Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Menggambar Ritme dari Unsur Bidang dan Bentuk

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Menggambar Ritme dari Unsur Bidang dan Bentuk". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Menggambar Ritme dari Unsur Bidang dan Bentuk

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menggambar Ritme dari Unsur Bidang dan Bentuk

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenggambar Ritme dari Unsur Bidang dan Bentuk
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat gambar yang menunjukkan ritme dari unsur bidang dan bentuk berdasarkan pengamatan objek
  2. Murid dapat menjelaskan bagaimana unsur bidang dan bentuk menciptakan ritme dalam karya seni rupa
  3. Murid dapat mengapresiasi karya sendiri dan teman menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian memperhatikan pola lantai keramik atau susunan batu bata di dinding? Apa yang membuat pola itu terlihat menarik?
  2. Bagaimana caranya membuat gambar yang terlihat beraturan dan enak dipandang?
  3. Unsur apa saja yang bisa kalian ulang-ulang untuk menciptakan ritme dalam gambar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengajak murid berdoa dan melakukan mindful breathing selama 1 menit untuk membangun fokus dan kesadaran penuh
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Siapa yang pernah melihat pola berulang di sekitar kita? Di mana saja?
  • Guru menampilkan gambar susunan batu, keramik, atau pagar yang memiliki pola berulang sebagai stimulus visual
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar membuat gambar yang menunjukkan ritme dari unsur bidang dan bentuk
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik: Apa yang membuat pola-pola itu terlihat menarik dan enak dipandang?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati benda-benda di sekitar kelas yang memiliki pola berulang (jendela, susunan meja, motif kain)
  • Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (3-4 orang): Apa yang dimaksud dengan ritme dalam karya seni? Catat pengamatan kalian
  • Guru menjelaskan konsep ritme sebagai pengulangan satu atau lebih unsur secara beraturan atau tidak beraturan yang menciptakan kesan visual menarik
  • Guru mendemonstrasikan perbedaan ritme dari unsur bidang (segitiga berulang, lingkaran berjajar) dan bentuk (kubus berderetan, silinder bertumpuk)
  • Murid mencatat unsur-unsur yang dapat menciptakan ritme: bidang datar (lingkaran, segitiga, persegi) dan bentuk (kubus, silinder, kerucut)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan kertas gambar dan alat menggambar (pensil, pensil warna, krayon, atau spidol) kepada setiap murid
  • Murid memilih objek di sekitar atau dari pengamatan sebelumnya yang akan dijadikan inspirasi ritme
  • Murid membuat gambar yang menunjukkan ritme dari unsur bidang dan bentuk dengan langkah: (1) Tentukan bidang atau bentuk yang akan diulang, (2) Buat pola pengulangan teratur atau bervariasi, (3) Perhatikan jarak dan ukuran agar tercipta ritme visual
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, mengajukan pertanyaan reflektif: Bagaimana kalau jaraknya diubah? Apa yang terjadi pada ritmenya?
  • Murid dipersilakan bereksperimen dengan warna untuk memperkuat kesan ritme dalam karya mereka
  • Murid menyelesaikan karya gambar mereka dengan memastikan minimal ada 3 pengulangan unsur yang jelas terlihat

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menempelkan karya mereka di dinding kelas atau meja untuk galeri kelas (gallery walk)
  • Murid berjalan mengamati karya teman-teman sekelas selama 5 menit, mencatat 2 karya yang menarik perhatian mereka
  • Guru memfasilitasi sesi berbagi: 3-4 murid mempresentasikan karyanya, menjelaskan unsur apa yang diulang dan bagaimana ritme tercipta
  • Murid lain memberikan apresiasi menggunakan kosa kata seni rupa: ritme, pengulangan, bidang, bentuk, jarak, pola
  • Guru mengajak murid merefleksi: Apa tantangan terbesar saat membuat ritme? Apa yang kalian pelajari hari ini tentang ritme dalam seni rupa?

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan 3 hal: (1) Apa itu ritme, (2) Unsur apa yang kamu gunakan, (3) Bagaimana perasaanmu saat membuat karya ini
  • Guru memberikan penguatan: Ritme ada di mana-mana di sekitar kita, dan kalian sudah berhasil menciptakannya dalam karya seni
  • Murid mengisi lembar refleksi pribadi
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas usaha dan kreativitas mereka
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar dapat memilih objek sederhana dengan pengulangan 3-4 unsur, sedangkan murid yang lebih cepat dapat membuat komposisi kompleks dengan variasi ukuran dan jarak
  • Proses: Guru memberikan scaffolding berupa template pola dasar untuk murid yang membutuhkan, sementara murid mandiri dapat langsung berkarya bebas. Bimbingan individual disesuaikan dengan kecepatan kerja masing-masing
  • Produk: Murid dapat memilih media: pensil/pensil warna untuk yang suka detail, krayon/spidol untuk yang suka warna bold, atau kombinasi. Ukuran dan kompleksitas karya disesuaikan kemampuan: minimal 3 pengulangan hingga komposisi full page

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Apa yang kalian ketahui tentang pola berulang? Di mana kalian pernah melihatnya?
  • Pengamatan respons visual murid terhadap gambar stimulus: apakah mereka dapat mengidentifikasi pola?

Proses:

  • Observasi saat diskusi kelompok: apakah murid dapat menjelaskan konsep ritme dengan bahasa sendiri?
  • Monitoring saat berkarya: apakah murid menerapkan pengulangan unsur dengan sengaja?
  • Pertanyaan reflektif guru selama proses: Coba jelaskan bagaimana kamu membuat ritme di gambarmu?
  • Dokumentasi foto work in progress

Akhir:

  • Penilaian karya menggunakan rubrik dengan 4 aspek: penerapan ritme, penggunaan unsur bidang/bentuk, kreativitas, kerapian
  • Presentasi dan apresiasi: kemampuan menjelaskan karya sendiri dan memberi apresiasi pada karya teman menggunakan kosa kata seni rupa
  • Lembar refleksi tertulis: 3 pertanyaan tentang pemahaman ritme, proses berkarya, dan perasaan

Formatif:

  • Observasi selama proses berkarya: kemampuan memahami konsep ritme, penerapan pengulangan unsur
  • Pertanyaan lisan saat guru berkeliling: Mengapa kamu memilih bentuk ini? Bagaimana kamu membuat ritmenya?
  • Penilaian proses: keaktifan diskusi kelompok dan kemampuan menjelaskan konsep

Sumatif:

  • Penilaian karya akhir menggunakan rubrik: ketepatan penerapan ritme, variasi unsur bidang/bentuk, kerapian eksekusi
  • Presentasi karya: kemampuan menjelaskan proses dan konsep menggunakan kosa kata seni rupa
  • Lembar refleksi tertulis: pemahaman konsep ritme dan pengalaman belajar

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penerapan RitmeTidak ada pengulangan unsur yang jelas atau ritme tidak terlihat dalam karyaAda pengulangan unsur namun belum konsisten, ritme belum terlihat dengan jelasPengulangan unsur sudah konsisten dan ritme terlihat jelas dengan minimal 3 pengulanganPengulangan unsur sangat konsisten dengan variasi yang menarik, ritme tercipta dengan harmonis dan menarik secara visual
Penggunaan Unsur Bidang dan BentukTidak menggunakan unsur bidang atau bentuk yang jelasMenggunakan satu jenis unsur (bidang atau bentuk) namun kurang bervariasiMenggunakan unsur bidang dan/atau bentuk dengan jelas, ada variasi ukuran atau jarakMenggunakan kombinasi unsur bidang dan bentuk secara kreatif dengan variasi yang memperkuat ritme
Kreativitas dan ImajinasiKarya sangat sederhana tanpa usaha eksplorasi atau imajinasiKarya menunjukkan usaha berkarya namun masih meniru contoh secara persisKarya menunjukkan ide sendiri dan eksplorasi unsur visual yang dipilihKarya sangat orisinal, menunjukkan eksplorasi mendalam dan imajinasi yang kuat dalam menciptakan ritme
Kemampuan Merefleksi dan MengapresiasiTidak dapat menjelaskan karya sendiri atau karya temanDapat menjelaskan karya sendiri dengan sederhana namun belum menggunakan kosa kata seni rupaDapat menjelaskan karya sendiri dan memberikan apresiasi pada karya teman dengan beberapa kosa kata seni rupaDapat menjelaskan dan merefleksi karya sendiri dan teman dengan jelas menggunakan kosa kata seni rupa yang tepat (ritme, pengulangan, bidang, bentuk, pola)

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid memahami konsep ritme dari unsur bidang dan bentuk? Siapa yang memerlukan pendampingan lebih lanjut?
  • Bagaimana efektivitas strategi diferensiasi yang saya terapkan? Apakah semua murid terlayani sesuai kebutuhan belajarnya?
  • Prinsip pembelajaran mendalam mana yang paling efektif hari ini? Bagaimana saya bisa meningkatkan penerapannya di pertemuan selanjutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami-Mengaplikasi-Merefleksi) sudah seimbang dan cukup?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini? Mengapa?
  • Bagian mana yang paling sulit saat membuat karya ritme? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Apa yang kamu pelajari tentang ritme dalam seni rupa? Bagaimana kamu bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang membuatmu bangga dari karya yang kamu buat hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Rupa Kelas 5 SD/MI (Kemendikbudristek, 2024), Bab 2: Mengeksplorasi Ritme dalam Objek di Sekitar Kita
  2. Buku Siswa Seni Rupa Kelas 5 SD/MI (Kemendikbudristek, 2024)
  3. Objek nyata di sekitar kelas: jendela, meja, keramik, kain bermotif
  4. Gambar referensi: susunan batu, pola keramik, pagar berulang
  5. Kertas gambar A4 atau HVS
  6. Alat menggambar: pensil, pensil warna, krayon, spidol, atau penggaris
  7. Lembar Kegiatan Murid (LKPD)
  8. Lembar refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.