MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bab 5 — Berkarya Seni Dua Dimensi dan Tiga Dimensi INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Bab 5 — Berkarya Seni Dua Dimensi dan Tiga Dimensi |
|---|
| Alokasi Waktu | 13 JP (13 x 35 menit = 455 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 5 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 2.5.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
- TP 2.5.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
- TP 2.5.3 Mengenali alat dan bahan yang dimiliki untuk berkarya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
- TP 2.5.4 Menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk berkarya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Garis apa saja yang bisa kita temukan pada sebuah gambar pemandangan?
- Bentuk apa saja yang terbentuk jika garis-garis tersebut saling bertemu?
- Benda tiga dimensi apa saja di kelas ini yang bisa kita pegang dari semua sisi?
- Warna dan bentuk apa yang kalian lihat pada benda atau patung mainan tersebut?
- Benda apa saja yang biasa kamu gunakan saat menggambar dan mewarnai di atas kertas?
- Apa perbedaan antara benda yang habis terpakai (bahan) dan benda yang tidak habis setelah dipakai berkarya (alat)?
- Bagaimana goresan krayon dan pensil warna saat kita coba di atas kertas gambar?
- Apa yang terjadi pada plastisin saat kita tekan, gulung, atau pilin dengan tangan?
- Bagaimana caramu mengenali garis, warna, atau bentuk pada lukisan dan patung?
- Bagaimana caramu membuktikan bahwa krayon dan plastisin siap digunakan untuk membuat karya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengenali dan Menyebutkan Unsur Rupa Garis dan Bentuk pada Karya Dua Dimensi — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.5.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
- TP 2.5.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memperlihatkan satu gambar rumah dua dimensi sederhana, lalu meminta 3 murid secara bergiliran menunjuk dan menyebutkan jenis garis serta bentuk yang ada pada gambar tersebut [acuan: garis lurus/garis miring/garis mendatar; bentuk segitiga pada atap, persegi pada dinding, persegi panjang pada pintu] (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru memperlihatkan 3 contoh karya seni rupa dua dimensi (karya A: gambar ikan di laut, karya B: gambar pohon dan bunga, karya C: gambar rumah di bukit) di papan tulis, lalu memandu murid mengamati garis (lurus, lengkung, zig-zag, bergelombang) dan bentuk (lingkaran, segitiga, persegi) yang membentuk gambar tersebut secara saksama (15 menit).
- Guru mengadakan permainan tebak visual ceria 'Detektif Garis dan Bentuk': guru menunjuk bagian tertentu pada karya A, B, dan C, lalu murid secara bersama-sama berseru menyebutkan nama garis atau bentuknya (misal: 'Garis lengkung pada sirip ikan!', 'Bentuk segitiga pada atap!', 'Garis gelombang pada ombak!') (15 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Guru membagikan Lembar Aktivitas Identifikasi Unsur Rupa Dua Dimensi yang memuat 4 gambar karya dua dimensi: (1) Gambar layang-layang, (2) Gambar matahari terbit di atas laut bergelombang, (3) Gambar pagar kayu dan rumput lancip, (4) Gambar jam dinding bulat dan meja datar (10 menit).
- Murid secara mandiri mengenali dan menuliskan/mencentang nama unsur rupa garis dan bentuk pada lembar aktivitas untuk ke-4 gambar tersebut [acuan jawaban: Gambar 1 = garis lurus/miring dan bentuk belah ketupat/segitiga; Gambar 2 = garis lengkung/gelombang dan bentuk lingkaran; Gambar 3 = garis zig-zag/lurus tegak dan bentuk persegi panjang/segitiga; Gambar 4 = garis lurus mendatar/lengkung dan bentuk lingkaran/persegi panjang] (25 menit).
- Murid berpasangan saling menyebutkan kembali jenis garis dan bentuk yang telah mereka temukan pada lembar kerja masing-masing untuk mencocokkan hasil pengamatan (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memfasilitasi murid mengevaluasi hasil identifikasi unsur rupa garis dan bentuk pada karya dua dimensi, menanyakan bagian mana yang paling mudah atau menantang untuk dikenali (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap konsep unsur garis dan bentuk dalam karya seni rupa dua dimensi yang telah dipelajari hari ini (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen akhir berupa cek pemahaman lisan cepat kepada murid tentang 4 jenis garis dan 3 jenis bentuk pada karya dua dimensi, lalu menutup pembelajaran dengan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan gambar karya dua dimensi dengan garis dan bentuk dasar yang sangat kontras untuk murid yang memerlukan bimbingan visual lebih jelas.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru secara bertahap menelusuri garis dengan jari sebelum menyebutkan namanya, sedangkan murid yang cepat mengidentifikasi diminta menemukan garis dan bentuk gabungan pada karya tambahan.
- Produk: Murid dapat menunjukkan dan menyebutkan secara lisan langsung kepada guru atau melingkari/menuliskan nama unsur rupa pada lembar kerja.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran menggunakan gambar rumah dua dimensi: Murid diminta menunjuk dan menyebutkan unsur rupa garis dan bentuk yang terlihat (acuan: garis lurus/miring/tegak; bentuk segitiga pada atap, persegi pada dinding, persegi panjang pada pintu).
Proses:- Pengamatan langsung saat aktivitas mandiri mengenali dan menyebutkan unsur rupa pada 4 gambar lembar aktivitas: (1) Layang-layang [garis lurus/miring; bentuk belah ketupat/segitiga], (2) Matahari & laut [garis lengkung/gelombang; bentuk lingkaran], (3) Pagar & rumput [garis lurus/zig-zag; bentuk persegi panjang/segitiga], (4) Jam & meja [garis lurus/lengkung; bentuk lingkaran/persegi panjang].
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Guru menunjukkan kartu garis dan bentuk secara acak, murid menyebutkan nama unsur tersebut (acuan: garis lurus, garis lengkung, garis zig-zag, garis gelombang, bentuk lingkaran, bentuk segitiga, bentuk persegi).
Formatif:- Observasi pengamatan unjuk kerja saat murid mengenali dan menyebutkan unsur garis serta bentuk pada contoh karya dua dimensi.
- Pemeriksaan ketepatan pengisian Lembar Aktivitas Identifikasi Unsur Rupa Dua Dimensi.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali unsur rupa garis dan bentuk pada karya dua dimensi (TP 2.5.1) | Mengenali kurang dari 2 unsur garis atau bentuk pada 4 gambar karya dua dimensi yang disediakan. | Mengenali 2 unsur garis dan bentuk secara tepat pada gambar karya dua dimensi dengan bimbingan guru. | Mengenali minimal 3 unsur garis dan bentuk secara tepat pada 4 gambar karya dua dimensi secara mandiri. | Mengenali seluruh unsur garis dan bentuk (ke-4 gambar) secara tepat dan lengkap pada karya dua dimensi secara mandiri. | | Menyebutkan unsur rupa garis dan bentuk pada karya dua dimensi (TP 2.5.2) | Menyebutkan nama unsur garis dan bentuk dengan bantuan penuh guru (belum tepat mandiri). | Menyebutkan 2 nama unsur garis dan bentuk yang ditemukan pada karya dua dimensi dengan sedikit bantuan. | Menyebutkan minimal 3 nama unsur garis dan bentuk yang ditemukan pada karya dua dimensi secara tepat dan mandiri. | Menyebutkan seluruh nama unsur garis (lurus, lengkung, zig-zag, gelombang) dan bentuk (lingkaran, segitiga, persegi) yang ditemukan pada karya dua dimensi secara tepat dan lancar. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi singkat dan pengulangan 2-3 kali efektif membantu murid kelas 2 mengenali garis dan bentuk?
- Bagian mana dari pengenalan unsur garis dan bentuk yang masih membingungkan bagi sebagian murid?
Murid:- Garis apa yang paling kamu sukai saat melihat gambar tadi?
- Apakah kamu bisa menemukan bentuk lingkaran dan segitiga pada gambar di kelas?
Pertemuan 2 — Mengenali dan Menyebutkan Unsur Rupa Warna dan Bentuk pada Karya Tiga Dimensi — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.5.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
- TP 2.5.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, menyapa murid, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menunjukkan 1 buah patung mainan kura-kura berwarna hijau berbentuk bulat dan mengajukan pertanyaan diagnostik awal: 'Benda ini punya warna apa dan bentuknya seperti apa?' (acuan: warna hijau, bentuk bulat/setengah bola) untuk mengecek kesiapan murid (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali dan menyebutkan unsur rupa warna dan bentuk pada karya tiga dimensi (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru memperlihatkan 3 contoh benda karya tiga dimensi nyata di depan kelas: (1) Model apel tiruan (warna merah, bentuk bulat/bola), (2) Kotak pensil kayu (warna kuning, bentuk balok/kotak), dan (3) Kerucut mainan piramida (warna biru, bentuk kerucut/segitiga) (7 menit).
- Murid mengamati dan menyentuh benda secara bergiliran untuk mengenali bahwa benda tiga dimensi memiliki ruang/volume nyata yang memiliki warna dan bentuk nyata (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid bermain kuis tantangan 'Tebak Rupa 3D': guru mengangkat 4 karya tiga dimensi mini satu per satu, murid secara lisan menyebutkan unsur rupa warna dan bentuknya: (1) Balok kayu merah (acuan: warna merah, bentuk balok/kotak), (2) Bola plastik kuning (acuan: warna kuning, bentuk bola/bulat), (3) Tabung celengan hijau (acuan: warna hijau, bentuk tabung), dan (4) Piramida mainan biru (acuan: warna biru, bentuk piramida/kerucut) (15 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan lembar pengamatan rupa berisi 4 gambar karya tiga dimensi dengan mencocokkan garis hubung ke nama warna dan bentuk yang tepat: (1) Patung gajah abu-abu bentuk gempal/bulat, (2) Topeng kayu cokelat bentuk lonjong/oval, (3) Vas bunga oranye bentuk tabung, (4) Rumah rumahan mainan atap merah bentuk balok/segitiga (acuan: pasangan sesuai deskripsi tersebut) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru memeriksa hasil lembar pengamatan rupa, memeriksa ketepatan penyebutan warna dan bentuk dari benda tiga dimensi yang telah dianalisis (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung dan mengonfirmasi pemahaman seluruh murid tentang unsur rupa warna dan bentuk pada karya seni tiga dimensi (5 menit).
- Guru menyampaikan kegiatan yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya (mengenali alat dan bahan kering dua dimensi) lalu menutup sesi dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan benda konkrit berwarna primer kontras (merah, kuning, biru) dengan bentuk geometris sederhana (bulat, kotak); murid berkemampuan cepat mengamati benda tiga dimensi dengan kombinasi 2 warna atau bentuk campuran.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing langsung dengan pertanyaan arahan saat mengamati benda; murid yang sudah mahir dapat langsung menyebutkan rupa warna dan bentuk secara mandiri.
- Produk: Murid dapat menunjukkan secara langsung pada benda atau menuliskannya/menjodohkannya pada lembar kerja sesuai kesiapan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan saat apersepsi: Guru memperlihatkan patung mainan kura-kura hijau berbentuk bulat. Guru bertanya: 'Apa warna mainan ini dan bagaimana bentuknya?' (Acuan jawaban: warna hijau; bentuk bulat/setengah bola).
Proses:- Observasi keterlibatan murid dan ketepatan lisan saat kuis 'Tebak Rupa 3D' mengenali 4 benda target: (1) Balok kayu merah (acuan: warna merah, bentuk balok/kotak), (2) Bola plastik kuning (acuan: warna kuning, bentuk bola/bulat), (3) Tabung celengan hijau (acuan: warna hijau, bentuk tabung), (4) Piramida mainan biru (acuan: warna biru, bentuk piramida/kerucut).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri lembar pengamatan 4 butir: (1) Patung gajah abu-abu bentuk gempal/bulat, (2) Topeng kayu cokelat bentuk lonjong/oval, (3) Vas bunga oranye bentuk tabung, (4) Rumah-rumahan mainan atap merah bentuk balok/segitiga (Acuan: murid tepat mengenali dan menjodohkan warna dan bentuk keempat benda).
Formatif:- Tanya jawab lisan tebak rupa karya tiga dimensi
- Lembar pengamatan mencocokkan unsur rupa warna dan bentuk karya tiga dimensi
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali dan menyebutkan warna pada karya tiga dimensi | Belum mampu mengenali dan menyebutkan warna pada karya tiga dimensi yang diamati meski dengan bimbingan guru (0 dari 4 benar). | Mengenali dan menyebutkan 1-2 warna pada karya tiga dimensi yang diamati dengan bimbingan (acuan: merah, kuning, hijau, biru). | Mengenali dan menyebutkan 3-4 warna pada karya tiga dimensi yang diamati secara tepat dan mandiri (acuan: merah, kuning, hijau, biru). | Mengenali dan menyebutkan seluruh warna (4 dari 4 tepat) pada karya tiga dimensi serta mampu menyebutkan variasi warna lain secara mandiri dan tepat. | | Mengenali dan menyebutkan bentuk pada karya tiga dimensi | Belum mampu mengenali dan menyebutkan bentuk pada karya tiga dimensi yang diamati meski dengan bimbingan guru (0 dari 4 benar). | Mengenali dan menyebutkan 1-2 bentuk pada karya tiga dimensi yang diamati dengan bimbingan (acuan: balok/kotak, bola/bulat, tabung, piramida/kerucut). | Mengenali dan menyebutkan 3-4 bentuk pada karya tiga dimensi yang diamati secara tepat dan mandiri (acuan: balok/kotak, bola/bulat, tabung, piramida/kerucut). | Mengenali dan menyebutkan seluruh bentuk (4 dari 4 tepat) pada karya tiga dimensi serta mampu menyebutkan bentuk gabungan secara mandiri dan tepat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media konkret tiga dimensi yang disediakan efektif membantu murid membedakan warna dan bentuk?
- Bagaimana keterlibatan murid saat permainan kuis tebak rupa karya tiga dimensi berlangsung?
Murid:- Benda tiga dimensi mana yang paling mudah kamu kenali warna dan bentuknya?
- Apakah kamu senang bisa memegang dan menebak bentuk mainan hari ini?
Pertemuan 3 — Mengenali Alat dan Bahan Kering untuk Berkarya Dua Dimensi — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.5.3 Mengenali alat dan bahan yang dimiliki untuk berkarya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan menyapa murid, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali perbedaan alat dan bahan kering untuk berkarya dua dimensi (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan menunjukkan 2 benda nyata (gunting dan krayon), lalu meminta murid menunjuk mana yang merupakan alat pemotong dan mana bahan pewarna kering (acuan: gunting = alat; krayon = bahan pewarna) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati penjelasan guru mengenai perbedaan alat (benda pembantu yang tidak habis terpakai) dan bahan (benda yang habis terpakai) pada karya dua dimensi (7 menit).
- Murid mencermati contoh nyata 3 alat dua dimensi: gunting, peraut/rautan pensil, penggaris; serta 3 bahan kering: pensil gambar, krayon lilin, pensil warna (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid bermain tantangan tebak cepat secara riang: guru mengangkat 1 benda nyata dan murid bersama-sama menyerukan apakah itu 'Alat' atau 'Bahan' (benda yang diangkat: krayon, gunting, pensil warna, rautan) (acuan: krayon = bahan, gunting = alat, pensil warna = bahan, rautan = alat) (10 menit).
- Murid menerima Lembar Kerja Klasifikasi Alat dan Bahan Kering yang memuat 6 gambar benda: (1) gunting, (2) krayon, (3) penggaris, (4) pensil warna, (5) rautan, (6) kertas gambar (5 menit).
- Murid secara mandiri mengelompokkan ke-6 benda tersebut ke dalam kolom 'Alat' atau kolom 'Bahan' (acuan jawaban: Kolom Alat = gunting, penggaris, rautan; Kolom Bahan = krayon, pensil warna, kertas gambar) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa hasil pengelompokannya bersama guru, lalu menyadari alasan mengapa suatu benda digolongkan sebagai alat atau bahan (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali ciri alat dan bahan kering untuk berkarya dua dimensi (5 menit).
- Guru memberikan penguatan positif atas kemandirian murid mengenali alat dan bahan, lalu menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan benda fisik konkret di atas meja untuk murid yang membutuhkan pengalaman taktil langsung.
- Proses: Memberikan bimbingan terarah bagi murid yang kesulitan membedakan fungsi alat dan bahan, sedangkan murid yang sudah mahir dapat menyebutkan alat dan bahan kering lain yang ada di kotak pensilnya.
- Produk: Tugas mengelompokkan dapat dilakukan dengan menarik garis jodoh gambar atau menuliskan nomor gambar pada kolom yang sesuai.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik: Murid diminta menunjuk dan menyebutkan status benda dari 2 contoh yang diperlihatkan guru: gunting dan krayon (acuan jawaban: gunting adalah alat; krayon adalah bahan).
Proses:- Pengamatan keterlibatan murid dalam permainan tebak cepat 4 benda nyata (acuan: krayon = bahan, gunting = alat, pensil warna = bahan, rautan = alat).
- Pemeriksaan lembar kerja pengelompokan 6 gambar ke dalam kolom Alat atau Bahan (acuan: Alat = gunting, penggaris, rautan; Bahan = krayon, pensil warna, kertas gambar).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir sesi: Murid menyebutkan 1 contoh alat dan 1 contoh bahan pewarna kering yang mereka miliki di tempat pensil masing-masing (acuan kriteria: alat yang disebutkan tidak habis terpakai seperti gunting/rautan/penggaris; bahan yang disebutkan habis terpakai seperti krayon/pensil warna).
Formatif:- Tes lisan diagnostik di awal pembelajaran
- Observasi unjuk kerja saat tantangan tebak cepat benda nyata
- Penugasan lembar kerja klasifikasi alat dan bahan kering dua dimensi
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali Alat dan Bahan Kering Berkarya Dua Dimensi | Belum mampu mengenali dan mengelompokkan alat serta bahan kering (benar 0–2 dari 6 benda pada acuan: gunting, penggaris, rautan sebagai alat; krayon, pensil warna, kertas gambar sebagai bahan) meski dengan bimbingan penuh guru. | Mampu mengenali dan mengelompokkan sebagian kecil alat dan bahan kering (benar 3–4 dari 6 benda pada acuan: gunting, penggaris, rautan sebagai alat; krayon, pensil warna, kertas gambar sebagai bahan) dengan arahan guru. | Mampu mengenali dan mengelompokkan sebagian besar alat dan bahan kering secara tepat (benar 5 dari 6 benda pada acuan: gunting, penggaris, rautan sebagai alat; krayon, pensil warna, kertas gambar sebagai bahan) secara mandiri. | Mampu mengenali dan mengelompokkan seluruh alat dan bahan kering secara tepat dan mandiri (benar seluruh 6 benda pada acuan: gunting, penggaris, rautan sebagai alat; krayon, pensil warna, kertas gambar sebagai bahan). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media benda konkret yang dihadirkan membantu murid memahami perbedaan mendasar antara alat dan bahan berkarya?
- Bagian kegiatan mana yang membuat murid paling antusias dalam mengenali alat dan bahan kering?
Murid:- Benda apa yang paling mudah kamu kenali sebagai alat atau bahan berkarya hari ini?
- Bagaimana caramu membedakan benda yang termasuk alat dengan benda yang termasuk bahan?
Pertemuan 4 — Menguji Coba Alat dan Bahan Pewarna Kering serta Bahan Lunak Dua Dimensi dan Tiga Dimensi — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.5.4 Menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk berkarya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal berupa tes peragaan langsung untuk menguji coba alat dan bahan: Murid diminta mengambil satu krayon untuk membuat satu garis di kertas uji coba dan mengambil sedikit plastisin untuk ditekan sekali menggunakan jari (acuan: murid memegang krayon dan menggoreskan warna pada kertas, serta menekan plastisin hingga pipih/berubah bentuk) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru mendemonstrasikan cara menguji coba 2 bahan pewarna kering (krayon dan pensil warna) dengan teknik goresan tebal dan goresan tipis pada kertas gambar (10 menit).
- Guru mendemonstrasikan cara menguji coba 1 bahan lunak (plastisin) dengan 3 teknik dasar eksplorasi bentuk: memilin menjadi bentuk cacing/silinder panjang, membulatkan menjadi bola, dan memipihkan dengan telapak tangan (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid melakukan tantangan permainan 'Laboratorium Warna Ceria': murid menguji coba krayon dan pensil warna pada kertas gambar dengan mencoba 3 variasi uji: (1) goresan krayon tekanan kuat, (2) goresan krayon tekanan lembut, dan (3) goresan pensil warna berlapis untuk membandingkan sifat ketebalan warna (25 menit).
- Murid melanjutkan kegiatan uji coba bahan lunak 'Sentuhan Ajaib Plastisin': murid menguji coba plastisin secara mandiri di atas tatakan plastik dengan melakukan 3 teknik uji: (1) memilin plastisin menjadi silinder panjang, (2) menggulung plastisin menjadi bola bulat, dan (3) menekan plastisin hingga gepeng/pipih (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengamati hasil goresan warna dan bentukan plastisin yang telah diuji coba di mejanya secara berkesadaran, lalu menunjukkan hasil uji coba yang paling berhasil mereka lakukan (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru merapikan kembali sisa plastisin, krayon, dan pensil warna ke tempat penyimpanan masing-masing secara tertib (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan pengalaman menguji coba sifat pewarna kering dan kelenturan bahan lunak serta menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan alternatif bahan lunak berupa playdough bagi murid yang membutuhkan bahan dengan tekstur lebih lembut untuk dipilin dan ditekan.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan motorik halus didampingi guru memegang krayon dan meremas plastisin, sedangkan murid yang sudah terampil diberikan tantangan menguji coba perpaduan dua warna krayon berdampingan serta memilin plastisin lebih panjang.
- Produk: Hasil lembar eksplorasi uji coba goresan pewarna kering dan 3 bentuk hasil olah uji coba plastisin (pilinan, bulatan, pipihan) sesuai kemampuan motorik murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Unjuk kerja diagnostik awal: Murid diminta mengambil krayon dan menggoreskan satu garis pada kertas buram, lalu mengambil plastisin dan menekannya satu kali dengan jempol (acuan: krayon berhasil digoreskan dan mengeluarkan warna pada kertas; plastisin berhasil ditekan dan berubah bentuk menjadi pipih/berlekuk).
Proses:- Pengamatan formatif saat menguji coba pewarna kering: Memeriksa apakah murid mempraktikkan 3 variasi uji: (1) goresan krayon tekanan kuat, (2) goresan krayon tekanan lembut, dan (3) goresan pensil warna berlapis (acuan: terdapat goresan krayon tebal pekat, goresan krayon tipis transparan, dan arsiran pensil warna berlapis pada kertas).
- Pengamatan formatif saat menguji coba bahan lunak: Memeriksa apakah murid mempraktikkan 3 teknik uji plastisin: (1) memilin plastisin, (2) membulatkan plastisin, dan (3) memipihkan plastisin (acuan: terbentuk 1 pilinan panjang silinder, 1 bulatan menyerupai bola, dan 1 lembaran pipih/gepeng).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman dan unjuk hasil akhir: Guru memeriksa lembar kertas uji coba dan tatakan plastisin milik setiap murid berdasarkan 2 bukti uji coba: (1) Kertas uji coba memuat goresan krayon dan pensil warna (acuan: ada goresan krayon dan goresan pensil warna yang tampak jelas); (2) Tatakan memuat hasil manipulasi plastisin (acuan: terbentuk minimal 2 dari 3 bentuk eksplorasi: pilinan, bulatan, atau pipihan plastisin).
Formatif:- Observasi unjuk kerja menguji coba goresan pewarna kering (krayon dan pensil warna) pada kertas gambar
- Observasi unjuk kerja menguji coba manipulasi bahan lunak (plastisin) dengan teknik memilin, membulatkan, dan memipihkan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menguji coba alat dan bahan pewarna kering dua dimensi (krayon dan pensil warna) | Belum mampu menggoreskan krayon maupun pensil warna pada media kertas gambar meskipun telah diberi contoh. | Mampu menguji coba menggoreskan krayon atau pensil warna pada kertas gambar dengan bantuan dan arahan guru. | Mampu menguji coba menggoreskan krayon dan pensil warna secara mandiri dengan variasi goresan tebal maupun tipis. | Mampu menguji coba menggoreskan krayon dan pensil warna secara mandiri, rapi, serta mampu memvariasikan tingkat tekanan goresan kuat, sedang, dan lembut secara konsisten. | | Menguji coba bahan lunak tiga dimensi (plastisin) | Belum mampu menekan, memilin, atau membulatkan plastisin untuk mengubah bentuknya meskipun telah dibimbing. | Mampu melakukan 1 teknik uji coba pada plastisin (misalnya hanya menekan atau memipihkan) dengan pendampingan guru. | Mampu menguji coba plastisin secara mandiri dengan menerapkan 3 teknik dasar eksplorasi: memilin, membulatkan, dan memipihkan. | Mampu menguji coba plastisin secara mandiri dan luwes menghasilkan pilinan yang rapi, bulatan yang padat, serta pipihan yang merata. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah murid antusias dan mampu mengendalikan motorik halusnya saat menguji coba krayon, pensil warna, dan plastisin?
- Apakah alokasi waktu 105 menit cukup untuk memfasilitasi setiap murid mencoba kedua jenis bahan secara mendalam?
Murid:- Bagian mana yang paling kamu sukai: menggoreskan krayon di kertas atau memilin plastisin menjadi bulat dan panjang?
- Bahan mana yang terasa paling mudah dan paling asyik kamu mainkan di tanganmu?
Pertemuan 5 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.5.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
- TP 2.5.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
- TP 2.5.3 Mengenali alat dan bahan yang dimiliki untuk berkarya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
- TP 2.5.4 Menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk berkarya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa bersama, dan mengecek kesiapan meja kerja murid (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan, yaitu menunjukkan kemampuan mengenali serta menyebutkan unsur rupa dan menguji coba alat serta bahan karya dua dimensi dan tiga dimensi yang telah dipelajari sepanjang Bab 5 (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Kerja Tugas 1 dan menjelaskan petunjuk pengerjaan penugasan memasangkan kartu gambar visual serentak: murid menghubungkan garis antara gambar karya/alat dengan kartu nama unsur rupa atau alat/bahan yang sesuai tanpa bersuara secara mandiri (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh murid mengerjakan Tugas 1 (Asesmen Memasangkan Kartu Gambar Serentak) di meja masing-masing dengan menarik garis penghubung pada 4 butir soal: Butir (1) Gambar lukisan pemandangan dihubungkan ke kartu 'Karya Dua Dimensi (Unsur Garis dan Warna)', Butir (2) Gambar patung kucing tanah liat dihubungkan ke kartu 'Karya Tiga Dimensi (Unsur Bentuk Berongga/Bervolume)', Butir (3) Gambar krayon dan kertas gambar dihubungkan ke kartu 'Alat dan Bahan Pewarna Kering Dua Dimensi', Butir (4) Gambar plastisin dan pisau pemodel plastik dihubungkan ke kartu 'Bahan Lunak Tiga Dimensi' (acuan kunci: 1-Dua Dimensi Garis/Warna, 2-Tiga Dimensi Bentuk/Volume, 3-Alat Kering 2D, 4-Bahan Lunak 3D) (35 menit).
- Guru memanggil murid satu per satu ke meja guru secara rotasi individual (masing-masing 2 menit, total 28 murid) untuk melaksanakan Tugas 2 (Unjuk Kerja Lisan dan Peragaan Eksplorasi Alat Bahan): murid melihat 1 karya contoh (gambar bunga 2D atau patung buah 3D) lalu secara lisan menyebutkan minimal 2 unsur rupa yang tampak (pilihan acuan: garis lurus/lengkung, bentuk lingkaran/segitiga, warna merah/kuning/hijau), kemudian langsung mendemonstrasikan cara menggoreskan krayon pada kertas atau memilin plastisin menjadi bentuk silinder/bola kecil di hadapan guru; sementara itu murid yang menunggu giliran tetap duduk tertib mewarnai bidang lembar kerja masing-masing (55 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengumpulkan seluruh lembar kerja Tugas 1 dan lembar catatan observasi Tugas 2, lalu mengajak murid mengamati kembali pengalaman mereka menggunakan krayon dan plastisin selama asesmen (3 menit).
Penutup:- Guru memberikan konfirmasi apresiasi terhadap ketertiban dan kemandirian seluruh murid dalam menyelesaikan rangkaian asesmen sumatif Bab 5 (1 menit).
- Guru memandu refleksi singkat dan menutup pertemuan dengan doa bersama serta pesan kerapian alat belajar (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses visual berupa ukuran gambar kartu yang lebih besar dan kontras bagi murid yang memerlukan bantuan penglihatan tanpa mengubah materi soal.
- Proses: Guru membacakan teks petunjuk pada lembar kerja bagi murid yang memerlukan pendampingan membaca tanpa memberikan petunjuk jawaban.
- Produk: Bagi murid dengan hambatan artikulasi lisan, penyebutan unsur rupa pada Tugas 2 diakomodasi dengan menunjuk kartu simbol unsur rupa (kartu garis, kartu warna, kartu bentuk) sesuai acuan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan alat kerja murid (pensil, krayon, plastisin) sebelum asesmen sumatif dimulai (acuan kesiapan: setiap meja memiliki alat tulis dan bahan eksplorasi mandiri).
Proses:- Pengamatan ketertiban dan kemandirian murid selama mengerjakan penugasan visual dan keteraturan antrean meja guru saat asesmen berlangsung.
Sumatif Bab:- penugasan memasangkan kartu gambar visual dan unjuk kerja eksplorasi alat bahan: lembar kerja murid yang menunjukkan ketepatan menghubungkan gambar unsur rupa serta alat/bahan karya 2D dan 3D, disertai performa murid dalam menyebutkan unsur rupa dan mempraktikkan cara memakai alat dan bahan berkarya
- penugasan memasangkan kartu gambar serentak: lembar kerja murid berisi hasil menarik garis atau menempel stiker visual untuk mengenali unsur rupa (garis, warna, bentuk) serta alat dan bahan pada karya 2D dan 3D yang dikerjakan bersamaan seluruh kelas (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan lembar penskoran identifikasi visual)
- unjuk kerja lisan dan peragaan eksplorasi alat bahan secara bergiliran: penuturan lisan murid menyebutkan unsur rupa (garis/warna/bidang) pada satu contoh karya dan demonstrasi singkat cara memegang serta menggoreskan krayon/memilin plastisin, dinilai 2 menit per murid secara rotasi ke meja guru sementara murid lain mewarnai lembar kerja (60 menit / 2 menit = 30 murid, muat 28 murid satu kelas) (60 menit; individual; instrumen: lembar observasi dan rubrik unjuk kerja lisan-praktik)
Sumatif:- penugasan memasangkan kartu gambar visual dan unjuk kerja eksplorasi alat bahan: lembar kerja murid yang menunjukkan ketepatan menghubungkan gambar unsur rupa serta alat/bahan karya 2D dan 3D, disertai performa murid dalam menyebutkan unsur rupa dan mempraktikkan cara memakai alat dan bahan berkarya
- penugasan memasangkan kartu gambar serentak: lembar kerja murid berisi hasil menarik garis atau menempel stiker visual untuk mengenali unsur rupa (garis, warna, bentuk) serta alat dan bahan pada karya 2D dan 3D yang dikerjakan bersamaan seluruh kelas (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan lembar penskoran identifikasi visual)
- unjuk kerja lisan dan peragaan eksplorasi alat bahan secara bergiliran: penuturan lisan murid menyebutkan unsur rupa (garis/warna/bidang) pada satu contoh karya dan demonstrasi singkat cara memegang serta menggoreskan krayon/memilin plastisin, dinilai 2 menit per murid secara rotasi ke meja guru sementara murid lain mewarnai lembar kerja (60 menit / 2 menit = 30 murid, muat 28 murid satu kelas) (60 menit; individual; instrumen: lembar observasi dan rubrik unjuk kerja lisan-praktik)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali Unsur Rupa dan Alat Bahan Karya 2D dan 3D (Tugas 1: TP 2.5.1 & TP 2.5.3) | Menghubungkan dengan tepat 1 dari 4 pasangan gambar visual dan kartu nama unsur rupa/alat bahan (acuan: 1=2D garis/warna, 2=3D bentuk, 3=alat kering 2D, 4=bahan lunak 3D). | Menghubungkan dengan tepat 2 dari 4 pasangan gambar visual dan kartu nama unsur rupa/alat bahan sesuai acuan kunci jawaban. | Menghubungkan dengan tepat 3 dari 4 pasangan gambar visual dan kartu nama unsur rupa/alat bahan sesuai acuan kunci jawaban. | Menghubungkan dengan tepat seluruh (4 dari 4) pasangan gambar visual dan kartu nama unsur rupa/alat bahan sesuai acuan kunci jawaban secara mandiri. | | Menyebutkan Unsur Rupa Karya 2D atau 3D secara Lisan (Tugas 2: TP 2.5.2) | Belum mampu menyebutkan unsur rupa atau hanya menyebutkan 1 unsur rupa dengan bantuan guru (acuan: garis, bentuk/bidang, warna). | Menyebutkan 1 unsur rupa (garis, bentuk/bidang, atau warna) yang terdapat pada karya contoh secara tepat dan mandiri. | Menyebutkan 2 unsur rupa (pilihan: garis, bentuk/bidang, warna) yang terdapat pada karya contoh secara tepat dan mandiri. | Menyebutkan 3 unsur rupa lengkap (garis, bentuk/bidang, dan warna) yang terdapat pada karya contoh secara tepat, jelas, dan mandiri. | | Menguji Coba Alat Pewarna Kering dan Bahan Lunak (Tugas 2: TP 2.5.4) | Belum mampu mendemonstrasikan cara memegang alat krayon atau menekan plastisin meskipun diberi contoh fisik. | Mendemonstrasikan cara memegang krayon dan menggoreskannya atau memilin plastisin namun masih kaku dan memerlukan bimbingan guru. | Mendemonstrasikan cara memegang krayon dan menggoreskan garis di kertas atau memilin plastisin menjadi bentuk silinder/bola secara mandiri. | Mendemonstrasikan cara menggores krayon dengan kontrol tekanan yang rapi serta memilin dan membentuk plastisin secara terampil dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu rotasi 2 menit per murid pada unjuk kerja lisan dan praktik terlaksana secara efektif untuk seluruh murid?
- Bagian mana dari pengenalan unsur rupa dan alat bahan 2D/3D yang paling banyak dikuasai dengan baik oleh murid?
Murid:- Bagian asesmen mana yang paling mudah kamu kerjakan hari ini: memasangkan gambar di kertas, menyebutkan unsur rupa, atau mencoba plastisin/krayon?
- Alat dan bahan apa yang paling kamu sukai saat berkarya di Bab 5 ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Kemendikbudristek, Edisi Revisi)
- Contoh gambar karya dua dimensi (gambar ikan, pohon/bunga, rumah pemandangan)
- Lembar Aktivitas Identifikasi Unsur Rupa Garis dan Bentuk Dua Dimensi
- Buku Panduan Guru Seni Rupa Kelas II SD Kemendikbudristek
- Benda-benda tiga dimensi di lingkungan kelas (mainan plastisin, patung mainan kura-kura, balok kayu, bola plastik, celengan tabung)
- Lembar pengamatan rupa tiga dimensi
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas II
- Benda konkret: gunting anak, rautan pensil, penggaris, pensil gambar, krayon lilin, pensil warna, kertas gambar
- Lembar Kerja Murid (LKPD) Klasifikasi Alat dan Bahan Kering
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, Bab 5)
- Kertas gambar ukuran A4 untuk uji coba pewarna kering
- Bahan pewarna kering: krayon dan pensil warna
- Bahan lunak: plastisin (atau playdough)
- Tatakan plastik / alas meja untuk mengolah bahan lunak
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Kemendikbudristek, 2021).
- Lembar Kerja Asesmen Memasangkan Gambar Visual Unsur Rupa dan Alat Bahan Bab 5.
- Koleksi contoh karya visual 2 dimensi (gambar pemandangan/bunga) dan karya 3 dimensi (patung mini plastisin).
- Set alat dan bahan uji coba: krayon pewarna kering, kertas gambar, dan plastisin lunak.
|