Modul AjarPertemuan 1Bab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 2: Mengenali Pengalaman dan Perasaan dalam Berkarya Seni

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 2 dengan topik "Mengenali Pengalaman dan Perasaan dalam Berkarya Seni". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 2: Mengenali Pengalaman dan Perasaan dalam Berkarya Seni

Seni Rupa - Kelas 2

Bab 7 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenali Pengalaman dan Perasaan dalam Berkarya Seni

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenali Pengalaman dan Perasaan dalam Berkarya Seni
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi pengalaman pribadi saat membuat karya seni rupa
  2. Murid mampu menyebutkan perasaan yang muncul selama proses berkarya seni rupa
  3. Murid mampu menceritakan pengalaman dan perasaan mereka saat berkarya dengan menggunakan kosakata sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kalian rasakan saat menggambar atau membuat karya kemarin?
  2. Apakah kalian senang, sedih, atau senang sekali saat membuat karya?
  3. Cerita apa yang ada di kepala kalian saat menggambar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama (5 menit)
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu pendek tentang kebahagiaan untuk membangun suasana menggembirakan
  • Asesmen Awal: Guru menanyakan kepada murid secara lisan tentang pengalaman mereka membuat karya seni sebelumnya, mengamati respons spontan murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: Hari ini kita akan belajar mengenali perasaan dan pengalaman kita saat membuat karya seni
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk menciptakan suasana akrab dan berkesadaran
  • Guru menunjukkan 2-3 contoh karya seni sederhana (gambar, lukisan, kolase) dan meminta murid mengamati dengan saksama
  • Guru membimbing murid mengenali bahwa setiap karya dibuat dengan pengalaman dan perasaan tertentu
  • Guru menceritakan pengalaman pribadinya saat membuat sebuah karya sederhana dan perasaan yang muncul (senang, bangga, bersemangat) sebagai model
  • Murid mendengarkan dengan seksama dan diajak membayangkan pengalaman serupa (berkesadaran)
  • Guru menjelaskan bahwa pengalaman adalah hal yang kita alami atau lakukan, sedangkan perasaan adalah yang kita rasakan di hati (senang, sedih, bangga, kesal)
  • Guru memberikan contoh konkret: Saat menggambar bunga di taman (pengalaman), aku merasa senang dan tenang (perasaan)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan kertas gambar dan alat mewarnai (pensil warna atau crayon) kepada setiap murid
  • Murid diminta mengingat satu pengalaman berkarya seni yang pernah mereka lakukan (menggambar, mewarnai, membuat sesuatu dari kertas)
  • Murid membuat gambar sederhana yang menggambarkan pengalaman tersebut (15-20 menit)
  • Selama murid berkarya, guru berkeliling memberikan bimbingan dan pertanyaan sederhana: Apa yang sedang kamu gambar? Bagaimana perasaanmu saat menggambar itu dulu?
  • Guru mengamati proses kerja murid untuk asesmen proses, mencatat murid yang mampu mengidentifikasi pengalaman dan menyebutkan perasaan
  • Murid bekerja dengan tenang dan fokus, guru menciptakan suasana menggembirakan dengan memberikan pujian dan dorongan positif

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali duduk melingkar dengan membawa karya mereka
  • Secara sukarela, 4-5 murid diminta menceritakan pengalaman yang digambar dan perasaan yang mereka rasakan saat itu
  • Guru memfasilitasi dengan pertanyaan pemandu: Apa yang kamu gambar? Kapan kamu melakukannya? Bagaimana perasaanmu saat itu? Kenapa kamu merasa seperti itu?
  • Murid lain mendengarkan dengan hormat dan boleh bertanya atau menanggapi
  • Guru memberikan apresiasi dan refleksi: Setiap orang punya pengalaman dan perasaan yang berbeda, dan semua itu berharga
  • Guru membimbing murid menyimpulkan: Kita bisa mengenali dan menceritakan pengalaman serta perasaan kita saat berkarya seni
  • Murid diminta merefleksi dalam hati: Apa yang aku pelajari hari ini tentang diriku sendiri?

Penutup:

  • Asesmen Akhir: Guru meminta setiap murid menuliskan atau menyampaikan secara lisan satu pengalaman dan satu perasaan yang mereka ingat saat berkarya (observasi dan catatan anekdotal)
  • Guru memberikan refleksi penutup: Kalian semua hebat karena bisa mengenali pengalaman dan perasaan kalian sendiri
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya: Minggu depan kita akan belajar cara menceritakan pengalaman berkarya kita kepada teman
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam
  • Guru mengajak murid memberikan tepuk tangan untuk diri mereka sendiri

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan mengingat pengalaman dapat diberikan stimulus gambar atau foto kegiatan berkarya sebelumnya sebagai pemantik ingatan
  • Proses: Murid yang cepat selesai dapat diminta menggambar lebih detail atau membuat gambar kedua tentang pengalaman berbeda. Murid yang lambat diberikan waktu tambahan dan bimbingan individual dengan pertanyaan terstruktur
  • Produk: Murid yang lebih percaya diri dapat mempresentasikan karyanya di depan kelas, sementara murid yang pemalu dapat menceritakan hanya kepada guru atau dalam kelompok kecil

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan spontan di awal pembelajaran tentang pengalaman berkarya sebelumnya
  • Observasi respons dan antusiasme murid saat menjawab pertanyaan pemantik
  • Identifikasi pengetahuan awal murid tentang pengalaman dan perasaan dalam berkarya

Proses:

  • Observasi selama murid membuat gambar: apakah murid fokus dan terlibat aktif
  • Percakapan singkat dengan murid saat mereka berkarya untuk menggali pemahaman tentang pengalaman dan perasaan
  • Catatan guru tentang murid yang mampu mengidentifikasi pengalaman dan menyebutkan perasaan dengan jelas
  • Pengamatan terhadap ekspresi dan sikap murid selama proses berkarya

Akhir:

  • Presentasi atau cerita lisan murid tentang karya mereka (pengalaman dan perasaan)
  • Penilaian menggunakan rubrik dengan 4 level perkembangan
  • Dokumentasi karya murid sebagai bukti pencapaian tujuan pembelajaran
  • Refleksi tertulis atau lisan sederhana dari murid tentang apa yang mereka pelajari

Formatif:

  • Observasi selama murid berkarya: apakah murid dapat menyebutkan pengalaman yang digambar
  • Pertanyaan lisan saat guru berkeliling: Bagaimana perasaanmu saat menggambar ini?
  • Catatan anekdotal tentang kemampuan murid mengidentifikasi pengalaman dan menyebutkan perasaan

Sumatif:

  • Presentasi atau penyampaian lisan murid tentang pengalaman dan perasaan yang digambar
  • Penilaian karya gambar sebagai bukti kemampuan mengidentifikasi pengalaman pribadi
  • Rubrik penilaian berdasarkan kemampuan mengidentifikasi pengalaman dan menyebutkan perasaan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi Pengalaman PribadiMurid belum dapat menyebutkan pengalaman pribadi saat membuat karya seni rupaMurid dapat menyebutkan pengalaman pribadi dengan bantuan guru melalui pertanyaan terstrukturMurid dapat menyebutkan pengalaman pribadi saat membuat karya seni rupa dengan cukup jelasMurid dapat menyebutkan pengalaman pribadi saat membuat karya seni rupa dengan jelas dan rinci
Menyebutkan PerasaanMurid belum dapat menyebutkan perasaan yang muncul selama proses berkaryaMurid dapat menyebutkan perasaan sederhana (senang/sedih) dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan perasaan yang muncul selama proses berkarya dengan kosakata sederhanaMurid dapat menyebutkan beragam perasaan dengan jelas dan menjelaskan mengapa perasaan itu muncul
Menceritakan Pengalaman dan PerasaanMurid belum dapat menceritakan pengalaman dan perasaan saat berkaryaMurid dapat menceritakan pengalaman atau perasaan (salah satu) dengan kalimat sederhanaMurid dapat menceritakan pengalaman dan perasaan dengan kalimat yang cukup lengkapMurid dapat menceritakan pengalaman dan perasaan dengan lengkap, jelas, dan ekspresif

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengidentifikasi pengalaman pribadi mereka?
  • Bagaimana respons murid terhadap pertanyaan tentang perasaan mereka?
  • Strategi apa yang efektif untuk membantu murid yang kesulitan mengungkapkan perasaan?
  • Apakah suasana pembelajaran sudah berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang dirimu sendiri?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini?
  • Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini?
  • Apakah kamu bisa menceritakan pengalaman dan perasaanmu saat berkarya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Rupa Kelas II Kurikulum Merdeka
  2. Contoh karya seni rupa sederhana (gambar, lukisan, kolase)
  3. Kertas gambar ukuran A4
  4. Pensil warna atau crayon
  5. Foto atau gambar kegiatan berkarya murid sebelumnya (opsional)
  6. Papan tulis dan spidol untuk mencatat kata kunci

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.