Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Menggambar dengan Prinsip Ritme

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Menggambar dengan Prinsip Ritme". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5: Menggambar dengan Prinsip Ritme

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menggambar dengan Prinsip Ritme

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenggambar dengan Prinsip Ritme
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat sketsa sederhana objek di sekitar yang menunjukkan prinsip ritme dengan menggunakan unsur seni rupa
  2. Murid dapat menguji coba variasi alat dan bahan (pensil, krayon, dll.) dalam menggambar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian memperhatikan pola yang berulang di sekitar kita, seperti susunan batu, pagar, atau lantai keramik? Apa yang membuatnya menarik?
  2. Bagaimana menurutmu jika kita membuat gambar dengan pola berulang menggunakan unsur titik, garis, atau bentuk?
  3. Alat gambar apa saja yang pernah kalian coba gunakan, dan bagaimana hasil yang berbeda dari setiap alat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid melihat pola berulang di sekitar (pagar, keramik, susunan benda)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membuat sketsa dengan prinsip ritme dan mencoba variasi alat gambar
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu murid tentang ritme dalam seni rupa

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menunjukkan contoh gambar/foto benda di sekitar yang menunjukkan prinsip ritme (susunan batu, pagar, tangga, lantai keramik)
  • Murid mengamati dengan saksama contoh-contoh yang ditunjukkan dan mencatat unsur seni rupa yang membentuk ritme (titik, garis, bentuk, warna)
  • Guru menjelaskan bahwa ritme adalah pengulangan unsur seni rupa secara teratur atau tidak teratur yang menciptakan kesan keindahan
  • Murid berdiskusi berpasangan untuk mengidentifikasi ritme dalam objek di sekitar kelas atau sekolah
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengonfirmasi pemahaman murid tentang prinsip ritme

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan kertas gambar dan mempersilakan murid memilih alat gambar yang tersedia (pensil, pensil warna, krayon, spidol, atau alat lain)
  • Murid melakukan eksplorasi singkat dengan mencoba menggambar pola sederhana menggunakan minimal dua alat yang berbeda untuk merasakan perbedaan hasil dan tekstur
  • Murid mengamati objek di sekitar kelas atau lingkungan sekolah yang menunjukkan ritme
  • Murid membuat sketsa sederhana objek tersebut dengan menunjukkan prinsip ritme menggunakan minimal lima unsur seni rupa (titik, garis, bentuk, bidang, warna)
  • Murid menguji coba variasi alat dan bahan dalam menggambar sketsa, memilih alat yang paling sesuai dengan karya yang ingin dibuat
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, mendorong murid untuk berimprovisasi dan berkreasi secara mandiri

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyelesaikan sketsa dan memajang karya di meja atau dinding kelas
  • Murid melakukan gallery walk untuk mengapresiasi karya teman sebaya
  • Murid memberikan penilaian sejawat dengan menempelkan sticky note berisi apresiasi atau saran pada karya teman
  • Murid kembali ke tempat duduk dan merefleksikan proses belajarnya dengan menjawab pertanyaan: Apa yang saya pahami tentang ritme? Alat apa yang paling saya sukai dan mengapa? Apa tantangan yang saya hadapi?
  • Beberapa murid diminta menyampaikan refleksi secara lisan di depan kelas
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap proses dan hasil karya murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjelaskan secara singkat prinsip ritme yang diterapkan dalam karyanya
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: ritme adalah pengulangan unsur seni rupa yang menciptakan keindahan, dan penggunaan alat yang berbeda menghasilkan efek yang berbeda
  • Guru memberikan penguatan positif terhadap usaha dan kreativitas murid
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan mengucapkan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan dapat mengamati objek sederhana dengan pola ritme yang jelas (seperti pagar atau tangga), sementara murid yang lebih cepat dapat mengamati objek kompleks dengan ritme tidak teratur
  • Proses: Murid yang memerlukan bimbingan ekstra didampingi guru secara individual, sementara murid yang sudah paham dapat langsung berkreasi secara mandiri dan mencoba teknik variasi lebih banyak
  • Produk: Murid yang kesulitan dapat membuat sketsa sederhana dengan 3-5 unsur seni rupa, sementara murid yang lebih cepat dapat membuat sketsa lebih detail dengan lebih dari 5 unsur dan kombinasi alat yang lebih beragam

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid melihat pola berulang di lingkungan sekitar
  • Mengamati pengetahuan awal murid tentang unsur seni rupa dan prinsip ritme

Proses:

  • Observasi aktivitas diskusi berpasangan dan diskusi kelas tentang identifikasi ritme
  • Observasi proses eksplorasi alat dan pembuatan sketsa
  • Memberikan umpan balik langsung saat murid menggambar
  • Penilaian sejawat saat gallery walk

Akhir:

  • Penilaian produk sketsa menggunakan rubrik dengan 4 aspek: penerapan ritme, penggunaan unsur seni rupa, variasi alat, dan kreativitas
  • Presentasi lisan singkat atau refleksi tertulis murid tentang karya dan proses belajarnya
  • Dokumentasi karya murid sebagai portofolio

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat mengamati dan berdiskusi tentang prinsip ritme
  • Observasi proses menggambar: pemilihan objek, penerapan ritme, dan eksplorasi alat
  • Penilaian sejawat melalui gallery walk dan pemberian apresiasi

Sumatif:

  • Penilaian produk sketsa dengan rubrik: penerapan prinsip ritme, penggunaan unsur seni rupa, dan variasi alat
  • Refleksi tertulis murid tentang pemahaman ritme dan pengalaman menggunakan variasi alat

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penerapan Prinsip RitmeSketsa tidak menunjukkan pengulangan unsur seni rupa atau pola ritme tidak terlihatSketsa menunjukkan pengulangan unsur tetapi ritme belum konsisten atau teraturSketsa menunjukkan pengulangan unsur yang konsisten dan membentuk ritme yang jelasSketsa menunjukkan pengulangan unsur yang konsisten, membentuk ritme yang menarik, dan menciptakan kesan estetis yang kuat
Penggunaan Unsur Seni RupaSketsa menggunakan kurang dari 3 unsur seni rupaSketsa menggunakan 3-4 unsur seni rupa dengan variasi terbatasSketsa menggunakan minimal 5 unsur seni rupa dengan variasi yang cukup baikSketsa menggunakan lebih dari 5 unsur seni rupa dengan variasi yang kreatif dan harmonis
Eksplorasi Variasi Alat dan BahanHanya menggunakan 1 jenis alat tanpa eksplorasiMencoba 2 jenis alat tetapi belum menunjukkan perbedaan efek yang jelasMencoba minimal 2 jenis alat dan menunjukkan pemahaman perbedaan efek yang dihasilkanMencoba lebih dari 2 jenis alat, menunjukkan pemahaman mendalam tentang efek berbeda, dan memilih alat yang paling sesuai dengan ide kreatif
Kreativitas dan KemandirianSangat bergantung pada bimbingan guru, belum menunjukkan inisiatif kreatifKadang memerlukan bimbingan, mulai menunjukkan ide sendiri meski masih sederhanaBekerja mandiri dengan percaya diri, menunjukkan ide kreatif dalam sketsaBekerja mandiri dengan sangat percaya diri, menunjukkan ide kreatif yang original dan berani bereksperimen

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat memahami konsep ritme dan menerapkannya dalam sketsa?
  • Bagaimana respons murid terhadap eksplorasi variasi alat? Apakah mereka antusias mencoba?
  • Strategi diferensiasi apa yang paling efektif untuk murid dengan kemampuan berbeda?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu sudah sesuai atau perlu penyesuaian?

Refleksi Murid:

  • Apa yang saya pahami tentang prinsip ritme dalam seni rupa?
  • Alat gambar apa yang paling saya sukai dan mengapa?
  • Apa tantangan yang saya hadapi saat membuat sketsa?
  • Apa yang membuat saya bangga dari karya yang saya buat?
  • Apa yang ingin saya coba atau perbaiki di pembelajaran berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas V Kurikulum Merdeka
  2. Buku Siswa Seni Rupa untuk SD/MI Kelas V Kurikulum Merdeka
  3. Contoh gambar/foto objek di sekitar yang menunjukkan prinsip ritme (susunan batu, pagar, tangga, keramik)
  4. Objek nyata di lingkungan sekolah sebagai sumber pengamatan
  5. Alat gambar: pensil, pensil warna, krayon, spidol, atau alat alternatif (arang, kapur, tumbuhan berwarna)
  6. Kertas gambar atau media alternatif (kardus, papan kayu)
  7. Sticky note untuk penilaian sejawat

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.