MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 4 (Fase B) Topik: Bab 5 — Menanggapi Karya Seni Rupa INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Bab 5 — Menanggapi Karya Seni Rupa |
|---|
| Alokasi Waktu | 15 JP (15 x 35 menit = 525 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 5 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 4.5.1 Mengidentifikasi unsur rupa dalam karya seni rupa
- TP 4.5.2 Merefleksikan karya diri sendiri menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
- TP 4.5.3 Mengapresiasi karya teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Saat kalian melihat sebuah lukisan, garis apa saja yang pertama kali kalian temukan?
- Warna apa saja yang membuat sebuah lukisan tampak terang atau justru tampak gelap?
- Saat kalian melihat sebuah lukisan pemandangan, bentuk-bentuk apa saja yang paling cepat kalian temukan?
- Bagaimana kita bisa merasakan atau membayangkan permukaan suatu benda (kasar atau halus) hanya dengan melihat gambarnya?
- Ketika kamu melihat kembali karya gambar buatanmu sendiri, unsur rupa apa saja yang paling tampak?
- Bagaimana caramu menceritakan pilihan garis, warna, bentuk, atau tekstur dalam lukisanmu sendiri menggunakan kata-kata seni rupa yang tepat?
- Bagaimana caramu menyampaikan hal yang menarik dari gambar buatan temanmu?
- Kata seni rupa apa saja yang bisa kita pakai agar tanggapan kita terhadap gambar teman terdengar jelas dan tepat?
- Bagaimana kosa kata seni rupa membantu kita menjelaskan karya gambar buatan sendiri secara jujur?
- Bagaimana cara kita mengenali unsur rupa dan mengapresiasi keunikan karya teman dengan bahasa seni yang tepat?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengidentifikasi Unsur Rupa Garis dan Warna dalam Karya Seni Rupa — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.5.1 Mengidentifikasi unsur rupa dalam karya seni rupa
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur rupa garis dan warna dalam karya seni rupa dua dimensi (lukisan) (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperlihatkan satu gambar reproduksi lukisan alam (Pemandangan Gunung dan Sawah) lalu mengajukan pertanyaan lisan: 'Sebutkan 1 jenis garis dan 1 jenis warna yang tampak pada lukisan ini!' (Acuan diagnostik: garis lurus/lengkung/bergelombang; warna primer/sekunder seperti hijau, biru, kuning, cokelat) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mindful mengamati tayangan reproduksi lukisan Affandi (misalnya lukisan 'Perahu') dan lukisan Raden Saleh yang ditampilkan guru di layar/papan tulis (10 menit).
- Guru memandu pemahaman terbimbing mengenai jenis garis (lurus, lengkung, zig-zag, bergelombang, tebal, tipis) dan jenis warna (warna primer: merah, kuning, biru; warna sekunder: hijau, jingga, ungu) yang terdapat pada lukisan tersebut (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid bermain 'Detektif Garis dan Warna' secara berpasangan: setiap pasangan menerima Lembar Kerja Pengamatan dan satu kartu reproduksi karya lukisan pemandangan (20 menit).
- Dalam permainan ini, pasangan murid berlomba menandai dan mencatat pada lembar kerja minimal 3 jenis garis dan 3 jenis warna yang ditemukan pada kartu lukisan tersebut (acuan: garis lurus horizon/garis lengkung bukit/garis zig-zag pohon cemara/garis bergelombang air; warna biru langit/kuning matahari/hijau daun/cokelat tanah) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama pasangan mencocokkan hasil temuannya dengan panduan identifikasi garis dan warna yang dipajang guru di depan kelas, memeriksa apakah jenis garis dan warna yang dicatat sudah sesuai wujudnya pada karya (10 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan bersama bahwa dalam karya seni rupa dua dimensi terdapat variasi unsur rupa garis dan warna (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik dan penguatan atas hasil identifikasi unsur rupa murid serta menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan mengidentifikasi unsur bentuk dan tekstur (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu karya lukisan dengan kontras garis dan warna yang tegas dan sederhana; murid yang siap diberikan karya seni dengan gradasi warna dan pola garis yang lebih kompleks.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi dengan kartu bantuan visual jenis-jenis garis dan lingkaran warna; murid yang cepat bekerja mandiri menemukan lebih banyak variasi garis dan warna.
- Produk: Format identifikasi berupa checklist bergambar untuk murid yang membutuhkan bimbingan, dan tabel isian deskriptif untuk murid yang sudah mahir.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran menggunakan 1 contoh lukisan pemandangan: murid diminta menyebutkan minimal 1 jenis garis dan 1 jenis warna yang terlihat pada karya. Acuan jawaban benar: garis berupa garis lurus/lengkung/bergelombang; warna berupa warna primer/sekunder seperti biru/kuning/hijau/cokelat.
Proses:- Penilaian lembar kerja 'Detektif Garis dan Warna': memeriksa ketepatan identifikasi minimal 3 jenis garis (pilihan acuan: lurus, lengkung, zig-zag, bergelombang) dan 3 jenis warna (pilihan acuan: primer [merah, kuning, biru] atau sekunder [hijau, jingga, ungu]) pada karya lukisan yang diamati.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir sesi: murid menunjukkan kartu contoh jenis garis (misal garis zig-zag) dan menyebutkan 1 warna hangat/dingin yang paling dominan dari lukisan yang diamatinya (acuan: garis zig-zag tepat ditunjukkan; warna dominan sesuai karya, misal biru atau kuning).
Formatif:- Observasi unjuk kerja saat permainan Detektif Garis dan Warna berpasangan menggunakan lembar pengamatan identifikasi unsur garis dan warna.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi Unsur Garis dalam Karya Seni Rupa | Belum mampu mengidentifikasi jenis garis pada karya seni rupa, atau hanya menemukan 1 jenis garis dengan bantuan penuh guru. | Mampu mengidentifikasi 2 jenis garis pada karya seni rupa secara tepat dengan sedikit arahan guru. | Mampu mengidentifikasi minimal 3 jenis garis (misal: garis lurus, lengkung, bergelombang) pada karya seni rupa secara tepat dan mandiri. | Mampu mengidentifikasi 4 jenis garis atau lebih pada karya seni rupa secara tepat, mandiri, serta dapat menunjukkan letak posisi garis tersebut pada bidang karya secara konsisten. | | Mengidentifikasi Unsur Warna dalam Karya Seni Rupa | Belum mampu mengidentifikasi jenis warna pada karya seni rupa, atau hanya menemukan 1 jenis warna dengan bantuan penuh guru. | Mampu mengidentifikasi 2 jenis warna pada karya seni rupa secara tepat dengan sedikit arahan guru. | Mampu mengidentifikasi minimal 3 jenis warna (primer/sekunder) pada karya seni rupa secara tepat dan mandiri. | Mampu mengidentifikasi 4 jenis warna atau lebih pada karya seni rupa secara tepat, mandiri, serta dapat membedakan kelompok warna primer dan sekunder pada karya tersebut. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pemilihan media reproduksi lukisan cukup jelas untuk memfasilitasi murid mengidentifikasi garis dan warna?
- Bagaimana keterlibatan murid selama aktivitas permainan detektif garis dan warna?
Murid:- Unsur garis apa yang paling mudah dan paling sulit kamu temukan di dalam lukisan tadi?
- Warna apa yang paling menarik perhatianmu saat melihat lukisan tersebut?
Pertemuan 2 — Mengidentifikasi Unsur Rupa Bentuk dan Tekstur dalam Karya Seni Rupa — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.5.1 Mengidentifikasi unsur rupa dalam karya seni rupa
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memperlihatkan 2 kartu gambar sederhana: Kartu A (lingkaran seperti matahari bertepi halus) dan Kartu B (lingkaran pohon dengan arsir arsiran garis acak kasar menyerupai kulit kayu), lalu meminta murid menunjuk mana gambar yang memperlihatkan tekstur kasar semu (acuan: Kartu B) dan bentuk geometris beraturan (acuan: Kartu A) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memajang reproduksi lukisan 'Kebun Bunga di Desa' yang memuat aneka bentuk (geometris: atap rumah segitiga, jendela persegi; organis: daun melengkung, kelopak bunga bebas) dan tekstur semu (kasar pada batang pohon dan dinding batu bata; halus pada permukaan air kolam) (10 menit).
- Murid menyimak penjelasan guru yang memandu cara membedakan unsur bentuk geometris vs organis serta tekstur semu kasar vs halus melalui penunjukan langsung pada bagian-bagian lukisan (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan Lembar Eksplorasi Rupa yang memuat 1 lukisan pemandangan pantai dan tabel inventarisasi 4 unsur rupa yang wajib diidentifikasi: (1) bentuk geometris kapal layar segitiga, (2) bentuk organis gumpalan awan bergelombang, (3) tekstur semu kasar pada tebing karang, (4) tekstur semu halus pada air laut tenang (15 menit).
- Murid bermain tantangan berpasangan 'Detektif Unsur Rupa': murid saling berlomba secara menggembirakan mencocokkan kartu label bertuliskan 'Bentuk Geometris', 'Bentuk Organis', 'Tekstur Kasar', dan 'Tekstur Halus' pada bagian lukisan yang tepat di meja mereka (15 menit).
- Secara mandiri, setiap murid menandai dan menuliskan 4 unsur rupa (2 bentuk dan 2 tekstur) yang ditemukan pada lembar kerja masing-masing berdasarkan kunci acuan: Bentuk Geometris = layar perahu/atap gubuk; Bentuk Organis = awan/daun kelapa; Tekstur Kasar = batu karang/pasir berbintik; Tekstur Halus = permukaan laut/langit bersih (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil pekerjaannya bersama guru yang menunjukkan letak keempat unsur rupa kunci pada lukisan di papan tulis untuk memastikan seluruh unsur teridentifikasi tepat tanpa tertukar (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali cara mengenali bentuk (geometris dan organis) serta tekstur (kasar dan halus) dalam sebuah karya seni lukis (10 menit).
- Guru memberikan penguatan atas proses belajar mandiri murid dan menutup sesi pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lukisan dengan kontras garis dan arsiran yang sangat tegas untuk murid yang memerlukan dukungan visual konkret.
- Proses: Memberikan kartu penuntun identifikasi rupa berpasangan bagi murid yang membutuhkan bimbingan bertahap; murid mahir mengidentifikasi unsur tambahan secara mandiri.
- Produk: Murid boleh menandai langsung dengan melingkari gambar atau menuliskan nama objek yang memuat bentuk/tekstur tersebut pada tabel.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik visual menggunakan 2 kartu gambar: Kartu A (lingkaran bertepi licin bersih) dan Kartu B (lingkaran berarsir garis bertumpuk menyerupai tekstur kulit kayu kasar). Murid diminta menunjuk gambar bertekstur semu kasar (kunci: Kartu B) dan bentuk teratur geometris (kunci: Kartu A).
Proses:- Pengamatan langsung saat murid mengerjakan Lembar Eksplorasi Rupa untuk mengidentifikasi 4 target unsur rupa pada gambar lukisan pantai: (1) Bentuk Geometris (layar perahu segitiga/atap gubuk persegi), (2) Bentuk Organis (gumpalan awan/daun kelapa meliuk), (3) Tekstur Semu Kasar (dinding tebing karang/arsiran pasir), dan (4) Tekstur Semu Halus (permukaan laut tenang/langit bersih tanpa arsir). Kriteria: ketepatan menunjuk/menuliskan letak objek sesuai kategori unsur rupa.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri di akhir kegiatan: murid mencentang 4 butir pernyataan identifikasi pada lembar refleksi rupa berdasarkan lukisan yang diamati: (1) Layar perahu berbentuk geometris (kunci: Benar), (2) Gumpalan awan berbentuk geometris (kunci: Salah, yang benar Organis), (3) Batuan karang menampilkan tekstur semu kasar (kunci: Benar), (4) Permukaan air tenang menampilkan tekstur semu kasar (kunci: Salah, yang benar Halus).
Formatif:- Penilaian kinerja unjuk kerja pencocokan label kartu unsur rupa dan lembar inventarisasi identifikasi bentuk dan tekstur pada lukisan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Unsur Bentuk dalam Karya Seni Rupa | Belum mampu mengidentifikasi bentuk geometris maupun organis pada karya seni rupa, atau salah pada seluruh 2 target bentuk acuan. | Mampu mengidentifikasi 1 dari 2 target unsur bentuk (geometris atau organis saja) pada karya seni rupa sesuai acuan. | Mampu mengidentifikasi 2 target unsur bentuk (geometris dan organis) pada karya seni rupa secara tepat sesuai acuan dengan sedikit bimbingan guru. | Mampu mengidentifikasi seluruh 2 target unsur bentuk (geometris dan organis) pada karya seni rupa secara tepat, mandiri, dan konsisten. | | Identifikasi Unsur Tekstur dalam Karya Seni Rupa | Belum mampu mengidentifikasi tekstur semu kasar maupun halus pada karya seni rupa, atau salah pada seluruh 2 target tekstur acuan. | Mampu mengidentifikasi 1 dari 2 target unsur tekstur (kasar atau halus saja) pada karya seni rupa sesuai acuan. | Mampu mengidentifikasi 2 target unsur tekstur (kasar dan halus) pada karya seni rupa secara tepat sesuai acuan dengan sedikit bimbingan guru. | Mampu mengidentifikasi seluruh 2 target unsur tekstur (kasar dan halus) pada karya seni rupa secara tepat, mandiri, dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media reproduksi lukisan yang disajikan memiliki kontras bentuk dan tekstur yang cukup jelas untuk diamati oleh seluruh murid?
- Bagian mana dari penjelasan bentuk organis dan tekstur semu yang masih memerlukan penguatan bagi sebagian murid?
Murid:- Unsur apa yang paling mudah kamu temukan pada lukisan tadi, bentuk ataukah tekstur?
- Bagian mana dari lukisan yang membuatmu tahu bahwa permukaannya digambarkan kasar?
Pertemuan 3 — Merefleksikan Karya Diri Sendiri Menggunakan Kosa Kata Seni Rupa yang Sesuai — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.5.2 Merefleksikan karya diri sendiri menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
Pendahuluan:- Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, dan memfasilitasi doa bersama sebelum memulai pembelajaran (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik kesiapan kosakata seni rupa dengan meminta murid menjodohkan 3 kata rupa dengan definisinya pada papan tulis: garis lengkung, warna primer (merah/kuning/biru), dan tekstur semu (acuan: garis lengkung = goresan berbelok/ombak; warna primer = warna pokok merah/kuning/biru; tekstur semu = kesan permukaan yang terlihat kasar/halus tetapi rata saat diraba) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Murid mencermati contoh teks refleksi jurnal visual singkat pada tayangan papan mengenai karya seni rupa sendiri dan menandai kosakata seni rupa yang digunakan (unsur: garis lurus/lengkung, warna cerah/gelap, bentuk geometris/organis, tekstur halus/kasar) secara berkesadaran (15 menit).
- Murid bermain kuis interaktif 'Tebak Kata Rupa Diri': murid secara bergantian mengambil kartu kosakata seni rupa (pilihan kata: garis tebal, warna hangat, bentuk organis, tekstur semu) dan membacakan fungsinya dalam menggambarkan bagian gambar sendiri dengan penuh keceriaan (15 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid menyiapkan satu karya seni rupa dua dimensi yang pernah dibuatnya pada pertemuan sebelumnya untuk diamati kembali secara saksama (10 menit).
- Murid secara mandiri mengisi Lembar Refleksi Diri untuk merefleksikan karya sendiri dengan menggunakan minimal 3 kosakata seni rupa yang sesuai (memilih dan mendeskripsikan unsur garis, warna, bentuk, atau tekstur yang ada pada karyanya) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali ketepatan penggunaan kosakata seni rupa pada lembar refleksinya dengan mencocokkan pada daftar periksa kosakata rupa yang tersedia di meja masing-masing (15 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan pentingnya menggunakan kosakata seni rupa yang tepat saat menceritakan kembali karya rupa diri sendiri (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap ketepatan pemilihan kosakata rupa pada lembar refleksi murid dan menutup sesi pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar bantu visual berupa glosarium bergambar kosakata seni rupa (garis, warna, bentuk, tekstur) bagi murid yang membutuhkan panduan visual.
- Proses: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru memberikan pertanyaan pemandu langsung per unsur rupa; bagi murid yang telah mahir, murid merefleksikan karyanya dengan menghubungkan 4 unsur rupa sekaligus secara mandiri.
- Produk: Refleksi karya dapat disajikan dalam bentuk lembar kalimat terstruktur berpanduan atau paragraf deskripsi reflektif utuh sesuai kesiapan murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemahaman kosakata seni rupa melalui lembar singkat mencocokkan 3 istilah: (1) Garis lengkung, (2) Warna primer, (3) Tekstur semu. Acuan jawaban benar: Garis lengkung = goresan melengkung/bergelombang; Warna primer = warna dasar merah, kuning, atau biru; Tekstur semu = permukaan yang terlihat kasar/berpola di gambar padahal bidangnya rata saat diraba.
Proses:- Observasi formatif saat murid mengisi Lembar Refleksi Karya Diri: memeriksa apakah murid dapat mengidentifikasi unsur karyanya sendiri dan menuliskan minimal 3 kosakata seni rupa (garis, warna, bentuk, atau tekstur) secara tepat sesuai kenyataan visual karyanya.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir: Murid melengkapi 1 kalimat penutup refleksi pada lembar kerja: 'Pada karya saya, unsur yang paling dominan adalah ... karena ...' (kriteria penerimaan: murid menyebutkan salah satu unsur rupa konkret [garis/warna/bentuk/tekstur] beserta alasan visual yang sesuai dengan gambar karyanya).
Formatif:- Penilaian kinerja pengisian Lembar Refleksi Karya Diri menggunakan rubrik analitis (fokus pada ketepatan penggunaan kosakata seni rupa).
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penggunaan Kosakata Seni Rupa dalam Merefleksikan Karya Sendiri | Belum mampu merefleksikan karya sendiri atau hanya menyebutkan kesan umum tanpa menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai. | Merefleksikan karya sendiri dengan menggunakan 1-2 kosakata seni rupa, namun masih memerlukan bantuan penuh guru dalam mencocokkan kosakata dengan karyanya. | Merefleksikan karya sendiri secara tepat menggunakan minimal 3 kosakata seni rupa (unsur garis, warna, bentuk, atau tekstur) sesuai dengan tampilan visual karyanya secara mandiri. | Merefleksikan karya sendiri secara tepat dan rinci menggunakan 4 atau lebih kosakata seni rupa yang mencakup seluruh unsur rupa (garis, warna, bentuk, tekstur) sesuai tampilan visual karyanya secara mandiri dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah murid mampu mengenali unsur rupa pada gambar buatannya sendiri?
- Apakah kosakata seni rupa yang diajarkan sudah dipahami dan digunakan secara tepat dalam kalimat refleksi murid?
Murid:- Kosakata seni rupa apa yang paling mudah kamu gunakan untuk menggambarkan karyamu sendiri?
- Bagian mana dari lukisanmu yang paling kamu sukai saat kamu amati kembali hari ini?
Pertemuan 4 — Mengapresiasi Karya Teman Sekelas Menggunakan Kosa Kata Seni Rupa yang Sesuai — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.5.3 Mengapresiasi karya teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran, menyapa murid, dan memfasilitasi doa bersama (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengapresiasi karya teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai (garis, warna, bentuk, tekstur) (5 menit).
- Asesmen awal: Guru memperlihatkan 1 contoh gambar bunga sederhana di papan tulis lalu mengajukan pertanyaan diagnostik cepat: 'Pilihlah 2 kosa kata seni rupa yang paling tepat untuk mengapresiasi bagian mahkota bunga ini: (a) garis lengkung, (b) warna primer merah, (c) rasa manis, (d) suara nyaring' untuk mengecek kesiapan murid membedakan kosa kata rupa dari kosa kata non-rupa (acuan jawaban benar: a dan b) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Guru memandu murid menelaah contoh kalimat apresiasi karya teman yang menggunakan 4 kosa kata rupa baku (garis lurus/lengkung/bergelombang, warna primer/sekunder/cerah/gelap, bentuk geometris/organik, tekstur halus/kasar semu) dengan menunjukkan 1 contoh karya gambar pemandangan (acuan contoh apresiasi: 'Saya mengapresiasi penggunaan garis lengkung pada bukit dan warna hijau cerah yang rapi, serta bentuk awan yang organik') (15 menit).
- Permainan Tebak Pasangan Apresiasi: Murid secara berpasangan mencocokkan 4 kartu kutipan apresiasi dengan kartu unsur rupa yang dimaksud: (1) 'Pohon digambar dengan pola berombak' -> Garis; (2) 'Daun menggunakan campuran biru dan kuning' -> Warna; (3) 'Batu digambar menyerupai lingkaran tidak beraturan' -> Bentuk; (4) 'Batang pohon tampak memiliki guratan kasar' -> Tekstur (acuan: pasangan 1-Garis, 2-Warna, 3-Bentuk, 4-Tekstur) (15 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Setiap murid meletakkan 1 karya gambar yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya di atas meja masing-masing sebagai bahan apresiasi (5 menit).
- Kegiatan Jelajah Apresiasi (Gallery Walk): Murid berkunjung ke meja 2 teman secara bergiliran dan menuliskan kartu apresiasi untuk karya teman tersebut pada Lembar Apresiasi Karya Teman dengan menggunakan minimal 2 kosa kata rupa per karya (pilihan kosa kata: garis lurus/lengkung/zig-zag, warna cerah/gelap/primer/sekunder, bentuk geometris/organik, tekstur halus/kasar semu; acuan keberterimaan: kalimat apresiasi menyebutkan minimal 2 kosa kata rupa secara tepat merujuk pada objek visual yang ada di karya teman) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid kembali ke mejanya, membaca catatan apresiasi yang ditulis teman di mejanya, lalu memeriksa apakah kosa kata seni rupa yang disematkan teman sudah sesuai dengan unsur yang benar-benar ada pada karyanya (15 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya menggunakan kosa kata seni rupa saat memberikan apresiasi karya teman agar komentar menjadi jelas dan bermakna (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik umum terhadap ketepatan penggunaan kosa kata seni rupa dalam lembar apresiasi dan menutup pertemuan dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Disediakan 'Bank Kosa Kata Seni Rupa' bergambar (garis lengkung/lurus, warna cerah/gelap, bentuk geometris/organik, tekstur halus/kasar) di papan tulis sebagai panduan bagi murid yang membutuhkan scaffolding.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan fokus menggunakan 2 kosa kata dasar (garis dan warna) dengan bantuan templat kalimat rumpang, sedangkan murid yang sudah mahir diarahkan mengapresiasi dengan memadukan minimal 3 hingga 4 kosa kata rupa (garis, warna, bentuk, tekstur) secara mandiri.
- Produk: Apresiasi dituangkan dalam kartu apresiasi tertulis; murid yang mengalami kendala menulis dibimbing melengkapi kartu kalimat rumpang apresiasi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik memilih 2 kosa kata rupa yang sesuai untuk mengapresiasi gambar bunga sederhana dari pilihan: (a) garis lengkung, (b) warna primer merah, (c) rasa manis, (d) suara nyaring (acuan jawaban tepat: a dan b; pengalih: c dan d)
Proses:- Pemeriksaan Lembar Apresiasi Karya Teman selama kegiatan jelajah apresiasi untuk memastikan murid menuliskan tanggapan dengan minimal 2 kosa kata rupa yang tepat (garis, warna, bentuk, tekstur) merujuk pada wujud karya teman
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman singkat: murid menyebutkan 1 kosa kata rupa yang paling berkesan dari catatan apresiasi teman yang diterima dan menunjukkan bagian gambar yang dimaksud (kriteria keterterimaan: kosa kata yang ditunjukkan tergolong kosa kata unsur rupa: garis, warna, bentuk, atau tekstur, dan cocok dengan wujud visual karyanya)
Formatif:- Observasi unjuk kerja saat murid mengisi Lembar Apresiasi Karya Teman menggunakan panduan rubrik kosa kata seni rupa
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Mengapresiasi Karya Teman Menggunakan Kosa Kata Seni Rupa (Daftar acuan unsur: garis, warna, bentuk, tekstur) | Mengapresiasi karya teman sekelas tanpa menggunakan kosa kata seni rupa atau hanya menggunakan kata umum (misal: 'bagus', 'keren') walaupun sudah dibimbing. | Mengapresiasi karya teman sekelas menggunakan 1 kosa kata seni rupa yang sesuai dengan objek visual karya teman dengan bantuan guru. | Mengapresiasi karya teman sekelas secara mandiri menggunakan minimal 2 kosa kata seni rupa yang sesuai dengan objek visual karya teman. | Mengapresiasi karya teman sekelas secara mandiri dan konsisten menggunakan 3 hingga 4 kosa kata seni rupa (garis, warna, bentuk, tekstur) yang seluruhnya sesuai dengan objek visual karya teman. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid mampu memilih kosa kata seni rupa yang tepat saat menanggapi karya temannya?
- Bagian mana dari panduan kosa kata seni rupa yang paling mudah atau paling sulit dipahami murid saat mengapresiasi?
Murid:- Kosa kata seni rupa apa saja yang berhasil kamu gunakan untuk mengapresiasi gambar temanmu hari ini?
- Bagaimana perasaanmu ketika menerima tulisan apresiasi yang menyebutkan unsur rupa pada gambarmu?
Pertemuan 5 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.5.1 Mengidentifikasi unsur rupa dalam karya seni rupa
- TP 4.5.2 Merefleksikan karya diri sendiri menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
- TP 4.5.3 Mengapresiasi karya teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, mengajak berdoa singkat, dan mengecek kehadiran murid (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan ke-5 sebagai asesmen sumatif bab untuk menunjukkan kemampuan merefleksikan karya sendiri serta mengidentifikasi unsur rupa dan mengapresiasi karya teman secara mandiri (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan lembar jurnal visual refleksi dan membacakan 4 pertanyaan pemandu tertulis: (1) Sebutkan jenis garis yang kamu buat pada karyamu! (2) Sebutkan warna apa saja yang kamu pilih dan mengapa? (3) Bentuk atau bangun apa yang paling terlihat pada karyamu? (4) Bagaimana kesan tekstur (kasar/halus/nyata/semu) pada bidang karyamu? (2 menit).
- Guru menjelaskan tata tertib asesmen individual: Tugas 1 berupa penulisan jurnal visual mandiri di meja masing-masing, dilanjutkan Tugas 2 berupa unjuk kerja lisan apresiasi berpasangan bergantian yang dinilai langsung oleh guru (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Tugas 1 (Asesmen Sumatif Tertulis Portofolio Jurnal Visual - TP 4.5.2): Seluruh murid secara serentak dan mandiri mengisi lembar jurnal visual untuk merefleksikan karya gambar yang telah mereka buat pada pertemuan sebelumnya, menjawab 4 pertanyaan pemandu menggunakan kosa kata seni rupa yang tepat: garis (lurus, lengkung, bergelombang, zig-zag), warna (primer, sekunder, hangat, dingin), bentuk (geometris, organis), dan tekstur (halus, kasar, semu, nyata) (35 menit).
- Persiapan Pameran Meja: Murid meletakkan karya seni rupa dan lembar jurnal visual di atas meja masing-masing, lalu menempatkan diri pada 14 pasang meja yang telah diatur guru untuk sesi apresiasi (4 menit).
- Tugas 2 (Asesmen Sumatif Unjuk Kerja Lisan Gallery Walk Berpasangan - TP 4.5.1 dan TP 4.5.3): Murid secara berpasangan bergiliran menyampaikan identifikasi unsur rupa dan apresiasi terhadap karya pasangan di mejanya; guru berkeliling menilai unjuk kerja lisan setiap murid menggunakan lembar observasi selama 2 menit per murid (14 pasang x 4 menit per pasang = 56 menit, mencakup 28 murid). Murid mengidentifikasi minimal 2 unsur rupa yang tampak pada karya teman (pilihan: garis, warna, bentuk, atau tekstur) dan menyampaikan 1 kalimat apresiasi menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai (51 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengumpulkan seluruh lembar jurnal visual murid dan lembar observasi unjuk kerja apresiasi lisan sebagai bukti asesmen sumatif bab (2 menit).
- Guru memfasilitasi refleksi penutup singkat mengenai pengalaman murid menanggapi karya seni rupa secara tertulis dan lisan sepanjang Bab 5 (1 menit).
Penutup:- Guru memberikan konfirmasi bahwa seluruh rangkaian penilaian Bab 5 telah selesai dan mengapresiasi kemandirian seluruh murid dalam menyelesaikan asesmen sumatif (1 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam penutup (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Tidak ada diferensiasi konten untuk menjaga standarisasi asesmen sumatif; seluruh murid menanggapi karya menggunakan 4 parameter unsur rupa yang sama (garis, warna, bentuk, tekstur).
- Proses: Akomodasi akses: murid yang memerlukan bantuan pembacaan dapat meminta guru membacakan ulang pertanyaan pemandu pada lembar jurnal visual tanpa mengubah isi tugas atau kriteria penilaian.
- Produk: Format bukti tetap sama sesuai ketentuan ATP: jurnal visual tertulis individual dan rekaman skor observasi unjuk kerja apresiasi lisan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan asesmen sumatif di awal sesi: verifikasi kesiapan fisik karya seni rupa buatan murid yang akan direfleksikan dan dipamerkan di meja masing-masing.
Proses:- Pemantauan kemandirian murid selama pengerjaan jurnal visual individual tanpa saling mencontek atau berdiskusi jawaban.
Sumatif Bab:- Portofolio jurnal visual dan unjuk kerja apresiasi keliling (gallery walk): Catatan tertulis jurnal visual refleksi karya sendiri serta penyampaian lisan identifikasi unsur rupa dan apresiasi karya teman menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
- catatan jurnal visual: lembar jurnal visual yang dikerjakan serentak oleh seluruh murid berisi tulisan refleksi atas karya rupa buatan sendiri menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai (seperti garis, warna, bentuk, tekstur) (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian jurnal refleksi)
- unjuk kerja lisan berpasangan bergantian dalam pameran kelas: penyampaian lisan identifikasi unsur rupa dan apresiasi terhadap karya teman secara berpasangan bergiliran (2 menit per murid dinilai langsung oleh guru secara bergantian berkeliling pada 14 pasang meja murid; 2 menit x 28 murid = 56 menit, muat satu kelas) (65 menit; individual; instrumen: lembar observasi unjuk kerja lisan)
Sumatif:- Portofolio jurnal visual dan unjuk kerja apresiasi keliling (gallery walk): Catatan tertulis jurnal visual refleksi karya sendiri serta penyampaian lisan identifikasi unsur rupa dan apresiasi karya teman menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
- catatan jurnal visual: lembar jurnal visual yang dikerjakan serentak oleh seluruh murid berisi tulisan refleksi atas karya rupa buatan sendiri menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai (seperti garis, warna, bentuk, tekstur) (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian jurnal refleksi)
- unjuk kerja lisan berpasangan bergantian dalam pameran kelas: penyampaian lisan identifikasi unsur rupa dan apresiasi terhadap karya teman secara berpasangan bergiliran (2 menit per murid dinilai langsung oleh guru secara bergantian berkeliling pada 14 pasang meja murid; 2 menit x 28 murid = 56 menit, muat satu kelas) (65 menit; individual; instrumen: lembar observasi unjuk kerja lisan)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi Unsur Rupa dalam Karya Seni Rupa (TP 4.5.1 - Lisan Tugas 2) [Daftar unsur rupa acuan: garis, warna, bentuk, tekstur] | Belum mampu mengidentifikasi unsur rupa pada karya teman, atau menyebutkan unsur di luar 4 daftar acuan rupa. | Mengidentifikasi tepat 1 dari 4 unsur rupa acuan (garis, warna, bentuk, atau tekstur) yang tampak pada karya teman secara lisan. | Mengidentifikasi tepat 2 dari 4 unsur rupa acuan (garis, warna, bentuk, atau tekstur) yang tampak pada karya teman secara lisan. | Mengidentifikasi 3 atau seluruh 4 unsur rupa acuan (garis, warna, bentuk, tekstur) yang tampak pada karya teman secara lisan dengan tepat. | | Merefleksikan Karya Diri Sendiri dalam Jurnal Visual (TP 4.5.2 - Tertulis Tugas 1) [4 Butir panduan: (1) jenis garis, (2) pemilihan warna, (3) bentuk/bangun, (4) kesan tekstur] | Menjawab kurang dari 2 butir panduan refleksi atau tidak menggunakan kosa kata seni rupa yang relevan. | Menjawab tepat 2 dari 4 butir panduan refleksi menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai pada lembar jurnal visual. | Menjawab tepat 3 dari 4 butir panduan refleksi menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai pada lembar jurnal visual. | Menjawab seluruh 4 butir panduan refleksi secara lengkap dan tepat menggunakan kosa kata seni rupa pada lembar jurnal visual. | | Mengapresiasi Karya Teman Sekelas Menggunakan Kosa Kata Seni Rupa (TP 4.5.3 - Lisan Tugas 2) [Kriteria penerimaan: memuat minimal 1 kosa kata rupa yang sesuai dengan wujud karya teman] | Menyampaikan komentar umum tanpa memuat kosa kata seni rupa (misal hanya berkata 'bagus' atau 'suka'). | Menyampaikan apresiasi dengan menyebutkan 1 kosa kata seni rupa namun belum sepenuhnya sesuai dengan wujud karya teman. | Menyampaikan apresiasi secara lisan dengan 1 kosa kata seni rupa yang sesuai secara tepat dengan wujud karya teman. | Menyampaikan apresiasi secara lisan dengan 2 atau lebih kosa kata seni rupa yang sesuai secara tepat dengan rincian wujud karya teman. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 2 menit per murid pada unjuk kerja lisan berpasangan cukup efektif untuk mengamati seluruh 28 murid?
- Bagaimana ketercapaian murid dalam menggunakan kosa kata seni rupa secara tepat saat merefleksikan karya sendiri dibandingkan saat mengapresiasi karya teman?
Murid:- Bagian mana yang paling mudah: menuliskan refleksi tentang karya buatanmu sendiri atau menyampaikan apresiasi terhadap gambar temanmu?
- Kosa kata seni rupa apa yang paling sering kamu gunakan saat mengamati karya seni hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas IV (Kemendikbudristek).
- Kartu gambar reproduksi lukisan karya seniman (misal: Affandi, Raden Saleh, atau pelukis pemandangan alam).
- Lembar Kerja Detektif Garis dan Warna.
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas IV (Kemendikbudristek 2023)
- Reproduksi cetak lukisan pemandangan berukuran A3 dengan aneka bentuk dan tekstur
- Set kartu label unsur rupa (Bentuk Geometris, Bentuk Organis, Tekstur Kasar, Tekstur Halus)
- Lembar Eksplorasi Rupa murid
- Karya gambar buatan murid sendiri dari pertemuan sebelumnya.
- Kartu kosakata seni rupa (garis tebal/tipis/lurus/lengkung, warna cerah/gelap/primer/sekunder, bentuk geometris/organis, tekstur semu/nyata).
- Lembar Refleksi Diri Jurnal Visual.
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas IV
- Karya gambar buatan murid dari pertemuan sebelumnya
- Kartu Apresiasi / Lembar Apresiasi Karya Teman
- Bagan Bank Kosa Kata Seni Rupa (Garis, Warna, Bentuk, Tekstur)
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas IV (Kemendikbudristek, Edisi Revisi)
- Karya seni rupa buatan murid yang telah diselesaikan pada pertemuan sebelumnya
- Lembar Asesmen Sumatif Jurnal Visual Refleksi Diri
- Lembar Observasi Unjuk Kerja Apresiasi Lisan Berpasangan
|