Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Menggambar Objek Sederhana dengan Proporsi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Menggambar Objek Sederhana dengan Proporsi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Menggambar Objek Sederhana dengan Proporsi

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menggambar Objek Sederhana dengan Proporsi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenggambar Objek Sederhana dengan Proporsi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menggambar objek sederhana (misal: gelas, botol) dengan memperhatikan proporsi ukuran antar bagian
  2. Murid dapat menguji coba teknik menggambar menggunakan pensil dan penghapus untuk memperbaiki proporsi

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian memperhatikan gelas atau botol di rumah? Mengapa bagian atas dan bawahnya berbeda ukuran?
  2. Apa yang terjadi jika kita menggambar gelas dengan ukuran bagian atas lebih besar dari bagian bawah?
  3. Bagaimana cara kita mengukur agar gambar objek terlihat seperti aslinya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menunjukkan dua gambar gelas (satu proporsional, satu tidak proporsional) dan menanyakan perbedaannya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar menggambar objek sederhana dengan proporsi yang tepat
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid tentang proporsi dalam kehidupan sehari-hari

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati benda-benda di sekitar kelas (gelas, botol, kotak pensil) dengan penuh kesadaran, memperhatikan perbandingan ukuran bagian-bagiannya
  • Murid diminta mengukur objek nyata (gelas) menggunakan jari atau pensil sebagai alat ukur sederhana untuk memahami konsep proporsi
  • Guru menjelaskan prinsip proporsi: perbandingan ukuran antar bagian objek harus sesuai agar gambar terlihat alami
  • Murid berdiskusi berpasangan tentang bagian-bagian objek yang diamati dan mencatat perbandingan ukurannya
  • Guru mendemonstrasikan cara menggambar gelas dengan proporsi yang tepat menggunakan teknik pengukuran visual di papan tulis

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid memilih satu objek sederhana yang akan digambar (gelas, botol, atau kotak pensil)
  • Murid membuat sketsa awal dengan pensil, memperhatikan proporsi ukuran antar bagian objek
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, mengajukan pertanyaan reflektif tentang proporsi yang dibuat murid
  • Murid menguji coba teknik memperbaiki sketsa menggunakan penghapus, menyesuaikan bagian yang kurang proporsional
  • Murid menyelesaikan gambar objek dengan proporsi yang tepat, menambahkan detail sesuai kreativitas masing-masing

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid melakukan penilaian diri dengan membandingkan gambar mereka dengan objek asli, mengidentifikasi bagian yang sudah proporsional dan yang perlu diperbaiki
  • Murid berpasangan untuk saling mengapresiasi karya teman menggunakan kosa kata seni rupa (proporsi, ukuran, perbandingan)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: apa tantangan terbesar saat menggambar dengan proporsi yang tepat?
  • Murid menuliskan refleksi singkat di balik gambar mereka tentang proses belajar hari ini dan apa yang mereka pelajari tentang proporsi

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid menunjukkan karyanya dan menjelaskan bagaimana mereka menerapkan proporsi
  • Guru memberikan penguatan positif dan umpan balik konstruktif terhadap karya murid
  • Murid mengumpulkan hasil karya untuk didokumentasikan sebagai portofolio
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi bersama dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya tentang komposisi

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat memilih objek yang lebih kompleks (teko, vas bunga), sedangkan murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat memulai dengan objek sangat sederhana (gelas polos tanpa detail)
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan mendapat pendampingan langsung dari guru dengan alat bantu visual (garis bantu pengukuran), sedangkan murid mandiri dapat bereksperimen dengan berbagai teknik pengukuran sendiri
  • Produk: Murid dapat memilih menggambar satu objek dengan detail lengkap atau membuat beberapa sketsa objek berbeda untuk melatih proporsi lebih banyak

ASESMEN

Awal:

  • Menunjukkan dua gambar gelas (proporsional vs tidak proporsional) dan meminta murid mengidentifikasi perbedaannya
  • Menanyakan pengalaman murid menggambar objek sebelumnya dan tantangan yang dihadapi

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati dan mengukur objek nyata
  • Mengamati proses sketsa awal dan perbaikan yang dilakukan murid
  • Tanya jawab selama murid bekerja tentang pertimbangan proporsi yang mereka buat
  • Memperhatikan kemampuan murid menggunakan penghapus untuk memperbaiki proporsi

Akhir:

  • Presentasi singkat 3-5 murid menjelaskan bagaimana mereka menerapkan proporsi dalam gambar
  • Penilaian hasil karya menggunakan rubrik
  • Refleksi tertulis murid tentang pembelajaran proporsi hari ini

Formatif:

  • Observasi selama proses menggambar: guru mengamati kemampuan murid mengukur dan menyesuaikan proporsi
  • Tanya jawab saat berkeliling: guru menanyakan alasan murid membuat ukuran tertentu pada bagian objek
  • Penilaian sejawat: murid memberikan umpan balik kepada teman tentang proporsi gambar

Sumatif:

  • Penilaian hasil gambar menggunakan rubrik: ketepatan proporsi, penggunaan teknik pensil dan penghapus, kreativitas
  • Portofolio: dokumentasi karya murid sebagai bukti pencapaian kompetensi
  • Refleksi tertulis: kemampuan murid mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan dalam karya mereka

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan ProporsiGambar objek tidak menunjukkan perbandingan ukuran yang sesuai antar bagianGambar objek menunjukkan upaya memperhatikan proporsi namun masih banyak bagian yang tidak sesuaiGambar objek sudah proporsional pada sebagian besar bagian dengan sedikit ketidaksesuaianGambar objek sangat proporsional, semua bagian memiliki perbandingan ukuran yang tepat dan alami
Penggunaan Teknik Pensil dan PenghapusTidak menggunakan pensil dan penghapus untuk memperbaiki proporsiMenggunakan pensil dan penghapus namun belum efektif untuk memperbaiki proporsiMenggunakan pensil dan penghapus dengan cukup baik untuk memperbaiki beberapa bagian proporsiTerampil menggunakan pensil dan penghapus untuk memperbaiki proporsi hingga menghasilkan gambar yang tepat
Kreativitas dan DetailGambar sangat sederhana tanpa detail tambahanMenambahkan sedikit detail namun masih sangat minimalMenambahkan detail yang memperkaya gambar dengan memperhatikan proporsiMenambahkan detail kreatif yang memperkaya gambar sambil tetap mempertahankan proporsi yang tepat
Refleksi dan ApresiasiBelum mampu merefleksikan proses dan hasil karyanyaMulai merefleksikan proses namun belum menggunakan kosa kata seni rupaMerefleksikan proses dan hasil dengan menggunakan beberapa kosa kata seni rupaMerefleksikan proses dan hasil secara mendalam dengan kosa kata seni rupa yang tepat dan mampu mengapresiasi karya teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep proporsi dengan metode pengukuran visual yang saya ajarkan?
  • Diferensiasi apa yang paling efektif membantu murid dengan kemampuan beragam?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan pembelajaran tentang proporsi di pertemuan selanjutnya?
  • Apakah alokasi waktu sudah sesuai untuk setiap tahapan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menantang saat menggambar objek dengan proporsi yang tepat?
  • Bagaimana teknik menggunakan pensil dan penghapus membantumu memperbaiki gambar?
  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang proporsi yang bisa kamu terapkan saat menggambar objek lain?
  • Bagian mana dari gambarmu yang paling kamu sukai dan mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi), Bab III Menggambar Objek dengan Proporsi dan Komposisi
  2. Objek nyata: gelas, botol, kotak pensil yang tersedia di kelas
  3. Kertas gambar A4
  4. Pensil (2B atau HB)
  5. Penghapus
  6. Penggaris (opsional sebagai alat bantu pengukuran)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.