MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C) Topik: Menggambar Benda Alam dengan Proporsi dan Komposisi INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Menggambar Benda Alam dengan Proporsi dan Komposisi |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menggambar benda alam (misal: buah, daun) dengan memperhatikan proporsi dan komposisi
- Murid dapat menggunakan warna untuk memperkuat kesan proporsi dan komposisi pada gambar
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian memperhatikan bagaimana bentuk buah mangga berbeda dengan buah apel? Apa yang membuat keduanya terlihat berbeda?
- Ketika kalian melihat gambar bunga di buku, mengapa beberapa gambar terlihat indah dan seimbang, sementara yang lain terlihat aneh?
- Bagaimana cara kita membuat gambar daun terlihat seperti aslinya dengan ukuran yang tepat?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
- Guru menunjukkan beberapa benda alam (buah, daun, bunga) secara langsung atau melalui gambar/foto
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian memperhatikan bagaimana bentuk buah mangga berbeda dengan buah apel? Apa yang membuat keduanya terlihat berbeda?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar menggambar benda alam dengan memperhatikan proporsi (ukuran yang tepat) dan komposisi (tata letak yang indah)
- Asesmen Awal: Guru meminta murid menggambar cepat sebuah buah di kertas kecil (5 menit) untuk melihat pemahaman awal tentang proporsi
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan konsep proporsi: perbandingan ukuran antar bagian objek agar terlihat wajar (misalnya: daun mangga lebih panjang daripada lebar, buah apel hampir bulat)
- Guru menunjukkan contoh gambar dengan proporsi tepat dan gambar dengan proporsi yang salah, murid diminta mengamati perbedaannya
- Guru menjelaskan konsep komposisi: cara menyusun objek dalam bidang gambar agar terlihat seimbang dan menarik
- Murid mengamati benda alam yang disediakan (buah jeruk, daun, atau bunga) dan mengidentifikasi bagian-bagiannya: bentuk, ukuran relatif setiap bagian
- Guru membimbing murid mengukur proporsi dengan cara sederhana: menggunakan pensil sebagai alat bantu mengukur perbandingan panjang dan lebar objek
- Murid berdiskusi berpasangan: bagaimana cara menentukan ukuran yang tepat saat menggambar benda alam?
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan kertas gambar dan alat mewarnai (pensil warna, krayon, atau spidol)
- Murid memilih satu benda alam (buah atau daun) yang akan digambar
- Murid membuat sketsa awal dengan pensil, memperhatikan proporsi: mengukur perbandingan bagian-bagian objek sebelum menggambar
- Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, membantu murid yang kesulitan menentukan proporsi yang tepat
- Setelah sketsa selesai, murid menambahkan detail dan mulai mewarnai gambar
- Murid menggunakan warna untuk memperkuat proporsi dan komposisi: warna gelap untuk bagian yang jauh/dalam, warna terang untuk bagian yang menonjol
- Murid memperhatikan komposisi: menempatkan objek di tengah atau sedikit ke samping agar seimbang, menambahkan elemen pendukung (daun, tangkai) bila perlu
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyelesaikan gambar dan memberikan nama/judul pada karyanya
- Guru mengajak beberapa murid untuk memamerkan karyanya di depan kelas
- Murid lain memberikan apresiasi dan masukan positif: apa yang sudah bagus dari segi proporsi dan komposisi
- Guru memberikan umpan balik konstruktif pada setiap karya yang dipresentasikan
- Murid menulis refleksi singkat di balik kertas gambar: 'Apa yang saya pelajari hari ini tentang proporsi dan komposisi? Bagian mana yang paling sulit?'
- Guru memandu diskusi kelas: 'Mengapa proporsi dan komposisi penting dalam menggambar? Bagaimana perasaan kalian saat berhasil menggambar dengan proporsi yang tepat?'
Penutup:- Guru merangkum pembelajaran: proporsi adalah ukuran yang tepat antar bagian objek, komposisi adalah tata letak yang indah
- Guru memberikan apresiasi pada semua karya murid
- Asesmen Akhir: Guru menggunakan rubrik untuk menilai karya murid berdasarkan proporsi, komposisi, dan penggunaan warna
- Murid mengumpulkan karya untuk didokumentasikan sebagai portofolio
- Guru memberikan pratinjau pembelajaran berikutnya
- Guru menutup pembelajaran dengan refleksi dan doa bersama
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat dapat menggambar lebih dari satu objek dengan komposisi yang lebih kompleks. Murid yang lambat dapat fokus pada satu objek sederhana (seperti buah apel atau jeruk) dengan bimbingan lebih intensif
- Proses: Murid visual dapat diberikan contoh gambar tahap demi tahap. Murid kinestetik dapat memegang dan meraba objek nyata sebelum menggambar. Guru memberikan scaffolding berupa grid atau garis bantu untuk murid yang kesulitan proporsi
- Produk: Murid dapat memilih media mewarnai sesuai kenyamanan (pensil warna, krayon, atau spidol). Murid yang sudah mahir dapat menambahkan latar belakang atau detail tekstur. Murid yang masih belajar dapat fokus pada bentuk dasar dengan pewarnaan sederhana
ASESMENAwal:- Guru meminta murid menggambar cepat sebuah buah di kertas kecil (5 menit) untuk melihat pemahaman awal tentang proporsi dan komposisi
- Guru mengamati: apakah murid sudah memperhatikan perbandingan ukuran atau masih menggambar tanpa perhitungan proporsi
Proses:- Observasi saat murid membuat sketsa: apakah menggunakan teknik pengukuran sederhana
- Tanya jawab individual saat guru berkeliling: 'Mengapa kamu membuat bagian ini lebih besar/kecil?'
- Checklist: murid membuat sketsa proporsi tepat, murid memperhatikan komposisi, murid menggunakan warna dengan sengaja
- Peer feedback saat murid saling melihat karya teman di sebelahnya
Akhir:- Penilaian karya akhir menggunakan rubrik proporsi, komposisi, dan penggunaan warna
- Presentasi karya: murid menjelaskan bagaimana mereka menerapkan proporsi dan komposisi
- Refleksi tertulis: 'Apa yang saya pelajari tentang proporsi dan komposisi? Apa yang masih ingin saya perbaiki?'
- Dokumentasi karya dalam portofolio
Formatif:- Observasi selama proses menggambar: apakah murid memperhatikan proporsi saat membuat sketsa
- Tanya jawab lisan saat guru berkeliling: 'Bagaimana kamu menentukan ukuran bagian ini?'
- Penilaian sketsa awal sebelum pewarnaan
Sumatif:- Penilaian karya akhir menggunakan rubrik (proporsi, komposisi, penggunaan warna)
- Portofolio: dokumentasi karya murid
- Refleksi tertulis murid tentang proses dan hasil pembelajaran
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Proporsi | Ukuran bagian-bagian objek tidak sesuai dan terlihat tidak wajar (misalnya: daun lebih besar dari buah) | Ukuran bagian-bagian objek mulai diperhatikan tetapi masih ada ketidaksesuaian yang mencolok | Ukuran bagian-bagian objek sebagian besar sudah sesuai dan terlihat cukup wajar | Ukuran bagian-bagian objek sangat sesuai dan terlihat wajar seperti objek aslinya | | Komposisi | Penempatan objek tidak seimbang, terlalu ke pinggir atau terlalu kecil/besar dalam bidang gambar | Penempatan objek mulai diperhatikan tetapi masih kurang seimbang | Penempatan objek cukup seimbang dan menarik dalam bidang gambar | Penempatan objek sangat seimbang, menarik, dan menunjukkan perencanaan komposisi yang matang | | Penggunaan Warna | Penggunaan warna acak, tidak mendukung proporsi dan komposisi | Penggunaan warna mulai diperhatikan tetapi belum mendukung proporsi dan komposisi secara efektif | Penggunaan warna cukup mendukung proporsi dan komposisi (ada gradasi gelap-terang) | Penggunaan warna sangat efektif memperkuat kesan proporsi dan komposisi, menunjukkan kedalaman dan dimensi | | Kreativitas | Gambar sangat sederhana, tanpa detail atau usaha pengembangan ide | Gambar menunjukkan usaha menambahkan detail sederhana | Gambar menunjukkan kreativitas dalam pemilihan objek, detail, atau elemen tambahan | Gambar sangat kreatif dengan detail menarik, elemen pendukung yang sesuai, dan menunjukkan imajinasi |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid memahami konsep proporsi dan komposisi? Bagian mana yang masih perlu penjelasan lebih lanjut?
- Strategi pembelajaran mana yang paling efektif membantu murid memahami proporsi?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan bimbingan individual di pembelajaran berikutnya?
- Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk semua tahapan pembelajaran?
Refleksi Murid:- Apa yang saya pelajari hari ini tentang proporsi dan komposisi?
- Bagian mana yang paling mudah dan paling sulit saat menggambar?
- Apa yang membuat gambar saya terlihat lebih baik dari sebelumnya?
- Apa yang ingin saya perbaiki atau coba di gambar saya berikutnya?
- Bagaimana perasaan saya saat berhasil menggambar dengan proporsi yang tepat?
SUMBER BELAJAR- Buku Guru Seni Rupa SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) - Bab III Menggambar Objek dengan Proporsi dan Komposisi
- Benda alam nyata: buah-buahan (jeruk, apel, pisang), daun, atau bunga
- Contoh gambar/foto benda alam dengan proporsi dan komposisi yang baik
- Kertas gambar A4 atau buku gambar
- Pensil 2B, penghapus, penggaris
- Alat mewarnai: pensil warna, krayon, atau spidol
- Kertas kecil untuk asesmen awal
- Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) Kurikulum Merdeka - Kerangka Pembelajaran Mendalam
|