Modul AjarPertemuan 4Bab 5Fase BSemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 3: Merefleksikan dan Mengapresiasi Karya Tekstur

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 3 dengan topik "Merefleksikan dan Mengapresiasi Karya Tekstur". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 3: Merefleksikan dan Mengapresiasi Karya Tekstur

Seni Rupa - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Merefleksikan dan Mengapresiasi Karya Tekstur

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMerefleksikan dan Mengapresiasi Karya Tekstur
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Siswa mampu merefleksikan proses dan hasil karya sendiri terkait eksplorasi tekstur dengan menyebutkan kelebihan dan kekurangannya.
  2. Siswa mampu mengapresiasi karya teman sekelas dengan memberikan komentar positif tentang penggunaan tekstur dalam karya tersebut.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Ketika kamu melihat karyamu sendiri tentang tekstur, apa hal pertama yang kamu perhatikan dan rasakan?
  2. Apakah kamu pernah melihat karya temanmu dan berpikir 'wah, ini keren!'? Apa yang membuatnya terasa keren bagimu?
  3. Menurutmu, mengapa penting bagi seorang seniman untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan karyanya sendiri?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak siswa berdoa bersama sebelum memulai pelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran siswa dan menanyakan kabar singkat.
  • Guru meminta siswa mengambil kembali karya tekstur yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya dan meletakkannya di atas meja masing-masing.
  • Asesmen Awal (Diagnostik): Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat, 'Siapa yang ingat cara membuat karya tekstur kita minggu lalu? Apa teknik yang kita pakai?' untuk mengecek ingatan siswa terhadap proses berkarya.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: siswa akan belajar merefleksikan karya sendiri dan mengapresiasi karya teman menggunakan kata-kata seni rupa.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa dan meminta 2–3 siswa menjawab secara spontan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan atau menggambar dua contoh karya tekstur sederhana di papan tulis atau karton besar, satu karya yang teksturnya terlihat jelas dan beragam, satu lagi yang teksturnya kurang terlihat.
  • Guru mengajak siswa mengamati kedua contoh karya tersebut sambil bertanya: 'Apa yang kalian lihat dari karya ini? Di mana teksturnya terasa kuat? Di mana masih bisa diperbaiki?'
  • Guru memperkenalkan kosakata seni rupa dasar yang akan digunakan dalam refleksi hari ini: tekstur, teknik gosok (rubbing), pola, hasil cetakan, kuat/lemah, rapi/tidak rapi.
  • Guru menjelaskan secara singkat perbedaan antara 'merefleksikan karya sendiri' (menilai diri secara jujur) dan 'mengapresiasi karya teman' (memberikan pujian dan komentar yang membangun).
  • Guru memberi contoh kalimat refleksi diri: 'Kelebihan karya saya adalah teksturnya terlihat jelas karena saya menekan kertas dengan kuat. Kekurangannya adalah beberapa bagian tidak terisi penuh.' dan kalimat apresiasi: 'Saya suka karya milik ... karena teksturnya beragam dan terlihat rapi.'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Siswa menerima lembar 'Kartu Refleksi Diri' yang berisi dua kolom: Kelebihan Karya Saya dan Hal yang Ingin Saya Perbaiki. Guru menginstruksikan siswa mengisi kartu ini dengan minimal 1 poin di tiap kolom menggunakan kata-kata seni rupa yang sudah dipelajari.
  • Siswa diberi waktu 8 menit untuk mengisi Kartu Refleksi Diri secara mandiri sambil mengamati karyanya sendiri dengan seksama.
  • Setelah selesai, siswa diminta meletakkan karyanya di atas meja atau menempelkannya di dinding kelas untuk sesi 'Gallery Walk Mini'.
  • Setiap siswa mendapat dua lembar 'Kartu Apresiasi' berwarna (mis. kuning dan hijau). Guru menjelaskan: siswa akan berkeliling ke karya dua teman yang berbeda dan menuliskan satu komentar positif di Kartu Apresiasi masing-masing, lalu menempelkannya di samping karya teman tersebut.
  • Siswa melakukan Gallery Walk selama 8 menit. Guru memfasilitasi dengan berjalan keliling, memberi dorongan kepada siswa yang tampak ragu, dan memastikan setiap karya mendapat setidaknya satu Kartu Apresiasi.
  • Guru mengamati dan mencatat siswa yang menggunakan kosakata seni rupa dalam kartu apresiasi mereka sebagai bahan asesmen proses.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Siswa kembali ke tempat duduk masing-masing dan membaca Kartu Apresiasi yang diterima dari teman.
  • Guru memandu diskusi kelas singkat (5 menit) dengan pertanyaan: 'Siapa yang mau berbagi satu hal menarik yang kamu tulis tentang karyamu sendiri?' dan 'Siapa yang mendapat komentar dari teman yang membuatmu senang atau berpikir? Boleh ceritakan!'
  • Guru memandu siswa untuk merenungkan pertanyaan: 'Setelah membaca komentar teman dan melihat kembali karyamu, adakah hal yang ingin kamu coba berbeda jika membuat karya tekstur lagi?'
  • Siswa diminta menambahkan satu kalimat di bagian bawah Kartu Refleksi Diri mereka: 'Jika saya membuat karya tekstur lagi, saya ingin mencoba...' sebagai bentuk rencana tindak lanjut.
  • Guru menutup sesi inti dengan menegaskan bahwa merefleksikan dan mengapresiasi karya adalah bagian penting dari menjadi seniman yang terus berkembang.

Penutup:

  • Asesmen Akhir: Guru mengumpulkan Kartu Refleksi Diri dan Kartu Apresiasi yang telah diisi siswa sebagai bukti asesmen.
  • Guru mengajak siswa melakukan 'Jempol Seni': siswa menunjukkan jempol ke atas (paham dan berhasil), ke samping (cukup paham), atau ke bawah (masih perlu bantuan) untuk merefleksikan pemahaman diri mereka hari ini.
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi seluruh siswa dalam proses refleksi dan apresiasi hari ini.
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Setiap karya itu unik, dan kemampuan kalian untuk melihat kelebihan karya sendiri dan teman adalah tanda kalian tumbuh sebagai seniman cilik.'
  • Guru menginformasikan kegiatan pada pertemuan berikutnya secara singkat.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi siswa yang belum bisa membaca/menulis dengan lancar, guru menyediakan Kartu Refleksi bergambar dengan pilihan ikon (bintang untuk kelebihan, pensil untuk hal yang diperbaiki) sehingga siswa bisa melingkari atau memberi tanda tanpa harus menulis kalimat panjang.
  • Proses: Bagi siswa yang membutuhkan lebih banyak dukungan, guru mendampingi secara langsung saat pengisian Kartu Refleksi dan memberikan scaffolding berupa kalimat starter: 'Kelebihan karya saya adalah... karena...' Bagi siswa yang cepat selesai, mereka diundang untuk mengapresiasi lebih dari dua karya teman dan menulis komentar yang lebih detail.
  • Produk: Siswa yang lebih mahir dapat menyampaikan refleksi mereka secara lisan kepada kelas dalam 2–3 kalimat, sementara siswa lain cukup menyampaikannya dalam bentuk tulisan singkat di Kartu Refleksi.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di pendahuluan: 'Siapa yang ingat cara membuat karya tekstur kita minggu lalu? Apa teknik yang kita pakai?' untuk mengetahui sejauh mana siswa mengingat proses berkarya sebelumnya.
  • Observasi singkat: guru memperhatikan respons siswa terhadap pertanyaan pemantik sebagai indikator awal kesiapan mereka melakukan refleksi dan apresiasi.

Proses:

  • Observasi selama pengisian Kartu Refleksi Diri: guru memantau apakah siswa mampu mengidentifikasi minimal 1 kelebihan dan 1 kekurangan karya sendiri dengan menggunakan kosakata seni rupa.
  • Observasi selama Gallery Walk: guru mencatat apakah komentar pada Kartu Apresiasi bersifat positif, spesifik, dan berkaitan dengan elemen tekstur dalam karya teman.
  • Diskusi kelas: guru mendengarkan kualitas ungkapan reflektif siswa saat sesi berbagi di tahap Merefleksi.

Akhir:

  • Kartu Refleksi Diri yang sudah lengkap (kelebihan, kekurangan, dan rencana tindak lanjut) dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik refleksi diri.
  • Kartu Apresiasi yang ditulis untuk karya teman dinilai berdasarkan kualitas komentar positif yang mengacu pada elemen tekstur.
  • Jempol Seni di akhir kelas digunakan sebagai data umpan balik cepat untuk guru guna merencanakan tindak lanjut pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi guru selama Gallery Walk: memantau apakah siswa menggunakan kosakata seni rupa (tekstur, pola, teknik gosok, dll.) dalam Kartu Apresiasi.
  • Penilaian diri (Kartu Refleksi Diri): siswa mengisi kelebihan dan kekurangan karya sendiri secara mandiri.
  • Penilaian sejawat (Kartu Apresiasi): siswa memberikan komentar positif tertulis pada karya dua teman.

Sumatif:

  • Pengumpulan Kartu Refleksi Diri yang telah dilengkapi dengan bagian rencana tindak lanjut ('Jika saya membuat karya tekstur lagi, saya ingin mencoba...').
  • Pengumpulan Kartu Apresiasi yang ditulis siswa untuk karya teman sebagai bukti kemampuan mengapresiasi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Refleksi Karya Sendiri (TP 3.5.4.1)Siswa belum mampu menyebutkan kelebihan atau kekurangan karya sendiri, atau jawabannya tidak berkaitan dengan karya tekstur.Siswa mampu menyebutkan satu kelebihan atau satu kekurangan karya sendiri, namun belum menggunakan kosakata seni rupa yang relevan.Siswa mampu menyebutkan kelebihan dan kekurangan karya sendiri dengan menggunakan setidaknya satu kosakata seni rupa yang relevan (mis. tekstur, teknik gosok, pola).Siswa mampu menyebutkan kelebihan dan kekurangan karya sendiri dengan jelas menggunakan kosakata seni rupa yang tepat, disertai alasan yang spesifik, dan mampu merumuskan rencana perbaikan ke depan.
Apresiasi Karya Teman (TP 3.5.4.2)Siswa belum memberikan komentar apresiasi, atau komentar tidak berkaitan dengan karya seni teman.Siswa memberikan komentar apresiasi yang umum dan positif (mis. 'bagus', 'suka'), namun belum mengaitkan dengan elemen tekstur secara spesifik.Siswa memberikan komentar apresiasi yang positif dan mengaitkannya dengan elemen tekstur dalam karya teman, menggunakan setidaknya satu kosakata seni rupa.Siswa memberikan komentar apresiasi yang positif, spesifik, dan menggunakan kosakata seni rupa yang tepat untuk menjelaskan mengapa penggunaan tekstur dalam karya teman dianggap menarik atau berhasil.
Penggunaan Kosakata Seni RupaSiswa tidak menggunakan kosakata seni rupa dalam refleksi maupun apresiasi.Siswa menggunakan 1 kosakata seni rupa dalam tulisan refleksi atau apresiasi.Siswa menggunakan 2 kosakata seni rupa secara tepat dalam tulisan refleksi dan/atau apresiasi.Siswa menggunakan 3 atau lebih kosakata seni rupa secara tepat dan dalam konteks yang benar, baik dalam refleksi diri maupun apresiasi karya teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh siswa mampu mengisi Kartu Refleksi Diri secara mandiri? Siswa mana yang membutuhkan scaffolding lebih lanjut?
  • Apakah kosakata seni rupa yang diperkenalkan sudah cukup dipahami siswa untuk digunakan dalam refleksi dan apresiasi?
  • Apakah waktu yang dialokasikan untuk Gallery Walk sudah cukup agar setiap siswa dapat memberikan apresiasi yang bermakna?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam penyampaian contoh refleksi dan apresiasi agar lebih mudah dipahami siswa kelas 3?

Refleksi Murid:

  • Apa kelebihan karya teksturmu yang paling kamu banggakan hari ini?
  • Apa satu hal dari karyamu yang ingin kamu coba perbaiki jika berkarya lagi?
  • Komentar teman mana yang paling membuatmu senang atau bersemangat, dan mengapa?
  • Bagaimana perasaanmu setelah memberikan komentar positif kepada karya teman?

SUMBER BELAJAR

  1. Karya tekstur siswa dari pertemuan sebelumnya (hasil eksplorasi teknik gosok/rubbing atau cap/stempel)
  2. Lembar Kartu Refleksi Diri (disiapkan guru, berisi kolom: Kelebihan Karya Saya | Hal yang Ingin Saya Perbaiki | Rencana ke Depan)
  3. Kartu Apresiasi berwarna (disiapkan guru, 2 lembar per siswa)
  4. Contoh karya tekstur guru atau karya anonim untuk demonstrasi di papan tulis
  5. Daftar kosakata seni rupa yang ditempel di papan: tekstur, teknik gosok, pola, cetakan, kuat, halus, kasar
  6. Buku Panduan Guru Seni Rupa SD/MI Kelas III (Bab 5: Mengenal dan Mengeksplorasi Tekstur)
  7. Selotip atau perekat untuk menempel karya di dinding saat Gallery Walk

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.