MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A) Topik: Merefleksikan Pengalaman dan Perasaan Berkarya INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Merefleksikan Pengalaman dan Perasaan Berkarya |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menceritakan pengalaman dan perasaan yang dialami selama proses berkarya seni rupa dengan bahasa sehari-hari
- Murid mampu mengidentifikasi bagian atau momen yang paling berkesan dalam proses pembuatan karyanya
- Murid mampu menilai kelebihan dan hal yang bisa diperbaiki dari karya seni rupa yang telah dibuatnya
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang paling kamu ingat saat membuat karya seni kemarin?
- Bagaimana perasaanmu ketika karyamu sudah jadi?
- Hal apa yang paling seru atau paling sulit saat berkarya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyapa murid dengan hangat dan mengajak bernyanyi lagu pendek tentang seni atau kreativitas untuk membangun suasana gembira (5 menit)
- Guru mengingatkan kembali karya seni rupa yang telah dibuat murid di pertemuan sebelumnya dengan menunjukkan beberapa contoh karya
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar menceritakan pengalaman dan perasaan kita saat berkarya
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang masih ingat karya apa yang kamu buat kemarin?' dan 'Bagaimana perasaanmu saat membuatnya?'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dengan karya masing-masing di hadapan mereka
- Guru menjelaskan bahwa setiap karya seni punya cerita dan perasaan di baliknya, seperti kita punya cerita sendiri setiap hari
- Guru memberikan contoh dengan menceritakan pengalamannya sendiri saat membuat sebuah karya sederhana: dari mana idenya, bagaimana prosesnya, perasaan apa yang muncul
- Guru menunjukkan kata-kata perasaan sederhana di kartu bergambar (senang, bangga, bingung, lelah, semangat) untuk membantu murid mengenali perasaan mereka
- Murid diminta mengamati kembali karya mereka sendiri secara saksama selama 2-3 menit
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid diminta mengisi lembar refleksi bergambar sederhana dengan panduan guru: menggambar emotikon perasaan mereka, melingkari bagian karya yang paling mereka sukai, dan menuliskan/menggambar alat/bahan yang mereka pakai
- Murid berpasangan untuk saling menceritakan pengalaman berkarya mereka: apa yang mereka buat, mengapa memilih bentuk/warna itu, bagaimana perasaan mereka
- Guru berkeliling memfasilitasi percakapan dan memberikan pertanyaan pemantik bila murid kesulitan: 'Bagian mana yang paling seru?' 'Apa yang kamu rasakan saat memilih warna ini?'
- Beberapa murid (3-4 anak) diminta maju ke depan untuk menceritakan pengalaman dan perasaan mereka kepada seluruh kelas dengan bahasa mereka sendiri
- Murid lain memberikan tepuk tangan dan boleh mengajukan satu pertanyaan sederhana kepada teman yang menceritakan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid melihat kembali karya mereka dan bertanya: 'Apa yang sudah bagus dari karyamu?' dan 'Apa yang ingin kamu coba lagi lain kali?'
- Murid menuliskan atau menggambar satu hal yang mereka pelajari dari proses berkarya di kertas refleksi
- Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apa yang kalian rasakan setelah menceritakan karya kalian?' 'Apakah ada yang belajar hal baru tentang diri sendiri?'
- Murid diminta memberikan bintang atau stiker pada karya sendiri sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha mereka
- Guru menegaskan bahwa setiap proses berkarya adalah pengalaman berharga dan setiap perasaan yang muncul adalah wajar dan penting untuk dikenali
Penutup:- Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran: 'Hari ini kita belajar menceritakan pengalaman dan perasaan kita saat berkarya. Setiap karya punya cerita!' (5 menit)
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengangkat kartu emotikon yang menggambarkan perasaan mereka setelah belajar hari ini
- Murid diminta menempelkan karya dan lembar refleksi mereka di pojok pajangan kelas
- Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas keberanian mereka berbagi cerita dan perasaan
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan mengajak murid untuk terus menghargai setiap proses belajar mereka
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum lancar menulis, gunakan lembar refleksi dengan lebih banyak gambar dan simbol. Untuk murid yang sudah lancar, sediakan lembar dengan ruang untuk menulis kalimat lebih panjang
- Proses: Murid yang pemalu dapat bercerita dalam kelompok kecil (2-3 orang) terlebih dahulu sebelum ke kelas besar. Murid yang percaya diri dapat diminta menjadi model pertama dalam menceritakan pengalaman mereka
- Produk: Murid dapat memilih cara menyampaikan refleksi: melalui cerita lisan, tulisan sederhana, gambar, atau kombinasi ketiganya sesuai kenyamanan mereka
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: 'Siapa yang masih ingat karya apa yang kamu buat?' untuk mengecek ingatan dan kesiapan murid
- Observasi ekspresi dan antusiasme murid saat guru menunjukkan karya-karya mereka
Proses:- Observasi saat murid mengamati kembali karya mereka: apakah fokus dan terlibat
- Mendengarkan percakapan berpasangan: apakah murid dapat menyampaikan ide dan perasaan dengan bahasa sendiri
- Mengecek lembar refleksi bergambar: apakah murid dapat mengidentifikasi perasaan, bagian favorit, dan alat/bahan yang digunakan
- Observasi saat murid menceritakan di depan kelas: kejelasan penyampaian, penggunaan bahasa sehari-hari, koneksi antara pengalaman dan perasaan
Akhir:- Lembar refleksi bergambar yang telah diisi lengkap oleh murid
- Observasi saat murid mengangkat kartu emotikon: apakah mereka dapat mengidentifikasi perasaan mereka setelah pembelajaran
- Produk akhir: karya seni rupa yang sudah diberi apresiasi (stiker/bintang) oleh murid sendiri sebagai bentuk refleksi diri
Formatif:- Observasi selama murid menceritakan pengalaman kepada pasangan
- Mendengarkan respon murid terhadap pertanyaan pemantik
- Mengamati kelengkapan isian lembar refleksi bergambar
Sumatif:- Penilaian lembar refleksi bergambar yang telah diisi murid
- Penilaian kemampuan bercerita di depan kelas (untuk murid yang maju)
- Penilaian kemampuan mengidentifikasi kelebihan dan area perbaikan karya sendiri
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menceritakan pengalaman berkarya | Murid belum dapat menceritakan pengalaman berkarya atau hanya diam saat diminta bercerita | Murid dapat menyebutkan 1-2 hal tentang proses berkarya (misalnya alat yang digunakan atau bentuk yang dibuat) dengan bantuan guru | Murid dapat menceritakan proses berkarya dengan menyebutkan ide, langkah pembuatan, dan alat/bahan yang digunakan | Murid dapat menceritakan pengalaman berkarya secara runtut dan detail, termasuk alasan pemilihan ide, proses, dan hasil akhir dengan bahasa yang jelas | | Mengidentifikasi dan menyampaikan perasaan | Murid belum dapat menyampaikan perasaan apa pun terkait proses berkarya | Murid dapat menunjukkan satu perasaan sederhana (senang/sedih) dengan bantuan kartu emotikon | Murid dapat menyampaikan 2-3 perasaan yang dialami selama proses berkarya (misalnya: senang, lelah, bangga) dengan bahasa sendiri | Murid dapat menyampaikan beragam perasaan dengan detail, menjelaskan kapan dan mengapa perasaan itu muncul selama proses berkarya | | Merefleksi karya sendiri | Murid belum dapat mengidentifikasi aspek apa pun dari karyanya | Murid dapat menunjukkan satu bagian karya yang disukai dengan bantuan guru | Murid dapat menyebutkan kelebihan karya sendiri dan satu hal yang bisa diperbaiki | Murid dapat menilai karyanya secara seimbang: menyebutkan kelebihan, kekurangan, dan memberikan ide perbaikan atau pengembangan untuk karya berikutnya |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mendapat kesempatan untuk menyampaikan pengalaman dan perasaan mereka?
- Strategi mana yang paling efektif dalam membantu murid mengungkapkan perasaan mereka?
- Apakah ada murid yang masih kesulitan merefleksikan pengalaman berkarya? Apa yang bisa saya lakukan untuk membantu mereka di pembelajaran berikutnya?
- Bagaimana saya dapat lebih mengintegrasikan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan dalam kegiatan refleksi?
Refleksi Murid:- Apa yang paling kamu ingat dari proses membuat karyamu?
- Bagaimana perasaanmu setelah menceritakan pengalaman berkarya kepada teman?
- Apa yang kamu pelajari tentang dirimu sendiri hari ini?
- Apakah ada yang ingin kamu coba lagi atau lakukan berbeda di karya berikutnya?
SUMBER BELAJAR- Karya seni rupa murid yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya
- Lembar refleksi bergambar (dengan kolom emotikon, bagian favorit, alat/bahan)
- Kartu emotikon perasaan (senang, bangga, bingung, lelah, semangat, dll)
- Stiker atau gambar bintang untuk apresiasi diri
- Papan pajangan kelas untuk memajang karya dan refleksi
- Buku Guru Seni Rupa Kelas II Kurikulum Merdeka
- Musik latar yang menenangkan untuk aktivitas refleksi (opsional)
|