Modul AjarPertemuan 4Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 2: Membuat Karya dengan Garis dan Bidang

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 2 dengan topik "Membuat Karya dengan Garis dan Bidang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 2: Membuat Karya dengan Garis dan Bidang

Seni Rupa - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Membuat Karya dengan Garis dan Bidang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMembuat Karya dengan Garis dan Bidang
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membuat karya seni rupa sederhana yang memadukan garis dan bidang berdasarkan hasil pengamatan
  2. Menggunakan alat dan bahan yang tersedia untuk mengekspresikan ide melalui garis dan bidang

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kalian pernah melihat gambar atau lukisan yang terdiri dari garis-garis dan bidang-bidang? Seperti apa bentuknya?
  2. Apa saja garis dan bidang yang kalian temukan di sekitar kelas kita?
  3. Bagaimana kalau kita membuat karya sendiri dengan menggabungkan garis dan bidang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang garis dan bidang yang pernah mereka lihat atau buat
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan membuat karya seni yang memadukan garis dan bidang
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan contoh karya seniman yang dominan menggunakan garis dan bidang, seperti karya Piet Mondrian atau John Martono
  • Murid mengamati karya tersebut dan mengidentifikasi jenis-jenis garis (lurus, lengkung, tegak, miring) dan bidang (persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran) yang digunakan
  • Guru meminta murid menyebutkan garis dan bidang apa saja yang mereka lihat dalam karya tersebut
  • Murid berdiskusi singkat tentang bagaimana garis dan bidang disusun menjadi karya yang menarik
  • Guru menjelaskan bahwa mereka akan membuat karya sendiri dengan memadukan garis dan bidang berdasarkan pengamatan dan ide mereka

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan alat dan bahan yang tersedia (kertas, pensil, penggaris, crayon/spidol warna, atau bahan lain di lingkungan sekitar)
  • Murid bereksperimen membuat berbagai jenis garis menggunakan alat yang dipilih (garis lurus dengan penggaris, garis lengkung bebas, garis putus-putus)
  • Murid mencoba membuat berbagai bentuk bidang sederhana (persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, atau bentuk bebas)
  • Murid mulai menyusun karya dengan memadukan garis dan bidang sesuai ide mereka sendiri, mengambil inspirasi dari karya seniman yang telah diamati
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan apresiasi terhadap proses kerja murid, mendorong mereka berkreasi dengan bebas
  • Murid menyelesaikan karya mereka dengan menambahkan detail atau mewarnai sesuai keinginan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid diminta menyelesaikan karya dan meletakkannya di meja masing-masing
  • Beberapa murid secara sukarela mempresentasikan karyanya di depan kelas, menjelaskan garis dan bidang apa yang mereka gunakan serta ide di balik karya mereka
  • Murid saling mengapresiasi karya teman dengan menyebutkan hal yang mereka sukai dari karya tersebut
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan menanyakan: Apa yang kalian rasakan saat membuat karya? Bagian mana yang paling menyenangkan? Apa yang kalian pelajari hari ini?
  • Murid menuliskan atau menceritakan satu hal baru yang mereka pelajari tentang garis dan bidang

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengamati hasil karya murid dan memberikan umpan balik positif
  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pembelajaran: kita telah belajar membuat karya dengan memadukan garis dan bidang menggunakan berbagai alat dan bahan
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya berkreasi dan mengekspresikan ide melalui karya seni
  • Guru mengajak murid untuk terus mengamati garis dan bidang di lingkungan sekitar mereka
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan lebih dapat diberikan template garis dan bidang sederhana untuk diikuti, sementara murid yang lebih cepat dapat menciptakan komposisi yang lebih kompleks dengan kombinasi garis dan bidang yang beragam
  • Proses: Murid dapat memilih alat dan bahan yang mereka sukai (pensil, crayon, spidol, atau benda-benda di sekitar untuk mencetak garis dan bidang). Waktu pengerjaan disesuaikan dengan kecepatan kerja murid
  • Produk: Murid dapat menghasilkan karya dalam berbagai bentuk: gambar sederhana dengan beberapa garis dan bidang, kolase dari potongan kertas berbentuk bidang, atau karya yang lebih detail dengan banyak variasi garis dan warna

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid dengan garis dan bidang: Apa saja garis yang pernah kalian lihat atau buat? Bentuk bidang apa yang kalian kenal?
  • Guru mengamati pengetahuan awal murid tentang unsur rupa garis dan bidang

Proses:

  • Observasi saat murid bereksperimen membuat garis dengan berbagai alat
  • Pengamatan ketika murid membuat berbagai bentuk bidang
  • Tanya jawab informal saat murid menyusun karya: Garis apa yang kamu gunakan? Bidang apa yang kamu buat?
  • Penilaian kemampuan murid dalam memadukan garis dan bidang dalam karya mereka

Akhir:

  • Penilaian hasil karya menggunakan rubrik yang mencakup aspek penggunaan garis, penggunaan bidang, kreativitas, dan ekspresi ide
  • Presentasi singkat murid tentang karya mereka
  • Refleksi tertulis atau lisan murid tentang proses belajar dan karya yang dihasilkan

Formatif:

  • Observasi selama proses berkarya: kemampuan murid mengidentifikasi dan menggunakan berbagai jenis garis dan bidang
  • Tanya jawab saat murid bereksperimen dengan alat dan bahan
  • Pengamatan terhadap keterlibatan dan kreativitas murid dalam menyusun karya

Sumatif:

  • Penilaian hasil karya murid menggunakan rubrik: kesesuaian penggunaan garis dan bidang, kreativitas komposisi, kerapian penggunaan alat dan bahan
  • Presentasi sederhana murid tentang karya yang dibuat

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penggunaan GarisMurid belum mampu membuat garis dengan alat yang tersedia atau hanya membuat satu jenis garis tanpa variasiMurid dapat membuat beberapa jenis garis sederhana (lurus atau lengkung) dengan bimbingan guruMurid dapat membuat berbagai jenis garis (lurus, lengkung, miring) dan menggunakannya dalam karya dengan cukup baikMurid dapat membuat berbagai jenis garis dengan terampil dan menggabungkannya secara kreatif dalam karya
Penggunaan BidangMurid belum mampu membuat bidang atau hanya membuat satu bentuk bidang sederhanaMurid dapat membuat beberapa bentuk bidang sederhana (persegi atau lingkaran) dengan bimbinganMurid dapat membuat berbagai bentuk bidang (geometris dan organis) dan menggunakannya dalam karyaMurid dapat membuat berbagai bentuk bidang dengan terampil dan menyusunnya dengan komposisi yang menarik
Kreativitas dan Ekspresi IdeKarya murid belum menunjukkan ide atau hanya meniru contoh tanpa pengembanganKarya murid menunjukkan usaha mengekspresikan ide sederhana dengan paduan garis dan bidang yang terbatasKarya murid menunjukkan ide yang jelas dengan paduan garis dan bidang yang beragam dan cukup menarikKarya murid menunjukkan ide yang orisinal dengan paduan garis dan bidang yang kreatif, beragam, dan menarik secara visual
Penggunaan Alat dan BahanMurid kesulitan menggunakan alat dan bahan yang tersedia atau memerlukan banyak bantuanMurid dapat menggunakan alat dan bahan sederhana dengan bimbingan untuk membuat karyaMurid dapat menggunakan berbagai alat dan bahan dengan cukup terampil untuk mengekspresikan ideMurid dapat menggunakan berbagai alat dan bahan dengan terampil dan bereksperimen dengan cara-cara baru yang kreatif

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan berkarya? Murid mana yang memerlukan bimbingan tambahan?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apakah alat dan bahan yang disediakan cukup memfasilitasi kreativitas murid?
  • Apa yang dapat saya lakukan untuk membuat pembelajaran lebih bermakna dan menggembirakan di pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang garis dan bidang?
  • Bagian mana dari kegiatan membuat karya yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apa yang kamu rasakan ketika membuat karya dengan garis dan bidang?
  • Hal baru apa yang kamu coba hari ini?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang membuat karya seni?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Rupa Kelas II Kurikulum Merdeka
  2. Contoh karya seniman Piet Mondrian dan John Martono (cetak atau digital)
  3. Kertas gambar ukuran A4 atau A3
  4. Pensil, penghapus, penggaris
  5. Crayon, spidol warna, atau cat air
  6. Benda-benda di lingkungan sekitar yang dapat digunakan untuk mencetak garis dan bidang (penggaris, tutup botol, daun, dll)
  7. Gunting dan lem (opsional untuk kolase)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.