MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A) Topik: Membuat Karya Seni Rupa Dua Dimensi INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Membuat Karya Seni Rupa Dua Dimensi |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu membuat karya seni rupa dua dimensi (gambar tematik, kolase, atau cap) berdasarkan gagasan sendiri dengan menggunakan unsur garis, bentuk, dan warna.
- Murid mampu mengeksplorasi dan menggunakan alat serta bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar untuk menciptakan karya seni rupa.
- Murid mampu menghasilkan karya seni rupa yang berdampak positif pada perasaan diri dan memberikan respon terhadap lingkungan sekitar.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang ingin kalian ceritakan melalui gambar atau karya kalian hari ini?
- Bahan apa saja di sekitar kita yang bisa kita gunakan untuk membuat karya seni?
- Bagaimana perasaan kalian saat melihat karya seni yang sudah dibuat?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang pernah membuat gambar atau kolase? Apa saja alat dan bahan yang kalian gunakan?'
- Guru menampilkan contoh karya seni rupa dua dimensi (gambar tematik, kolase, dan hasil cap/stempel) lalu meminta murid mengamati dan menyebutkan unsur rupa yang terlihat (garis, bentuk, warna).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: 'Hari ini kita akan membuat karya seni rupa dua dimensi sesuai dengan gagasan kalian sendiri.'
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid.
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru menjelaskan tiga pilihan jenis karya dua dimensi yang akan dibuat: gambar tematik (menggambar bebas), kolase (menempel bahan), atau cap/stempel (mencetak pola).
- Murid mengamati contoh karya dan mengenali alat serta bahan yang digunakan untuk masing-masing teknik (pensil warna/krayon untuk gambar, kertas/daun/kain untuk kolase, kentang/spons untuk cap).
- Guru mengajak murid berdiskusi singkat: 'Teknik mana yang ingin kalian coba? Mengapa?'
- Murid diminta memilih satu teknik berdasarkan minat dan kesiapan bahan yang tersedia.
- Guru mendemonstrasikan satu teknik sebagai contoh (misalnya cara membuat kolase dari daun kering) sambil menekankan penggunaan unsur garis, bentuk, dan warna.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mulai membuat karya seni rupa dua dimensi sesuai dengan gagasan dan pilihan teknik masing-masing.
- Guru berkeliling untuk mengamati proses kerja murid, memberikan bimbingan individual, dan mengajukan pertanyaan reflektif seperti: 'Apa yang sedang kamu buat? Warna apa yang kamu pilih? Mengapa?'
- Murid mengeksplorasi alat dan bahan yang tersedia di sekitar (pensil warna, krayon, kertas bekas, daun, kain perca, kentang, spons, cat air) untuk mewujudkan gagasan mereka.
- Guru mendorong murid untuk mengekspresikan perasaan atau pengalaman pribadi melalui karya yang dibuat (misalnya menggambar keluarga, hewan kesukaan, atau pemandangan lingkungan sekitar).
- Murid bekerja dengan mandiri namun tetap dapat meminta bantuan guru atau teman bila diperlukan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah karya selesai, murid diminta mengamati hasil karyanya sendiri dan memikirkan: 'Apa yang berhasil? Apa yang masih bisa diperbaiki?'
- Murid berbagi karya dengan teman sebangku atau kelompok kecil, menceritakan gagasan di balik karya mereka dan teknik yang digunakan.
- Guru memfasilitasi sesi refleksi kelas dengan menanyakan: 'Bagaimana perasaan kalian saat membuat karya ini? Apa yang paling menyenangkan? Apa yang sulit?'
- Murid menyampaikan satu hal yang mereka pelajari hari ini dan satu hal yang ingin mereka coba di lain waktu.
- Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan kreativitas setiap murid tanpa membandingkan karya satu dengan yang lain.
Penutup:- Guru mengajak murid untuk memajang karya mereka di dinding kelas atau papan display agar semua bisa saling mengapresiasi.
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menunjukkan dan menjelaskan satu unsur rupa (garis/bentuk/warna) yang ada di karya mereka.
- Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif kepada murid secara lisan.
- Guru menutup pembelajaran dengan refleksi singkat: 'Apa yang kalian rasakan setelah membuat karya hari ini?'
- Guru mengajak murid berdoa bersama dan memberikan salam penutup.
Diferensiasi:- Konten: Murid dapat memilih salah satu dari tiga teknik (gambar tematik, kolase, atau cap) sesuai minat dan kesiapan mereka.
- Proses: Murid yang cepat dapat membuat karya dengan kombinasi dua teknik atau menambahkan detail lebih banyak. Murid yang memerlukan bantuan lebih mendapat bimbingan langsung dari guru dengan template atau contoh sederhana.
- Produk: Murid dapat menghasilkan karya dalam ukuran dan kompleksitas yang bervariasi sesuai kemampuan, dari gambar sederhana hingga kolase dengan banyak elemen.
ASESMENAwal:- Guru menanyakan pengalaman murid dalam membuat karya seni rupa dua dimensi sebelumnya.
- Guru menampilkan contoh karya dan meminta murid menyebutkan jenis karya (gambar, kolase, cap) serta unsur rupa yang terlihat (garis, bentuk, warna).
- Guru mengidentifikasi kesiapan dan minat murid terhadap pilihan teknik yang akan digunakan.
Proses:- Observasi langsung saat murid bekerja: guru mencatat cara murid menggunakan alat dan bahan, mengeksplorasi teknik, dan mengekspresikan gagasan.
- Tanya jawab informal untuk menggali pemahaman murid tentang unsur rupa dan gagasan di balik karya mereka.
- Umpan balik lisan secara langsung kepada murid untuk mendorong perbaikan dan eksplorasi lebih lanjut.
- Dokumentasi foto proses kerja murid sebagai bukti perkembangan.
Akhir:- Penilaian karya akhir menggunakan rubrik dengan empat aspek: kreativitas gagasan, penggunaan unsur rupa, kerapian kerja, dan kemampuan merefleksikan karya.
- Murid menunjukkan karyanya kepada guru dan menjelaskan: teknik yang digunakan, gagasan yang ingin disampaikan, dan perasaan saat membuatnya.
- Guru memberikan umpan balik tertulis atau lisan yang spesifik dan konstruktif untuk setiap murid.
- Penilaian diri: murid mengisi lembar refleksi sederhana tentang proses dan hasil belajar mereka.
Formatif:- Observasi selama proses berkarya: guru mengamati cara murid mengeksplorasi alat dan bahan, menerapkan unsur rupa, dan mengekspresikan gagasan.
- Tanya jawab informal saat guru berkeliling: 'Apa yang kamu buat? Mengapa memilih warna/bentuk ini?'
- Penilaian diri murid: murid merefleksikan proses dan hasil karyanya sendiri.
Sumatif:- Penilaian karya akhir menggunakan rubrik yang mencakup aspek kreativitas, penggunaan unsur rupa, kesesuaian dengan gagasan, dan kerapian dalam bekerja.
- Presentasi karya: murid menjelaskan gagasan, teknik, dan perasaan yang ingin disampaikan melalui karyanya.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kreativitas Gagasan | Karya dibuat tanpa gagasan yang jelas, meniru contoh sepenuhnya tanpa pengembangan sendiri. | Karya menunjukkan gagasan sederhana yang masih bergantung pada contoh atau bimbingan guru. | Karya menunjukkan gagasan sendiri yang cukup jelas dan dapat dijelaskan oleh murid. | Karya menunjukkan gagasan original dan unik yang disampaikan dengan jelas dan percaya diri oleh murid. | | Penggunaan Unsur Rupa | Karya belum menunjukkan penggunaan unsur garis, bentuk, atau warna secara sengaja. | Karya menunjukkan penggunaan minimal satu unsur rupa (garis atau bentuk atau warna) dengan bimbingan guru. | Karya menunjukkan penggunaan dua atau lebih unsur rupa (garis, bentuk, warna) dengan cukup baik. | Karya menunjukkan penggunaan beragam unsur rupa (garis, bentuk, warna) secara harmonis dan ekspresif. | | Eksplorasi Alat dan Bahan | Murid belum mampu menggunakan alat dan bahan yang tersedia, memerlukan bantuan penuh. | Murid dapat menggunakan alat dan bahan dasar dengan bimbingan, eksplorasi masih terbatas. | Murid dapat mengeksplorasi dan menggunakan alat serta bahan dengan mandiri dan cukup terampil. | Murid mengeksplorasi berbagai alat dan bahan secara kreatif, menemukan cara penggunaan yang unik. | | Kemampuan Merefleksikan Karya | Murid belum mampu menjelaskan karyanya atau menyampaikan perasaan yang ingin disampaikan. | Murid dapat menyebutkan apa yang dibuat namun belum bisa menjelaskan gagasan atau perasaan di baliknya. | Murid dapat menjelaskan gagasan, teknik, dan perasaan yang ingin disampaikan melalui karyanya dengan cukup baik. | Murid dapat menjelaskan gagasan, teknik, perasaan, dan proses pembuatan karya dengan rinci dan reflektif. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam proses berkarya? Jika ada yang belum, apa penyebabnya?
- Apakah pilihan teknik dan bahan yang disediakan sudah cukup beragam untuk mengakomodasi minat dan kemampuan semua murid?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan bimbingan individual untuk murid yang memerlukan dukungan lebih?
- Apakah asesmen yang dilakukan sudah menangkap perkembangan kreativitas dan pemahaman murid terhadap unsur rupa?
- Apa yang dapat saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya untuk membuat proses lebih bermakna dan menggembirakan?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan saat membuat karya hari ini?
- Apa yang sulit atau menantang saat membuat karya?
- Apa yang ingin kamu ceritakan melalui karya yang kamu buat?
- Bagaimana perasaanmu saat melihat karya yang sudah jadi?
- Apa yang ingin kamu coba atau perbaiki di lain waktu?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Seni Rupa Kelas II Kurikulum Merdeka
- Buku Guru Seni Rupa Kelas II Kurikulum Merdeka
- Contoh karya seni rupa dua dimensi (gambar, kolase, cap) dari berbagai sumber
- Alat: pensil, pensil warna, krayon, kuas, gunting, lem
- Bahan: kertas gambar, kertas bekas, daun kering, kain perca, biji-bijian, kentang, spons, cat air
- Bahan alam dari lingkungan sekitar sekolah (daun, ranting, bunga, batu kecil)
- Papan display atau dinding kelas untuk memajang karya
|