Modul AjarPertemuan 8Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Membuat Karya Seni Rupa Berdasarkan Pengamatan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Membuat Karya Seni Rupa Berdasarkan Pengamatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Membuat Karya Seni Rupa Berdasarkan Pengamatan

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membuat Karya Seni Rupa Berdasarkan Pengamatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembuat Karya Seni Rupa Berdasarkan Pengamatan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat karya seni rupa (gambar/lukisan) yang menerapkan unsur dan prinsip ritme berdasarkan pengamatan lingkungan sekitar
  2. Murid dapat menghasilkan karya yang mewakili minatnya

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja benda di lingkungan sekolah yang memiliki pola berulang atau ritme?
  2. Bagaimana cara mengubah pengamatanmu menjadi sebuah karya seni rupa?
  3. Apa yang ingin kamu ungkapkan melalui karya seni rupamu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengkondisikan kelas agar siap belajar
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang pengamatan lingkungan dan karya seni yang pernah dibuat
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membuat karya seni rupa berdasarkan pengamatan lingkungan dengan menerapkan prinsip ritme
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
  • Guru mengingatkan kembali unsur rupa dan prinsip ritme yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid diajak keluar kelas untuk mengamati lingkungan sekitar sekolah (taman, gedung, pagar, lantai keramik, tanaman) selama 10 menit
  • Murid mengidentifikasi objek-objek yang memiliki unsur rupa (garis, bentuk, warna, tekstur) dengan pola berulang atau ritme
  • Murid mencatat minimal 3 objek yang ditemukan beserta unsur rupa dan prinsip ritme yang ada di dalamnya pada lembar kerja
  • Murid kembali ke kelas dan berbagi temuan dengan teman sebangku
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang hubungan antara pengamatan lingkungan dengan penciptaan karya seni

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid memilih satu objek hasil pengamatan yang paling menarik minatnya untuk dijadikan inspirasi karya
  • Murid membuat sketsa awal pada kertas gambar dengan pensil, menerapkan unsur rupa dan prinsip ritme yang diamati
  • Murid mengembangkan sketsa menjadi karya gambar/lukisan lengkap dengan menambahkan imajinasi dan interpretasi pribadi
  • Murid mewarnai karya menggunakan media pilihan (pensil warna, crayon, atau spidol) dengan memperhatikan komposisi dan prinsip ritme
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual sesuai kebutuhan murid

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyelesaikan karya dan memberikan judul yang sesuai dengan inspirasi dan minatnya
  • Murid mengisi lembar refleksi: objek apa yang digunakan sebagai inspirasi, unsur dan prinsip apa yang diterapkan, dan apa yang ingin diungkapkan melalui karya
  • Beberapa murid (5-6 orang) mempresentasikan karyanya di depan kelas dan menjelaskan proses penciptaannya
  • Murid lain memberikan apresiasi dan tanggapan positif terhadap karya teman
  • Murid merefleksikan pembelajaran: apa yang dipelajari hari ini, bagian mana yang menyenangkan, dan apa yang masih perlu ditingkatkan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengamati karya murid menggunakan rubrik penilaian
  • Guru memberikan apresiasi terhadap semua karya murid dan memberikan penguatan tentang pentingnya mengekspresikan diri melalui seni
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: membuat karya seni rupa dari pengamatan lingkungan dengan menerapkan unsur dan prinsip ritme
  • Guru memberikan tugas refleksi tertulis singkat di buku catatan tentang pengalaman berkarya hari ini
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum memahami prinsip ritme diberikan contoh visual tambahan dan pendampingan saat mengamati lingkungan; murid yang sudah paham ditantang mengidentifikasi prinsip desain lain selain ritme
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih lama boleh membuat sketsa sederhana; murid yang cepat menyelesaikan dapat menambahkan detail dan eksplorasi warna lebih kompleks; guru memberikan scaffolding berbeda sesuai kebutuhan
  • Produk: Murid dapat memilih media berkarya sesuai preferensi (pensil warna, crayon, spidol, atau kombinasi); murid dapat membuat karya dengan tingkat kerumitan sesuai kemampuan, dari sederhana hingga kompleks

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Pernahkah kalian membuat gambar atau lukisan berdasarkan apa yang kalian lihat di sekitar? Ceritakan pengalamannya
  • Guru mengamati pemahaman murid tentang unsur rupa dan prinsip ritme melalui pertanyaan singkat

Proses:

  • Observasi aktivitas murid saat eksplorasi lingkungan: kemampuan mengidentifikasi objek dengan prinsip ritme
  • Pengamatan proses sketsa: pemahaman penerapan unsur rupa
  • Monitoring perkembangan karya: kesesuaian dengan objek pengamatan dan ekspresi minat pribadi
  • Catatan anekdotal tentang keterlibatan, kreativitas, dan kemandirian murid

Akhir:

  • Penilaian karya seni rupa menggunakan rubrik dengan aspek: penerapan unsur rupa, penerapan prinsip ritme, keaslian dan kreativitas, kesesuaian dengan minat, penyelesaian karya
  • Penilaian presentasi lisan: kemampuan menjelaskan proses dan makna karya
  • Penilaian lembar refleksi tertulis: kemampuan mengevaluasi proses belajar sendiri

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat mengamati lingkungan dan mencatat temuan
  • Pengamatan proses pembuatan sketsa dan pengembangan karya
  • Tanya jawab selama proses berkarya untuk memahami pemikiran murid

Sumatif:

  • Penilaian karya seni rupa berdasarkan rubrik (penerapan unsur rupa dan prinsip ritme, kesesuaian dengan objek pengamatan, ekspresi minat pribadi, kerapian dan penyelesaian)
  • Penilaian lembar refleksi tertulis

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penerapan Unsur RupaKarya tidak menunjukkan unsur rupa yang jelas atau tidak sesuai dengan objek pengamatanKarya menunjukkan 1-2 unsur rupa sederhana (garis atau bentuk) namun masih kurang berkembangKarya menunjukkan 3 unsur rupa (garis, bentuk, warna) dengan cukup jelas dan sesuai objek pengamatanKarya menunjukkan lebih dari 3 unsur rupa (garis, bentuk, warna, tekstur) dengan detail dan sesuai objek pengamatan
Penerapan Prinsip RitmeKarya tidak menunjukkan pengulangan unsur atau pola ritme sama sekaliKarya menunjukkan upaya membuat pengulangan namun belum membentuk ritme yang konsistenKarya menunjukkan prinsip ritme dengan pengulangan unsur yang cukup konsisten dan teraturKarya menunjukkan prinsip ritme yang jelas, konsisten, dengan variasi menarik dan harmonis
Kesesuaian dengan Pengamatan dan MinatKarya tidak berhubungan dengan objek pengamatan dan tidak menunjukkan minat pribadiKarya menunjukkan hubungan sederhana dengan objek pengamatan namun belum mencerminkan minat pribadiKarya sesuai dengan objek pengamatan dan mulai menunjukkan interpretasi atau minat pribadiKarya sangat sesuai dengan objek pengamatan dan jelas mewakili minat serta ekspresi pribadi murid
Kreativitas dan OrisinalitasKarya meniru mentah tanpa pengembangan imajinasiKarya menunjukkan sedikit pengembangan dari objek asli namun masih sangat miripKarya menunjukkan interpretasi kreatif dengan menambahkan imajinasi pada objek pengamatanKarya sangat original dengan pengembangan imajinasi yang kaya dan unik dari objek pengamatan
Penyelesaian dan Kerapian KaryaKarya tidak selesai, banyak bagian kosong, dan tidak rapiKarya hampir selesai namun masih ada bagian yang kurang detail atau kurang rapiKarya selesai dengan baik, cukup rapi, dan detail memadaiKarya selesai sempurna, sangat rapi, detail lengkap, dan menunjukkan usaha maksimal

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk murid mengamati, membuat sketsa, dan menyelesaikan karya?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling membuat murid antusias dan terlibat aktif?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah efektif memfasilitasi keberagaman kemampuan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembimbingan agar semua murid dapat menghasilkan karya sesuai minatnya?
  • Apakah prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sudah tercermin dalam pelaksanaan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari kegiatan mengamati lingkungan hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu saat membuat karya seni berdasarkan pengamatanmu sendiri?
  • Apa yang ingin kamu ungkapkan melalui karya yang kamu buat?
  • Bagian mana yang paling mudah dan paling sulit saat membuat karya ini?
  • Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika membuat karya seni lagi di lain waktu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Seni Rupa Kelas 5 Kurikulum Merdeka
  2. Buku Guru Seni Rupa Kelas 5 Kurikulum Merdeka
  3. Lingkungan sekitar sekolah (taman, gedung, pagar, lantai, tanaman)
  4. Kertas gambar A4
  5. Pensil, penghapus, penggaris
  6. Pensil warna, crayon, atau spidol
  7. Lembar kerja pengamatan
  8. Lembar refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.