MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 3 (Fase B) Topik: Menciptakan Karya Berdasarkan Pengalaman (Bab 2: Eksplorasi Ekspresi Melalui Warna, Pertemuan ke-4) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Menciptakan Karya Berdasarkan Pengalaman (Bab 2: Eksplorasi Ekspresi Melalui Warna, Pertemuan ke-4) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Siswa mampu menerapkan hasil pengamatan warna di lingkungan sekitar ke dalam karya seni rupa dua dimensi.
- Siswa mampu menggunakan alat dan bahan (kuas, cat, kertas) dengan prosedur yang benar dalam berkarya.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Warna apa saja yang kamu lihat pagi ini di perjalanan menuju sekolah? Bagaimana perasaanmu saat melihat warna-warna itu?
- Jika kamu ingin melukis pemandangan di sekitar rumahmu, warna-warna apa yang paling kamu ingat dan ingin kamu tuangkan ke dalam lukisan?
- Menurutmu, mengapa penting menggunakan kuas dan cat dengan cara yang benar agar hasil karyamu bisa bagus?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak siswa berdoa bersama sebelum memulai kegiatan.
- Guru memeriksa kehadiran siswa dan memastikan semua alat-bahan (kuas, cat, kertas, palet, wadah air, celemek) sudah siap di meja masing-masing.
- Guru mengajak siswa melakukan 'Tur Warna Kilat' selama 2 menit: siswa diminta melihat ke sekeliling kelas atau jendela, lalu menyebutkan 3 warna yang paling menarik perhatian mereka — ini sekaligus berfungsi sebagai asesmen awal untuk mengetahui sejauh mana siswa sudah peka terhadap warna di lingkungan sekitar.
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik pertama dan kedua, memberi kesempatan 3-4 siswa berbagi jawaban singkat.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa yang sederhana: 'Hari ini kita akan melukis berdasarkan pengalaman kita melihat warna di sekitar kita, dan kita akan berlatih memakai kuas dan cat dengan cara yang benar.'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu 'Jeda Pengamatan' selama 3 menit: siswa diminta memejamkan mata sejenak, lalu membayangkan satu tempat yang sering mereka kunjungi (halaman rumah, pasar, sawah, taman) dan mengingat warna-warna yang ada di sana. (Berkesadaran)
- Siswa membuka mata dan pada selembar kertas kecil menuliskan atau menggambar 3–5 warna yang mereka ingat dari tempat tersebut sebagai 'peta warna pribadi'. Ini menghubungkan pengalaman nyata siswa dengan kegiatan berkarya. (Bermakna)
- Guru menjelaskan secara singkat (5 menit) prosedur penggunaan alat dan bahan: cara memegang kuas dengan benar, cara mengambil cat dari palet tanpa mencampur warna secara tidak sengaja, cara membersihkan kuas di wadah air sebelum berganti warna, serta pentingnya memakai celemek untuk melindungi seragam.
- Guru mendemonstrasikan langsung di depan kelas: mengambil cat, mengaplikasikan ke kertas, membersihkan kuas, lalu mengambil warna lain — siswa memperhatikan dengan seksama.
- Guru mempersilakan 1–2 siswa untuk mencoba mempraktikkan prosedur penggunaan kuas di depan kelas sementara siswa lain memberikan umpan balik singkat ('sudah benar' atau 'kuasnya perlu dibersihkan dulu').
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Siswa memulai kegiatan berkarya secara mandiri: membuat lukisan dua dimensi berdasarkan 'peta warna pribadi' yang telah mereka buat sebelumnya — menggambarkan tempat atau pemandangan yang pernah mereka lihat di lingkungan sekitar. (Bermakna)
- Guru memutar musik instrumental lembut sebagai latar suasana agar siswa merasa nyaman dan gembira berkarya. (Menggembirakan)
- Selama kegiatan berlangsung (sekitar 20 menit), guru berkeliling untuk melakukan observasi: mengamati apakah siswa menggunakan prosedur alat-bahan dengan benar, memberikan umpan balik lisan yang konstruktif dan mendorong ('Wah, kamu sudah ingat membersihkan kuas dulu, bagus sekali!' atau 'Coba perhatikan lagi cara memegang kuasnya ya').
- Guru mencatat hasil observasi secara singkat pada lembar pengamatan sebagai data asesmen proses.
- Diferensiasi proses diterapkan: bagi siswa yang kesulitan memulai, guru membantu dengan pertanyaan pancingan ('Ingat tidak, warna apa yang ada di depan rumahmu?'); bagi siswa yang sudah selesai lebih awal, guru mendorong mereka menambahkan detail warna campuran (misalnya mencoba mencampur dua warna untuk mendapat nuansa baru) ke dalam karyanya.
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Setelah karya selesai, guru mengajak siswa mengadakan 'Galeri Mini' (5 menit): karya ditaruh di atas meja masing-masing, semua siswa berjalan berkeliling selama 2 menit untuk melihat karya teman-temannya. (Menggembirakan)
- Setiap siswa diminta memilih satu karya milik teman yang menurutnya paling berhasil menunjukkan warna dari lingkungan sekitar, lalu menempelkan stiker bintang kecil di sisi karya tersebut sebagai apresiasi. (Menggembirakan, Berkesadaran)
- Guru memfasilitasi refleksi lisan singkat: 2–3 siswa dipilih untuk menceritakan: (1) warna apa yang mereka pilih dan dari mana inspirasinya, serta (2) satu hal yang sudah berhasil dan satu hal yang ingin mereka perbaiki dalam menggunakan alat dan bahan. (Berkesadaran)
- Siswa mengisi 'Kartu Refleksi Diri' singkat (disiapkan guru) dengan dua pertanyaan: 'Hari ini aku berhasil melakukan...' dan 'Besok aku ingin mencoba...' — ini melatih kemandirian dalam mengelola proses belajar.
Penutup:- Guru mengumpulkan karya siswa dan kartu refleksi diri untuk dijadikan bahan asesmen akhir.
- Guru memberikan umpan balik umum kepada kelas: menyebut 2–3 hal positif yang terlihat selama kegiatan berkarya hari ini.
- Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran: 'Hari ini kita sudah belajar bahwa warna-warna indah ada di sekitar kita dan bisa kita tuangkan ke dalam lukisan, dan kita juga sudah berlatih menggunakan kuas dan cat dengan cara yang benar.'
- Guru menyampaikan pesan singkat untuk tindak lanjut: siswa diminta mengamati warna-warna menarik di sekitar rumah atau perjalanan pulang, dan bisa membuat sketsa warna kecil di buku gambar jika mau.
- Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Siswa yang belum mengenal warna primer dan sekunder dengan baik dapat diberikan kartu referensi warna (color chart sederhana) sebagai panduan saat berkarya. Siswa yang sudah mahir dapat diberikan tantangan tambahan: mencoba mencampur dua warna dasar untuk menghasilkan warna baru dalam karyanya.
- Proses: Siswa yang membutuhkan dukungan lebih dapat duduk berdekatan dengan guru atau asisten, dan mendapatkan panduan langkah demi langkah secara lebih intensif (misalnya guru membantu memegang kuas bersama-sama). Siswa yang cepat selesai didorong untuk memperkaya karyanya dengan lebih banyak detail warna atau lapisan cat.
- Produk: Siswa dapat memilih subjek lukisan bebas sesuai pengalaman pribadinya (tidak harus sama satu sama lain), sehingga setiap karya mencerminkan lingkungan dan pengalaman unik masing-masing siswa. Ukuran dan kerumitan gambar tidak dibatasi — yang dinilai adalah ketepatan penggunaan warna dari pengamatan dan prosedur penggunaan alat, bukan kompleksitas gambar.
ASESMENAwal:- Guru meminta siswa menyebutkan 3 warna yang mereka lihat hari ini di perjalanan atau di sekitar kelas ('Tur Warna Kilat') untuk mengetahui kepekaan awal siswa terhadap warna di lingkungan sekitar.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan dan mengamati respons siswa untuk menilai sejauh mana pemahaman awal tentang pengamatan warna dan penggunaan alat sudah dimiliki.
Proses:- Observasi guru menggunakan lembar pengamatan sederhana (checklist) selama kegiatan berkarya: apakah siswa membersihkan kuas sebelum berganti warna, memegang kuas dengan benar, dan mengambil cat dari palet dengan tepat.
- Umpan balik lisan langsung dari guru kepada masing-masing siswa selama berkeliling kelas — bersifat mendorong dan mengarahkan, bukan menghakimi.
- Penilaian sejawat saat 'Galeri Mini': siswa mengamati karya teman dan memberikan stiker bintang sebagai bentuk apresiasi yang melatih kemampuan menilai penerapan warna secara visual.
Akhir:- Penilaian karya dua dimensi menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: ketepatan penerapan warna dari pengamatan lingkungan dan kebenaran prosedur penggunaan alat-bahan.
- Kartu Refleksi Diri: guru membaca dan menilai apakah siswa mampu mengidentifikasi keberhasilan dan area perbaikan dalam proses belajarnya hari ini.
Formatif:- Observasi langsung oleh guru selama kegiatan berkarya: mencatat apakah siswa menggunakan prosedur alat-bahan (kuas, cat, kertas) dengan benar menggunakan lembar pengamatan sederhana.
- Umpan balik lisan dari guru kepada siswa secara individual selama proses berkarya berlangsung.
- Penilaian sejawat melalui kegiatan 'Galeri Mini': siswa memberikan apresiasi kepada karya teman yang dinilai berhasil menggambarkan warna dari lingkungan sekitar.
Sumatif:- Penilaian karya dua dimensi siswa menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) berdasarkan dua aspek: (1) ketepatan penerapan warna dari pengamatan lingkungan sekitar, dan (2) kebenaran prosedur penggunaan alat dan bahan.
- Kartu Refleksi Diri siswa sebagai bukti kemampuan siswa memaknai proses belajarnya sendiri.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Warna dari Pengamatan Lingkungan Sekitar (TP 3.2.4.1) | Siswa tidak menampilkan warna dari pengamatan lingkungan sekitar; warna dipilih secara acak tanpa kaitan dengan tema atau pengalaman nyata. | Siswa menampilkan 1–2 warna yang berkaitan dengan lingkungan sekitar, namun penerapannya belum konsisten atau masih sangat terbatas pada sebagian kecil karya. | Siswa menerapkan beberapa warna dari hasil pengamatan lingkungan sekitar ke dalam karya dengan cukup konsisten, sehingga karya mulai menggambarkan suasana atau objek yang diamati. | Siswa secara mandiri menerapkan berbagai warna dari hasil pengamatan lingkungan sekitar ke dalam karya secara konsisten dan kreatif, sehingga karya dengan jelas mencerminkan pengalaman dan lingkungan yang diamati siswa. | | Penggunaan Alat dan Bahan dengan Prosedur yang Benar (TP 3.2.4.2) | Siswa tidak mengikuti prosedur penggunaan alat dan bahan: kuas tidak dibersihkan saat berganti warna, cat diambil tidak dari palet, atau alat digunakan dengan cara yang tidak tepat sehingga mengganggu hasil karya. | Siswa mengikuti 1–2 prosedur dasar dengan benar (misalnya memakai celemek atau menggunakan palet), namun masih melewatkan prosedur penting lainnya seperti membersihkan kuas secara konsisten. | Siswa mengikuti sebagian besar prosedur penggunaan alat dan bahan dengan benar dan konsisten, dengan sedikit pengingat dari guru. | Siswa secara mandiri dan konsisten mengikuti seluruh prosedur penggunaan alat dan bahan dengan benar (memegang kuas dengan tepat, membersihkan kuas sebelum berganti warna, menggunakan palet, memakai celemek) tanpa perlu pengingat dari guru. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing keterlibatan aktif dan rasa ingin tahu siswa? Apa yang bisa diperbaiki?
- Apakah demonstrasi prosedur penggunaan alat dan bahan cukup jelas dan dapat diikuti oleh semua siswa, termasuk yang membutuhkan dukungan lebih?
- Bagaimana kualitas karya dan respons siswa hari ini secara keseluruhan? Apakah tujuan pembelajaran 3.2.4.1 dan 3.2.4.2 tercapai?
- Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan cukup membantu siswa yang kesulitan dan cukup menantang bagi siswa yang cepat selesai?
- Apa satu hal yang akan saya lakukan berbeda pada pertemuan berikutnya berdasarkan pengamatan saya hari ini?
Refleksi Murid:- Warna apa yang paling kamu sukai dari karyamu hari ini, dan kamu melihatnya di mana di sekitarmu?
- Apakah kamu sudah menggunakan kuas dan cat dengan cara yang benar? Bagian mana yang sudah berhasil dan bagian mana yang masih ingin kamu latih lagi?
- Bagaimana perasaanmu saat membuat karya hari ini? Apa yang membuat kamu semangat atau mungkin sedikit kesulitan?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbudristek) — Bab 2: Eksplorasi Warna Primer dan Sekunder
- Kertas gambar / buku gambar ukuran A4 atau A3
- Cat air, cat tempera, atau cat akrilik (dapat diganti pewarna makanan atau pewarna alam seperti kunyit untuk kuning, secang+tawas untuk merah, daun indigo untuk biru)
- Kuas berbagai ukuran (minimal satu kuas tipis dan satu kuas sedang per siswa)
- Palet atau wadah kecil untuk mencampur cat
- Wadah air kecil untuk membersihkan kuas
- Celemek atau kaos bekas untuk melindungi seragam
- Kartu referensi warna sederhana (color chart — disiapkan guru untuk diferensiasi)
- Kartu Refleksi Diri (lembar kecil berisi 2 pertanyaan refleksi — disiapkan guru)
- Lembar pengamatan/checklist observasi guru (disiapkan guru untuk asesmen proses)
- Stiker bintang kecil (untuk kegiatan apresiasi Galeri Mini)
- Musik instrumental lembut (opsional, dapat diputar dari perangkat audio sederhana)
|