleksi tertulis atau lisan murid tentang proses belajar

Formatif:

  • Observasi guru saat murid berlatih membuat simpul
  • Penilaian proses: teknik, kerapian, dan konsistensi dalam membuat simpul
  • Umpan balik langsung dari guru selama kegiatan berlangsung

Sumatif:

  • Penilaian produk: hasil simpul kepala dan simpul tunggal yang dibuat murid
  • Presentasi hasil karya simpul terbaik oleh murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Teknik Membuat Simpul KepalaBelum dapat membuat simpul kepala dengan benar meskipun sudah dibimbing berulang kaliDapat membuat simpul kepala dengan bimbingan intensif, tetapi masih sering melakukan kesalahanDapat membuat simpul kepala dengan benar secara mandiri, kadang masih perlu bimbinganDapat membuat simpul kepala dengan benar, rapi, dan konsisten secara mandiri
Teknik Membuat Simpul TunggalBelum dapat membuat simpul tunggal dengan benar meskipun sudah dibimbing berulang kaliDapat membuat simpul tunggal dengan bimbingan intensif, tetapi masih sering melakukan kesalahanDapat membuat simpul tunggal dengan benar secara mandiri, kadang masih perlu bimbinganDapat membuat simpul tunggal dengan rapi, konsisten, dan ukuran yang seragam secara mandiri
Kerapian dan KonsistensiSimpul yang dibuat tidak rapi dan tidak konsisten dalam ukuran maupun bentukSimpul yang dibuat mulai rapi tetapi belum konsisten dalam ukuran dan bentukSimpul yang dibuat rapi dan cukup konsisten dengan sedikit variasi ukuranSimpul yang dibuat sangat rapi, konsisten dalam ukuran, dan memiliki kekuatan yang baik
Kemandirian dan KetekunanMudah menyerah saat mengalami kesulitan dan sangat bergantung pada bantuan guruBerusaha menyelesaikan tugas tetapi masih sering meminta bantuan dan mudah putus asaBerusaha menyelesaikan tugas secara mandiri dan meminta bantuan saat benar-benar diperlukanTekun berlatih secara mandiri, mampu mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan sendiri, serta membantu teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah demonstrasi yang saya lakukan cukup jelas dan mudah diikuti oleh semua murid?
  • Bagaimana saya dapat memberikan bimbingan yang lebih efektif kepada murid yang mengalami kesulitan?
  • Apakah alokasi waktu untuk latihan sudah cukup bagi murid untuk menguasai teknik?
  • Strategi diferensiasi apa yang paling efektif dalam pembelajaran ini?

Refleksi Murid:

  • Apa kesulitan yang kamu alami saat membuat simpul kepala dan simpul tunggal?
  • Bagaimana cara kamu mengatasi kesulitan tersebut?
  • Apa yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?
  • Simpul mana yang lebih mudah bagimu: simpul kepala atau simpul tunggal? Mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Seni Rupa Kelas 5 Kurikulum Merdeka
  2. Buku Guru Seni Rupa Kelas 5 Kurikulum Merdeka
  3. Tali atau benang nilon/katun dengan diameter 3-5 mm (minimal 1 meter per murid)
  4. Papan kayu atau kardus tebal sebagai alas latihan
  5. Video tutorial pembuatan simpul kepala dan simpul tunggal (opsional)
  6. Contoh karya makrame sederhana sebagai inspirasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.