Modul AjarPertemuan 7Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4: Menganalisis Karakteristik Alat dan Bahan pada Karya Tiga Dimensi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 4 dengan topik "Menganalisis Karakteristik Alat dan Bahan pada Karya Tiga Dimensi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4: Menganalisis Karakteristik Alat dan Bahan pada Karya Tiga Dimensi

Seni Rupa - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menganalisis Karakteristik Alat dan Bahan pada Karya Tiga Dimensi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenganalisis Karakteristik Alat dan Bahan pada Karya Tiga Dimensi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan langsung terhadap karya seni rupa tiga dimensi, murid mampu menganalisis minimal 3 karakteristik alat dan bahan yang digunakan dalam karya tersebut dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok dan presentasi, murid mampu mempresentasikan temuan perbedaan karakteristik alat dan bahan dari dua karya tiga dimensi secara runtut menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menyentuh gerabah atau patung kecil? Apa yang kalian rasakan pada permukaannya, dan kira-kira alat apa yang dipakai untuk membuatnya?
  2. Menurutmu, mengapa dua karya tiga dimensi yang sama-sama terbuat dari tanah liat bisa terlihat dan terasa berbeda? Apa yang membuatnya berbeda?
  3. Jika kamu ingin membuat patung kecil, alat dan bahan apa yang paling cocok kamu pilih, dan bagaimana cara menentukan pilihanmu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar (duduk melingkar atau berkelompok, 2 menit).
  • Guru menampilkan dua karya tiga dimensi di depan kelas (misalnya: caping bermotif ukir dan patung kecil dari tanah liat) dan mengajukan pertanyaan pemantik pertama untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid.
  • Asesmen awal — Guru meminta murid menuliskan pada sticky note atau menjawab lisan: 'Sebutkan satu alat dan satu bahan yang kamu tahu dipakai dalam karya tiga dimensi.' Guru mengamati respons untuk mengetahui titik awal pengetahuan murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat dan menyenangkan: 'Hari ini kita akan jadi detektif seni — kita akan menyelidiki alat dan bahan yang digunakan dalam karya tiga dimensi!'
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok 4–5 orang dan membagikan lembar kerja analisis serta satu karya tiga dimensi per kelompok.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep karakteristik alat dan bahan dalam seni rupa tiga dimensi secara singkat menggunakan contoh nyata di tangan: 'Alat adalah benda yang kita pakai untuk membentuk, seperti pahat, spatula, atau tangan. Bahan adalah materi yang kita bentuk, seperti tanah liat, kayu, atau gips. Setiap alat dan bahan punya karakter unik — bisa dilihat, diraba, bahkan didengar.'
  • Guru mendemonstrasikan cara mengamati karya tiga dimensi secara teliti: melihat permukaan (halus/kasar/bertekstur), mengamati bekas alat (goresan, cetakan, ukiran), dan membaca bentuk keseluruhan.
  • Murid secara berkelompok mengamati karya tiga dimensi yang telah dibagikan. Mereka meraba permukaan, mengamati tekstur dan bekas proses pembuatan, lalu berdiskusi singkat: 'Kira-kira alat apa yang meninggalkan bekas seperti ini?'
  • Setiap kelompok mencatat hasil pengamatan awal pada kolom 'Apa yang Kami Lihat dan Rasakan' di lembar kerja.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menerima satu karya tiga dimensi tambahan (karya kedua berbeda jenis dari karya pertama, misalnya kelompok yang pertama mendapat gerabah kini mendapat patung kayu mini atau pot bermotif cetak).
  • Murid mengisi lembar kerja analisis perbandingan: (1) nama karya, (2) alat yang diperkirakan digunakan beserta alasan, (3) bahan yang digunakan beserta ciri-cirinya, (4) perbedaan karakteristik alat dan bahan antara karya pertama dan karya kedua.
  • Guru berkeliling memantau diskusi kelompok, memberikan pertanyaan pancingan bila kelompok buntu: 'Coba lihat di bagian tepi karyanya — apakah ada bekas goresan atau cetakan? Alat apa yang bisa meninggalkan bekas seperti itu?'
  • Setiap kelompok membuat jurnal visual sederhana: menggambar sketsa cepat salah satu karya dan menandai bagian-bagian yang menunjukkan karakteristik alat dan bahan dengan keterangan singkat.
  • Asesmen proses — Guru mengamati lembar kerja dan jurnal visual kelompok, memberikan umpan balik lisan langsung kepada tiap kelompok tentang ketepatan analisis mereka.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok maju ke depan kelas dan mempresentasikan temuan perbedaan karakteristik alat dan bahan dari dua karya tiga dimensi yang mereka analisis (durasi 2–3 menit per kelompok). Guru mendorong murid menggunakan kosakata seni rupa: tekstur, pahat, cetak, bentuk, permukaan, bahan lunak, bahan keras.
  • Kelompok lain menyimak dan diberikan kesempatan mengajukan satu pertanyaan atau satu komentar apresiasi kepada kelompok yang presentasi (asesmen sejawat informal).
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat setelah semua kelompok presentasi: 'Dari semua temuan tadi, apa perbedaan paling menarik yang kalian temukan antara alat dan bahan karya satu dengan karya lainnya?'
  • Murid secara individu menuliskan satu kalimat refleksi pada lembar kerja: 'Hal baru yang aku pelajari hari ini tentang alat dan bahan seni tiga dimensi adalah...' dan 'Pertanyaan yang masih ingin aku cari jawabannya adalah...'

Penutup:

  • Guru mengajak murid merangkum pembelajaran bersama dengan teknik 'Tiga Kata': setiap murid menyebutkan tiga kata yang menggambarkan apa yang mereka pelajari hari ini tentang karakteristik alat dan bahan.
  • Asesmen akhir — Guru memberikan kuis exit ticket singkat (tertulis, 3 menit): murid menyebutkan dua perbedaan karakteristik alat dan bahan antara dua karya tiga dimensi yang telah mereka amati.
  • Guru memberikan umpan balik positif dan mengapresiasi kerja kelompok serta presentasi murid.
  • Guru menyampaikan koneksi materi ini ke pembelajaran berikutnya: 'Pemahaman kalian tentang karakteristik alat dan bahan ini akan sangat berguna saat kita mulai berkarya sendiri di pertemuan berikutnya.'
  • Guru menutup pelajaran dengan mengajak murid merapikan karya dan peralatan di kelas.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum siap diberikan kartu referensi bergambar yang menampilkan nama alat dan bahan seni tiga dimensi beserta ciri-cirinya sebagai panduan saat menganalisis. Murid yang sudah mahir diberikan tantangan menganalisis tiga karya sekaligus dan menemukan persamaan di samping perbedaannya.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat mengerjakan analisis bersama teman sebaya yang lebih siap dalam kelompok (peer learning). Murid yang cepat dapat diminta menjadi 'narator kelompok' yang menulis keterangan jurnal visual lebih detail, termasuk menduga teknik pembuatan karya.
  • Produk: Murid dapat menyajikan temuan dalam bentuk jurnal visual tertulis (standar), presentasi lisan dengan menunjuk bagian karya secara langsung, atau bagi murid yang kesulitan menulis, cukup menjelaskan secara lisan kepada guru atau teman kelompok saat guru berkeliling.

ASESMEN

Awal:

  • Sticky note / jawaban lisan: 'Sebutkan satu alat dan satu bahan yang kamu tahu digunakan dalam karya seni tiga dimensi.' — digunakan guru untuk memetakan pengetahuan awal murid dan menyesuaikan kedalaman penjelasan di tahap Memahami.

Proses:

  • Observasi langsung saat kelompok berdiskusi dan mengisi lembar kerja analisis perbandingan: guru mengamati apakah murid dapat mengidentifikasi ciri tekstur, bekas alat, dan jenis bahan secara tepat.
  • Pemeriksaan jurnal visual: guru menilai apakah sketsa dan keterangan yang dibuat murid mencerminkan pemahaman tentang karakteristik alat dan bahan.
  • Pertanyaan pancingan lisan kepada kelompok yang mengalami kesulitan, untuk mendiagnosis miskonsepsi dan memberikan scaffolding tepat waktu.

Akhir:

  • Exit ticket tertulis (individual, 3 menit): murid menuliskan dua perbedaan karakteristik alat dan bahan antara dua karya tiga dimensi yang telah dianalisis hari ini.
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek: ketepatan analisis karakteristik alat dan bahan, penggunaan kosakata seni rupa, dan keruntutan penyampaian temuan.

Formatif:

  • Observasi diskusi kelompok selama tahap Mengaplikasi: guru mencatat ketepatan murid dalam mengidentifikasi alat dan bahan serta kemampuan berargumen.
  • Pemeriksaan lembar kerja analisis perbandingan kelompok selama kegiatan inti berlangsung.
  • Umpan balik lisan langsung kepada kelompok saat guru berkeliling.
  • Asesmen sejawat informal saat sesi tanya jawab antar kelompok setelah presentasi.

Sumatif:

  • Exit ticket tertulis: murid menyebutkan dua perbedaan karakteristik alat dan bahan dari dua karya tiga dimensi yang diamati.
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik: ketepatan analisis karakteristik, penggunaan kosakata seni rupa, dan kemampuan menyampaikan temuan secara runtut.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Analisis Karakteristik Alat dan Bahan [4.2.7.1]Murid belum dapat mengidentifikasi karakteristik alat dan bahan pada karya tiga dimensi, atau jawabannya tidak relevan dengan karya yang diamati.Murid dapat menyebutkan 1 karakteristik alat atau bahan pada karya tiga dimensi, namun penjelasannya belum disertai alasan yang tepat.Murid dapat menganalisis 2–3 karakteristik alat dan bahan pada karya tiga dimensi dengan alasan yang cukup tepat berdasarkan pengamatan.Murid dapat menganalisis lebih dari 3 karakteristik alat dan bahan pada karya tiga dimensi secara rinci, disertai alasan yang tepat dan menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.
Kemampuan Mempresentasikan Perbedaan Karakteristik dari Dua Karya [4.2.7.2]Murid belum dapat menyampaikan perbedaan karakteristik alat dan bahan antara dua karya tiga dimensi, atau penjelasannya tidak dapat dipahami.Murid dapat menyebutkan 1 perbedaan karakteristik alat atau bahan antara dua karya, namun penyampaiannya belum runtut dan belum menggunakan kosakata seni rupa.Murid dapat mempresentasikan 2 perbedaan karakteristik alat dan bahan dari dua karya tiga dimensi secara cukup runtut dengan menggunakan beberapa kosakata seni rupa.Murid dapat mempresentasikan 3 atau lebih perbedaan karakteristik alat dan bahan dari dua karya tiga dimensi secara runtut, percaya diri, dan konsisten menggunakan kosakata seni rupa yang tepat.
Kolaborasi dan Partisipasi dalam KelompokMurid tidak aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada pengisian lembar kerja.Murid berpartisipasi sesekali dalam diskusi kelompok namun kontribusinya masih minimal terhadap hasil kerja kelompok.Murid aktif berdiskusi dan berkontribusi secara nyata dalam pengisian lembar kerja serta persiapan presentasi kelompok.Murid sangat aktif memimpin atau mendorong diskusi kelompok, memastikan semua anggota terlibat, dan memberikan kontribusi signifikan pada kualitas hasil kerja serta presentasi kelompok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat terlibat aktif dalam kegiatan pengamatan dan diskusi kelompok? Kelompok mana yang memerlukan dukungan lebih di pertemuan berikutnya?
  • Apakah karya tiga dimensi yang dipilih cukup variatif dan representatif untuk memperlihatkan perbedaan karakteristik alat dan bahan yang signifikan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu disesuaikan waktunya?
  • Sejauh mana murid mampu menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai dalam presentasi mereka? Kosakata apa yang masih perlu diperkuat?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling menarik yang kamu temukan hari ini tentang alat dan bahan dalam karya seni tiga dimensi?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang terasa paling menantang bagimu? Apa yang sudah kamu coba untuk mengatasinya?
  • Apakah cara kamu mengamati karya seni hari ini berbeda dari sebelumnya? Apa yang berubah dalam cara kamu melihat sebuah karya?
  • Pertanyaan apa tentang alat dan bahan seni tiga dimensi yang masih ingin kamu cari jawabannya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Bab II: Menelaah Karakteristik Alat dan Bahan.
  2. Karya tiga dimensi nyata: gerabah/pot bermotif, caping, patung kecil dari tanah liat, atau karya serupa yang tersedia di lingkungan sekolah (minimal 2 jenis berbeda per kelompok).
  3. Lembar Kerja Analisis Perbandingan Karakteristik Alat dan Bahan (disiapkan guru, berisi tabel pengamatan dua karya dan kolom jurnal visual).
  4. Kartu Referensi Bergambar Alat dan Bahan Seni Tiga Dimensi (untuk diferensiasi murid yang memerlukan dukungan tambahan).
  5. Sticky note untuk asesmen awal.
  6. Alat tulis dan pensil warna untuk jurnal visual.
  7. Gambar 2.3 dan 2.4 dari Buku Panduan Guru (Contoh Jurnal Visual dan Contoh Temuan Perbedaan Karakteristik) sebagai referensi visual bagi guru dan murid.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.