MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bab 3 — Menggali Ide untuk Berkarya INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Bab 3 — Menggali Ide untuk Berkarya |
|---|
| Alokasi Waktu | 12 JP (12 x 35 menit = 420 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 4 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 2.3.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa sebagai sumber gagasan berkarya
- TP 2.3.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar sebagai inspirasi membuat karya
- TP 2.3.3 Membuat karya seni rupa berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar
- TP 2.3.4 Membuat karya seni rupa berdasarkan pengalaman
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Garis dan warna apa saja yang kalian lihat pada gambar pemandangan ini?
- Bagaimana gambar orang lain bisa memberi kita ide untuk membuat karya sendiri?
- Benda apa saja di ruang kelas kita yang memiliki bentuk garis lurus atau lengkung?
- Warna dan bentuk apa yang kalian lihat pada papan tulis, jam dinding, dan jendela kelas?
- Bagaimana bentuk dan warna benda di sekitar kita bisa memberi ide saat kita ingin menggambar?
- Benda atau tanaman apa di halaman sekolah yang bentuk dan warnanya paling menarik perhatianmu?
- Pengalaman seru apa yang pernah kamu alami bersama keluarga atau teman yang ingin kamu gambar?
- Unsur rupa apa saja (garis, bentuk, atau warna) yang dapat kamu kenali dan sebutkan dari benda di sekitarmu?
- Bagaimana caramu menuangkan hasil pengamatan lingkungan atau pengalaman pribadi menjadi sebuah gambar karya seni rupa?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengenali Unsur-Unsur Rupa dalam Karya Seni Rupa Contoh sebagai Sumber Gagasan Berkarya — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.3.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa sebagai sumber gagasan berkarya
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik visual dengan menunjukkan satu gambar contoh karya lukisan bunga dan meminta murid menunjuk/menyebutkan unsur rupa yang terlihat (acuan jawaban: ada unsur garis lengkung/lurus, bentuk kelopak lingkaran/oval, dan warna merah/kuning/hijau) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati poster contoh karya seni rupa berjudul 'Pemandangan Desa' yang dipajang guru di depan kelas secara saksama (10 menit).
- Guru membimbing murid mengidentifikasi unsur-unsur rupa pada karya contoh melalui tanya jawab terarah mengenai 3 unsur utama: (1) garis (lurus pada pagar, bergelombang pada bukit), (2) bentuk/bidang (segitiga pada atap/gunung, lingkaran pada matahari), dan (3) warna (hijau rumput, biru langit, kuning matahari) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid bermain tantangan 'Detektif Unsur Rupa' secara berpasangan: setiap meja menerima 1 lembar kartu karya seni rupa contoh (lukisan perahu di laut) dan 3 kartu misi untuk mengenali unsur rupa (Misi 1: temukan garis lengkung dan lurus; Misi 2: temukan bentuk segitiga dan lingkaran; Misi 3: temukan 3 warna berbeda) (acuan kartu: Misi 1 garis lengkung pada ombak dan garis lurus pada tiang layar; Misi 2 bentuk segitiga pada layar dan lingkaran pada matahari; Misi 3 warna biru laut, jingga matahari, putih layar) (25 menit).
- Murid menandai dan menyebutkan unsur rupa yang ditemukan dari kartu karya tersebut pada lembar ceklist detektif rupa sebagai sumber ide berkarya (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid menunjukkan satu unsur rupa favorit dari karya contoh yang baru saja mereka temukan dan menyampaikan ide apa yang muncul di kepala mereka (misal: 'Saya melihat garis lengkung ombak, saya jadi ingin menggambar ikan melompat') (15 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali unsur-unsur rupa (garis, bentuk, warna) yang dapat ditemukan dalam karya seni rupa dan bagaimana hal tersebut memicu ide berkarya (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas ketelitian murid dan menyampaikan pengantar singkat bahwa pada pertemuan berikutnya mereka akan mencari unsur rupa pada benda-benda nyata di dalam kelas (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu karya seni rupa contoh dengan kontras visual tinggi untuk murid yang membutuhkan bantuan visual lebih jelas.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan dibantu dengan panduan menunjuk langsung contoh garis atau warna fisik, sedangkan murid yang lebih cepat diberikan kartu karya dengan detail unsur rupa yang lebih variatif.
- Produk: Penyampaian hasil pengenalan unsur rupa dapat dilakukan secara lisan, menunjuk langsung pada gambar, atau mencentang lembar ceklist bergambar.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik singkat di awal pelajaran dengan memperlihatkan lukisan bunga: murid diminta menunjuk atau menyebutkan unsur garis, bentuk, atau warna yang ada pada karya tersebut (acuan: garis lengkung/lurus batang/kelopak, bentuk lingkaran bunga, warna merah/kuning/hijau).
Proses:- Ceklist kinerja 'Detektif Unsur Rupa' saat mengamati kartu karya seni perahu: mengenali minimal 1 jenis garis (lurus/lengkung), 1 bentuk rupa (segitiga layar/lingkaran matahari), dan 2 warna (biru/jingga/putih) sebagai sumber gagasan.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di tahap penutup: guru memperlihatkan 1 gambar karya lukisan kucing dan meminta murid menyebutkan 2 unsur rupa yang langsung mereka kenali (acuan: unsur garis lengkung kumis/tubuh, bentuk oval mata/badan, atau warna jingga/hitam/putih).
Formatif:- Observasi pengenalan unsur rupa (garis, bentuk, warna) saat permainan 'Detektif Unsur Rupa' menggunakan lembar ceklist.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali unsur garis dalam karya seni rupa contoh | Belum mampu mengenali atau menunjuk jenis garis pada karya seni rupa contoh meski dibimbing guru. | Mampu mengenali 1 jenis garis (lurus atau lengkung) pada karya seni rupa contoh dengan bimbingan guru. | Mampu mengenali 2 jenis garis (lurus dan lengkung) pada karya seni rupa contoh secara mandiri. | Mampu mengenali lebih dari 2 variasi garis (lurus, lengkung, zig-zag/gelombang) pada karya seni rupa contoh secara mandiri dan cepat. | | Mengenali unsur bentuk dan warna dalam karya seni rupa contoh sebagai sumber gagasan | Belum dapat mengenali unsur bentuk maupun warna pada karya seni rupa contoh. | Mampu mengenali 1 bentuk atau 1 warna pada karya seni rupa contoh dengan arahan guru. | Mampu mengenali minimal 1 bentuk geometris/organik dan 2 jenis warna pada karya seni rupa contoh secara mandiri. | Mampu mengenali beragam bentuk dan warna pada karya seni rupa contoh serta menyebutkan ide berkarya yang terinspirasi dari unsur tersebut secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah contoh karya seni rupa yang disajikan cukup jelas dan menarik minat murid kelas 2?
- Bagian mana dari kegiatan mengenali unsur rupa yang paling menantang bagi murid?
Murid:- Unsur apa yang paling mudah kamu temukan pada gambar tadi: garis, bentuk, atau warna?
- Gambar apa yang ingin kamu buat setelah melihat contoh karya tadi?
Pertemuan 2 — Menyebutkan Unsur-Unsur Rupa dalam Benda-Benda di Sekitar Ruang Kelas sebagai Inspirasi Membuat Karya — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.3.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar sebagai inspirasi membuat karya
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru memeriksa kehadiran murid dan mengondisikan suasana ruang kelas yang nyaman dan fokus (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan: guru mengangkat satu buah penggaris dan satu buah bola kasti/spidol, lalu meminta murid secara lisan menyebutkan unsur rupa garis, bentuk/bidang, atau warna yang tampak pada benda tersebut (acuan: penggaris memuat garis lurus/bidang persegi panjang/warna sesuai benda fisik; bola memuat bentuk lingkaran atau lengkung) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu murid mengamati secara saksama 3 benda nyata di dalam ruang kelas: (1) Papan tulis (acuan unsur rupa: garis lurus horizontal-vertikal, bentuk persegi panjang, warna putih/hitam), (2) Jam dinding bulat (acuan unsur rupa: garis lengkung/melingkar, bentuk lingkaran, warna bingkai/angka), (3) Daun jendela kaca (acuan unsur rupa: garis tegak dan mendatar berpotongan, bentuk bujur sangkar/persegi, warna transparan/kayu) (15 menit).
- Guru menjelaskan dan memodelkan cara mengidentifikasi serta menyebutkan unsur-unsur rupa (garis, bentuk/bidang, warna) pada benda-benda tersebut dengan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami murid Fase A (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengadakan permainan detektif rupa yang menggembirakan: murid diajak bergerak mengamati sudut-sudut kelas untuk menemukan benda-benda yang memuat unsur rupa tertentu (misalnya: mencari benda bergaris lurus, benda berbentuk bulat, atau benda berwarna cerah) (15 menit).
- Murid secara mandiri memilih 2 benda berbeda di dalam kelas (misalnya: buku tulis, kotak pensil, botol minum, meja, atau kalender dinding) lalu mencatat atau menandai unsur-unsur rupa yang ditemukan (garis, bentuk, warna) pada kartu panduan pengamatan benda (20 menit).
- Murid secara bergiliran menyebutkan unsur-unsur rupa (garis, bentuk/bidang, warna) yang terdapat pada 2 benda pilihannya tersebut di hadapan guru dan teman, serta menyebutkan bagaimana bentuk atau warna benda itu memberi ide/inspirasi gambar (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru bersama murid merefleksikan kegiatan pengamatan dengan menanyakan hal apa yang paling menarik saat mengamati benda di sekitar kelas dan unsur rupa apa yang paling banyak dijumpai (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung dan penguatan atas ketepatan murid dalam menyebutkan unsur rupa pada benda-benda ruang kelas (3 menit).
- Guru membimbing murid merapikan perlengkapan belajar dan menutup pertemuan dengan doa serta salam penutup (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu panduan visual bergambar garis (lurus, lengkung) dan bentuk dasar (lingkaran, segitiga, persegi) bagi murid yang membutuhkan bantuan visual konkret.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru dengan memegang langsung benda dan menelusuri tepi benda dengan jari; murid yang lebih cepat ditantang menemukan dan menyebutkan 3 sampai 4 benda sekaligus.
- Produk: Penyampaian pengamatan dilakukan secara lisan langsung atau menunjukkan pilihan kartu unsur rupa bagi murid yang belum percaya diri berbicara panjang.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik singkat di awal pelajaran dengan menunjukkan 2 benda fisik ruang kelas (penggaris dan spidol). Kriteria kesiapan dinilai dari kemampuan murid menyebutkan minimal 1 unsur rupa pada tiap benda (acuan: penggaris memuat garis lurus atau bentuk persegi panjang; spidol memuat garis lurus atau bentuk tabung/lingkaran tutup).
Proses:- Cek lisan dan lembar ceklis observasi saat murid melakukan permainan detektif rupa dan pengamatan mandiri terhadap 2 benda kelas terpilih. Guru mengamati ketepatan murid menyebutkan unsur garis, bentuk, dan warna pada benda tersebut.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir: Murid menyebutkan unsur rupa (garis, bentuk, warna) pada 1 benda yang ditunjuk secara acak oleh guru di meja murid (acuan penerimaan: menyebutkan dengan tepat jenis garis [lurus/lengkung], bentuk dasar [persegi/lingkaran/segitiga/tabung], dan warna dominan benda tersebut).
Formatif:- Pengamatan unjuk kerja lisan menyebutkan unsur rupa (garis, bentuk, warna) pada benda-benda ruang kelas selama kegiatan pengamatan mandiri dan permainan detektif rupa.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menyebutkan unsur rupa (garis, bentuk/bidang, warna) pada benda-benda di sekitar ruang kelas | Belum mampu menyebutkan unsur garis, bentuk, maupun warna pada benda sekitar ruang kelas meski telah diberikan bimbingan langsung oleh guru. | Menyebutkan 1 unsur rupa (hanya garis, hanya bentuk, atau hanya warna) pada benda sekitar ruang kelas dengan bimbingan dan arahan guru. | Menyebutkan 2 hingga 3 unsur rupa (garis, bentuk/bidang, warna) secara tepat pada 2 benda sekitar ruang kelas secara mandiri (acuan: mengenali garis lurus/lengkung, bentuk dasar, dan warna benda). | Menyebutkan seluruh unsur rupa (garis, bentuk/bidang, dan warna) secara lengkap dan tepat pada lebih dari 2 benda sekitar ruang kelas secara mandiri dan konsisten tanpa ragu. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi singkat dan pengulangan 2-3 kali sudah membantu murid kelas 2 memahami unsur rupa pada benda nyata?
- Apakah permainan detektif rupa efektif membangkitkan rasa ingin tahu dan kegembiraan murid dalam mengamati lingkungan kelas?
- Berapa persen murid yang sudah mampu menyebutkan minimal 2 unsur rupa secara mandiri?
Murid:- Benda apa di kelas yang bentuk garis atau warnanya paling kamu sukai?
- Apakah kamu merasa senang saat mencari benda-benda berbentuk garis dan lingkaran di dalam kelas?
Pertemuan 3 — Membuat Karya Seni Rupa Gambar Sederhana Berdasarkan Pengamatan Lingkungan Sekitar dan Berdasarkan Pengalaman — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.3.3 Membuat karya seni rupa berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar
- TP 2.3.4 Membuat karya seni rupa berdasarkan pengalaman
Pendahuluan:- Guru menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui tanya jawab singkat tentang objek di lingkungan sekolah dan ide pengalaman pribadi yang ingin digambar (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mengamati lingkungan sekitar halaman sekolah atau mengingat kembali satu pengalaman pribadi yang berkesan sebagai sumber ide menggambar (10 menit).
- Guru memberikan contoh gambar sketsa sederhana di papan tulis tentang cara menuangkan objek pengamatan (misal: pohon di halaman) dan pengalaman (misal: bermain bola) menjadi bentuk gambar (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid menyiapkan kertas gambar, pensil, dan pewarna krayon/pensil warna di mejanya masing-masing dengan gembira sambil menyanyikan yel-yel seni (5 menit).
- Murid membuat karya gambar sederhana berdasarkan pengamatan lingkungan sekitar (misal: taman sekolah, tanaman bunga, atau gedung sekolah) pada bidang gambar (25 menit).
- Murid membuat karya gambar sederhana berdasarkan pengalaman pribadi yang pernah dialami (misal: bermain layangan, berlibur bersama keluarga, atau belajar bersama) pada bidang gambar (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kelengkapan gambar buatannya sendiri secara mandiri di meja masing-masing untuk memastikan objek pengamatan dan peristiwa pengalaman sudah tergambar (5 menit).
Penutup:- Murid bersama guru merapikan alat dan bahan pewarna serta kertas gambar ke tempat semula (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik dan apresiasi atas kemandirian murid membuat gambar serta menutup sesi pembelajaran dengan doa penutup (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid dapat memilih fokus objek lingkungan yang paling dikenal (taman, ruang kelas, kantin) atau tema pengalaman yang paling diingat (bermain, berlibur, membantu orang tua).
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru dalam menentukan bentuk dasar objek yang digambar, sedangkan murid yang mandiri langsung menggambar secara leluasa.
- Produk: Gambar sederhana dapat memuat satu objek utama pengamatan/pengalaman bagi pemula, atau memuat beberapa objek pelengkap bagi yang lebih cepat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik kesiapan ide berkarya: Guru menanyakan dua hal kepada murid secara lisan: (1) 'Sebutkan 1 objek nyata di lingkungan sekitar sekolah yang ingin kamu gambar!' (kriteria penerimaan: murid menyebutkan nama objek konkret di sekitar, seperti pohon, bunga, bangku taman, atau tiang bendera); (2) 'Sebutkan 1 peristiwa pengalamanmu sendiri yang ingin kamu gambar!' (kriteria penerimaan: murid menyebutkan satu kegiatan nyata yang pernah dialaminya, seperti bermain sepeda, pergi ke pantai, atau makan bersama keluarga).
Proses:- Catatan amatan saat proses berkarya: guru mengamati proses pembuatan gambar untuk memastikan murid membuat gambar berdasarkan pengamatan lingkungan sekitar (memuat bentuk objek nyata yang diamati) dan membuat gambar berdasarkan pengalaman pribadi (memuat adegan/aktivitas nyata yang dialami).
Akhir Pertemuan:- Cek hasil karya gambar sederhana murid pada akhir pertemuan berdasarkan dua kriteria ketercapaian: (1) Karya gambar lingkungan sekitar memuat minimal 1 bentuk objek konkret hasil amatan (acuan: bentuk pohon/taman/bangunan sekolah dikenali); (2) Karya gambar pengalaman memuat minimal 1 adegan peristiwa yang pernah dialami murid (acuan: ada figur/aktivitas pengalaman yang dikenali).
Formatif:- Observasi unjuk kerja saat murid menggambar objek pengamatan lingkungan sekitar dan gambar peristiwa pengalaman pribadi
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membuat karya seni rupa berdasarkan hasil pengamatan lingkungan sekitar | Belum mampu membuat gambar objek lingkungan sekitar meskipun telah diberikan contoh objek konkret. | Membuat gambar objek lingkungan sekitar dengan bantuan penuh guru dalam menentukan bentuk objek amatan. | Membuat gambar sederhana yang memuat objek konkret hasil pengamatan lingkungan sekitar secara mandiri. | Membuat gambar yang memuat beragam objek konkret hasil pengamatan lingkungan sekitar secara rinci dan mandiri. | | Membuat karya seni rupa berdasarkan pengalaman | Belum mampu membuat gambar peristiwa pengalaman pribadi meskipun telah dibimbing mengingat pengalaman. | Membuat gambar peristiwa pengalaman pribadi dengan bantuan dan arahan guru dalam menentukan ide kejadian. | Membuat gambar sederhana yang memuat peristiwa pengalaman pribadi secara jelas dan mandiri. | Membuat gambar yang memuat cerita peristiwa pengalaman pribadi secara lengkap dan ekspresif secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi membuat gambar dari pengamatan dan pengalaman dapat dipahami dengan mudah oleh murid kelas 2?
- Bagaimana tingkat kemandirian murid dalam mengekspresikan ide pengamatan dan pengalaman ke dalam bentuk gambar?
Murid:- Bagian gambar mana yang paling kamu sukai dari buatanmu hari ini?
- Apakah kamu merasa senang menggambar cerita pengalamanmu sendiri?
Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.3.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa sebagai sumber gagasan berkarya
- TP 2.3.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar sebagai inspirasi membuat karya
- TP 2.3.3 Membuat karya seni rupa berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar
- TP 2.3.4 Membuat karya seni rupa berdasarkan pengalaman
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif, mengecek kehadiran, dan mengondisikan kelas agar tenang dan siap berkarya secara mandiri (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan dan alur pelaksanaan asesmen sumatif: murid berkarya menggambar berdasarkan pengamatan lingkungan sekolah atau pengalaman pribadi secara mandiri di meja masing-masing, sembari dipanggil bergantian ke meja guru untuk tanya jawab lisan mengenali dan menyebutkan unsur rupa (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru menjelaskan instruksi tugas membuat karya seni rupa gambar sederhana di kertas gambar: murid memilih salah satu tema yaitu hasil pengamatan lingkungan sekitar sekolah (misalnya taman, lapangan, atau gerbang sekolah) ATAU pengalaman pribadi (misalnya bermain bola, berkebun, atau rekreasi), dengan memuat unsur rupa garis, bentuk, dan warna (5 menit).
- Guru membacakan rubrik penilaian berkarya visual dan menjelaskan tata cara tanya jawab lisan individual terstruktur saat giliran dipanggil ke meja guru (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh murid secara serentak memulai unjuk kerja pembuatan karya seni rupa gambar sederhana menggunakan krayon/pensil warna di atas kertas gambar berukuran A4 sesuai tema pilihan (pengamatan lingkungan sekitar atau pengalaman pribadi) secara tertib dan mandiri (35 menit).
- Sembari murid berkarya secara serentak, guru memanggil satu per satu murid ke meja guru (durasi 1,5 menit per anak untuk 28-30 murid) untuk melaksanakan tugas tanya jawab lisan terstruktur: (1) Menunjukkan gambar contoh 'Pemandangan Rumah dan Pohon' lalu menanyakan: 'Kenali unsur rupa garis, bentuk, dan warna apa saja yang ada pada gambar ini?' (Acuan jawaban: garis lurus/garis lengkung, bentuk segitiga atap/persegi dinding/lingkaran mahkota pohon, warna hijau/cokelat/merah/kuning); (2) Meminta murid melihat benda di kelas (misalnya jam dinding bulat, papan tulis persegi panjang, atau meja kayu): 'Sebutkan unsur rupa bentuk, garis, atau warna yang ada pada benda tersebut!' (Acuan jawaban: jam dinding berbentuk lingkaran dengan garis lengkung tepi dan warna putih/merah; papan tulis berbentuk persegi panjang dengan garis lurus tepi dan warna putih/hijau; meja berbentuk persegi/persegi panjang warna cokelat). Guru mencatat ketercapaian pada lembar observasi (40 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid merapikan alat mewarnai dan meja masing-masing, mengumpulkan karya gambar di meja guru, lalu secara mandiri memeriksa kelengkapan unsur garis, bentuk, dan warna yang telah digoreskan pada karyanya (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas ketertiban, kesungguhan, dan kemandirian seluruh murid dalam menyelesaikan karya dan tanya jawab sumatif (3 menit).
- Guru merangkum pembelajaran Bab 3 mengenai cara menggali ide dari pengamatan lingkungan sekitar maupun pengalaman pribadi serta menutup pertemuan dengan doa bersama (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi format penyajian gambar contoh cetak dengan kontras warna yang jelas bagi murid yang membutuhkan kejelasan visual.
- Proses: Pemberian instruksi tanya jawab lisan yang dapat diulang dengan bahasa yang tenang dan ramah anak tanpa mengubah indikator ketercapaian.
- Produk: Murid bebas memilih fokus tema karya seni rupa gambar antara hasil pengamatan lingkungan sekitar sekolah ATAU pengalaman pribadi yang paling berkesan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan alat berkarya (kertas gambar, pensil, krayon/pensil warna) dan pemahaman singkat tata tertib pengerjaan asesmen sumatif.
Proses:- Observasi keterlibatan mandiri murid selama proses menggambar dan pencatatan tanya jawab lisan individual di lembar cek observasi guru.
Sumatif Bab:- unjuk kerja pembuatan karya seni rupa serentak dan tanya jawab lisan terstruktur secara bergantian: karya visual gambar pengamatan lingkungan sekitar atau pengalaman pribadi serta penjelasan lisan pengenalan unsur rupa pada karya contoh dan benda sekitar
- unjuk kerja berkarya visual serentak: karya seni rupa berupa gambar sederhana yang memuat unsur rupa berdasarkan pengamatan lingkungan sekolah atau peristiwa pengalaman pribadi murid yang dibuat serentak di kelas (60 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja karya seni rupa (kesesuaian tema pengamatan/pengalaman, penggunaan bentuk, garis, dan warna))
- tanya jawab lisan terstruktur bergantian: penjelasan lisan tiap murid saat mengenali unsur rupa pada gambar contoh dan menyebutkan unsur rupa pada benda di kelas, dinilai 1,5 menit per murid secara bergantian ke meja guru saat murid lain menyelesaikan atau mewarnai karya (45 menit / 1,5 menit = 30 murid, muat 28 murid satu kelas) (45 menit; individual; instrumen: lembar observasi tanya jawab lisan dengan daftar cek indikator unsur rupa (garis, bentuk, warna))
Sumatif:- unjuk kerja pembuatan karya seni rupa serentak dan tanya jawab lisan terstruktur secara bergantian: karya visual gambar pengamatan lingkungan sekitar atau pengalaman pribadi serta penjelasan lisan pengenalan unsur rupa pada karya contoh dan benda sekitar
- unjuk kerja berkarya visual serentak: karya seni rupa berupa gambar sederhana yang memuat unsur rupa berdasarkan pengamatan lingkungan sekolah atau peristiwa pengalaman pribadi murid yang dibuat serentak di kelas (60 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja karya seni rupa (kesesuaian tema pengamatan/pengalaman, penggunaan bentuk, garis, dan warna))
- tanya jawab lisan terstruktur bergantian: penjelasan lisan tiap murid saat mengenali unsur rupa pada gambar contoh dan menyebutkan unsur rupa pada benda di kelas, dinilai 1,5 menit per murid secara bergantian ke meja guru saat murid lain menyelesaikan atau mewarnai karya (45 menit / 1,5 menit = 30 murid, muat 28 murid satu kelas) (45 menit; individual; instrumen: lembar observasi tanya jawab lisan dengan daftar cek indikator unsur rupa (garis, bentuk, warna))
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali Unsur Rupa pada Gambar Contoh (TP 2.3.1) [Acuan: garis lurus/lengkung; bentuk segitiga/persegi/lingkaran; warna primer/sekunder] | Belum mampu mengenali unsur garis, bentuk, maupun warna pada karya seni rupa contoh meskipun telah dibimbing. | Mengenali 1 jenis unsur rupa (hanya warna, hanya garis, atau hanya bentuk) pada karya seni rupa contoh secara mandiri. | Mengenali 2 jenis unsur rupa (kombinasi garis, bentuk, atau warna) pada karya seni rupa contoh secara mandiri. | Mengenali seluruh unsur rupa (garis, bentuk, dan warna) pada karya seni rupa contoh secara lengkap dan tepat. | | Menyebutkan Unsur Rupa pada Benda di Sekitar Ruang Kelas (TP 2.3.2) [Acuan: jam dinding (lingkaran/garis lengkung), papan tulis (persegi panjang/garis lurus), atau meja (persegi/garis lurus)] | Belum mampu menyebutkan unsur rupa pada benda di sekitar ruang kelas meskipun ditunjukkan bendanya. | Menyebutkan 1 unsur rupa (hanya bentuk atau hanya warna) pada benda di ruang kelas yang diamati. | Menyebutkan 2 unsur rupa (misalnya bentuk dan warna, atau garis dan bentuk) pada benda di ruang kelas secara tepat. | Menyebutkan unsur rupa (garis, bentuk, dan warna) pada benda di ruang kelas secara tepat dan lengkap secara mandiri. | | Membuat Karya Seni Rupa Berdasarkan Pengamatan Lingkungan atau Pengalaman Pribadi (TP 2.3.3 & 2.3.4) | Belum mampu membuat gambar sederhana berdasarkan pengamatan lingkungan maupun pengalaman pribadi. | Membuat karya seni rupa gambar sederhana sesuai tema pengamatan/pengalaman namun hanya memuat 1 unsur rupa (hanya garis/sketsa tanpa warna atau tanpa bentuk jelas). | Membuat karya seni rupa gambar sederhana sesuai tema pengamatan lingkungan atau pengalaman pribadi dengan memuat unsur garis, bentuk, dan warna secara jelas. | Membuat karya seni rupa gambar sederhana sesuai tema pengamatan lingkungan atau pengalaman pribadi secara mandiri, lengkap memuat variasi garis, variasi bentuk bidang, dan pewarnaan yang merata. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 1,5 menit per murid untuk tanya jawab lisan terstruktur berjalan efektif dan tidak mengganggu ketenangan kelas saat berkarya?
- Bagaimana ketercapaian kompetensi murid kelas 2 dalam menggali ide dari pengamatan dan pengalaman pribadi serta mengenali unsur rupa?
Murid:- Bagian mana dari gambar buatanmu hari ini yang paling kamu sukai?
- Apakah kamu merasa mudah saat menyebutkan bentuk, garis, dan warna benda di kelas kepada guru tadi?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Rupa SD Kelas II Kemendikbudristek
- Poster karya seni rupa dua dimensi bertema pemandangan dan aktivitas sehari-hari
- Kartu gambar karya seni rupa berukuran A5 untuk aktivitas pasangan
- Lembar ceklist 'Detektif Unsur Rupa'
- Benda-benda konkrit di dalam ruang kelas (papan tulis, jam dinding, meja, jendela, kalender, buku, kotak pensil)
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Kemendikbudristek)
- Kartu visual pengenal unsur rupa (garis lurus, garis lengkung, persegi, lingkaran, segitiga)
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Kemendikbudristek, 2024) Bab 3
- Lingkungan fisik sekolah (halaman, taman, ruang kelas)
- Kertas gambar / buku gambar A4
- Pensil gambar, penghapus, krayon atau pensil warna
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Gambar contoh karya seni rupa (pemandangan rumah dan pohon dengan unsur garis, bentuk, dan warna yang jelas).
- Benda-benda nyata di ruang kelas (jam dinding, papan tulis, meja murid).
- Kertas gambar A4, pensil, penghapus, krayon atau pensil warna.
|