Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 2: Menyajikan dan Merefleksikan Karya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 2 dengan topik "Menyajikan dan Merefleksikan Karya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 2: Menyajikan dan Merefleksikan Karya

Seni Rupa - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menyajikan dan Merefleksikan Karya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenyajikan dan Merefleksikan Karya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyajikan karya seni rupa dan menceritakan sumber gagasannya
  2. Merefleksikan proses dan hasil karya sendiri

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kamu rasakan ketika membuat karya ini?
  2. Dari mana kamu mendapat ide untuk membuat karyamu?
  3. Apa yang paling kamu sukai dari karyamu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman murid saat membuat karya seni rupa pada pertemuan sebelumnya
  • Guru melakukan asesmen awal dengan meminta murid menunjukkan karya yang telah mereka buat
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar menyajikan karya dan menceritakan dari mana ide kita berasal, serta merefleksikan proses pembuatan karya
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan bahwa setiap karya seni memiliki cerita di baliknya: dari mana idenya, apa yang ingin disampaikan, dan bagaimana perasaan saat membuatnya
  • Guru memberikan contoh sederhana dengan menunjukkan sebuah karya dan menceritakan sumber gagasannya (misal: melihat kupu-kupu di taman, terinspirasi dari warna langit sore)
  • Guru mengajak murid mengamati kembali karya mereka sendiri dan mengingat proses pembuatannya
  • Guru memberikan kosakata sederhana yang dapat digunakan murid untuk menceritakan karya: ide dari, terinspirasi oleh, menggunakan warna, bentuk, merasa senang, merasa kesulitan

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid menyiapkan karya seni rupa yang telah mereka buat pada pertemuan sebelumnya
  • Murid secara bergantian maju ke depan kelas untuk menyajikan karyanya (5-6 murid per sesi, dapat dibagi menjadi beberapa kelompok kecil jika jumlah murid banyak)
  • Setiap murid menceritakan: judul karya (jika ada), sumber gagasan (dari mana idenya), alat dan bahan yang digunakan, dan perasaan saat membuat karya
  • Teman-teman yang mendengarkan memberikan apresiasi dengan tepuk tangan dan boleh mengajukan satu pertanyaan sederhana
  • Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan pada setiap presentasi murid

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar refleksi sederhana atau memandu refleksi lisan dengan pertanyaan: Apa yang paling kamu sukai dari karyamu? Apa yang menurutmu sudah bagus? Apa yang ingin kamu perbaiki di karya berikutnya?
  • Murid mengisi lembar refleksi atau menjawab secara lisan dengan jujur tentang proses dan hasil karya mereka
  • Murid menuliskan atau menyampaikan satu hal baru yang mereka pelajari dari proses berkarya ini
  • Guru memandu murid untuk menyadari bahwa proses berkarya membutuhkan waktu dan usaha, dan setiap karya memiliki keunikan tersendiri
  • Murid menentukan satu hal yang ingin mereka coba atau perbaiki di karya seni berikutnya

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: kita telah belajar menyajikan karya dan menceritakan sumber gagasan, serta merefleksikan proses dan hasil karya kita
  • Guru memberikan penguatan bahwa setiap karya istimewa karena dibuat dengan usaha dan ide yang unik dari masing-masing murid
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengamati karya murid dan lembar refleksi yang telah diisi
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas keberanian menyajikan karya dan kejujuran dalam refleksi
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar berbicara dapat menceritakan karya dengan bantuan gambar sederhana atau simbol visual. Murid yang sudah lancar dapat menambahkan detail cerita tentang proses kreatif mereka.
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat menyajikan karya dalam kelompok kecil terlebih dahulu atau berpasangan dengan teman. Murid yang sudah percaya diri dapat menyajikan di depan kelas penuh dan menjadi contoh bagi teman-temannya.
  • Produk: Refleksi dapat disampaikan dalam bentuk lisan, gambar, atau tulisan sederhana sesuai kemampuan murid. Murid yang kesulitan menulis dapat menggambar ekspresi wajah atau menggunakan stiker untuk menunjukkan perasaan mereka.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menunjukkan karya yang telah dibuat dan menanyakan apakah mereka masih ingat proses pembuatannya
  • Guru mengajukan pertanyaan sederhana: Siapa yang ingat bagaimana membuat karya ini? Dari mana kalian mendapat idenya?

Proses:

  • Observasi saat murid menyajikan karya: apakah murid dapat menceritakan sumber gagasan dengan jelas
  • Pengamatan terhadap kemampuan murid menggunakan kosakata yang tepat untuk mendeskripsikan karya
  • Catatan anekdot tentang kepercayaan diri murid saat presentasi
  • Observasi saat murid mengisi lembar refleksi: apakah murid dapat mengidentifikasi kelebihan dan area perbaikan karya mereka

Akhir:

  • Penilaian hasil lembar refleksi murid dengan rubrik
  • Penilaian kemampuan menyajikan karya berdasarkan observasi selama kegiatan inti
  • Dokumentasi karya dan catatan refleksi untuk portofolio murid

Formatif:

  • Observasi saat murid menyajikan karya dan menceritakan sumber gagasan
  • Tanya jawab selama proses refleksi
  • Pengamatan terhadap kemampuan murid menggunakan kosakata seni rupa sederhana

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan menyajikan karya dan menceritakan sumber gagasan
  • Penilaian lembar refleksi murid
  • Penilaian sikap apresiasi terhadap karya diri sendiri

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyajikan karya dan menceritakan sumber gagasanMurid belum dapat menyajikan karya atau menceritakan sumber gagasan meskipun dengan bantuan guruMurid dapat menyajikan karya namun masih sangat bergantung pada bantuan guru untuk menceritakan sumber gagasanMurid dapat menyajikan karya dan menceritakan sumber gagasan dengan sedikit bantuan atau dorongan guruMurid dapat menyajikan karya dan menceritakan sumber gagasan dengan jelas dan percaya diri tanpa bantuan
Merefleksikan proses dan hasil karyaMurid belum dapat mengidentifikasi kelebihan atau area perbaikan dari karyanyaMurid dapat menyebutkan satu hal tentang karyanya namun belum dapat membedakan kelebihan dan area perbaikanMurid dapat mengidentifikasi kelebihan dan area perbaikan dari karyanya dengan sedikit bantuanMurid dapat mengidentifikasi kelebihan dan area perbaikan dari karyanya dengan jelas serta menentukan tindak lanjut untuk karya berikutnya
Penggunaan kosakata seni rupaMurid belum menggunakan kosakata seni rupa dalam menceritakan karyaMurid menggunakan 1-2 kosakata seni rupa sederhana (warna, bentuk) dalam menceritakan karyaMurid menggunakan 3-4 kosakata seni rupa dengan tepat dalam menceritakan karyaMurid menggunakan beragam kosakata seni rupa dengan tepat dan variatif dalam menceritakan karya
Sikap menghargai karya diri sendiriMurid menunjukkan sikap negatif atau meremehkan karya sendiriMurid mulai menunjukkan sikap positif namun masih ragu terhadap karya sendiriMurid menunjukkan sikap menghargai karya sendiri dan terbuka terhadap saranMurid menunjukkan sikap menghargai karya sendiri, bangga dengan usahanya, dan termotivasi untuk terus berkarya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan untuk menyajikan karya mereka?
  • Bagaimana cara saya memfasilitasi murid yang kurang percaya diri agar berani menyajikan karya?
  • Apakah pertanyaan refleksi yang saya berikan cukup sederhana dan mudah dipahami murid kelas 2?
  • Strategi diferensiasi apa yang paling efektif untuk pembelajaran ini?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran serupa di masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu sukai dari karyamu?
  • Apa yang menurutmu sudah bagus dari karyamu?
  • Apa yang ingin kamu perbaiki atau coba di karya berikutnya?
  • Bagaimana perasaanmu saat menceritakan karyamu di depan teman-teman?
  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang berkarya seni?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Rupa Kelas II Kurikulum Merdeka
  2. Karya seni rupa murid yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya
  3. Lembar refleksi sederhana (dapat berupa gambar ekspresi wajah atau pertanyaan sederhana)
  4. Contoh karya seni rupa untuk demonstrasi guru
  5. Kartu kosakata seni rupa sederhana (warna, bentuk, garis, ide, terinspirasi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.