MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C) Topik: Bab 4 — Mengekplorasi Simpul dan Berkarya Makrame INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Bab 4 — Mengekplorasi Simpul dan Berkarya Makrame |
|---|
| Alokasi Waktu | 18 JP (18 x 35 menit = 630 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 6 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 5.4.1 Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam karya seni rupa simpul dan makrame
- TP 5.4.2 Mengenali variasi teknik penggunaan alat dan bahan tali pada pembuatan simpul makrame
- TP 5.4.3 Menguji coba variasi teknik penggunaan bahan tali dalam merangkai simpul makrame
- TP 5.4.4 Membuat karya seni rupa makrame berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar melalui pengembangan imajinasi
- TP 5.4.5 Merefleksikan karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana seutas tali yang polos bisa tampak memiliki tekstur kasar atau halus setelah dibuat menjadi jalinan simpul?
- Mengapa susunan simpul pada gantungan pot atau hiasan dinding makrame terlihat rapi, seimbang, dan memiliki pola irama yang berulang?
- Apakah semua jenis tali yang ada di sekitarmu terasa sama saat dipegang, ditarik, atau ditekuk?
- Alat apa saja yang kita butuhkan agar proses memotong dan menahan tali makrame menjadi rapi dan aman?
- Bagaimana perbedaan gerakan tangan saat membuat simpul tunggal dibandingkan simpul ganda?
- Mengapa simpul tunggal menghasilkan pola pilinan spiral (seperti tangga berputar), sedangkan simpul ganda menghasilkan pola pita pipih dan lurus?
- Benda fungsional apa saja di sekitar kelas atau rumah yang bisa kita buat menggunakan simpul makrame?
- Bagaimana kita menuangkan ide atau imajinasi dari kebutuhan lingkungan sekitar ke dalam rancangan dan anyaman makrame yang berguna?
- Bagaimana caramu menceritakan keunikan dan kerapian karya simpul makrame buatanmu sendiri?
- Kosakata seni rupa apa saja yang tepat kita gunakan saat mengapresiasi dan memberikan saran perbaikan pada karya makrame teman?
- Bagaimana kita membuktikan bahwa simpul tali yang kita buat dapat menjadi karya makrame yang indah, seimbang, dan kokoh?
- Kosakata seni rupa apa saja yang dapat kita gunakan untuk menilai keunikan karya makrame milik kita dan teman sekelas?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menjelaskan Unsur Rupa dan Prinsip Desain dalam Karya Seni Rupa Simpul dan Makrame — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.4.1 Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam karya seni rupa simpul dan makrame
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar, dan mengajak murid berdoa bersama (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memperlihatkan seutas tali katun polos dan sebuah gantungan kunci berbahan simpul makrame, lalu mengajukan 2 pertanyaan pemantik terstruktur untuk memetakan kesiapan murid mengenai unsur rupa dan prinsip desain (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid mengamati 3 contoh karya seni makrame konkret (gantungan pot, hiasan dinding mini, dan gelang simpul) yang dihadirkan guru di depan kelas dengan fokus pengamatan pada unsur rupa (garis jalinan tali, bidang bentuk simpul, tekstur anyaman nyata kasar/halus) dan prinsip desain (keseimbangan simetris/asimetris serta irama pengulangan simpul) (15 menit).
- Guru membimbing telaah konsep unsur rupa dan prinsip desain pada karya makrame melalui pemodelan visual di papan tulis, menegaskan bagaimana jalinan simpul membentuk garis kontur, menciptakan tekstur raba, serta menyusun ritme dan keseimbangan visual (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid melakukan aktivitas permainan tantangan berpasangan 'Detektif Unsur & Prinsip Makrame': setiap pasangan menerima 1 gambar karya makrame dinding dan 4 kartu label analisis (Kartu A: Garis, Kartu B: Tekstur, Kartu C: Keseimbangan, Kartu D: Irama), lalu murid berdiskusi dan menempelkan kartu pada bagian karya yang sesuai secara menggembirakan (20 menit).
- Secara mandiri pada lembar kerja, murid menuliskan penjelasan terstruktur mengenai 2 unsur rupa (garis dan tekstur) serta 2 prinsip desain (keseimbangan dan irama) berdasarkan karya seni makrame yang ditelaah, dengan panduan acuan ketepatan yang jelas (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid secara bergiliran membacakan 1 butir penjelasan unsur atau prinsip desain temuannya kepada teman di sebelahnya untuk saling memeriksa ketepatan penjelasan berdasarkan kriteria yang telah dipelajari (10 menit).
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama merangkum poin-poin penjelasan mengenai unsur rupa (garis, tekstur) dan prinsip desain (keseimbangan, irama) dalam karya simpul makrame (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen akhir berupa pengecekan pemahaman lisan terarah, memberikan apresiasi atas proses analisis kritis murid, dan menutup sesi dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan disediakan glosarium visual bergambar yang menunjukkan contoh nyata garis dan tekstur makrame; bagi murid yang lebih cepat disediakan karya makrame dengan kombinasi simpul yang lebih rumit untuk dianalisis.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dipandu guru secara bertahap saat mengidentifikasi unsur rupa pada benda konkret sebelum menuliskan penjelasannya; murid mahir menganalisis variasi irama visual secara mandiri.
- Produk: Murid dapat menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam bentuk isian tabel berstruktur atau narasi deskripsi terperinci sesuai tingkat kesiapannya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru mengajukan 2 pertanyaan diagnostik: (1) 'Amati tali makrame ini, unsur rupa apa yang kalian rasakan saat meraba dan melihat arah jalannya?' (Acuan jawaban: unsur garis dari alur tali dan tekstur kasar/timbul dari anyaman simpul); (2) 'Bagaimana susunan simpul kiri dan kanan pada hiasan ini, apakah sama beratnya?' (Acuan jawaban: prinsip keseimbangan simetris karena pola simpul sisi kiri dan kanan seimbang/serupa).
Proses:- Pemeriksaan lembar kerja mandiri penjelasan 4 aspek karya makrame: (1) Unsur Garis (Acuan: menjelaskan arah alur pilinan tali melintang/menurun membentuk garis kontur); (2) Unsur Tekstur (Acuan: menjelaskan permukaan simpul yang bergelombang/kasar jika diraba secara nyata); (3) Prinsip Keseimbangan (Acuan: menjelaskan keseimbangan penataan simpul sisi kiri dan kanan yang simetris/stabil); (4) Prinsip Irama (Acuan: menjelaskan adanya pengulangan simpul yang teratur dan berkesinambungan). Murid dinilai tepat apabila mampu menjelaskan minimal 3 dari 4 aspek secara benar sesuai acuan.
Akhir Pertemuan:- Pengecekan lisan pemahaman akhir pertemuan: Guru menunjuk 1 gambar karya makrame dan meminta murid menjelaskan secara ringkas prinsip irama dan unsur tekstur pada karya tersebut (Acuan: irama ditunjukkan oleh simpul rantai yang berulang teratur; tekstur ditunjukkan oleh jalinan timbul yang menciptakan rabaan kasar).
Formatif:- Asesmen Awal: Tanya jawab diagnostik lisan mengenai konsep awal garis, tekstur, dan keteraturan pola pada benda simpul makrame.
- Asesmen Proses: Observasi keaktifan dalam permainan berpasangan 'Detektif Unsur & Prinsip' dan pemeriksaan lembar analisis penjelasan unsur rupa serta prinsip desain pada karya makrame.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan Unsur Rupa dalam Karya Simpul Makrame (Garis dan Tekstur) | Belum mampu menjelaskan unsur garis maupun tekstur pada karya simpul makrame secara tepat sesuai acuan visual. | Mampu menjelaskan 1 unsur rupa (garis atau tekstur) pada karya simpul makrame dengan tepat sesuai acuan visual. | Mampu menjelaskan 2 unsur rupa (garis dan tekstur) pada karya simpul makrame secara tepat sesuai acuan visual dengan bantuan arahan pemantik. | Mampu menjelaskan 2 unsur rupa (garis dan tekstur) pada karya simpul makrame secara lengkap, tepat, dan mandiri tanpa bantuan. | | Menjelaskan Prinsip Desain dalam Karya Simpul Makrame (Keseimbangan dan Irama) | Belum mampu menjelaskan prinsip keseimbangan maupun irama pada penataan simpul makrame sesuai acuan visual. | Mampu menjelaskan 1 prinsip desain (keseimbangan atau irama) pada penataan simpul makrame dengan tepat sesuai acuan visual. | Mampu menjelaskan 2 prinsip desain (keseimbangan dan irama) pada penataan simpul makrame secara tepat sesuai acuan visual dengan sedikit bimbingan. | Mampu menjelaskan 2 prinsip desain (keseimbangan dan irama) pada penataan simpul makrame secara komprehensif, tepat, dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media konkret karya simpul makrame yang disajikan berhasil mempermudah murid menemukan unsur rupa dan prinsip desain secara langsung?
- Bagaimana keterlibatan murid selama permainan berpasangan 'Detektif Unsur & Prinsip', apakah seluruh murid aktif mengemukakan analisisnya?
Murid:- Unsur rupa apa (garis atau tekstur) yang paling mudah kamu kenali dan jelaskan saat mengamati karya makrame tadi?
- Bagaimana caramu membuktikan bahwa sebuah karya simpul makrame memiliki prinsip irama dan keseimbangan?
Pertemuan 2 — Mengenali Variasi Alat dan Karakteristik Bahan Tali pada Pembuatan Simpul Makrame — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.4.2 Mengenali variasi teknik penggunaan alat dan bahan tali pada pembuatan simpul makrame
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali fungsi variasi alat (alat potong dan penahan) serta mengenali karakteristik 4 jenis bahan tali (tali katun, tali kur/nilon, benang wol, dan tali rami/jute) untuk simpul makrame (4 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui tanya-jawab lisan singkat dengan menunjukkan seutas tali kur dan sebatang kayu penahan: 'Apa fungsi kayu ini dalam membuat makrame, dan bagaimana kelenturan tali kur jika ditarik?' (acuan: kayu berfungsi sebagai penahan/gantungan pangkal simpul; tali kur berkarakter licin, lentur, dan kuat) (8 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru menunjukkan dan mendemonstrasikan fungsi 2 kategori alat makrame: alat potong (gunting untuk memotong tali secara rapi) dan alat penahan (kayu dowel/ranting untuk menahan simpul awal) beserta teknik penggunaannya yang aman (10 menit).
- Guru memperkenalkan 4 sampel bahan tali (Tali A: benang wol, Tali B: tali katun, Tali C: tali kur/nilon, Tali D: tali rami/jute) serta memandu murid mengamati karakteristik fisik masing-masing (tekstur rabaan: halus/kasar, elastisitas: lentur/kaku, dan kekuatan pilinan) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid secara berpasangan memainkan kuis sensorik 'Tebak Tekstur & Fungsi Alat': murid menyentuh 4 kantong misteri berisi potongan bahan tali dan kartu gambar alat (gunting dan kayu penahan) untuk menebak nama bahan serta fungsinya tanpa melihat langsung (15 menit).
- Setiap murid menerima Lembar Eksplorasi Alat dan Bahan Makrame yang memuat 4 butir klasifikasi karakteristik tali dan 2 butir fungsi alat: Butir 1 (Tali katun -> tekstur lembut, pilinan sedang, tidak terlalu elastis, mudah disimpul); Butir 2 (Tali kur/nilon -> tekstur licin, kuat, agak elastis); Butir 3 (Benang wol -> tekstur sangat lembut, sangat elastis/mudah melar, berserat halus); Butir 4 (Tali rami/jute -> tekstur kasar, kaku, serat alam kuat); Butir 5 (Gunting -> alat potong untuk merapikan ujung tali); Butir 6 (Kayu ranting/dowel -> penahan dasar simpul kepala) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memandu murid memeriksa lembar eksplorasi secara mandiri dengan membandingkannya terhadap acuan karakteristik bahan dan fungsi alat yang dipajang di papan tulis (10 menit).
- Murid mengidentifikasi satu jenis tali yang menurut mereka paling mudah dikenali karakteristiknya dan mengaitkannya dengan fungsi alat penahan yang tepat (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan ragam variasi alat makrame (alat potong dan alat penahan) serta 4 karakteristik bahan tali (tali katun, tali kur, benang wol, tali rami) (5 menit).
- Guru memberikan penguatan atas hasil pengamatan murid dan menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan mulai menguji coba variasi teknik simpul dasar menggunakan bahan-bahan tersebut (3 menit).
- Guru menutup sesi pembelajaran dengan doa penutup dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan potongan fisik tali nyata yang berukuran lebih tebal/berwarna kontras bagi murid yang membutuhkan bantuan visual dan taktil jelas.
- Proses: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru mendampingi perabaan serat tali satu per satu; bagi murid berkemampuan cepat, diberikan sampel tali tambahan (tali rafia pilin dan tali kasur) untuk dikenali karakteristiknya.
- Produk: Pengisian lembar eksplorasi dapat berupa mencentang tabel pilihan sifat fisik atau menghubungkan garis nama bahan dengan kartu sifat fisik.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya-jawab diagnostik lisan di awal pelajaran: 'Sebutkan apa fungsi kayu penahan dan gunting dalam pembuatan makrame, serta bagaimana rasa rabaan tali kur bila ditarik?' (Acuan jawaban: Kayu penahan berfungsi menahan pangkal simpul makrame; gunting berfungsi memotong tali; tali kur terasa licin, kuat, dan lentur).
Proses:- Pengamatan keterlibatan murid dalam mengenali sifat tekstur dan elastisitas pada 4 sampel tali dan penggunaan 2 alat makrame selama kuis sensorik dan pengisian lembar eksplorasi.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis pada Lembar Eksplorasi Alat dan Bahan Makrame yang memuat 6 butir acuan: (1) Tali katun bertekstur lembut, pilinan sedang, tidak terlalu elastis; (2) Tali kur bertekstur licin, kuat, agak elastis; (3) Benang wol bertekstur sangat lembut, sangat lentur/mudah melar; (4) Tali rami bertekstur kaku dan kasar; (5) Gunting sebagai alat potong; (6) Kayu penahan sebagai penopang simpul awal makrame.
Formatif:- Observasi unjuk kerja saat kuis sensorik identifikasi alat dan bahan makrame.
- Pemeriksaan Lembar Eksplorasi Alat dan Bahan Makrame (mencakup 4 karakteristik jenis bahan tali dan 2 fungsi alat).
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali Variasi Fungsi Alat Makrame | Belum mengenali fungsi alat potong maupun alat penahan makrame (0 dari 2 alat tepat sesuai acuan: gunting sebagai alat potong, kayu dowel sebagai alat penahan). | Mengenali fungsi 1 dari 2 alat makrame dengan tepat (hanya mengenali gunting sebagai alat potong atau kayu sebagai alat penahan). | Mengenali seluruh 2 fungsi alat makrame (gunting sebagai alat potong dan kayu sebagai alat penahan) dengan tepat namun membutuhkan sedikit arahan guru. | Mengenali seluruh 2 fungsi alat makrame (gunting sebagai alat potong dan kayu sebagai alat penahan) dengan tepat dan mandiri. | | Mengenali Karakteristik Bahan Tali Makrame | Mengenali paling banyak 1 dari 4 karakteristik bahan tali makrame (acuan: tali katun = lembut/tidak elastis; tali kur = licin/kuat; benang wol = sangat lentur/melar; tali rami = kasar/kaku). | Mengenali 2 dari 4 karakteristik bahan tali makrame sesuai acuan secara tepat. | Mengenali 3 dari 4 karakteristik bahan tali makrame sesuai acuan secara tepat. | Mengenali seluruh 4 karakteristik bahan tali makrame sesuai acuan secara tepat dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penyediaan contoh fisik sampel tali dan alat memudahkan murid membedakan karakteristik bahan makrame secara konkret?
- Apakah waktu eksplorasi sensorik dan pengisian lembar kerja berjalan efektif sesuai alokasi 105 menit?
Murid:- Jenis tali manakah yang menurutmu paling mudah diidentifikasi teksturnya?
- Mengapa penting bagi kita mengetahui sifat bahan tali sebelum mulai membuat simpul makrame?
Pertemuan 3 — Menguji Coba Variasi Teknik Simpul Kepala, Simpul Tunggal, dan Simpul Ganda — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.4.3 Menguji coba variasi teknik penggunaan bahan tali dalam merangkai simpul makrame
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar fisik dan bahan tali makrame (tali kur/katun) milik murid, serta memimpin doa singkat (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-3, yaitu menguji coba variasi teknik penggunaan bahan tali dalam merangkai 3 jenis simpul dasar: simpul kepala, simpul tunggal, dan simpul ganda (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik keterampilan merangkai simpul: meminta murid secara acak memperagakan cara melipat tali menjadi dua bagian sama panjang dan memasukkannya ke kayu spanram/pensil untuk membuat simpul jangkar/kepala (acuan: ujung lipatan tali ditaruh di atas spanram, kedua helai tali dimasukkan melalui lengkungan lipatan dan ditarik rapat) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid mengamati peragaan langsung oleh guru tentang alur teknik merangkai 3 variasi simpul: (1) Simpul kepala sebagai fondasi awal gantungan pada spanram; (2) Simpul tunggal yang dibuat dengan menyilangkan tali aktif dari SATU arah secara terus-menerus (arah kiri saja atau kanan saja) sehingga menghasilkan bentuk pilinan/spiral; (3) Simpul ganda yang dibuat dengan menyilangkan tali aktif secara BERGANTIAN (kiri, lalu kanan, atau sebaliknya) sehingga menghasilkan bentuk simpul pipih mendatar (15 menit).
- Murid menyimak panduan instruksi visual langkah demi langkah di papan tulis mengenai kode arah simpul tunggal dan simpul ganda untuk memastikan alur tali pengisi (inti) berada di tengah dan dua tali aktif di sisi luar bergerak secara teratur (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mengambil sebatang kayu spanram/pensil dan 2 helai tali kur masing-masing panjang 100 cm, kemudian menguji coba teknik merangkai 2 simpul kepala sebagai fondasi awal hingga menghasilkan 4 untai tali terpasang rapat pada spanram (15 menit).
- Murid menjalankan aktivitas uji coba menyenangkan bertajuk 'Tantangan Tangga Melilit': murid menguji coba membuat rangkaian simpul tunggal sebanyak minimal 6 ruas simpul dengan arah silangan dari satu sisi yang konsisten (arah kiri saja) hingga tali terpilin rapi menyerupai tangga melingkar/spiral (15 menit).
- Murid melanjutkan pengujian pada rangkaian tali berikutnya dengan menguji coba teknik simpul ganda sebanyak minimal 6 ruas simpul secara bergantian (langkah 1 dari sisi kiri, langkah 2 dari sisi kanan) hingga terbentuk simpul makrame yang pipih, simetris, dan rapi (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa dan membandingkan hasil fisik rangkaian tali uji cobanya sendiri di atas meja: mencocokkan bentuk spiral pada simpul tunggal dan bentuk pipih mendatar pada simpul ganda sesuai acuan teknis (5 menit).
- Murid mengidentifikasi kendala teknis saat menguji coba (misalnya tarikan tali terlalu kendur atau arah silangan tali tertukar) dan mengencangkan kembali simpul yang longgar agar kencang dan teratur (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan intisari teknik pertemuan ini: simpul kepala untuk memasang tali awal, simpul tunggal membuat pola berputar searah, dan simpul ganda membuat pola lurus mendatar karena gerakan dua sisi bergantian (5 menit).
- Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas keberhasilan uji coba ketiga jenis simpul pada lembar tali, mengarahkan murid merapikan bahan latihan ke dalam tempat penyimpanan untuk persiapan merancang karya fungsional di pertemuan berikutnya, lalu menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan tali kur dengan ketebalan standar 3-4 mm untuk memudahkan murid pemula, serta tali katun pintal untuk murid yang ingin menguji coba tekstur serat yang lebih padat.
- Proses: Bagi murid yang kesulitan mengoordinasikan silangan tali kanan dan kiri, guru mendampingi dengan menandai ujung tali sisi kiri menggunakan selotip warna sebagai penanda giliran melangkah; bagi murid yang sudah terampil, diberikan tantangan variasi membuat 10 ruas simpul tunggal dan 10 ruas simpul ganda dengan kerapatan tarikan tali yang presisi.
- Produk: Hasil uji coba berupa untaian simpul pada spanram minimal memuat 2 simpul kepala, 6 ruas simpul tunggal berpilin, dan 6 ruas simpul ganda pipih (bagi murid yang membutuhkan bimbingan cukup minimal 4 ruas tiap variasi simpul).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Uji coba diagnostik awal perorangan (unjuk kerja): Meminta murid mempraktikkan teknik dasar memasang 1 helai tali pada spanram menggunakan simpul kepala (acuan: tali ditekuk sama panjang, lingkaran ditekuk di atas tongkat/spanram, kedua ujung ditarik masuk ke lingkaran hingga terkunci rapat tanpa terbalik).
Proses:- Observasi unjuk kerja pengujian teknik simpul makrame: Guru mengamati ketepatan langkah teknik dan kerapian kerapatan jalinan saat murid merangkai (1) Simpul kepala (acuan: terpasang kencang simetris), (2) Simpul tunggal minimal 6 ruas (acuan: tali aktif disilangkan dari satu sisi searah sehingga terbentuk pilinan spiral tangga), (3) Simpul ganda minimal 6 ruas (acuan: tali aktif disilangkan bergantian kiri-kanan sehingga terbentuk pita simpul pipih rata).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman teknik unjuk hasil: Guru memeriksa sampel fisik untaian simpul latihan murid dengan kriteria penerimaan operasional: (1) Terdapat minimal 2 simpul kepala fondasi yang mengikat kuat; (2) Terdapat minimal 6 ruas simpul tunggal yang membentuk pilinan berputar konsisten; (3) Terdapat minimal 6 ruas simpul ganda yang pipih mendatar tanpa terbalik arah jalinan tali intinya.
Formatif:- Unjuk kerja praktik langsung: pengamatan proses menguji coba variasi teknik merangkai simpul kepala, simpul tunggal, dan simpul ganda pada spanram latihan menggunakan lembar observasi kriteria langkah.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Keterampilan menguji coba teknik simpul kepala | Belum mampu memasang tali pada spanram menggunakan simpul kepala meskipun telah diberikan peragaan berulang. | Mampu memasang tali dengan simpul kepala namun posisi simpul masih longgar dan panjang kedua ujung tali tidak sama panjang. | Mampu menguji coba dan memasang simpul kepala secara tepat, simetris, dan kencang pada spanram secara mandiri. | Mampu menguji coba memasang simpul kepala secara tepat, sangat rapi, simetris sempurna, dan konsisten kencang dalam waktu singkat tanpa kendala. | | Keterampilan menguji coba teknik simpul tunggal | Belum mampu merangkai simpul tunggal; arah tarikan tali selalu berubah-ubah sehingga tidak terbentuk pola pilinan spiral sama sekali. | Mampu membuat 1-3 ruas simpul tunggal, namun alur arah silangan sesekali tertukar sehingga pilinan spiral terputus atau tidak rapi. | Mampu menguji coba merangkai simpul tunggal minimal 6 ruas secara konsisten dari satu arah hingga membentuk pola pilinan spiral yang teratur. | Mampu menguji coba merangkai simpul tunggal lebih dari 6 ruas dengan konsistensi arah silangan sempurna, menghasilkan pilinan spiral yang rapat, kokoh, dan berjarak seragam. | | Keterampilan menguji coba teknik simpul ganda | Belum mampu menerapkan teknik simpul ganda; silangan tali tidak bergantian sehingga gagal membentuk simpul pipih. | Mampu membuat 1-3 ruas simpul ganda, namun urutan giliran kiri dan kanan sering tertukar sehingga permukaan simpul tidak rata/terpelintir. | Mampu menguji coba merangkai simpul ganda minimal 6 ruas dengan langkah menyilang bergantian (kiri dan kanan) secara konsisten menghasilkan permukaan pipih mendatar yang rapi. | Mampu menguji coba merangkai simpul ganda lebih dari 6 ruas dengan pergantian sisi kiri-kanan yang presisi, tarikan simpul sangat seragam, pipih sempurna, dan rapi. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi visual dan demonstrasi langkah simpul tunggal vs simpul ganda cukup jelas dipahami oleh seluruh murid?
- Bagian variasi simpul mana yang paling banyak menimbulkan kekeliruan langkah pada murid saat pengujian mandiri?
- Apakah alokasi waktu praktik uji coba 3 JP (105 menit) cukup efektif untuk melatih ketiga teknik simpul dasar makrame?
Murid:- Teknik simpul mana yang paling mudah dan paling sulit kamu coba antara simpul kepala, simpul tunggal, atau simpul ganda?
- Bagaimana caramu mengingat agar gerakan tali pada simpul ganda tidak tertukar antara sisi kiri dan sisi kanan?
- Apakah kamu merasa puas melihat hasil tali yang melilit spiral pada simpul tunggal dan tali yang pipih rata pada simpul ganda?
Pertemuan 4 — Membuat Karya Seni Rupa Makrame Fungsional Berdasarkan Hasil Pengamatan Lingkungan — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.4.4 Membuat karya seni rupa makrame berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar melalui pengembangan imajinasi
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa pembuka, dan memeriksa kesiapan alat serta bahan pembuatan makrame milik murid (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat karya seni rupa makrame fungsional berdasarkan pengamatan lingkungan sekitar melalui pengembangan imajinasi (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui pertanyaan terarah tentang identifikasi 1 kebutuhan benda fungsional di lingkungan dan 1 ide rancangan karya makrame yang sesuai (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengamati lingkungan kelas/sekolah untuk menemukan kebutuhan benda wadah atau gantungan fungsional, lalu menetapkan 1 pilihan produk karya makrame yang akan dibuat (misalnya: gantungan botol minum, gantungan pot mini, atau gantungan kunci tas) (10 menit).
- Murid membuat sketsa sederhana rancangan karya makrame di buku gambar dengan menentukan fungsi benda serta susunan simpul yang akan dianyam (simpul kepala pada pengait/kayu, kombinasi simpul tunggal atau ganda) berdasarkan imajinasi masing-masing (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid memotong tali katun/kur sesuai kebutuhan rancangan (misalnya 4-6 utas tali berukuran 1,5 - 2 meter) dan memasangkannya pada cincin ring/kayu gantungan menggunakan simpul kepala secara mandiri dan rapi (15 menit).
- Murid memainkan tantangan kreatif 'Rangkai Anyam Terpola': secara mandiri dan ceria, murid menyusun anyaman badan makrame dengan memadukan variasi simpul tunggal (spiral) atau simpul ganda (pipih) sesuai imajinasi rancangan fungsi bendanya (20 menit).
- Murid menyelesaikan struktur akhir karya makrame fungsional dengan mengikat simpul penutup di bagian bawah, merapikan rumbai ujung tali, dan menguji fungsi tampung atau gantung benda (misalnya memuat botol minum atau pot) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid meletakkan karya makrame yang telah selesai di atas meja masing-masing dan memeriksa kesesuaian karya dengan fungsi serta rancangan imajinasi yang telah dibuat di awal (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan kegiatan pembuatan karya makrame fungsional hari ini (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap ketekunan berkarya mandiri, mengingatkan murid menyimpan karyanya dengan baik untuk kegiatan refleksi apresiasi di pertemuan berikutnya, dan menutup kelas dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan panduan visual pilihan pola produk fungsional dengan tingkat kerapatan simpul berbeda (sederhana: gantungan kunci/tali gantungan serbaguna; kompleks: kantong botol minum jaring).
- Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru memberikan bimbingan pada langkah awal pengukuran dan pemasangan simpul kepala; bagi murid yang cekatan, dipersilakan menambahkan variasi kerapatan atau kombinasi pola simpul sesuai imajinasinya.
- Produk: Karya makrame fungsional dapat berupa gantungan kunci fungsional, tali gantungan botol minum, atau gantungan pot mini sesuai hasil rancangan dan imajinasi masing-masing murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik di awal pelajaran: 'Sebutkan 1 benda di sekitar kita yang membutuhkan wadah/gantungan tali, dan bagaimana rancangan makrame yang bisa membantunya?' (Kriteria penerimaan: murid dapat menyebutkan minimal 1 kebutuhan nyata di lingkungan sekitar, misalnya: botol minum yang tidak ada pegangannya atau pot tanaman gantung, serta 1 ide bentuk karya makrame yang sesuai).
Proses:- Observasi formatif saat proses merangkai simpul makrame: memantau ketepatan penerapan simpul kepala di awal, kerapian jalinan simpul tunggal/ganda, dan kesesuaian bentuk jaring/tali makrame dengan fungsi benda yang ditargetkan.
Akhir Pertemuan:- Cek pemenuhan karya di akhir sesi: pemeriksaan wujud fisik karya makrame fungsional (Kriteria penerimaan: karya memiliki struktur simpul yang terikat kuat/tidak mudah lepas, memiliki bagian simpul awal dan penutup, serta mampu berfungsi sebagai gantungan/wadah benda sesuai rancangan pengamatan lingkungan).
Formatif:- Pengamatan unjuk kerja pembuatan karya makrame fungsional menggunakan lembar ceklis proses (rancangan imajinasi, pemasangan simpul, kerapian ikatan, keterwujudan fungsi benda).
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kesesuaian Fungsi Karya Berdasarkan Pengamatan Lingkungan | Karya makrame belum memiliki bentuk fungsional yang jelas dan belum sesuai dengan kebutuhan benda di lingkungan sekitar. | Karya makrame mulai berbentuk benda fungsional (misal gantungan) namun belum cukup kokoh menampung atau menopang benda. | Karya makrame terwujud secara fungsional sesuai kebutuhan pengamatan lingkungan dan mampu menampung/menggantung benda target dengan kokoh. | Karya makrame terwujud secara fungsional sangat optimal, kokoh menampung/menggantung benda target, serta proporsinya sangat pas dan aman digunakan. | | Keterampilan Pembuatan Simpul dan Pengembangan Imajinasi Makrame | Belum mampu menyusun simpul makrame secara teratur dan membutuhkan bantuan penuh guru untuk menyelesaikan ikatan tali. | Mampu membuat simpul awal (simpul kepala) namun susunan badan simpul makrame masih belum konsisten kerapiannya. | Mampu membuat karya makrame dengan variasi simpul yang rapi, rapat, dan pola anyaman terwujud sesuai rancangan imajinasinya secara mandiri. | Mampu membuat karya makrame dengan variasi kombinasi simpul yang sangat rapi, berpola konsisten, dan menunjukkan pengembangan imajinasi bentuk anyaman yang orisinal secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 105 menit memadai bagi seluruh murid untuk menyelesaikan karya makrame fungsional mereka dari awal hingga akhir?
- Bagaimana variasi bentuk dan fungsi karya yang dihasilkan murid berdasarkan imajinasi serta pengamatan lingkungan sekitar mereka?
Murid:- Bagian mana dari pembuatan simpul makrame hari ini yang paling menyenangkan atau paling menantang bagimu?
- Apakah karya makrame yang kamu buat sudah berfungsi dengan baik untuk membantu kebutuhan di sekitarmu?
Pertemuan 5 — Merefleksikan Karya Simpul Makrame Diri Sendiri dan Teman Sekelas dengan Kosa Kata Seni Rupa — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.4.5 Merefleksikan karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memimpin doa bersama (3 menit).
- Guru memeriksa kehadiran murid serta menyiapkan meja display kelas untuk menata karya makrame yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu merefleksikan karya simpul makrame buatan sendiri dan teman sekelas menggunakan kosakata seni rupa yang tepat (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis lisan cepat mengenai pemahaman arti 3 kosakata seni rupa dalam konteks makrame: (1) tekstur, (2) ritme/irama, dan (3) proporsi. Murid mengangkat tangan untuk menjawab (acuan arti: tekstur = sifat permukaan tali seperti kasar/halus; ritme = pengulangan simpul yang teratur; proporsi = perbandingan ukuran antarbagian makrame) (6 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memodelkan cara melakukan refleksi dan apresiasi karya makrame menggunakan media panduan 'Bank Kosakata Seni Rupa' di papan tulis yang memuat 4 kata kunci: tekstur (kasar/halus/pilinan), simetris (keseimbangan bentuk kiri dan kanan sama), ritme (pola pengulangan simpul), dan proporsi (keseimbangan ukuran gantungan dan badan karya) (10 menit).
- Guru menampilkan satu contoh karya makrame contoh guru dan membacakan narasi refleksi terarah sebagai acuan: 'Karya ini memiliki ritme yang rapi karena simpul ganda diulang secara teratur, tekstur tali katun terasa lembut, dan bentuknya simetris antara sisi kiri dan kanan' (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan Lembar Refleksi Apresiasi Makrame yang memuat dua bagian: Bagian A (Refleksi Diri) dan Bagian B (Apresiasi Teman Sekelas) (5 menit).
- Murid secara mandiri menuliskan refleksi karya buatannya pada Bagian A dengan mengisi 3 aspek menggunakan minimal 2 kosakata seni rupa: (1) jenis tekstur tali dan alasan pemilihannya, (2) pola ritme atau kerapian susunan simpul, serta (3) bagian yang paling berhasil dan bagian yang perlu diperbaiki (kriteria penerimaan: deskripsi memuat minimal 2 kosakata seni rupa yang dipakai secara tepat sesuai fakta fisik karyanya) (17 menit).
- Aktivitas Menggembirakan: 'Galeri Apresiasi Bintang Makrame' — Murid berkeliling kelas mengamati karya makrame milik teman sekelasnya seperti di pameran mini seni rupa, lalu memilih 1 karya teman untuk diapresiasi pada Bagian B Lembar Refleksi (10 menit).
- Murid menuliskan catatan apresiasi untuk karya teman tersebut pada Bagian B dengan kriteria: menyebutkan 1 kelebihan karya menggunakan kosakata seni rupa (ritme/tekstur/simetris/proporsi) dan 1 saran perbaikan yang membangun terkait kerapian atau susunan simpul (acuan kriteria: catatan menyebut minimal 1 kosakata seni rupa secara tepat makna dan 1 saran perbaikan konkret) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Tiga orang perwakilan murid secara bergiliran membacakan hasil refleksi diri dan catatan apresiasi yang ditulisnya untuk karya teman di hadapan kelas (10 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap ketepatan penggunaan kosakata seni rupa yang digunakan oleh murid dalam mengungkapkan refleksi dan apresiasinya (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya menggunakan kosakata seni rupa yang tepat agar refleksi dan apresiasi karya menjadi terarah, jelas, dan membangun (4 menit).
- Guru memberikan cek pemahaman akhir secara lisan kepada murid tentang kosakata seni rupa apa yang paling cocok menggambarkan karya yang memiliki pola berulang yang teratur (acuan jawaban benar: ritme / irama) (2 menit).
- Guru menyampaikan rencana kegiatan untuk pertemuan berikutnya yaitu pelaksanaan asesmen sumatif bab, kemudian menutup pembelajaran dengan doa bersama (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu bantu visual 'Bank Kosakata Seni Rupa' yang dilengkapi simbol/ilustrasi visual sederhana bagi murid yang membutuhkan scaffolding dalam memahami makna kata tekstur, simetris, ritme, dan proporsi.
- Proses: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru memberikan kalimat rumpang berpanduan untuk menuliskan refleksi. Bagi murid yang lebih cepat, diminta merefleksikan karya sendiri dan mengapresiasi 2 karya teman dengan mengaitkan 3 kosakata seni rupa sekaligus secara mendalam.
- Produk: Refleksi dituangkan dalam Lembar Refleksi tertulis berstruktur, baik berupa paragraf utuh mandiri (murid mahir) maupun kalimat terarah berpanduan (murid yang memerlukan bimbingan).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemahaman kosakata seni rupa secara lisan: Murid diminta mengartikan 3 istilah seni rupa terkait karya simpul makrame: (1) tekstur, (2) ritme/irama, (3) proporsi. (Acuan jawaban: (1) tekstur = nilai raba/sifat permukaan tali seperti kasar, halus, licin; (2) ritme/irama = pengulangan variasi simpul yang beraturan; (3) proporsi = keserasian atau perbandingan ukuran antarbagian makrame).
Proses:- Pengamatan dan pemeriksaan pengerjaan Lembar Refleksi: Memeriksa apakah murid menggunakan minimal 2 kosakata seni rupa (dari pilihan: tekstur, simetris, ritme, proporsi) secara tepat pada refleksi diri (Bagian A), serta menggunakan minimal 1 kosakata seni rupa dan memberikan saran konkret pada apresiasi karya teman (Bagian B).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan akhir: Pertanyaan penutup kepada murid: 'Kosakata seni rupa apa yang kita gunakan untuk menyatakan pola simpul ganda yang dibuat berulang secara rapi dan teratur dari atas ke bawah?' (Acuan jawaban benar: ritme atau irama).
Formatif:- Tanya jawab lisan diagnostik makna 3 kosakata seni rupa pada tahap pendahuluan
- Penilaian kinerja pengisian Lembar Refleksi Apresiasi Makrame (refleksi diri dan apresiasi karya teman menggunakan kosakata seni rupa)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penggunaan Kosakata Seni Rupa dalam Refleksi Diri | Belum mampu menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai dalam merefleksikan karya sendiri (masih memakai kata umum seperti 'bagus' atau 'rusak' tanpa kosa kata seni rupa). | Menggunakan 1 kosakata seni rupa (misalnya hanya menyebut tekstur atau ritme) namun pemaknaannya belum sepenuhnya tepat mendeskripsikan karya sendiri. | Menggunakan 2 kosakata seni rupa (misalnya tekstur, ritme, simetris, atau proporsi) dengan tepat sesuai kondisi fisik karya simpul makrame sendiri. | Menggunakan 3 atau lebih kosakata seni rupa secara tepat, mendalam, dan mandiri dalam menguraikan kelebihan serta area perbaikan karya simpul makrame sendiri. | | Apresiasi dan Refleksi Karya Teman Sekelas | Belum mampu memberikan catatan apresiasi karya teman atau catatan hanya berisi komentar singkat di luar konteks seni rupa. | Mampu memberikan komentar kelebihan karya teman namun belum menyertakan kosakata seni rupa dan belum menyertakan saran perbaikan. | Mampu mengapresiasi kelebihan karya teman dengan minimal 1 kosakata seni rupa yang tepat serta memberikan 1 saran perbaikan yang membangun terkait susunan simpul. | Mampu mengapresiasi kelebihan karya teman dengan 2 atau lebih kosakata seni rupa yang tepat serta memberikan saran perbaikan yang sangat spesifik dan logis secara santun dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alur 'Galeri Apresiasi Bintang Makrame' berhasil membuat murid antusias dalam mengamati dan mengapresiasi karya teman?
- Apakah panduan 'Bank Kosakata Seni Rupa' cukup efektif membantu murid kelas 5 dalam menuangkan refleksi secara runtut dan tepat makna?
Murid:- Bagian mana dari karya simpul makrame buatanmu sendiri yang menurutmu paling berhasil dan memuaskan?
- Kosakata seni rupa apa yang paling sering kamu gunakan saat menilai dan memberi masukan pada karya teman sekelasmu hari ini?
Pertemuan 6 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.4.1 Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam karya seni rupa simpul dan makrame
- TP 5.4.2 Mengenali variasi teknik penggunaan alat dan bahan tali pada pembuatan simpul makrame
- TP 5.4.3 Menguji coba variasi teknik penggunaan bahan tali dalam merangkai simpul makrame
- TP 5.4.4 Membuat karya seni rupa makrame berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar melalui pengembangan imajinasi
- TP 5.4.5 Merefleksikan karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan memimpin doa singkat (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan ke-6 sebagai pelaksanaan Asesmen Sumatif Bab 4 yang mencakup 3 tugas: tes tertulis identifikasi dan wawancara lisan singkat, unjuk kerja penciptaan karya makrame mandiri, serta lembar refleksi apresiatif (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Asesmen Bagian 1 (tes tertulis identifikasi alat, bahan, teknik) dan menjelaskan prosedur pelaksanaan wawancara lisan bergiliran di meja guru yang berlangsung paralel selama pengerjaan tes tertulis (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara individual mengerjakan Lembar Asesmen Bagian 1 (tes tertulis serentak) berisi 4 butir soal identifikasi alat, bahan tali, dan teknik simpul: (1) 'Pilihlah bahan tali yang paling lentur dan mudah disimpul dari pilihan berikut: [A. Kawat tembaga, B. Tali katun/kur, C. Tali rafia tipis]' (kunci: B. Tali katun/kur; opsi A dan C adalah pengalih); (2) 'Pilihlah alat utama untuk memotong tali dan merapikan ujung makrame dari pilihan berikut: [A. Tang runcing, B. Gunting kain/tali, C. Pisau ukir]' (kunci: B. Gunting kain/tali; opsi A dan C adalah pengalih); (3) 'Jodohkan 3 fungsi teknik simpul berikut dengan tepat: [1. Menjangkarkan tali pada kayu/ring gantungan; 2. Membentuk pola lilitan spiral searah; 3. Membentuk pola simpul anyaman pipih/lebar/persegi]' ke nama simpul [A. Simpul tunggal spiral; B. Simpul kepala; C. Simpul ganda]' (kunci pasangan: 1-B, 2-A, 3-C); (4) 'Tentukan benar/salah pernyataan: Tekstur kasar atau halus pada makrame dipengaruhi oleh jenis pilinan bahan tali yang dipilih' (kunci: Benar). Bersamaan dengan itu, murid secara bergiliran (1 menit per murid x 28 murid) maju ke meja guru untuk menjawab 2 pertanyaan wawancara lisan singkat: 'Tunjukkan unsur rupa garis dan tekstur pada contoh jalinan simpul ini!' (kunci jawaban lisan: garis tampak dari alur juntaian benang/lilitan tali; tekstur tampak/terasa dari jalinan timbul dan pilinan serat tali) dan 'Bagaimana prinsip keseimbangan diterapkan pada karya makrame tersebut?' (kunci jawaban lisan: keseimbangan terlihat dari simetri atau kesamaan susunan simpul antara sisi kanan dan kiri gantungan) (27 menit).
- Murid melaksanakan tugas unjuk kerja mandiri (Asesmen Bagian 2) membuat produk makrame fungsional/hiasan (gantungan kunci, hiasan dinding mini, atau tatakan) berukuran 15-25 cm berdasarkan hasil pengamatan lingkungan, dengan menerapkan variasi teknik simpul kepala (lark's head knot), simpul tunggal (half knot/spiral), dan simpul ganda (square knot), menjaga kerapian kerapatan ikatan, kekuatan simpul, dan kebersihan sisa tali (47 menit).
- Murid mengisi Lembar Refleksi Terstruktur (Asesmen Bagian 3) secara individual dengan mengulas karya sendiri dan satu karya teman menggunakan kosa kata seni rupa (garis, tekstur, pola simpul, keseimbangan) melalui 3 panduan isian: (1) Deskripsi jenis simpul dan unsur garis yang dominan pada karya sendiri; (2) Analisis tekstur dan penerapan prinsip keseimbangan pada karya teman; (3) Apresiasi terhadap kekuatan dan kerapian ikatan simpul teman (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengumpulkan seluruh artefak (lembar tes tertulis, artefak produk makrame, dan lembar refleksi terstruktur) ke meja guru dengan tertib (2 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas kedisiplinan, kemandirian, dan ketekunan seluruh murid dalam menuntaskan rangkaian asesmen sumatif Bab 4 (2 menit).
- Guru merangkum perjalanan belajar Bab 4 mengenai eksplorasi simpul makrame dan menutup pertemuan dengan doa bersama serta salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses tata letak meja dan pencahayaan yang jelas saat pengerjaan tes maupun perangkaian simpul tali tanpa mengubah butir asesmen.
- Proses: Akomodasi durasi membaca soal atau bimbingan artikulasi pertanyaan wawancara bagi murid berkebutuhan khusus tanpa mengubah indikator kunci jawaban.
- Produk: Pilihan fungsi produk makrame (gantungan dinding mini, gantungan kunci, atau gelang fungsional) dengan tetap menguji teknik simpul dan unsur rupa yang setara.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- kombinasi tes tulis-lisan, unjuk kerja penciptaan produk makrame, dan refleksi apresiatif: lembar asesmen identifikasi tertulis dan penjelasan lisan bergiliran, artefak produk karya makrame utuh berbasis variasi simpul, serta lembar refleksi apresiasi karya antarteman
- tes tertulis serentak dan wawancara lisan singkat bergiliran: lembar tes tertulis berisi identifikasi kesesuaian alat, bahan tali, dan teknik simpul makrame yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas, disertai penjelasan lisan singkat mengenai unsur rupa (garis, tekstur) dan prinsip keseimbangan secara rotasi ke meja guru (1 menit per murid x 28 murid = 28 menit berjalan paralel saat pengerjaan tes) (30 menit; individual; instrumen: kunci jawaban, pedoman penskoran tertulis, dan lembar cek wawancara lisan)
- unjuk kerja dan penilaian produk: proses pengujian variasi teknik simpul (kepala, tunggal, ganda) dan artefak produk akhir makrame fungsional/hiasan yang rapi, kuat, serta menunjukkan perwujudan ide imajinatif murid (55 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja dan skala penilaian produk makrame)
- penilaian antarteman dan refleksi tertulis: lembar refleksi terstruktur yang memuat ulasan apresiatif terhadap karya diri sendiri dan karya seorang teman sebangku/sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang tepat (20 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian antarteman dan lembar refleksi diri terstruktur)
Sumatif:- kombinasi tes tulis-lisan, unjuk kerja penciptaan produk makrame, dan refleksi apresiatif: lembar asesmen identifikasi tertulis dan penjelasan lisan bergiliran, artefak produk karya makrame utuh berbasis variasi simpul, serta lembar refleksi apresiasi karya antarteman
- tes tertulis serentak dan wawancara lisan singkat bergiliran: lembar tes tertulis berisi identifikasi kesesuaian alat, bahan tali, dan teknik simpul makrame yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas, disertai penjelasan lisan singkat mengenai unsur rupa (garis, tekstur) dan prinsip keseimbangan secara rotasi ke meja guru (1 menit per murid x 28 murid = 28 menit berjalan paralel saat pengerjaan tes) (30 menit; individual; instrumen: kunci jawaban, pedoman penskoran tertulis, dan lembar cek wawancara lisan)
- unjuk kerja dan penilaian produk: proses pengujian variasi teknik simpul (kepala, tunggal, ganda) dan artefak produk akhir makrame fungsional/hiasan yang rapi, kuat, serta menunjukkan perwujudan ide imajinatif murid (55 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja dan skala penilaian produk makrame)
- penilaian antarteman dan refleksi tertulis: lembar refleksi terstruktur yang memuat ulasan apresiatif terhadap karya diri sendiri dan karya seorang teman sebangku/sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang tepat (20 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian antarteman dan lembar refleksi diri terstruktur)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penjelasan Unsur Rupa dan Prinsip Desain (TP 5.4.1) & Identifikasi Alat, Bahan, Teknik (TP 5.4.2) | Benar pada maksimal 1 butir tes tertulis dari 4 butir acuan dan tidak mampu menjelaskan unsur rupa garis, tekstur, maupun prinsip keseimbangan saat wawancara lisan. | Benar pada 2 butir tes tertulis dari 4 butir acuan dan mampu menjelaskan 1 dari 3 unsur/prinsip acuan (garis, tekstur, atau keseimbangan) saat wawancara lisan. | Benar pada 3 butir tes tertulis dari 4 butir acuan dan mampu menjelaskan 2 dari 3 unsur/prinsip acuan (garis, tekstur, atau keseimbangan) saat wawancara lisan. | Benar pada seluruh 4 butir tes tertulis (kunci: 1-B, 2-B, 3-[1-B, 2-A, 3-C], 4-Benar tanpa memilih pengalih kawat tembaga, tali rafia tipis, tang runcing, pisau ukir) dan mampu menjelaskan seluruh 3 unsur/prinsip acuan (garis, tekstur, dan prinsip keseimbangan simetris) saat wawancara lisan. | | Pengujian Variasi Teknik Simpul dan Penciptaan Produk Makrame (TP 5.4.3 & TP 5.4.4) | Hanya menerapkan 1 teknik simpul acuan (misal hanya simpul kepala); jalinan longgar, tidak rapi, dan belum membentuk produk fungsional/hiasan yang utuh. | Menerapkan 2 teknik simpul dari 3 teknik acuan (simpul kepala, simpul tunggal, simpul ganda); kerapian jalinan simpul dan kekuatan ikatan masih belum stabil. | Menerapkan seluruh 3 teknik simpul acuan (simpul kepala, simpul tunggal spiral, dan simpul ganda) secara tepat; produk terangkai utuh, cukup rapi, dan kuat. | Menerapkan seluruh 3 teknik simpul acuan (simpul kepala, simpul tunggal spiral, dan simpul ganda) secara tepat dan konsisten; kerapatan ikatan rapi, simpul sangat kokoh, bersih dari serabut sisa, serta mewujudkan ide imajinatif fungsional. | | Refleksi Apresiasi Karya Diri dan Teman (TP 5.4.5) | Mengisi lembar refleksi tanpa menggunakan kosakata seni rupa acuan atau hanya memberi komentar di luar kriteria rupa (misal sekadar 'bagus' atau 'suka'). | Mengisi lembar refleksi dengan memuat 1-2 kosa kata seni rupa dari 4 kosa kata acuan (garis, tekstur, pola simpul, keseimbangan) pada ulasan karya diri atau karya teman. | Mengisi lembar refleksi secara terstruktur dengan memuat 3 kosa kata seni rupa dari 4 kosa kata acuan (garis, tekstur, pola simpul, keseimbangan) pada ulasan karya diri dan karya teman. | Mengisi lembar refleksi secara lengkap dan tepat menggunakan seluruh 4 kosa kata seni rupa acuan (garis, tekstur, pola simpul, keseimbangan) dalam mendeskripsikan karya diri dan mengapresiasi karya teman. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 105 menit efektif untuk mengelola tes tulis-lisan, unjuk kerja makrame, dan pengisian lembar refleksi secara tertib?
- Bagaimana ketercapaian murid kelas 5 secara umum dalam menguasai tiga teknik simpul dasar (kepala, tunggal, ganda) pada akhir Bab 4?
Murid:- Bagian mana dari pembuatan makrame hari ini yang paling menunjukkan kemampuan terbaikku?
- Teknik simpul apa yang menurutku paling menantang dan bagaimana aku berhasil menyelesaikannya?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2021) Bab IV Mengeksplorasi Simpul dan Berkarya Makrame.
- Benda konkret karya makrame (gantungan pot, hiasan dinding, gelang simpul tali katun).
- Kartu label analisis 'Detektif Unsur & Prinsip' dan Lembar Kerja Siswa Telaah Visual.
- Buku Panduan Guru Seni Rupa SD Kelas V (Kemendikbudristek 2021/2023, Bab IV Mengeksplorasi Simpul dan Berkarya Makrame).
- Sampel bahan nyata: tali katun, tali kur/nilon, benang wol, tali rami/jute.
- Sampel alat: gunting kertas/kain, kayu dowel/ranting penahan simpul.
- Lembar Eksplorasi Karakteristik Alat dan Bahan Tali Makrame.
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2021) Bab IV: Mengeksplorasi Simpul dan Berkarya Makrame Halaman 117-125
- Bahan tali kur ukuran 3-4 mm (panjang 100 cm per helai)
- Kayu rentangan spanram kecil / tongkat silinder kayu / pensil panjang sebagai penyangga simpul
- Gunting dan meteran/penggaris
- Papan demonstrasi langkah simpul makrame (kartu panduan visual langkah simpul kepala, tunggal, dan ganda)
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2021).
- Bahan tali (tali katun makrame / tali kur warna-warni ukuran 3-4 mm).
- Alat bantu: cincin ring kayu/besi atau bilah kayu mini, gunting, dan meteran/penggaris.
- Benda model lingkungan sekitar (botol minum atau pot bunga mini) untuk uji fungsi karya.
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi), Kemendikbudristek 2021, Bab IV
- Karya simpul makrame fungsional hasil buatan murid pertemuan sebelumnya
- Papan tulis dan bagan panduan 'Bank Kosakata Seni Rupa'
- Lembar Kerja Refleksi dan Apresiasi Makrame
- Buku Panduan Guru Seni Rupa SD Kelas V (Kemendikbudristek 2021), Bab IV Mengeksplorasi Simpul dan Berkarya Makrame
- Lembar Soal Asesmen Tertulis dan Format Wawancara Lisan
- Bahan tali katun/kur (diameter 3-4 mm) dan stik kayu/ring gantungan
- Gunting kain dan meteran pengukur
- Lembar Refleksi Apresiasi Seni Rupa Terstruktur
|