Modul AjarPertemuan 4Bab 10Fase BSemester 2

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 3: Mempresentasikan dan Mengapresiasi Karya Pribadi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 3 dengan topik "Mempresentasikan dan Mengapresiasi Karya Pribadi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 3: Mempresentasikan dan Mengapresiasi Karya Pribadi

Seni Rupa - Kelas 3

Bab 10 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mempresentasikan dan Mengapresiasi Karya Pribadi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMempresentasikan dan Mengapresiasi Karya Pribadi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Siswa mampu mempresentasikan karya pribadi favoritnya di depan kelas dengan menjelaskan unsur rupa, proses, dan alasan memilihnya.
  2. Siswa mampu memberikan apresiasi terhadap karya teman sekelas menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari semua karya yang sudah kamu buat, karya mana yang paling kamu sukai? Mengapa kamu memilihnya?
  2. Bagaimana caramu menjelaskan karyamu kepada orang lain agar mereka bisa memahami apa yang kamu buat?
  3. Ketika melihat karya teman, apa yang ingin kamu sampaikan tentang karya tersebut?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak siswa berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan absensi dan menanyakan kabar siswa.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menampilkan dua karya anonim (karya siswa dari kelas sebelumnya atau contoh sederhana) dan meminta 2–3 siswa menyebutkan satu kata seni rupa yang mereka ketahui untuk mendeskripsikan karya tersebut. Ini digunakan untuk mengukur penguasaan kosakata seni rupa awal siswa.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Dari semua karya yang sudah kamu buat, karya mana yang paling kamu sukai dan mengapa?' Beri waktu 1 menit untuk siswa berpikir.
  • Guru menjelaskan secara singkat tujuan dan kegiatan hari ini: siswa akan mempresentasikan karya favorit dan saling memberikan apresiasi kepada teman.
  • Guru menempelkan daftar kosakata seni rupa (garis, warna, bentuk, tekstur, ruang, keseimbangan, irama) di papan tulis sebagai panduan selama kegiatan.
  • Siswa diminta mengambil karya pribadi favorit mereka yang sudah disiapkan sebelumnya dan meletakkannya di atas meja.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan struktur presentasi sederhana menggunakan tiga poin panduan: (1) Unsur rupa apa yang ada dalam karyamu? (2) Bagaimana proses membuatnya? (3) Mengapa kamu memilih karya ini sebagai favorit?
  • Guru mendemonstrasikan cara mempresentasikan karya dengan membawa contoh karya sederhana dan menyebutkan unsur rupa, proses, serta alasan memilihnya secara lantang di depan kelas selama ±1 menit.
  • Guru menunjukkan kartu apresiasi (berisi panduan kalimat: 'Saya suka karya ini karena…', 'Unsur rupa yang saya lihat adalah…', 'Menurutku karya ini membuat saya merasa…') dan menjelaskan cara menggunakannya saat mengapresiasi karya teman.
  • Siswa diberi waktu 3 menit untuk mempersiapkan catatan kecil atau berbicara dalam hati tentang tiga poin presentasi karya mereka sendiri.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Siswa dibagi menjadi kelompok kecil berisi 4–5 orang. Dalam kelompok, setiap siswa bergiliran mempresentasikan karya favoritnya selama ±2 menit, menyebutkan unsur rupa (misalnya garis, warna, bentuk), menjelaskan proses pembuatan, dan menyampaikan alasan memilih karya tersebut.
  • Siswa yang mendengarkan diminta mengisi kartu apresiasi untuk presenter menggunakan minimal satu kosakata seni rupa yang sesuai dari daftar di papan tulis.
  • Setelah semua anggota kelompok selesai, setiap kelompok memilih satu 'karya pilihan kelompok' untuk dipresentasikan kembali di depan kelas.
  • Perwakilan setiap kelompok (siswa yang karyanya dipilih) maju ke depan kelas dan mempresentasikan karyanya dalam ±2 menit. Siswa lain di kelas menyimak dengan tertib.
  • Setelah setiap presentasi kelas, guru mempersilakan 1–2 siswa dari kelas untuk menyampaikan apresiasi singkat menggunakan kosakata seni rupa dari daftar panduan.
  • Guru memberikan umpan balik positif dan menambahkan atau mengklarifikasi kosakata seni rupa yang digunakan siswa bila ada yang kurang tepat, tanpa menyalahkan langsung.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengajak siswa duduk nyaman dan mengambil napas sejenak setelah sesi presentasi.
  • Setiap siswa mengisi lembar refleksi singkat (dapat lisan atau tertulis bergambar) dengan tiga pertanyaan: (1) Satu hal yang kamu bangga dari karyamu sendiri? (2) Satu hal menarik yang kamu lihat dari karya temanmu? (3) Satu kosakata seni rupa baru yang kamu pelajari hari ini?
  • Guru mengajak 3–4 siswa secara sukarela berbagi jawaban mereka secara lisan di depan kelas.
  • Guru merangkum poin-poin apresiasi yang muncul hari ini dan menghubungkannya dengan kosakata seni rupa yang sudah dipelajari, memperkuat pemahaman siswa bahwa setiap karya punya nilai dan cerita yang unik.
  • Siswa diminta menyimpan kartu apresiasi yang mereka terima dari teman sebagai 'hadiah kata' dari teman sekelas.

Penutup:

  • Guru mengajak siswa menyimpulkan bersama: apa itu apresiasi karya seni dan mengapa penting untuk bisa menjelaskan dan menghargai karya sendiri maupun karya orang lain.
  • Guru melakukan asesmen akhir: meminta setiap siswa menuliskan (atau menyebutkan lisan) satu kalimat apresiasi lengkap untuk karya teman menggunakan minimal satu kosakata seni rupa.
  • Guru memberikan penguatan positif atas keberanian siswa mempresentasikan karya dan ketulusan dalam mengapresiasi karya teman.
  • Guru menyampaikan bahwa kemampuan menjelaskan dan menghargai karya adalah bagian penting dari menjadi seniman yang baik.
  • Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Siswa yang belum menguasai kosakata seni rupa dapat menggunakan kartu bergambar (kartu visual unsur rupa) sebagai bantuan saat mempresentasikan dan mengapresiasi karya, sehingga mereka tetap dapat berpartisipasi aktif tanpa terbebani kosakata.
  • Proses: Siswa yang membutuhkan dukungan lebih dapat mempresentasikan karya dalam kelompok kecil saja tanpa harus maju ke depan kelas, sementara siswa yang sudah lebih percaya diri dapat diberikan tantangan untuk mempresentasikan karyanya menggunakan minimal tiga kosakata seni rupa berbeda.
  • Produk: Siswa dapat menunjukkan apresiasi dalam berbagai bentuk: secara lisan langsung, melalui tulisan di kartu apresiasi, atau melalui gambar ekspresi (emoji atau sketsa kecil) yang menggambarkan perasaan mereka terhadap karya teman, sehingga siswa dengan beragam kemampuan literasi tetap dapat berpartisipasi bermakna.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua contoh karya sederhana dan meminta 2–3 siswa menyebutkan satu kata seni rupa yang mereka ketahui untuk mendeskripsikannya. Tujuannya untuk mengukur penguasaan kosakata seni rupa awal dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara tentang karya seni sebelum kegiatan dimulai.

Proses:

  • Observasi guru menggunakan catatan anekdotal atau checklist sederhana saat siswa mempresentasikan karya dalam kelompok kecil: apakah siswa menyebutkan unsur rupa, menjelaskan proses, dan menyampaikan alasan memilih karya.
  • Pemantauan pengisian kartu apresiasi: guru berkeliling dan mengecek apakah siswa menggunakan kosakata seni rupa yang tepat saat mengapresiasi karya teman.
  • Umpan balik lisan segera dari guru saat presentasi kelas berlangsung untuk mengklarifikasi atau memperkuat penggunaan kosakata seni rupa yang tepat.

Akhir:

  • Setiap siswa menyampaikan (lisan atau tulisan) satu kalimat apresiasi lengkap untuk karya teman menggunakan minimal satu kosakata seni rupa. Dinilai menggunakan rubrik apresiasi 4 level.
  • Penilaian presentasi karya pribadi menggunakan rubrik 4 level yang mencakup tiga aspek: penyebutan unsur rupa, penjelasan proses pembuatan, dan penyampaian alasan memilih karya.

Formatif:

  • Observasi guru selama sesi presentasi kelompok kecil: apakah siswa mampu menyebutkan unsur rupa, proses, dan alasan memilih karya dengan bahasa sendiri.
  • Kartu apresiasi yang diisi siswa selama kegiatan: diperiksa apakah menggunakan minimal satu kosakata seni rupa yang tepat.
  • Umpan balik lisan guru saat siswa mempresentasikan karya di depan kelas.

Sumatif:

  • Kalimat apresiasi akhir: setiap siswa menuliskan atau menyampaikan secara lisan satu kalimat apresiasi lengkap untuk karya teman menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.
  • Penilaian presentasi karya pribadi berdasarkan rubrik: kelengkapan penyebutan unsur rupa, penjelasan proses, dan kemampuan menyampaikan alasan memilih karya.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Presentasi Karya: Penyebutan Unsur RupaSiswa tidak menyebutkan unsur rupa sama sekali atau menyebutkan hal yang tidak relevan dengan karya.Siswa menyebutkan satu unsur rupa (misal: warna saja) namun belum mampu menjelaskannya dalam konteks karya.Siswa menyebutkan dua unsur rupa (misal: warna dan bentuk) dan menjelaskannya dengan kalimat sederhana yang sesuai.Siswa menyebutkan tiga atau lebih unsur rupa (misal: garis, warna, bentuk, tekstur) dan menjelaskannya secara rinci menggunakan kosakata seni rupa yang tepat.
Presentasi Karya: Penjelasan Proses PembuatanSiswa tidak menjelaskan proses pembuatan karya sama sekali.Siswa menyebutkan proses pembuatan secara sangat singkat (misal: 'saya menggambar') tanpa detail langkah atau alat/bahan.Siswa menjelaskan proses pembuatan dengan menyebutkan alat/bahan dan minimal satu langkah yang dilakukan.Siswa menjelaskan proses pembuatan secara runtut, menyebutkan alat, bahan, dan beberapa langkah yang dilakukan dengan jelas dan percaya diri.
Presentasi Karya: Penyampaian Alasan Memilih KaryaSiswa tidak menyampaikan alasan memilih karya atau menjawab tidak relevan.Siswa menyampaikan alasan sangat singkat dan umum (misal: 'karena bagus') tanpa penjelasan lebih lanjut.Siswa menyampaikan alasan yang personal dan cukup jelas, menghubungkannya dengan perasaan atau pengalaman pribadi.Siswa menyampaikan alasan yang personal, spesifik, dan mengaitkannya dengan unsur rupa atau cerita di balik karya secara ekspresif dan percaya diri.
Apresiasi Karya Teman: Penggunaan Kosakata Seni RupaSiswa tidak menggunakan kosakata seni rupa sama sekali saat mengapresiasi karya teman, atau tidak memberikan apresiasi.Siswa menggunakan satu kosakata seni rupa namun penggunaannya kurang tepat atau tidak sesuai konteks karya teman.Siswa menggunakan satu kosakata seni rupa dengan tepat dan menyampaikan apresiasi dalam satu kalimat yang bermakna.Siswa menggunakan dua atau lebih kosakata seni rupa dengan tepat, menyampaikan apresiasi dalam kalimat yang bermakna, spesifik, dan menghargai karya teman secara tulus.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua siswa mendapat kesempatan yang adil untuk mempresentasikan karyanya dan didengarkan oleh teman-temannya?
  • Seberapa efektif kartu panduan kosakata seni rupa di papan tulis membantu siswa dalam mempresentasikan dan mengapresiasi karya?
  • Apakah waktu 2x35 menit cukup untuk kegiatan presentasi kelompok dan presentasi kelas? Bagian mana yang perlu disesuaikan di kesempatan berikutnya?
  • Siswa mana yang masih perlu dukungan lebih dalam menggunakan kosakata seni rupa atau dalam keberanian berbicara di depan umum?
  • Apakah suasana kelas mendukung siswa untuk saling menghargai karya satu sama lain? Apa yang bisa diperbaiki?

Refleksi Murid:

  • Satu hal yang paling kamu bangga dari karyamu sendiri adalah...
  • Kosakata seni rupa baru yang kamu pelajari hari ini dan kamu ingin ingat terus adalah...
  • Karya teman yang paling membuatmu kagum hari ini adalah milik siapa, dan apa yang membuatnya istimewa?
  • Bagaimana perasaanmu saat teman-teman mengapresiasi karyamu? Apa yang ingin kamu ceritakan?

SUMBER BELAJAR

  1. Karya seni rupa pribadi siswa yang sudah dibuat pada pertemuan sebelumnya (Bab 10, Pertemuan 1–3)
  2. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas III (Fase B)
  3. Kartu kosakata seni rupa (garis, warna, bentuk, tekstur, ruang, keseimbangan, irama) yang ditempelkan di papan tulis
  4. Kartu apresiasi: lembar kertas kecil dengan panduan kalimat apresiasi (dapat disiapkan guru sebelum kelas)
  5. Lembar refleksi siswa: berisi tiga pertanyaan refleksi sederhana (dapat berbentuk tulisan atau gambar)
  6. Contoh karya demonstrasi guru untuk memperagakan cara presentasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.