MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bab 8 — Hal Baik dari Sebuah Karya Seni INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Bab 8 — Hal Baik dari Sebuah Karya Seni |
|---|
| Alokasi Waktu | 13 JP (13 x 35 menit = 455 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 5 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 2.8.1 Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri yang dipilih untuk galeri kelas
- TP 2.8.2 Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak pada perasaan dirinya
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana perasaanmu ketika melihat kembali karya gambar atau prakarya yang pernah kamu buat sejak awal kelas 2?
- Hal baik apa yang ada pada karya buatanmu sendiri?
- Dari semua karya yang pernah kamu buat di kelas 2, karya mana yang paling kamu sukai saat melihatnya?
- Apa hal baik pada bagian karyamu (seperti warna, bentuk, atau garis) yang membuatmu ingin memajangnya di galeri kelas?
- Hal apa saja yang paling membuat hatimu merasa senang dan gembira saat mengingatnya?
- Bagaimana bentuk garis yang bisa kamu goreskan di kertas untuk menggambarkan hal yang membuatmu senang tersebut?
- Warna apa yang membuat hatimu merasa gembira dan bersemangat saat melihatnya?
- Bagaimana caramu mewarnai sketsamu kemarin agar karyamu bisa membuat perasaanmu merasa senang?
- Bagaimana perasaanmu ketika melihat kembali karya seni yang sudah kamu buat sendiri?
- Apa hal baik dari karyamu yang ingin kamu ceritakan saat dipajang di galeri kelas?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Merefleksikan dan Mengapresiasi Karya Diri Sendiri dari Portofolio Pembelajaran — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.8.1 Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri yang dipilih untuk galeri kelas
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru mengondisikan suasana belajar yang hangat dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu membuka kembali map portofolio dan melihat hal baik dari karya sendiri (4 menit).
- Asesmen awal diagnostik: Guru meminta murid mengambil satu karya dari tas/map masing-masing lalu menunjukkan simbol jempol ke atas jika merasa karyanya memiliki hal yang disukai, kemudian menunjuk satu bagian yang paling disukai pada karya tersebut (acuan: murid mampu menunjukkan minimal satu bagian karya miliknya, misalnya warna cerah, garis rapi, atau bentuk gambar yang disukai) (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid menyimak arahan guru tentang makna menghargai proses belajar diri sendiri melalui portofolio karya seni yang telah dikumpulkan selama belajar di kelas 2 (5 menit).
- Guru memandu murid mempraktikkan gestur hening berkesadaran: memeluk diri sendiri dan berbisik dalam hati mengucapkan terima kasih kepada diri sendiri karena sudah berani mencoba berkarya (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Permainan menggembirakan 'Detektif Hal Baik': Murid membuka seluruh isi map portofolio karya seni masing-masing di atas meja dengan penuh rasa ingin tahu seperti seorang detektif mencari kebaikan (10 menit).
- Murid mengamati 2 sampai 3 karya milik sendiri secara cermat untuk menemukan hal baik yang ada di dalam karya tersebut (misalnya bentuk garis, kombinasi warna, atau kerapian) (15 menit).
- Murid memberi tanda berupa stiker bintang pada 1 karya buatannya yang menurutnya paling memiliki hal baik dan membuat perasaannya bangga (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengidentifikasi hal baik pada karya yang telah diberi stiker bintang dengan menjawab pertanyaan refleksi terbimbing: 'Apa hal baik yang ada pada karyaku?' (acuan kriteria penerimaan: menyebutkan minimal 1 hal baik konkret pada karyanya, misalnya warnanya cerah, bentuknya rapi, atau gambarnya menarik) (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan positif atas upaya seluruh murid dalam mengenali kebaikan pada karya seninya masing-masing (3 menit).
- Murid merapikan kembali portofolio ke dalam map masing-masing untuk persiapan kegiatan pertemuan berikutnya (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Portofolio karya yang diamati mencakup karya 2 dimensi (gambar/kolase) maupun 3 dimensi (lempung/konstruksi) yang telah dibuat murid sepanjang semester.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan dibantu dengan pertanyaan pemantik konkret untuk menunjuk bagian karya yang disukai; murid yang mandiri mengidentifikasi lebih dari satu hal baik pada karyanya.
- Produk: Refleksi ditunjukkan melalui penempelan stiker bintang pada karya pilihan dan penyebutan hal baik secara lisan atau centang pada lembar refleksi visual.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik: 'Pegang satu karyamu, lalu tunjukkan bagian mana yang paling kamu sukai!' (Kriteria acuan: murid mampu menunjuk minimal 1 bagian fisik karya, seperti warna, garis, atau figur yang digambar).
Proses:- Observasi saat kegiatan 'Detektif Hal Baik': Memeriksa kemampuan murid mengenali dan menunjukkan minimal 1 hal baik dari karya portofolio miliknya sendiri (kriteria acuan pengamatan: murid menunjukkan karya yang ditandai stiker bintang dan menyebutkan hal baik konkret seperti pilihan warna cerah, bentuk rapi, atau gambar yang membuatnya senang).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di tahap penutup: Guru mengonfirmasi secara acak kepada murid hal baik apa yang ditemukan pada karya bertanda bintang (acuan kriteria: murid menyatakan 1 hal baik konkret pada karyanya sendiri tanpa membandingkan dengan karya orang lain).
Formatif:- Pengamatan unjuk kerja merefleksikan portofolio diri menggunakan lembar ceklis kriteria ketercapaian
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Merefleksikan hal baik karya diri sendiri | Belum mampu menunjukkan bagian atau hal baik pada karya miliknya sendiri meskipun telah diberikan bimbingan langsung. | Mampu menunjuk bagian yang disukai pada karya sendiri namun membutuhkan pertanyaan pancingan guru untuk menyebutkan hal baiknya. | Mampu mengenali dan menyebutkan minimal 1 hal baik konkret pada karya sendiri secara mandiri. | Mampu mengenali dan menyebutkan lebih dari 1 hal baik konkret pada karya sendiri secara mandiri dan rinci. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat menemukan setidaknya satu hal baik pada karya mereka sendiri tanpa merasa rendah diri?
- Bagaimana respons emosional murid saat diajak mengapresiasi proses belajar diri sendiri melalui portofolio?
Murid:- Apa hal baik yang paling aku sukai dari karya buatanku hari ini?
- Bagaimana perasaanku setelah melihat kembali karya-karya yang pernah kubuat di kelas 2?
Pertemuan 2 — Merefleksikan dan Memilih Karya Diri Sendiri yang Disukai untuk Galeri Kelas — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.8.1 Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri yang dipilih untuk galeri kelas
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (5 menit).
- Guru mengajak murid mengingat kembali pengertian galeri kelas sebagai ruang memajang karya seni pilihan yang disukai (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik lisan dengan meminta murid mengeluarkan 2-3 karya dari map portofolionya dan menanyakan: 'Tunjuk satu karyamu yang paling membuatmu senang, dan sebutkan satu bagian yang paling kamu sukai!' (kriteria penerimaan: murid mampu menunjuk 1 karya miliknya dan menyebutkan minimal 1 unsur visual konkret seperti warna cerah, garis rapi, atau bentuk gambar) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru memberikan contoh cara merefleksikan karya sendiri menggunakan 1 contoh karya gambar dengan kalimat panduan: 'Aku memilih karyaku ini karena aku suka warnanya yang cerah dan bentuk rumahnya rapi' (prinsip berkesadaran) (10 menit).
- Murid mengamati kembali seluruh karya di map portofolio masing-masing secara tenang untuk mengenali hal-hal baik pada setiap karyanya sendiri (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid bermain permainan 'Detektif Karya Terbaikku': murid menempelkan kartu bintang kecil pada 1 karya terbaik miliknya yang paling ia sukai untuk dipajang di galeri kelas (prinsip menggembirakan) (15 menit).
- Murid secara mandiri menetapkan pilihan 1 karya seni miliknya (dua dimensi atau tiga dimensi) dari map portofolio pembelajaran (prinsip bermakna) (15 menit).
- Murid melengkapi 'Label Apresiasi Galeri' yang memuat: (1) Judul karyaku, (2) Bagian yang paling aku sukai dari karyaku (warna/garis/bentuk), (3) Alasan memilih karya ini untuk galeri kelas (kriteria penerimaan: label memuat minimal 1 unsur visual konkret dari karya sendiri dan 1 alasan kesukaan) (5 menit).
Merefleksi (Bermakna):- Murid duduk melingkar dalam kelompok kecil (4-5 anak) lalu secara bergantian menunjukkan karya terpilihnya dan menyebutkan hal baik yang disukainya dari karya tersebut sesuai isi label apresiasi (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan kegiatan hari ini bahwa setiap murid telah berhasil merefleksikan dan memilih satu karya terbaiknya untuk persiapan pameran galeri kelas (5 menit).
- Guru melakukan cek pemahaman akhir secara lisan kepada murid secara acak mengenai alasan memilih karyanya, memberikan apresiasi atas kemandirian murid, merapikan karya pilihan ke meja pameran sementara, dan menutup sesi dengan doa bersama (10 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid dapat memilih karya dua dimensi (gambar, kolase) atau karya tiga dimensi (bentukan plastisin/kertas) yang ada di map portofolio masing-masing.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan dibantu dengan pertanyaan pemantik langsung dan kartu pilihan visual (pilihan: warna cerah, garis rapi, bentuk lucu), sedangkan murid yang lebih mandiri mengisi label apresiasi dengan menuliskan alasan secara mandiri.
- Produk: Refleksi karya dituangkan dalam label apresiasi tertulis sederhana atau disampaikan secara lisan terarah sesuai kesiapan menulis murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik lisan individu: Murid diminta memperlihatkan koleksi karya di mapnya, lalu guru menanyakan: 'Manakah 1 karyamu yang paling kamu banggakan/sukai, dan sebutkan 1 unsur (warna/garis/bentuk) yang menurutmu bagus?' (Acuan jawaban/kriteria penerimaan: murid dapat menunjuk secara spesifik 1 karyanya sendiri dan menyebutkan minimal 1 bagian fisik karya, misal: 'karya gambar kucing karena warna belangnya bagus' atau 'karya vas bunga karena bentuknya melengkung rapi').
Proses:- Pemeriksaan pengisian Label Apresiasi Galeri pada tahap Mengaplikasi dengan 3 indikator: (1) Menentukan 1 karya milik sendiri secara mandiri, (2) Menyebutkan unsur rupa yang disukai (warna, bentuk, atau garis pada karyanya), (3) Menyebutkan alasan memilih karya tersebut untuk dipajang di galeri kelas. Acuan kriteria: label terisi lengkap dengan minimal 1 unsur visual konkret dan 1 alasan yang masuk akal.
- Lembar observasi refleksi lisan saat sesi kelompok kecil: guru mencatat kemandirian murid dalam menceritakan hal baik dari karyanya tanpa rasa rendah diri.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup: Guru mengonfirmasi kesiapan karya terpilih dengan memeriksa keberadaan 1 karya berlabel apresiasi milik tiap anak. Kriteria penerimaan: setiap anak memiliki 1 karya yang telah dilengkapi label apresiasi berisi nama karya, unsur yang disukai (warna/garis/bentuk), dan alasan pemilihan untuk galeri kelas.
Formatif:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran tentang memilih karya portofolio
- Lembar/Label Apresiasi Galeri yang berisi identifikasi unsur visual yang disukai dan alasan pemilihan karya
- Observasi unjuk kerja saat murid menunjukkan dan merefleksikan karya pilihannya di kelompok kecil
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Merefleksikan karya diri sendiri untuk galeri kelas | Belum mampu menentukan karya diri sendiri dan belum dapat menyebutkan bagian yang disukai dari karyanya meskipun telah dipandu guru. | Mampu memilih 1 karya diri sendiri dengan bantuan arahan guru, dan menyebutkan bagian yang disukai secara terbatas (hanya menunjuk tanpa menyebut unsur warna/garis/bentuk). | Mampu memilih 1 karya diri sendiri secara mandiri serta menyebutkan minimal 1 unsur visual konkret (warna, garis, atau bentuk) dan alasan menyukai karya tersebut untuk galeri kelas. | Mampu memilih 1 karya diri sendiri secara mandiri serta menguraikan lebih dari 1 unsur visual konkret (kombinasi warna, ketelitian garis, atau keunikan bentuk) beserta alasan yang jelas mengapa karya tersebut layak dipajang di galeri kelas. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid mampu menemukan hal baik pada karya buatannya sendiri tanpa merasa ragu atau membanding-bandingkan dengan karya teman?
- Bagaimana efektivitas panduan Label Apresiasi dalam memfasilitasi refleksi mandiri murid kelas 2?
Murid:- Apa bagian dari karyamu yang paling membuatmu tersenyum senang saat melihatnya?
- Bagaimana perasaanmu ketika karyamu siap dipajang di galeri kelas?
Pertemuan 3 — Menghasilkan Sketsa Karya Seni Rupa yang Berdampak pada Perasaan Senang Dirinya — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.8.2 Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak pada perasaan dirinya
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru melakukan presensi kehadiran murid dan memastikan kesiapan alat menggambar seperti buku gambar dan pensil (4 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan meminta murid menunjukkan kartu ekspresi (senyum/datar) dan menyebutkan satu hal yang membuat senang (acuan: murid menunjukkan kartu senyum dan menyebutkan objek konkret sumber rasa senang seperti bermain, hewan peliharaan, keluarga, atau pemandangan) (8 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memberikan instruksi singkat dan diulang 2 kali: meminta murid memejamkan mata sejenak, mengingat satu momen atau benda kesayangan yang membuat hati mereka merasa senang dan nyaman (5 menit).
- Guru memperagakan di papan tulis contoh membuat sketsa garis sederhana (garis lurus, lengkung, lingkaran) menjadi bentuk benda yang membahagiakan (misalnya kucing atau bunga) untuk memancing ide visual murid (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengajak murid melakukan permainan pemanasan goresan ceria 'Tebak Garis Bahagia' secara berpasangan, di mana satu murid menggoreskan garis di udara lalu pasangannya meniru di kertas buram dengan riang (10 menit).
- Murid menyiapkan kertas gambar dan pensil untuk merancang sketsa karya seni rupa yang bersumber dari hal yang berdampak pada perasaan senang dirinya secara mandiri (30 menit).
- Guru berkeliling mengamati proses pembuatan sketsa, memberikan dorongan positif bahwa dalam seni tidak ada salah atau benar, serta memverifikasi keterkaitan objek gambar dengan hal yang menyenangkan bagi murid (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid meletakkan pensil, melihat sketsa yang telah dibuat di mejanya masing-masing, dan merasakan perasaan yang muncul saat melihat gambarnya sendiri (5 menit).
- Murid menandai gambar sketsanya dengan membubuhkan simbol tanda centang kecil di sudut kertas jika goresan tersebut berhasil membuatnya merasa senang (5 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan bahwa sketsa gambar yang dibuat dari ingatan hal-hal menyenangkan dapat berdampak membuat perasaan diri menjadi senang dan lega (4 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap proses berkarya murid hari ini dan menyampaikan bahwa sketsa ini akan diwarnai pada pertemuan berikutnya (4 menit).
- Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan doa penutup dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid bebas memilih objek sketsa yang paling berdampak membahagiakan dirinya (misalnya mainan kesukaan, hewan, bunga, atau anggota keluarga).
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan bentuk dasar (lingkaran, kotak, garis lengkung) sebagai acuan visual, sedangkan murid yang cepat dipersilakan menambahkan rincian latar pada sketsanya.
- Produk: Produk berupa lembar sketsa pensil karya seni rupa yang menampilkan objek pilihan yang membuat perasaan murid senang.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik dan peragaan kartu ekspresi: Murid diminta menyebutkan 1 objek atau peristiwa yang membuat hatinya merasa senang. (Acuan ketercapaian: Murid dapat menyebutkan 1 objek nyata/pengalaman yang membahagiakan, misalnya: bermain bola, melihat kucing, jalan-jalan ke pantai, berkumpul bersama ibu/ayah).
Proses:- Pengamatan langsung saat murid menggoreskan sketsa pada kertas gambar. (Acuan ketercapaian: Murid menghasilkan goresan sketsa pensil berupa objek utuh yang mencerminkan hal yang menyenangkan dirinya tanpa rasa takut berbuat salah).
Akhir Pertemuan:- Pemeriksaan hasil akhir sketsa karya seni rupa pada buku gambar. (Kriteria penerimaan: Lembar kertas memuat sketsa pensil yang membentuk objek yang dikenali sebagai sumber rasa senang murid, serta diberi tanda simbol kepuasan perasaan diri).
Formatif:- Observasi unjuk kerja proses pembuatan sketsa karya seni rupa dan pemeriksaan kesesuaian objek sketsa dengan perasaan senang diri.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menghasilkan sketsa karya seni rupa yang berdampak pada perasaan senang dirinya | Belum mampu menghasilkan goresan sketsa objek yang berdampak pada perasaan senang dirinya meski telah dibimbing secara intensif. | Mampu menghasilkan goresan bentuk dasar sketsa sederhana tentang hal yang menyenangkan dirinya dengan bimbingan dan arahan guru. | Mampu menghasilkan sketsa karya seni rupa berupa objek utuh yang berdampak pada perasaan senang dirinya secara mandiri. | Mampu menghasilkan sketsa karya seni rupa berupa objek utuh yang kaya detail dan sangat berdampak pada perasaan senang dirinya secara mandiri dan percaya diri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi singkat dan berulang yang diberikan berhasil membantu murid Fase A mengatasi rasa takut salah dalam membuat sketsa?
- Apakah seluruh murid berhasil menemukan gagasan objek yang berdampak positif dan menyenangkan bagi perasaannya sendiri?
Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membuat sketsa gambar tentang hal yang kamu sukai hari ini?
- Bagian mana dari sketsa buatanmu yang paling membuat hatimu merasa senang?
Pertemuan 4 — Menghasilkan Karya Seni Rupa Berwarna yang Berdampak pada Perasaan Dirinya — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.8.2 Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak pada perasaan dirinya
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, mengecek kehadiran, dan mengondisikan suasana belajar yang nyaman (2 menit).
- Guru melakukan diagnostik awal singkat: murid diminta mengangkat satu krayon berwarna cerah yang mewakili perasaan senang hari ini dan menyebutkan warna tersebut (acuan kesiapan: murid mengenali pilihan warna yang disukai/membuat senang, misal kuning, merah muda, jingga, hijau terang, atau biru muda) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menyelesaikan dan mewarnai sketsa gambar yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya hingga menjadi karya seni rupa utuh yang berdampak pada perasaan senang dirinya (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru memperlihatkan 2 contoh perbandingan visual gambar bunga sederhana: Gambar A (sketsa garis hitam tanpa warna) dan Gambar B (gambar serupa yang diwarnai penuh dengan warna-warni cerah). Guru memandu murid mengamati perbedaan perasaan saat melihat gambar yang sudah diberi warna (5 menit).
- Guru memberikan penjelasan singkat bahwa warna dapat menghidupkan gambar dan membantu menghadirkan perasaan senang pada diri pembuatnya sesuai pilihan warna kesukaannya masing-masing (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Melalui aktivitas ceria 'Tebak Warna Senang', guru mengajak murid secara serempak menunjukkan krayon pilihan mereka untuk area tertentu (misal: 'Tunjukkan krayon yang paling membuatmu gembira untuk mewarnai bagian utama gambar!') sebagai pemanasan yang menyenangkan sebelum berkarya (5 menit).
- Murid menyiapkan lembar sketsa karya seni yang telah dibuat pada Pertemuan 3 beserta alat pewarna (krayon/pensil warna) di mejanya masing-masing (5 menit).
- Murid secara mandiri mewarnai sketsa gambar mereka menggunakan pilihan warna yang memberikan dampak perasaan senang, tenang, atau gembira bagi diri mereka sendiri hingga seluruh bidang gambar selesai diwarnai (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid meletakkan karya berwarnanya di atas meja, memandangi hasil karyanya secara hening sejenak, lalu merasakan dampak perasaan yang muncul di dalam dirinya setelah melihat karyanya selesai dengan warna-warni pilihannya (5 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan kegiatan hari ini bahwa memberi warna pada karya seni rupa dapat membangkitkan perasaan senang dan puas pada diri pembuatnya (5 menit).
- Murid merapikan alat mewarnai dan menyimpan karya seninya dengan aman di map portofolio kelas untuk persiapan kegiatan apresiasi berikutnya, lalu kelas ditutup dengan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan alternatif pilihan alat warna (krayon berujung tebal yang mudah digenggam untuk murid yang memerlukan dukungan motorik halus, atau pensil warna reguler).
- Proses: Memberikan pendampingan langkah demi langkah bagi murid yang ragu memilih warna, serta memberikan keleluasaan eksplorasi perpaduan warna bagi murid yang berkarya lebih cepat.
- Produk: Murid bebas menentukan tingkat kepadatan dan variasi warna pada sketsanya, dengan kriteria utama gambar terwarnai dan menghadirkan rasa senang bagi dirinya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab cepat diagnostik kesiapan berkarya: Murid mengangkat krayon warna cerah pilihannya dan menyebutkan warna tersebut (Kriteria ketercapaian: murid mampu menentukan minimal 1 warna pilihan yang membangkitkan rasa senang dirinya, misalnya: kuning, jingga, merah muda, biru terang, atau hijau muda).
Proses:- Observasi langsung saat murid berkarya: Guru mengamati kemandirian murid dalam menerapkan warna pada sketsa karyanya dan mengecek apakah murid merasa senang/puas selama proses mewarnai (Kriteria pengamatan: murid aktif mewarnai bidang gambarnya secara mandiri tanpa takut salah).
Akhir Pertemuan:- Cek penyelesaian produk karya seni berwarna pada penutup sesi: Guru memeriksa kelengkapan pewarnaan pada karya seni rupa murid (Kriteria penerimaan: sketsa terisi warna pada bidang-bidang utamanya dan murid menyatakan rasa senang terhadap karya berwarna buatannya).
Formatif:- Pengamatan unjuk kerja proses pewarnaan sketsa dan cek pemenuhan produk karya seni rupa berwarna yang berdampak pada perasaan diri murid.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menghasilkan karya seni rupa berwarna | Belum mewarnai sketsa karya seni atau hanya mencoret sebagian sangat kecil bidang gambar. | Mewarnai sebagian bidang sketsa karya seni rupa tetapi masih banyak bidang gambar utama yang dibiarkan kosong tanpa warna. | Menghasilkan karya seni rupa dengan mewarnai seluruh bidang utama sketsa secara tuntas menggunakan pilihan warnanya sendiri. | Menghasilkan karya seni rupa dengan mewarnai seluruh bidang gambar secara tuntas, rapi, dan memadukan beragam warna pilihannya secara mandiri. | | Dampak karya pada perasaan diri | Belum menunjukkan tanda atau ekspresi perasaan senang terhadap proses maupun hasil karya seni buatannya. | Menunjukkan perasaan senang terhadap karyanya hanya jika dimotivasi atau diarahkan secara intensif oleh guru. | Menunjukkan ekspresi atau tanda perasaan senang/puas atas karya seni rupa berwarna yang telah dihasilkannya. | Menunjukkan perasaan sangat senang dan bangga secara spontan serta percaya diri atas karya seni rupa berwarna yang telah dihasilkannya. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 25 menit untuk mewarnai cukup memfasilitasi seluruh murid menyelesaikan karyanya dengan tenang?
- Bagaimana respons emosional murid saat melihat sketsanya telah selesai diwarnai penuh?
Murid:- Bagaimana perasaan hatimu setelah melihat gambarmu sekarang sudah penuh warna?
- Bagian mana dari gambarmu yang paling kamu sukai warnanya?
Pertemuan 5 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.8.1 Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri yang dipilih untuk galeri kelas
- TP 2.8.2 Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak pada perasaan dirinya
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memimpin doa bersama secara tertib (3 menit).
- Guru menjelaskan tata tertib dan dua agenda asesmen sumatif bab: pembuatan karya seni rupa ungkapan perasaan serentak dan unjuk kerja lisan apresiasi karya di galeri kelas (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru memberikan penjelasan teknis Tugas 1: setiap murid membuat satu karya seni rupa gambar ekspresi yang menggambarkan perasaan dirinya (senang, bangga, gembira, atau tenang) menggunakan kertas gambar dan alat warna milik masing-masing (3 menit).
- Guru membacakan kriteria tugas unjuk kerja lisan (Tugas 2) yang akan dilakukan bergiliran: murid menyampaikan alasan memilih karya untuk galeri, apresiasi terhadap kelebihan karya sendiri, serta perasaan yang muncul saat melihat karyanya (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh murid mengerjakan Tugas 1 secara serentak di meja masing-masing: menghasilkan karya seni rupa visual yang mencerminkan suasana hati atau perasaan dirinya secara mandiri (39 menit).
- Murid secara berkelompok menata meja pameran galeri kelas dan menempelkan/memajang karya buatannya dengan rapi di area yang disiapkan (6 menit).
- Pelaksanaan Tugas 2: Guru memanggil murid satu per satu secara bergantian ke meja display/galeri kelas untuk menyampaikan unjuk kerja lisan selama 1,5 menit per murid (mencakup 3 butir: alasan pemilihan karya, apresiasi hal baik pada karya sendiri, dan perasaan yang timbul), sementara murid lain menjaga galeri atau merapikan meja (42 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Setelah seluruh murid selesai dinilai, murid diajak memeluk diri sendiri dan mengheningkan cipta sejenak untuk mensyukuri karya seni yang berhasil diselesaikan dan dipamerkan (2 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi menyeluruh atas kejujuran berekspresi dan kemandirian seluruh murid dalam menyelesaikan rangkaian karya dan refleksi Bab 8 (2 menit).
- Guru bersama murid menutup pertemuan dan pembelajaran Bab 8 dengan doa penutup dan merapikan ruang kelas bersama (1 menit).
Diferensiasi:- Proses: Akomodasi akses: murid yang memerlukan dukungan motorik halus diperbolehkan memilih media pewarna yang lebih tebal (krayon tebal atau spidol besar); murid yang pemalu diberikan jeda tenang beberapa detik sebelum memulai penjelasan lisan tanpa mengurangi ketiga butir penilaian.
- Produk: Standar bukti tetap sama untuk semua murid: satu artefak gambar ekspresi perasaan diri dan penyampaian lisan 3 butir refleksi karya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan alat dan media: guru memeriksa kelengkapan kertas gambar dan alat warna (krayon/pensil warna) di meja setiap murid serta kesiapan portofolio karya yang akan dipajang (kriteria siap: murid memiliki lembar kertas dan minimal satu set alat warna di mejanya).
Sumatif Bab:- penilaian produk karya seni dan unjuk kerja lisan galeri kelas: karya seni rupa buatan murid yang memuat ungkapan visual suasana hati serta penjelasan lisan singkat saat memajang karya mengenai alasan pemilihan, apresiasi diri, dan perasaan yang timbul
- penilaian produk karya seni serentak: hasil karya seni rupa (gambar ekspresi perasaan diri) yang dibuat oleh seluruh murid secara bersamaan di kelas yang mencerminkan perasaan dirinya (50 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian produk karya seni)
- unjuk kerja lisan galeri kelas secara rotasi bergiliran: penjelasan lisan murid berdurasi 1,5 menit per murid di depan galeri kelas/meja guru mengenai alasan pemilihan karya dan apresiasi terhadap karyanya sendiri sementara murid lain merapikan alat dan menata galeri (55 menit / 1,5 menit = 36 murid kapasitas, muat untuk 28 murid) (55 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja lisan dan lembar observasi apresiasi)
Sumatif:- penilaian produk karya seni dan unjuk kerja lisan galeri kelas: karya seni rupa buatan murid yang memuat ungkapan visual suasana hati serta penjelasan lisan singkat saat memajang karya mengenai alasan pemilihan, apresiasi diri, dan perasaan yang timbul
- penilaian produk karya seni serentak: hasil karya seni rupa (gambar ekspresi perasaan diri) yang dibuat oleh seluruh murid secara bersamaan di kelas yang mencerminkan perasaan dirinya (50 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian produk karya seni)
- unjuk kerja lisan galeri kelas secara rotasi bergiliran: penjelasan lisan murid berdurasi 1,5 menit per murid di depan galeri kelas/meja guru mengenai alasan pemilihan karya dan apresiasi terhadap karyanya sendiri sementara murid lain merapikan alat dan menata galeri (55 menit / 1,5 menit = 36 murid kapasitas, muat untuk 28 murid) (55 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja lisan dan lembar observasi apresiasi)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak pada perasaan dirinya (TP 2.8.2 - Produk) | Belum mampu menghasilkan karya seni rupa visual yang menunjukkan ekspresi perasaan diri meski telah dibimbing. | Menghasilkan karya seni rupa visual, namun keterkaitan visual dengan ungkapan perasaan dirinya belum terlihat jelas atau masih memerlukan bantuan teknis guru. | Menghasilkan karya seni rupa visual yang mencerminkan ungkapan suasana hati/perasaan dirinya secara mandiri. | Menghasilkan karya seni rupa visual yang secara kuat dan mandiri mencerminkan ungkapan suasana hati/perasaan dirinya dengan penyusunan unsur rupa yang sangat ekspresif. | | Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri yang dipilih untuk galeri kelas (TP 2.8.1 - Unjuk Kerja Lisan) | Belum menyampaikan ketiga butir acuan (alasan memilih karya, apresiasi bagian yang disukai, dan perasaan yang timbul) saat giliran unjuk kerja lisan. | Menyampaikan hanya 1 dari 3 butir acuan (alasan memilih karya, apresiasi bagian yang disukai, atau perasaan yang timbul) secara lisan. | Menyampaikan 2 dari 3 butir acuan (alasan memilih karya, apresiasi bagian yang disukai, dan perasaan yang timbul) dengan jelas menggunakan bahasa sendiri. | Menyampaikan lengkap ketiga butir acuan secara lisan (alasan memilih karya, apresiasi bagian yang disukai pada karyanya, dan perasaan yang timbul) secara runtut, jelas, dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 1,5 menit per murid untuk unjuk kerja lisan galeri kelas berjalan tertib dan mencukupi seluruh murid?
- Bagaimana ketercapaian murid dalam merefleksikan karya sendiri dan mengekspresikan perasaannya melalui karya visual?
Murid:- Bagian mana dari karyamu sendiri yang paling membuatmu bangga dan senang hari ini?
- Bagaimana perasaanmu setelah berhasil memajang dan menceritakan karyamu di galeri kelas?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Map portofolio karya seni rupa masing-masing murid yang dikumpulkan selama semester 1 dan 2.
- Stiker bintang apresiasi diri.
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi 2023), Bab 8: Hal Baik dari Sebuah Karya Seni
- Portofolio kumpulan karya seni rupa murid kelas 2 semester 2
- Format Label Apresiasi Galeri (kertas tempel/karton kecil) dan stiker bintang
- Buku gambar / kertas gambar ukuran A4.
- Pensil dan penghapus.
- Kartu ekspresi wajah (senyum/datar) untuk apersepsi.
- Lembar sketsa gambar murid dari Pertemuan 3.
- Alat mewarnai (krayon, pensil warna, atau spidol warna).
- Dua lembar contoh gambar peraga guru (sketsa polos dan gambar berwarna).
- Buku Siswa Seni Rupa Kelas 2 SD/MI.
- Kertas gambar A4, krayon/pensil warna/spidol, papan pameran kelas/meja display portofolio.
|