MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C) Topik: Menggambar Ritme dari Unsur Bidang dan Bentuk INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Menggambar Ritme dari Unsur Bidang dan Bentuk |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat membuat gambar yang menunjukkan ritme dari unsur bidang dan bentuk berdasarkan pengamatan objek
- Murid dapat menjelaskan bagaimana unsur bidang dan bentuk menciptakan ritme dalam karya seni rupa
- Murid dapat mengapresiasi karya sendiri dan teman menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian memperhatikan pola lantai keramik atau susunan batu bata di dinding? Apa yang membuat pola itu terlihat menarik?
- Bagaimana caranya membuat gambar yang terlihat beraturan dan enak dipandang?
- Unsur apa saja yang bisa kalian ulang-ulang untuk menciptakan ritme dalam gambar?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengajak murid berdoa dan melakukan mindful breathing selama 1 menit untuk membangun fokus dan kesadaran penuh
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Siapa yang pernah melihat pola berulang di sekitar kita? Di mana saja?
- Guru menampilkan gambar susunan batu, keramik, atau pagar yang memiliki pola berulang sebagai stimulus visual
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar membuat gambar yang menunjukkan ritme dari unsur bidang dan bentuk
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik: Apa yang membuat pola-pola itu terlihat menarik dan enak dipandang?
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid mengamati benda-benda di sekitar kelas yang memiliki pola berulang (jendela, susunan meja, motif kain)
- Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (3-4 orang): Apa yang dimaksud dengan ritme dalam karya seni? Catat pengamatan kalian
- Guru menjelaskan konsep ritme sebagai pengulangan satu atau lebih unsur secara beraturan atau tidak beraturan yang menciptakan kesan visual menarik
- Guru mendemonstrasikan perbedaan ritme dari unsur bidang (segitiga berulang, lingkaran berjajar) dan bentuk (kubus berderetan, silinder bertumpuk)
- Murid mencatat unsur-unsur yang dapat menciptakan ritme: bidang datar (lingkaran, segitiga, persegi) dan bentuk (kubus, silinder, kerucut)
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan kertas gambar dan alat menggambar (pensil, pensil warna, krayon, atau spidol) kepada setiap murid
- Murid memilih objek di sekitar atau dari pengamatan sebelumnya yang akan dijadikan inspirasi ritme
- Murid membuat gambar yang menunjukkan ritme dari unsur bidang dan bentuk dengan langkah: (1) Tentukan bidang atau bentuk yang akan diulang, (2) Buat pola pengulangan teratur atau bervariasi, (3) Perhatikan jarak dan ukuran agar tercipta ritme visual
- Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, mengajukan pertanyaan reflektif: Bagaimana kalau jaraknya diubah? Apa yang terjadi pada ritmenya?
- Murid dipersilakan bereksperimen dengan warna untuk memperkuat kesan ritme dalam karya mereka
- Murid menyelesaikan karya gambar mereka dengan memastikan minimal ada 3 pengulangan unsur yang jelas terlihat
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menempelkan karya mereka di dinding kelas atau meja untuk galeri kelas (gallery walk)
- Murid berjalan mengamati karya teman-teman sekelas selama 5 menit, mencatat 2 karya yang menarik perhatian mereka
- Guru memfasilitasi sesi berbagi: 3-4 murid mempresentasikan karyanya, menjelaskan unsur apa yang diulang dan bagaimana ritme tercipta
- Murid lain memberikan apresiasi menggunakan kosa kata seni rupa: ritme, pengulangan, bidang, bentuk, jarak, pola
- Guru mengajak murid merefleksi: Apa tantangan terbesar saat membuat ritme? Apa yang kalian pelajari hari ini tentang ritme dalam seni rupa?
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan 3 hal: (1) Apa itu ritme, (2) Unsur apa yang kamu gunakan, (3) Bagaimana perasaanmu saat membuat karya ini
- Guru memberikan penguatan: Ritme ada di mana-mana di sekitar kita, dan kalian sudah berhasil menciptakannya dalam karya seni
- Murid mengisi lembar refleksi pribadi
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas usaha dan kreativitas mereka
- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum lancar dapat memilih objek sederhana dengan pengulangan 3-4 unsur, sedangkan murid yang lebih cepat dapat membuat komposisi kompleks dengan variasi ukuran dan jarak
- Proses: Guru memberikan scaffolding berupa template pola dasar untuk murid yang membutuhkan, sementara murid mandiri dapat langsung berkarya bebas. Bimbingan individual disesuaikan dengan kecepatan kerja masing-masing
- Produk: Murid dapat memilih media: pensil/pensil warna untuk yang suka detail, krayon/spidol untuk yang suka warna bold, atau kombinasi. Ukuran dan kompleksitas karya disesuaikan kemampuan: minimal 3 pengulangan hingga komposisi full page
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: Apa yang kalian ketahui tentang pola berulang? Di mana kalian pernah melihatnya?
- Pengamatan respons visual murid terhadap gambar stimulus: apakah mereka dapat mengidentifikasi pola?
Proses:- Observasi saat diskusi kelompok: apakah murid dapat menjelaskan konsep ritme dengan bahasa sendiri?
- Monitoring saat berkarya: apakah murid menerapkan pengulangan unsur dengan sengaja?
- Pertanyaan reflektif guru selama proses: Coba jelaskan bagaimana kamu membuat ritme di gambarmu?
- Dokumentasi foto work in progress
Akhir:- Penilaian karya menggunakan rubrik dengan 4 aspek: penerapan ritme, penggunaan unsur bidang/bentuk, kreativitas, kerapian
- Presentasi dan apresiasi: kemampuan menjelaskan karya sendiri dan memberi apresiasi pada karya teman menggunakan kosa kata seni rupa
- Lembar refleksi tertulis: 3 pertanyaan tentang pemahaman ritme, proses berkarya, dan perasaan
Formatif:- Observasi selama proses berkarya: kemampuan memahami konsep ritme, penerapan pengulangan unsur
- Pertanyaan lisan saat guru berkeliling: Mengapa kamu memilih bentuk ini? Bagaimana kamu membuat ritmenya?
- Penilaian proses: keaktifan diskusi kelompok dan kemampuan menjelaskan konsep
Sumatif:- Penilaian karya akhir menggunakan rubrik: ketepatan penerapan ritme, variasi unsur bidang/bentuk, kerapian eksekusi
- Presentasi karya: kemampuan menjelaskan proses dan konsep menggunakan kosa kata seni rupa
- Lembar refleksi tertulis: pemahaman konsep ritme dan pengalaman belajar
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Ritme | Tidak ada pengulangan unsur yang jelas atau ritme tidak terlihat dalam karya | Ada pengulangan unsur namun belum konsisten, ritme belum terlihat dengan jelas | Pengulangan unsur sudah konsisten dan ritme terlihat jelas dengan minimal 3 pengulangan | Pengulangan unsur sangat konsisten dengan variasi yang menarik, ritme tercipta dengan harmonis dan menarik secara visual | | Penggunaan Unsur Bidang dan Bentuk | Tidak menggunakan unsur bidang atau bentuk yang jelas | Menggunakan satu jenis unsur (bidang atau bentuk) namun kurang bervariasi | Menggunakan unsur bidang dan/atau bentuk dengan jelas, ada variasi ukuran atau jarak | Menggunakan kombinasi unsur bidang dan bentuk secara kreatif dengan variasi yang memperkuat ritme | | Kreativitas dan Imajinasi | Karya sangat sederhana tanpa usaha eksplorasi atau imajinasi | Karya menunjukkan usaha berkarya namun masih meniru contoh secara persis | Karya menunjukkan ide sendiri dan eksplorasi unsur visual yang dipilih | Karya sangat orisinal, menunjukkan eksplorasi mendalam dan imajinasi yang kuat dalam menciptakan ritme | | Kemampuan Merefleksi dan Mengapresiasi | Tidak dapat menjelaskan karya sendiri atau karya teman | Dapat menjelaskan karya sendiri dengan sederhana namun belum menggunakan kosa kata seni rupa | Dapat menjelaskan karya sendiri dan memberikan apresiasi pada karya teman dengan beberapa kosa kata seni rupa | Dapat menjelaskan dan merefleksi karya sendiri dan teman dengan jelas menggunakan kosa kata seni rupa yang tepat (ritme, pengulangan, bidang, bentuk, pola) |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid memahami konsep ritme dari unsur bidang dan bentuk? Siapa yang memerlukan pendampingan lebih lanjut?
- Bagaimana efektivitas strategi diferensiasi yang saya terapkan? Apakah semua murid terlayani sesuai kebutuhan belajarnya?
- Prinsip pembelajaran mendalam mana yang paling efektif hari ini? Bagaimana saya bisa meningkatkan penerapannya di pertemuan selanjutnya?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami-Mengaplikasi-Merefleksi) sudah seimbang dan cukup?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini? Mengapa?
- Bagian mana yang paling sulit saat membuat karya ritme? Bagaimana kamu mengatasinya?
- Apa yang kamu pelajari tentang ritme dalam seni rupa? Bagaimana kamu bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?
- Apa yang membuatmu bangga dari karya yang kamu buat hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Guru Seni Rupa Kelas 5 SD/MI (Kemendikbudristek, 2024), Bab 2: Mengeksplorasi Ritme dalam Objek di Sekitar Kita
- Buku Siswa Seni Rupa Kelas 5 SD/MI (Kemendikbudristek, 2024)
- Objek nyata di sekitar kelas: jendela, meja, keramik, kain bermotif
- Gambar referensi: susunan batu, pola keramik, pagar berulang
- Kertas gambar A4 atau HVS
- Alat menggambar: pensil, pensil warna, krayon, spidol, atau penggaris
- Lembar Kegiatan Murid (LKPD)
- Lembar refleksi murid
|