MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A) Topik: Mengeksplorasi Alat dan Bahan untuk Karya Dua Dimensi INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Mengeksplorasi Alat dan Bahan untuk Karya Dua Dimensi |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menguji coba alat dan bahan pewarna kering (krayon, pensil warna) untuk membuat karya dua dimensi
- Murid mampu memilih alat dan bahan yang sesuai untuk membuat gambar atau kolase berdasarkan hasil eksplorasi
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang terjadi jika kita mewarnai dengan krayon dan pensil warna di kertas yang sama?
- Alat pewarna mana yang lebih mudah kamu gunakan, dan mengapa?
- Bagaimana cara memilih pewarna yang tepat untuk membuat gambar pemandangan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyapa murid dengan ramah dan mengajak bernyanyi lagu tentang warna (5 menit)
- Guru menunjukkan beberapa karya dua dimensi (gambar, kolase) dan bertanya: 'Apa alat yang digunakan untuk membuat karya ini?' (diagnostik awal)
- Guru menyampaikan tujuan: hari ini kita akan mencoba berbagai pewarna kering dan memilih yang paling sesuai untuk karya kita
- Guru menampilkan krayon, pensil warna, dan kertas gambar, lalu mengajukan pertanyaan pemantik
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memperkenalkan pewarna kering: krayon dan pensil warna, menjelaskan perbedaan bentuk dan teksturnya
- Murid mengamati secara langsung alat pewarna yang dibawa, memegang, dan merasakan teksturnya
- Guru mendemonstrasikan cara mewarnai dengan krayon (tekanan kuat menghasilkan warna pekat) dan pensil warna (tekanan lembut menghasilkan gradasi)
- Murid menonton dan bertanya jika ada yang belum dipahami
- Guru menjelaskan bahwa setiap pewarna punya kelebihan: krayon untuk warna cerah dan bold, pensil warna untuk detail halus
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 orang), masing-masing kelompok mendapat kertas gambar, krayon, dan pensil warna
- Setiap murid menggambar 4 kotak di kertas: kotak 1 untuk krayon tebal, kotak 2 untuk krayon tipis, kotak 3 untuk pensil warna tebal, kotak 4 untuk pensil warna tipis
- Murid mengisi setiap kotak dengan warna dan mengamati perbedaan hasil
- Murid mencoba menggambar bentuk sederhana (matahari, bunga, rumah) dengan kedua pewarna untuk merasakan perbedaan penggunaannya
- Guru berkeliling memberi dukungan dan mendorong murid mencoba variasi tekanan dan arah goresan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid diminta berhenti sejenak dan mengamati hasil eksplorasinya
- Murid menjawab pertanyaan refleksi: 'Pewarna mana yang paling kamu sukai? Mengapa?'
- Murid menuliskan atau menyampaikan secara lisan pewarna pilihan mereka untuk membuat gambar pemandangan atau kolase nanti
- Guru memfasilitasi diskusi singkat: beberapa murid berbagi pilihannya dan alasannya
- Murid menyimpulkan: setiap alat punya fungsi berbeda, kita bisa memilih sesuai kebutuhan karya
Penutup:- Murid menempelkan hasil eksplorasinya di dinding kelas sebagai galeri mini
- Guru mengajak murid berkeliling melihat hasil teman-temannya dan menghargai keragaman pilihan
- Guru memberikan asesmen akhir: murid menunjukkan pewarna pilihan mereka dan menyebutkan alasannya
- Guru menutup dengan apresiasi atas usaha dan kreativitas murid, menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: membuat karya dengan pewarna pilihan
- Murid merapikan alat dan bahan bersama-sama
Diferensiasi:- Konten: Murid yang sudah familiar dengan pewarna kering diberi kesempatan mencoba mencampurkan krayon dan pensil warna dalam satu gambar
- Proses: Murid yang membutuhkan bantuan ekstra didampingi guru atau teman sebaya saat eksplorasi; murid yang cepat selesai diberi tantangan membuat pola atau gradasi warna lebih kompleks
- Produk: Murid dapat memilih membuat eksplorasi di kertas polos atau kertas bergaris; murid dapat memilih menggambar bentuk bebas atau mengikuti template sederhana
ASESMENAwal:- Guru menunjukkan karya dua dimensi dan bertanya alat apa yang digunakan (mengecek pengetahuan awal tentang alat pewarna)
- Guru mengamati respons murid saat melihat krayon dan pensil warna (mengecek familiaritas dengan alat)
Proses:- Observasi langsung: guru mencatat murid yang aktif bereksperimen dengan tekanan dan arah goresan
- Tanya jawab saat murid bekerja: 'Bagaimana rasanya mewarnai dengan krayon? Apakah berbeda dengan pensil warna?'
- Dokumentasi foto hasil eksplorasi di setiap tahap
- Penilaian antar teman: murid memberi komentar positif pada hasil eksplorasi teman satu kelompok
Akhir:- Murid menunjukkan lembar eksplorasi yang telah selesai (dinilai kelengkapan 4 kotak percobaan)
- Murid menyebutkan pewarna pilihannya dan memberikan 1-2 alasan sederhana
- Guru menggunakan rubrik untuk menilai kemampuan menguji coba dan memilih alat
- Murid mengisi lembar refleksi diri sederhana dengan gambar emotikon: 'Apakah saya sudah mencoba semua pewarna? Apakah saya bisa memilih pewarna untuk karya saya?'
Formatif:- Observasi selama eksplorasi: guru mencatat murid yang aktif mencoba berbagai tekanan dan arah goresan
- Tanya jawab spontan saat murid bekerja: 'Apa perbedaan yang kamu rasakan?'
- Penilaian sejawat: murid saling mengomentari hasil eksplorasi teman dalam kelompok
Sumatif:- Produk hasil eksplorasi: lembar kerja dengan 4 kotak percobaan dan gambar bentuk sederhana
- Presentasi lisan singkat: murid menyebutkan pewarna pilihan dan alasannya
- Penilaian diri: murid mengisi checklist sederhana tentang apa yang sudah mereka coba
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menguji coba pewarna kering | Murid belum mencoba menggunakan krayon atau pensil warna, atau hanya mencoba satu jenis dengan bantuan penuh | Murid mencoba menggunakan krayon dan pensil warna dengan bimbingan guru, tetapi belum mengeksplorasi perbedaan tekanan atau arah goresan | Murid mencoba menggunakan krayon dan pensil warna dengan tekanan berbeda secara mandiri, mulai mengenali perbedaan hasil | Murid aktif bereksperimen dengan krayon dan pensil warna dalam berbagai tekanan, arah, dan kombinasi, serta dapat menjelaskan perbedaan hasil | | Memilih alat dan bahan yang sesuai | Murid belum dapat memilih pewarna atau memilih tanpa alasan yang jelas | Murid dapat memilih satu pewarna tetapi alasannya masih sangat sederhana (misalnya: 'suka warnanya') | Murid dapat memilih pewarna dan memberikan alasan terkait pengalaman eksplorasi (misalnya: 'krayon lebih mudah' atau 'pensil warna bisa tipis') | Murid dapat memilih pewarna dengan alasan spesifik terkait karakteristik alat dan jenis karya yang akan dibuat (misalnya: 'pensil warna untuk gambar detail, krayon untuk warna cerah') | | Kreativitas dalam bereksperimen | Murid hanya mengikuti instruksi tanpa inisiatif mencoba variasi | Murid mencoba sedikit variasi setelah diingatkan atau diberi contoh | Murid secara mandiri mencoba beberapa variasi tekanan, arah, atau kombinasi warna | Murid aktif menciptakan variasi sendiri dan menemukan cara unik menggunakan pewarna kering |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk bereksperimen dengan alat pewarna?
- Diferensiasi apa yang paling efektif membantu murid dengan kebutuhan belajar berbeda?
- Bagaimana saya bisa meningkatkan suasana menggembirakan dalam eksplorasi seni di pertemuan berikutnya?
- Apakah alokasi waktu cukup untuk semua murid menyelesaikan eksplorasi dengan bermakna?
Refleksi Murid:- Pewarna apa yang paling kamu sukai? Mengapa?
- Apa yang paling menyenangkan saat mencoba pewarna kering hari ini?
- Apa yang kamu temukan saat mencoba tekanan kuat dan lemah?
- Pewarna apa yang akan kamu gunakan untuk membuat gambar pemandangan nanti?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Seni Rupa Kelas 2 Kurikulum Merdeka
- Buku Guru Seni Rupa Kelas 2 (Edisi Revisi) halaman 104-105
- Krayon berbagai warna
- Pensil warna berbagai warna
- Kertas gambar atau buku gambar
- Contoh karya dua dimensi (gambar, kolase) untuk stimulasi awal
- Poster visual perbedaan krayon dan pensil warna (opsional)
|