Modul AjarPertemuan 2Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 2: Bereksperimen Membuat Aneka Garis

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 2 dengan topik "Bereksperimen Membuat Aneka Garis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 2: Bereksperimen Membuat Aneka Garis

Seni Rupa - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Bereksperimen Membuat Aneka Garis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBereksperimen Membuat Aneka Garis
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu membuat aneka garis (lurus, lengkung, bergelombang, bergerigi, mengulir) menggunakan alat dan bahan sederhana
  2. Murid mampu menguji coba berbagai alat (pensil, krayon, penggaris) untuk menghasilkan garis yang berbeda

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja jenis garis yang pernah kalian lihat di sekitar kita?
  2. Bagaimana cara membuat garis lurus tanpa penggaris?
  3. Alat apa saja yang bisa kita gunakan untuk membuat garis?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengajak murid melakukan asesmen awal dengan bernyanyi lagu anak tentang garis sambil membuat gerakan tubuh membentuk garis lurus dan lengkung
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran: Bereksperimen Membuat Aneka Garis
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik: Apa saja jenis garis yang pernah kalian lihat di sekitar kita? Bagaimana cara membuat garis lurus tanpa penggaris?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: Hari ini kita akan belajar membuat berbagai macam garis dan mencoba alat-alat yang berbeda

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati lingkungan kelas dan mencari benda-benda yang memiliki garis (sisi meja, jendela, garis lantai, dll)
  • Murid menyebutkan jenis garis yang mereka temukan: lurus, lengkung, bergelombang, bergerigi, mengulir
  • Guru memperagakan cara membuat garis lurus dengan gerakan tangan: dari satu titik ke titik lain tanpa mengangkat tangan
  • Murid mencoba meniru gerakan guru di udara untuk merasakan arah dan bentuk garis
  • Guru menunjukkan berbagai alat yang akan digunakan: pensil, krayon, penggaris, dan menjelaskan fungsinya

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan kertas dan alat gambar kepada setiap murid
  • Murid bereksperimen membuat garis lurus tanpa penggaris: tarik garis dari satu titik ke titik lain dengan cepat tanpa mengangkat tangan
  • Murid mencoba menggunakan penggaris untuk membuat garis lurus dan membandingkan hasilnya dengan garis tanpa penggaris
  • Murid membuat aneka garis: lengkung (seperti ombak), bergelombang (naik turun), bergerigi (zig-zag), mengulir (spiral)
  • Murid menguji coba berbagai alat: pensil untuk garis tipis, krayon untuk garis tebal dan berwarna, penggaris untuk garis lurus sempurna
  • Guru berkeliling memberi bimbingan dan umpan balik: Bagus sekali! Coba lagi sampai kamu merasa nyaman. Tidak perlu takut salah, masih bisa dihapus
  • Murid membuat karya bebas menggunakan berbagai jenis garis dan alat yang sudah dipelajari

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati hasil karya mereka sendiri: garis mana yang paling mudah dibuat? Garis mana yang sulit?
  • Murid berpasangan untuk saling menunjukkan karya dan menceritakan pengalaman mereka: alat mana yang paling nyaman digunakan? Garis mana yang paling menarik?
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: Apa perbedaan hasil garis saat menggunakan pensil dan krayon? Kapan kita perlu menggunakan penggaris?
  • Murid menyebutkan jenis garis favorit mereka dan alasannya
  • Guru mengajak murid merefleksi: Apa yang sudah kamu pelajari hari ini? Bagaimana perasaanmu saat bereksperimen dengan berbagai alat?

Penutup:

  • Guru mengajak murid memajang hasil karya mereka di dinding kelas atau meja masing-masing
  • Guru melakukan asesmen akhir: murid diminta membuat satu jenis garis yang disebutkan guru menggunakan alat pilihan mereka
  • Guru memberikan penguatan positif: Kalian semua sudah hebat! Sekarang kalian bisa membuat berbagai macam garis
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya: minggu depan kita akan belajar tentang bidang
  • Murid bersama guru merapikan alat dan bahan, kemudian berdoa dan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat diperkenalkan pada variasi garis lebih kompleks (garis putus-putus, garis titik-titik). Murid yang membutuhkan bantuan tambahan dapat fokus pada 2-3 jenis garis dasar saja (lurus, lengkung, bergelombang)
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung bereksperimen secara mandiri dengan berbagai alat. Murid yang membutuhkan bimbingan dapat bekerja dalam kelompok kecil dengan pendampingan guru atau teman sebaya. Murid dapat memilih alat yang paling nyaman bagi mereka
  • Produk: Murid dapat memilih format karya akhir: membuat koleksi garis dalam satu lembar atau membuat gambar sederhana dengan menggabungkan berbagai jenis garis. Murid yang belum percaya diri boleh menggunakan titik bantu atau template

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajak murid bernyanyi dan bergerak membentuk garis lurus dan lengkung untuk mengecek pemahaman awal tentang jenis garis
  • Guru menanyakan pengalaman murid: Pernahkah kalian menggambar garis? Alat apa yang kalian gunakan?

Proses:

  • Observasi saat murid bereksperimen: apakah murid mencoba berbagai alat dan menghasilkan garis yang berbeda?
  • Guru memberikan umpan balik langsung: Bagus, garismu sudah lurus! Coba buat yang lebih panjang
  • Tanya jawab informal: Bagaimana perasaanmu menggunakan krayon? Lebih mudah pensil atau krayon?
  • Dokumentasi proses dengan foto karya murid di berbagai tahap eksperimen

Akhir:

  • Tes praktik: guru menyebutkan jenis garis (misalnya garis bergelombang) dan murid membuatnya menggunakan alat pilihan mereka dalam waktu singkat
  • Penilaian produk akhir menggunakan rubrik: kemampuan membuat aneka garis dan menggunakan berbagai alat
  • Refleksi lisan: murid menjawab pertanyaan Apa yang sudah kamu pelajari? Garis mana yang paling sulit? Mengapa?
  • Penilaian diri sederhana: murid menunjukkan garis favorit mereka dan menjelaskan alasannya

Formatif:

  • Observasi selama murid bereksperimen membuat garis: apakah murid mampu menghasilkan berbagai jenis garis?
  • Tanya jawab saat proses: alat mana yang menghasilkan garis berbeda?
  • Penilaian sejawat: murid saling memberikan komentar positif terhadap karya teman

Sumatif:

  • Produk akhir: karya berisi aneka garis menggunakan berbagai alat
  • Tes praktik: membuat satu jenis garis yang ditentukan guru menggunakan alat pilihan
  • Refleksi tertulis sederhana atau lisan: murid menceritakan pengalaman belajar mereka

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan membuat aneka jenis garisMurid hanya mampu membuat 1 jenis garis dengan bantuan penuh guruMurid mampu membuat 2-3 jenis garis dengan bimbingan guruMurid mampu membuat 4-5 jenis garis secara mandiriMurid mampu membuat semua jenis garis (lurus, lengkung, bergelombang, bergerigi, mengulir) dengan percaya diri dan mengeksplorasi variasi garis lainnya
Kemampuan menguji coba berbagai alatMurid hanya menggunakan 1 alat dan enggan mencoba alat lainMurid mencoba 2 alat (misalnya pensil dan krayon) dengan dorongan guruMurid mencoba 3 alat berbeda (pensil, krayon, penggaris) dan dapat melihat perbedaan hasilMurid mencoba semua alat yang tersedia, membandingkan hasilnya, dan dapat menjelaskan perbedaan hasil dari setiap alat
Kreativitas dalam berkaryaMurid meniru persis contoh guru tanpa variasiMurid membuat variasi sederhana dari contoh guruMurid membuat karya dengan menggabungkan berbagai jenis garis secara kreatifMurid membuat karya orisinal yang unik dengan menggabungkan aneka garis dan alat secara harmonis dan ekspresif
Kemandirian dalam bereksperimenMurid sangat bergantung pada guru dan tidak berani mencoba sendiriMurid mencoba sendiri setelah melihat contoh dan memerlukan dorongan terus-menerusMurid berani bereksperimen sendiri dan meminta bantuan hanya saat menghadapi kesulitanMurid dengan percaya diri bereksperimen secara mandiri, tidak takut salah, dan terus mencoba hingga merasa puas dengan hasilnya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid menunjukkan antusiasme saat bereksperimen dengan berbagai alat dan garis?
  • Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk setiap tahap pembelajaran?
  • Murid mana yang masih membutuhkan bimbingan lebih lanjut?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid dengan kebutuhan berbeda?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Garis apa yang paling mudah kamu buat? Mengapa?
  • Garis apa yang paling sulit? Apa yang membuatnya sulit?
  • Alat apa yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan hari ini?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang garis?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Rupa Kelas 2 Kurikulum Merdeka
  2. Buku Siswa Seni Rupa Kelas 2 Kurikulum Merdeka
  3. Kertas gambar atau kertas HVS
  4. Pensil (2B atau HB)
  5. Krayon warna-warni
  6. Penggaris plastik
  7. Penghapus
  8. Benda-benda di lingkungan kelas yang memiliki garis (meja, jendela, papan tulis)
  9. Karya seniman Piet Mondrian atau John Martono sebagai inspirasi (opsional)
  10. LKPD 3 dan LKPD 4 dari Buku Guru (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.