MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 3 (Fase B) Topik: Membuat Karya Swafoto dengan Kesan Ruang INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Membuat Karya Swafoto dengan Kesan Ruang |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Siswa mampu membuat gambar swafoto diri sendiri dengan menerapkan latar depan, tengah, dan belakang secara tepat dalam satu karya.
- Siswa mampu menggunakan alat dan bahan (pensil, pewarna, kertas) sesuai prosedur yang tepat selama proses membuat karya swafoto.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kamu berfoto bersama teman? Mengapa orang yang paling depan terlihat jauh lebih besar dibanding orang yang di belakangnya?
- Kalau kamu berdiri sangat jauh dari temanmu, kira-kira seberapa besar temanmu akan terlihat di matamu? Sama besar atau lebih kecil?
- Jika kamu ingin menggambar dirimu sendiri seperti swafoto, bagian tubuh mana saja yang akan kamu gambar dan seberapa besar kamu akan menggambar wajahmu di kertas?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak siswa berdoa bersama sebelum memulai kegiatan.
- Guru mengecek kehadiran siswa dan memastikan semua alat dan bahan (pensil, pewarna, kertas gambar) sudah siap di meja masing-masing.
- Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang pernah berfoto selfie atau swafoto? Coba ceritakan, orang yang paling depan dalam foto itu tampak besar atau kecil?' Guru mencatat respon siswa untuk mengetahui pemahaman awal tentang konsep ukuran dan jarak.
- Guru memperlihatkan contoh foto selfie atau swafoto (bisa dari layar, cetak, atau buku), lalu mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: siswa akan membuat gambar swafoto diri sendiri dengan menerapkan latar depan, tengah, dan belakang.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak seorang siswa sukarela untuk berdiri di depan kelas. Guru meminta seluruh kelas mengamati tinggi siswa tersebut dari tempat duduk mereka.
- Guru meminta siswa sukarela berjalan mundur 5–8 langkah menjauhi teman-temannya. Guru bertanya: 'Sekarang apakah dia terlihat lebih besar atau lebih kecil?' Siswa mengamati dan menjawab secara lisan.
- Guru menggunakan jari telunjuk dan ibu jari untuk 'mengukur' tinggi siswa yang berdiri jauh, memperagakan bahwa siswa tersebut kini tampak hanya seukuran sejengkal jari. Guru menjelaskan bahwa inilah yang terjadi pada mata kita: benda yang jauh tampak lebih kecil.
- Guru menjelaskan konsep latar depan (besar, detail, warna jelas, posisi di bagian bawah kertas), latar tengah (ukuran sedang, sedikit kurang detail), dan latar belakang (kecil, kurang detail, warna lebih pudar, posisi di bagian atas kertas dekat garis cakrawala).
- Guru menunjukkan contoh sketsa sederhana di papan tulis atau karton: gambar wajah/bahu besar di latar depan, sosok kecil di latar tengah, dan latar belakang berupa pemandangan tempat dengan garis cakrawala di atasnya.
- Siswa diberi waktu 2 menit untuk mengamati contoh gambar dan menyebutkan mana yang latar depan, tengah, dan belakang kepada teman sebangkunya.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru menginstruksikan langkah menggambar secara bertahap. Langkah 1 — Latar Depan: Siswa menggambar wajah dan bahu diri sendiri (seperti swafoto) dalam ukuran besar, mengisi sekitar separuh hingga dua pertiga bagian bawah kertas. Guru mengingatkan: 'Ini seperti swafoto, jadi gambar dirimu sampai sebatas bahu atau leher saja, dan ukurannya besar!'
- Langkah 2 — Latar Tengah: Setelah latar depan selesai, siswa menambahkan satu atau beberapa sosok lain (bisa teman, anggota keluarga, atau objek lain) di latar tengah. Sosok ini ukurannya lebih kecil dari gambar diri di latar depan, dan posisinya berada di area tengah kertas.
- Langkah 3 — Latar Belakang: Siswa menambahkan latar belakang berupa tempat di mana swafoto itu diambil (misalnya: taman, pantai, kelas, pegunungan). Ukuran objek di latar belakang paling kecil. Siswa menambahkan garis cakrawala yang posisinya lebih tinggi dari gambar sosok di latar depan.
- Guru berkeliling memantau proses menggambar, memberikan umpan balik langsung dan pertanyaan pengarah seperti: 'Sudah ada latar depan, tengah, dan belakang belum?' atau 'Apakah gambar dirimu sudah cukup besar?'
- Setelah sketsa pensil selesai, siswa mewarnai gambar dengan pewarna pilihan. Guru mengingatkan prinsip warna: latar depan warnanya lebih cerah dan jelas, latar belakang warnanya bisa lebih pudar.
- Siswa menuliskan nama mereka di bagian bawah atau belakang karya setelah selesai mewarnai.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Siswa diajak meletakkan karya mereka di atas meja dan berdiri untuk melihat karya sendiri sejenak (galeri meja). Guru meminta siswa mengamati karya miliknya sendiri selama 1 menit sebelum berbicara.
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan: 'Apakah gambar dirimu di latar depan sudah terlihat paling besar? Apakah latar belakangmu sudah tampak paling jauh?' Siswa menjawab untuk karya mereka masing-masing.
- Siswa berpasangan dengan teman sebangku. Masing-masing menceritakan: (1) bagian karya yang paling mereka sukai, dan (2) satu hal yang ingin mereka perbaiki jika ada kesempatan lagi. Waktu: sekitar 3 menit.
- Guru memilih 2–3 karya sukarela untuk ditunjukkan kepada kelas. Guru mengajak kelas untuk mengidentifikasi latar depan, tengah, dan belakang pada karya yang ditampilkan, serta memberi apresiasi positif.
- Siswa mengisi lembar refleksi diri singkat (bisa berupa tanda centang atau gambar emotikon): (1) Aku sudah menggambar latar depan, tengah, dan belakang. (2) Aku sudah menggunakan pensil dan pewarna dengan benar. (3) Satu hal yang aku pelajari hari ini adalah ...
Penutup:- Guru mengajak siswa membereskan alat dan bahan: menutup pewarna, menyimpan pensil, dan membersihkan meja kerja.
- Guru melakukan penguatan konsep secara ringkas: 'Hari ini kita belajar bahwa benda yang dekat tampak besar, benda yang jauh tampak kecil. Ini disebut kesan ruang, dan kita sudah menerapkannya dalam gambar swafoto kita.'
- Guru mengumpulkan karya siswa untuk dijadikan asesmen akhir atau memajangnya di kelas sebagai apresiasi.
- Guru memberikan umpan balik umum: menyebutkan hal-hal positif yang dilihat selama proses membuat karya hari ini.
- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak siswa berdoa dan memberi salam.
Diferensiasi:- Konten: Untuk siswa yang belum familiar dengan konsep latar, guru menyediakan lembar bantu berupa kotak tiga bagian berlabel 'Latar Depan', 'Latar Tengah', 'Latar Belakang' sebagai panduan visual sebelum mulai menggambar.
- Proses: Siswa yang membutuhkan dukungan tambahan dapat menyelesaikan dua latar terlebih dahulu (latar depan dan belakang) sebelum menambahkan latar tengah. Siswa yang sudah cepat selesai dapat menambahkan detail lebih banyak pada karya (misalnya tekstur rambut, motif pakaian, atau objek tambahan di latar belakang) atau mencoba versi alternatif dengan posisi berbeda.
- Produk: Siswa yang kesulitan mewarnai dengan pensil warna dapat menggunakan krayon atau spidol sesuai ketersediaan. Siswa dengan kemampuan tinggi dapat mencoba membuat latar belakang yang lebih kompleks dengan lebih dari satu objek berbeda di latar tengah dan belakang.
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan lisan di kegiatan pendahuluan: 'Siapa yang pernah berfoto selfie? Orang yang paling depan tampak besar atau kecil? Mengapa?' untuk mengidentifikasi pemahaman awal siswa tentang hubungan jarak dan ukuran benda.
- Guru mencatat respon siswa secara informal (misalnya dengan tanda tangan atau catatan singkat) untuk menyesuaikan kedalaman penjelasan di tahap Memahami.
Proses:- Observasi langsung: guru berkeliling dan memantau apakah siswa menggambar diri di latar depan dengan ukuran besar, latar tengah lebih kecil, dan latar belakang paling kecil.
- Pertanyaan pengarah individual: guru mengajukan pertanyaan kepada siswa yang tampak bingung, misalnya 'Mana yang paling dekat di gambarmu? Apakah sudah dibuat paling besar?'
- Umpan balik lisan segera setelah sketsa selesai, sebelum siswa mulai mewarnai.
- Penilaian sejawat berpasangan di tahap Merefleksi: siswa mengidentifikasi tiga latar pada karya teman.
Akhir:- Pengamatan karya akhir oleh guru menggunakan rubrik 4 level dengan dua aspek: ketepatan tiga latar (depan, tengah, belakang) dan penggunaan alat-bahan sesuai prosedur.
- Lembar refleksi diri siswa dikumpulkan sebagai bukti asesmen diri (assessment as learning).
Formatif:- Pertanyaan lisan selama fase eksplorasi untuk mengecek pemahaman awal tentang hubungan jarak dan ukuran.
- Observasi dan umpan balik langsung saat siswa mengerjakan karya (apakah latar depan, tengah, belakang diterapkan dengan ukuran yang sesuai).
- Penilaian sejawat berpasangan: siswa saling mengidentifikasi tiga latar pada karya teman dan memberikan satu komentar positif.
- Lembar refleksi diri siswa (centang/emotikon) di akhir kegiatan inti.
Sumatif:- Pengamatan karya akhir siswa menggunakan rubrik 4 level berdasarkan dua aspek: (1) ketepatan penerapan latar depan, tengah, dan belakang; (2) kesesuaian penggunaan alat dan bahan.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Latar Depan, Tengah, dan Belakang (TP 3.6.4.1) | Gambar hanya menampilkan satu latar atau tidak ada perbedaan ukuran yang dapat diidentifikasi antara objek di gambar. | Gambar menampilkan dua latar dengan perbedaan ukuran, namun satu latar masih belum tepat (misalnya latar tengah lebih besar dari latar depan). | Gambar menampilkan tiga latar (depan, tengah, belakang) dengan perbedaan ukuran yang jelas dan posisi yang sesuai (depan di bawah, belakang di atas kertas). Garis cakrawala sudah ada. | Gambar menampilkan tiga latar dengan perbedaan ukuran, posisi, dan tingkat detail yang konsisten (latar depan detail dan warna cerah, latar belakang kurang detail dan warna lebih pudar). Garis cakrawala berada di posisi yang tepat (lebih tinggi dari sosok latar depan). | | Penggunaan Alat dan Bahan Sesuai Prosedur (TP 3.6.4.2) | Siswa menggunakan alat dan bahan tanpa urutan yang jelas (misalnya langsung mewarnai tanpa sketsa pensil terlebih dahulu) dan hasil karya menunjukkan penggunaan yang kurang terkontrol. | Siswa menggunakan pensil untuk sketsa dan pewarna untuk mewarnai, namun kurang terkontrol (misalnya garis pewarna keluar dari bidang gambar secara konsisten atau alat tidak dijaga dengan baik). | Siswa menggunakan pensil untuk sketsa dahulu, kemudian pewarna untuk mewarnai secara terkontrol. Alat dan bahan digunakan dengan hati-hati dan meja kerja relatif bersih. | Siswa menggunakan pensil dan pewarna secara berurutan dan terkontrol dengan hasil yang rapi. Siswa mandiri dalam mengelola alat dan bahan, menjaga kebersihan meja kerja, dan merawat alat setelah digunakan. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh siswa sudah memahami perbedaan latar depan, tengah, dan belakang? Bagaimana cara saya mengetahuinya dari karya dan respons mereka hari ini?
- Apakah demonstrasi langsung (siswa berjalan menjauh) efektif membantu siswa memahami konsep kesan ruang? Apakah ada pendekatan lain yang perlu saya coba?
- Siswa mana yang membutuhkan dukungan lebih lanjut dan siswa mana yang sudah siap mendapat tantangan lebih? Apa tindak lanjut yang tepat untuk pertemuan berikutnya?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah seimbang? Tahap mana yang perlu penyesuaian waktu?
Refleksi Murid:- Bagian mana dari gambar swafotoku yang paling aku suka? Mengapa?
- Apakah aku sudah berhasil membuat latar depan, latar tengah, dan latar belakang dalam gambarku? Bagian mana yang sudah bagus dan bagian mana yang ingin aku coba perbaiki?
- Apa satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang cara menggambar agar gambarku tampak seperti foto sungguhan?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbud) — Bab 6: Mengenal Kesan Ruang
- Kertas gambar / buku gambar (ukuran A4 atau setara)
- Pensil (HB atau 2B)
- Pewarna (krayon, pensil warna, atau spidol warna sesuai ketersediaan)
- Contoh foto selfie/swafoto (dicetak atau ditampilkan di layar) sebagai media pemantik
- Papan tulis atau karton untuk sketsa demonstrasi guru
- Lembar refleksi diri siswa (disiapkan guru, berisi daftar centang dan kolom isian singkat)
|