Modul AjarBab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 2 Bab 1: Bermain dengan Garis, Bidang, dan Warna

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Seni Rupa kelas 2 untuk Bab 1 "Bermain dengan Garis, Bidang, dan Warna", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 2 Bab 1: Bermain dengan Garis, Bidang, dan Warna

Seni Rupa - Kelas 2

Bab 1

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Bab 1 — Bermain dengan Garis, Bidang, dan Warna

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBab 1 — Bermain dengan Garis, Bidang, dan Warna
Alokasi Waktu15 JP (15 x 35 menit = 525 menit)
Jumlah Pertemuan5
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 2.1.1 Menyebutkan unsur-unsur rupa berupa garis dan bidang dalam benda-benda di sekitar
  2. TP 2.1.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa warna dalam karya seni rupa
  3. TP 2.1.3 Menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk membuat aneka garis dan bidang
  4. TP 2.1.4 Membuat karya seni rupa berupa komposisi garis, bidang, dan warna berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas✓
Kolaborasi
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bila kalian melihat tepi papan tulis dan jam dinding kelas, garis atau bentuk apa yang tampak?
  2. Benda apa saja di ruang kelas kita yang memiliki garis lurus atau bidang lingkaran?
  3. Warna apa saja yang kalian lihat pada lukisan pemandangan di dinding kelas ini?
  4. Bagaimana kita mengenali warna-warna yang ada di dalam sebuah karya lukisan?
  5. Bagaimana goresan yang dihasilkan jika kita menarik garis menggunakan sisi tepi penggaris dibandingkan dengan tangan bebas?
  6. Apa yang terjadi jika krayon digoreskan dengan posisi miring pada kertas gambar untuk membentuk bidang?
  7. Garis dan bentuk apa saja yang dapat kamu temukan jika melihat ke luar jendela kelas?
  8. Bagaimana caramu menggabungkan garis lurus, bidang lingkaran, dan warna cerah menjadi sebuah gambar pemandangan lingkungan sekolah?
  9. Garis, bidang, dan warna apa saja yang sudah kamu temukan di sekitarmu?
  10. Bagaimana caramu memadukan garis, bidang, dan warna menjadi gambar yang indah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menyebutkan Unsur Garis dan Bidang pada Benda di Sekitar Kelas — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.1.1 Menyebutkan unsur-unsur rupa berupa garis dan bidang dalam benda-benda di sekitar

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menunjukkan gambar penggaris panjang dan piring plastik: murid menyebutkan unsur garis lurus pada tepi penggaris dan unsur bidang lingkaran pada piring (acuan: penggaris = garis lurus; piring = bidang lingkaran) (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengamati dan menyebutkan unsur garis serta bidang yang ada pada benda-benda di ruang kelas (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperkenalkan ragam unsur garis (lurus, lengkung, bergelombang) dan unsur bidang (persegi, persegi panjang, lingkaran, segitiga) menggunakan contoh fisik 4 benda kelas konkret: buku tulis bergaris tepi lurus dan bidang persegi panjang, jam dinding bergaris lengkung dan bidang lingkaran, penggaris segitiga berbidang segitiga, serta hiasan pita dinding bergaris bergelombang (15 menit).
  • Murid menyimak dan menirukan penamaan unsur garis dan bidang sambil meraba tepi tepi benda tersebut secara sadar dan cermat (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Guru mengadakan permainan menggembirakan 'Misi Detektif Garis dan Bidang': guru menyebutkan satu jenis garis atau bidang, kemudian murid berlomba mencari dan menyentuh benda di kelas yang memiliki unsur tersebut (misal: 'Cari benda bergaris lengkung!' -> murid menyentuh gagang pintu atau tepi ember sampah) (15 menit).
  • Murid dibagikan lembar latihan pengamatan 4 benda kelas bergambar konkret: (1) Papan tulis, (2) Jam dinding bulat, (3) Rautan pensil segitiga, (4) Permukaan ubin lantai kelas. Murid secara mandiri menyebutkan/menuliskan unsur garis dan bidang pada ke-4 benda tersebut (acuan kunci jawaban: 1. Papan tulis = garis lurus, bidang persegi panjang; 2. Jam dinding bulat = garis lengkung/melingkar, bidang lingkaran; 3. Rautan pensil segitiga = garis lurus, bidang segitiga; 4. Ubin lantai = garis lurus, bidang persegi) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru bersama murid membahas hasil pengamatan ke-4 benda kelas, memeriksa ketepatan penyebutan unsur garis dan bidang secara bersama-sama (10 menit).
  • Murid menceritakan secara singkat benda apa di kelas yang paling mudah dikenali unsur garis atau bidangnya dan mengapa benda tersebut mudah dikenali (10 menit).

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan kembali bahwa benda-benda di sekitar kelas terbentuk dari aneka unsur garis (lurus, lengkung, bergelombang) dan bidang (persegi, persegi panjang, lingkaran, segitiga) (5 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas ketelitian murid dalam mengamati kelas serta menutup kegiatan belajar dengan salam dan doa (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan benda konkret langsung di meja bagi murid yang membutuhkan perabaan langsung; gambar benda kelas berukuran besar bagi kelas.
  • Proses: Bimbingan terbimbing dan permodelan langsung bagi murid yang belum membedakan garis lengkung dan lurus; tantangan mandiri mengidentifikasi lebih banyak unsur garis dan bidang pada benda sekitar bagi murid cepat.
  • Produk: Murid dapat menyebutkan secara lisan langsung atau menuliskan nama garis dan bidang pada lembar pengamatan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik menggunakan 2 benda nyata di depan kelas: menunjukkan penggaris panjang dan piring plastik. Pertanyaan: 'Sebutkan jenis garis pada tepi penggaris ini dan jenis bidang pada piring ini!' (Acuan: tepi penggaris = garis lurus; piring = bidang lingkaran).

Proses:

  • Pemeriksaan lembar latihan pengamatan 4 benda kelas (Papan tulis, Jam dinding bulat, Rautan segitiga, Ubin lantai). Kriteria ketepatan: menyebutkan pasangan garis dan bidang secara tepat sesuai acuan: (1) Papan tulis = garis lurus & bidang persegi panjang; (2) Jam dinding = garis lengkung/melingkar & bidang lingkaran; (3) Rautan segitiga = garis lurus & bidang segitiga; (4) Ubin lantai = garis lurus & bidang persegi.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup: Guru menunjuk daun pintu kelas dan botol minum silinder. Murid menyebutkan unsur garis dan bidang yang tampak (Acuan: daun pintu = garis lurus, bidang persegi panjang; botol minum/tutupnya = garis lengkung, bidang lingkaran).

Formatif:

  • Tes lisan diagnostik di awal pembelajaran
  • Observasi unjuk kerja dan lembar pengamatan mandiri 4 benda kelas pada kegiatan inti

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan unsur garis pada benda di sekitarBelum mampu menyebutkan unsur garis pada ke-4 benda kelas yang diamati meskipun dibimbing.Menyebutkan 1 sampai 2 unsur garis dengan tepat pada benda kelas yang diamati dengan bantuan guru (acuan: lurus, lengkung/melingkar).Menyebutkan 3 sampai 4 unsur garis dengan tepat pada benda kelas yang diamati secara mandiri (acuan: 1. lurus, 2. lengkung/melingkar, 3. lurus, 4. lurus).Menyebutkan seluruh (4) unsur garis pada benda kelas dengan tepat secara mandiri serta mampu menyebutkan jenis garis tambahan (garis bergelombang/bergerigi) pada benda sekitar lainnya.
Menyebutkan unsur bidang pada benda di sekitarBelum mampu menyebutkan unsur bidang pada ke-4 benda kelas yang diamati meskipun dibimbing.Menyebutkan 1 sampai 2 unsur bidang dengan tepat pada benda kelas yang diamati dengan bantuan guru (acuan: persegi panjang, lingkaran, segitiga, persegi).Menyebutkan 3 sampai 4 unsur bidang dengan tepat pada benda kelas yang diamati secara mandiri (acuan: 1. persegi panjang, 2. lingkaran, 3. segitiga, 4. persegi).Menyebutkan seluruh (4) unsur bidang pada benda kelas dengan tepat secara mandiri serta mampu menyebutkan bidang pada benda tambahan di sekitar kelas tanpa ragu.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah murid dapat membedakan antara garis (unsur satu dimensi/tepi) dan bidang (unsur dua dimensi/permukaan) pada benda nyata?
  • Apakah permainan mencari benda efektif dalam membangun keaktifan dan kejelian pengamatan murid?

Murid:

  • Garis atau bidang apa yang paling mudah kamu temukan di dalam kelas kita hari ini?
  • Benda apa di ruang kelas yang bentuknya paling kamu sukai?

Pertemuan 2 — Menyebutkan Unsur Warna dalam Karya Seni Rupa — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.1.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa warna dalam karya seni rupa

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu 'Pelangi' untuk membangkitkan suasana gembira dan mengenalkan aneka sebutan warna (merah, kuning, hijau, biru) (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan menunjukkan 3 kartu warna dasar (merah, kuning, biru) dan meminta murid secara lisan menyebutkan nama ketiga warna tersebut (acuan: kartu 1 = merah, kartu 2 = kuning, kartu 3 = biru) guna memetakan kesiapan belajar (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menyebutkan unsur-unsur rupa warna yang terdapat di dalam karya seni rupa (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memajang sebuah gambar karya seni lukis berjudul 'Taman Bunga Ceria' yang memuat 6 unsur warna: merah, kuning, hijau, biru, oranye, dan ungu (10 menit).
  • Guru membimbing murid mengamati karya lukisan tersebut secara saksama dan bersama-sama mengidentifikasi letak serta nama unsur warna yang tampak (acuan rincian warna: bunga mawar = merah, matahari = kuning, daun = hijau, langit = biru, kupu-kupu = oranye, bunga anggrek = ungu) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar bergambar reproduksi karya seni lukis 'Pemandangan Desa' kepada setiap murid untuk diamati secara mandiri (acuan 6 unsur warna pada lukisan: atap rumah = merah, padi = kuning, bukit = hijau, sungai = biru, pagar = cokelat, awan = putih) (10 menit).
  • Melalui permainan menggembirakan 'Detektif Warna', guru menyebutkan nama objek lukisan (misalnya: atap rumah, bukit, padi, sungai) dan murid berlomba menyebutkan nama unsur warna pada objek karya seni tersebut secara lisan (acuan: atap rumah = merah; padi = kuning; bukit = hijau; sungai = biru) (15 menit).
  • Murid mengerjakan lembar latihan mandiri dengan menandai dan menyebutkan 4 nama unsur warna yang terdapat pada gambar lukisan yang disediakan (pilihan acuan: merah, kuning, hijau, biru, cokelat, putih; target minimal 4 warna benar) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru menampilkan kembali karya seni lukis di papan tulis dan mengonfirmasi bersama murid kebenaran nama-nama unsur warna yang telah disebutkan (10 menit).
  • Beberapa murid secara bergiliran menyebutkan satu unsur warna favorit yang paling mencolok pada karya seni lukis tersebut beserta alasannya (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali nama-nama unsur warna yang berhasil ditemukan dan disebutkan dari karya seni rupa hari ini (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik apresiatif atas ketepatan murid menyebutkan unsur-unsur warna dan menutup sesi dengan doa serta salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan kartu acuan pencocokan 3 warna primer (merah, kuning, biru); murid yang lebih cepat diberikan gambar karya lukis dengan variasi hingga 8 warna (termasuk oranye, ungu, cokelat, hitam).
  • Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru dengan menunjuk langsung area warna pada karya seni sebelum menyebutkannya; murid yang mahir langsung mengidentifikasi dan menyebutkan unsur warna secara mandiri.
  • Produk: Semua murid mencapai target yang sama yaitu menyebutkan nama unsur warna dalam karya lukisan secara lisan atau dengan mencentang label warna pada lembar tugas.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Guru menunjukkan 3 kartu warna dan meminta murid menyebutkan namanya secara lisan. Acuan jawaban benar: Kartu 1 = merah, Kartu 2 = kuning, Kartu 3 = biru.

Proses:

  • Pengamatan lisan dan pencatatan lembar kerja saat murid menyebutkan 4 unsur warna pada gambar karya seni lukis 'Pemandangan Desa'. Kunci acuan warna pada karya: atap rumah = merah, padi = kuning, bukit = hijau, sungai = biru, pagar = cokelat, awan = putih. Kriteria ketercapaian: murid tepat menyebutkan minimal 4 dari 6 warna yang ada pada karya.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman penutup: Guru menunjuk 2 bagian warna berbeda secara acak pada karya seni lukis di depan kelas (misalnya area sungai dan atap rumah) dan meminta murid serentak atau bergantian menyebutkan nama warnanya (acuan jawaban: biru dan merah).

Formatif:

  • Tes lisan diagnostik di awal pembelajaran berupa menyebutkan 3 warna dasar pada kartu
  • Observasi pengamatan lisan selama permainan 'Detektif Warna' dan pemeriksaan lembar latihan menyebutkan minimal 4 unsur warna dalam karya lukis

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan menyebutkan unsur-unsur rupa warna dalam karya seni rupaBelum mampu menyebutkan unsur warna dalam karya seni rupa atau hanya tepat menyebutkan 1 warna dengan bantuan penuh.Mampu menyebutkan 2 hingga 3 unsur warna dalam karya seni rupa secara tepat dengan sedikit bimbingan guru.Mampu menyebutkan minimal 4 unsur warna dalam karya seni rupa secara tepat dan mandiri (acuan warna karya: merah, kuning, hijau, biru, cokelat, putih).Mampu menyebutkan seluruh (5-6) unsur warna dalam karya seni rupa secara lengkap, tepat, dan mandiri tanpa keraguan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media reproduksi karya seni lukis yang digunakan cukup jelas dan memudahkan murid mengenali ragam unsur warnanya?
  • Apakah permainan 'Detektif Warna' efektif mendorong seluruh murid aktif dan gembira menyebutkan unsur warna?

Murid:

  • Warna apa saja yang paling mudah kamu temukan dan sebutkan dari lukisan tadi?
  • Bagian mana dari kegiatan mencari warna lukisan hari ini yang paling kamu sukai?

Pertemuan 3 — Menguji Coba Alat dan Bahan untuk Membuat Aneka Garis dan Bidang — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.1.3 Menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk membuat aneka garis dan bidang

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar, dan mengajak murid berdoa bersama (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk membuat aneka garis dan aneka bidang (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik unjuk kerja singkat: guru meminta setiap murid mengambil satu pensil dan kertas buram, lalu mencoba membuat satu garis lurus dan satu bentuk bidang lingkaran kecil secara mandiri (acuan diagnostik: mampu menggoreskan alat tulis membentuk garis memanjang dan garis tertutup/bidang) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru memperagakan eksplorasi alat: memegang pensil tegak menghasilkan garis tipis, memiringkan krayon menghasilkan sapuan lebar, serta menggunakan penggaris untuk garis lurus rapi (10 menit).
  • Murid menyimak dan mengidentifikasi ragam aneka garis (garis lurus, garis lengkung, garis gelombang, garis zig-zag) serta aneka bidang (bidang segitiga, bidang persegi, bidang lingkaran, bidang tak beraturan) yang dicontohkan guru di papan tulis (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid melakukan 'Tantangan Jelajah Alat Menggembirakan': murid menguji coba alat tulis yang dimiliki (pensil, spidol, krayon, penggaris) pada Lembar Eksplorasi untuk membuat 4 aneka garis: (1) garis lurus dengan penggaris, (2) garis lengkung dengan tangan bebas, (3) garis gelombang dengan spidol, dan (4) garis zig-zag dengan krayon (25 menit).
  • Murid melanjutkan eksperimen dengan menguji coba alat untuk membuat 4 aneka bidang: (1) bidang persegi menggunakan bantuan penggaris/pensil, (2) bidang segitiga dengan krayon, (3) bidang lingkaran dengan tangan bebas menggunakan spidol, dan (4) bidang tak beraturan dengan sapuan miring krayon (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid meletakkan lembar hasil uji coba di atas meja masing-masing, mengamati perbedaan tebal-tipis goresan dan kerapian bentuk bidang yang dihasilkan dari berbagai alat yang telah dicoba (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan hasil eksplorasi: setiap alat (pensil, krayon, spidol, penggaris) menghasilkan karakter garis dan bidang yang berbeda (5 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa cek pemahaman unjuk kerja singkat pada lembar catatan guru terhadap hasil uji coba garis dan bidang murid, lalu merapikan alat dan bahan bersama-sama (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan titik bantu untuk menarik garis lurus dan bidang geometris, sedangkan murid yang sudah mahir dapat mengeksplorasi variasi ketebalan tekanan krayon.
  • Proses: Murid yang mengalami kendala motorik halus dipandu guru secara langsung cara memegang penggaris agar tidak bergeser; murid mandiri langsung menguji coba variasi alat secara bebas.
  • Produk: Hasil uji coba minimal memuat 3 aneka garis dan 2 aneka bidang untuk murid dengan hambatan belajar, serta 4 aneka garis lengkap dan 4 bidang bagi murid reguler/mahir.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik unjuk kerja singkat: Murid diminta menggoreskan satu garis lurus dan satu bidang tertutup lingkaran di atas kertas buram menggunakan pensil (acuan: murid mampu mengendalikan alat tulis untuk menarik garis bersambung dan membuat bentuk bidang tertutup tanpa putus).

Proses:

  • Observasi sistematika uji coba alat dan bahan: Mengamati bagaimana murid mencoba pensil, krayon, spidol, dan penggaris saat membuat 4 target garis (lurus, lengkung, bergelombang, zig-zag) dan 4 target bidang (persegi, segitiga, lingkaran, tak beraturan).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman/hasil kerja eksplorasi: Pemeriksaan kelengkapan hasil uji coba pada Lembar Eksplorasi dengan acuan ketercapaian: (1) Garis lurus dibuat menggunakan alat bantu sisi lurus/penggaris, (2) Garis lengkung/bergelombang dibuat dengan keluwesan goresan tangan bebas, (3) Garis zig-zag dibuat bersudut tegas, (4) Bidang geometris (persegi, segitiga, lingkaran) membentuk kurva tertutup jelas, (5) Bidang tak beraturan dibuat dengan eksplorasi sapuan alat/krayon.

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja saat murid menguji coba alat dan bahan membuat aneka garis dan bidang
  • Penilaian lembar kerja eksplorasi aneka garis dan aneka bidang

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menguji coba alat dan bahan untuk membuat aneka garisHanya mampu menguji coba 1 jenis alat untuk membuat 1 jenis garis dengan bantuan penuh guru.Mampu menguji coba 2 jenis alat untuk membuat 2 jenis garis (misal: garis lurus dan lengkung) secara mandiri.Mampu menguji coba 3 atau 4 alat (pensil, krayon, spidol, penggaris) untuk membuat 3-4 aneka garis (lurus, lengkung, gelombang, zig-zag) secara mandiri sesuai karakteristik alat.Mampu menguji coba seluruh variasi alat dan bahan yang dimiliki untuk membuat 4 aneka garis dengan variasi ketebalan/tekanan garis secara konsisten dan mandiri.
Menguji coba alat dan bahan untuk membuat aneka bidangBelum mampu membentuk kurva tertutup menjadi bidang menggunakan alat yang dimiliki tanpa bantuan fisik guru.Mampu menguji coba alat untuk membuat 1-2 bentuk bidang sederhana (misal: persegi atau lingkaran) secara mandiri.Mampu menguji coba alat dan bahan untuk membuat minimal 3 aneka bidang (persegi, segitiga, lingkaran, atau tak beraturan) hingga membentuk bidang tertutup secara mandiri.Mampu menguji coba alat dan bahan untuk membuat seluruh 4 target aneka bidang (geometris dan tak beraturan) dengan rapi, tertutup penuh, dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid aktif bereksplorasi menguji coba alat yang mereka bawa sendiri?
  • Bagian mana dari teknik penggunaan alat (misal: memegang penggaris atau memiringkan krayon) yang paling banyak membutuhkan bimbingan?

Murid:

  • Alat mana yang paling mudah kamu gunakan untuk membuat garis lurus?
  • Apa perbedaan bentuk bidang yang kamu buat menggunakan pensil dibanding krayon?

Pertemuan 4 — Membuat Karya Komposisi Garis, Bidang, dan Warna Berdasarkan Pengamatan Lingkungan Sekitar — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.1.4 Membuat karya seni rupa berupa komposisi garis, bidang, dan warna berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid secara hangat (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu membuat karya seni rupa komposisi garis, bidang, dan warna dari hasil pengamatan lingkungan sekitar (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat: Murid diminta melihat ke arah halaman/taman sekolah melalui jendela atau pintu kelas dan menyebutkan 1 garis serta 1 bidang yang terlihat (acuan penerimaan: menyebutkan minimal 1 garis nyata seperti garis lurus tiang bendera/garis lengkung dahan pohon, dan 1 bidang nyata seperti persegi jendela/lingkaran pot bunga) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid diajak mengamati demonstrasi guru tentang cara memadukan unsur rupa dari benda sekitar menjadi komposisi gambar (misalnya memadukan garis lurus tiang, bidang lingkaran bunga, dan pewarnaan) secara sadar dan cermat (10 menit).
  • Permainan Detektif Sketsa (Menggembirakan): Murid secara berpasangan diajak menebak teka-teki visual cepat yang digambar guru di papan tulis; guru menarik 2 jenis garis dan 1 bidang dari benda kelas (misal: garis lurus dan bidang persegi panjang pintu), lalu murid yang cepat mengangkat tangan dan menebak bendanya mendapat tepuk apresiasi bersama (10 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid menyiapkan kertas gambar A4, pensil, dan krayon/pensil warna, kemudian menentukan objek lingkungan sekitar sekolah (taman, gedung sekolah, gerbang, atau halaman bermain) sebagai ide karya komposisinya (10 menit).
  • Murid mulai menggambar sketsa komposisi dengan memadukan aneka garis (lurus, lengkung, atau gelombang) dan aneka bidang (geometris atau organis) berdasarkan pengamatan lingkungan secara mandiri (20 menit).
  • Murid mengaplikasikan unsur warna (panas seperti merah/kuning/oranye atau dingin seperti biru/hijau/ungu) pada bidang dan garis sketsa hingga seluruh bidang gambar terisi harmonis menjadi satu kesatuan komposisi (25 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid meletakkan karya yang telah selesai di atas meja masing-masing, lalu mengamati karyanya sendiri untuk memeriksa apakah unsur garis, bidang, dan warna dari lingkungan sekitar telah terwujud lengkap pada gambarnya (10 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas karya seni rupa komposisi garis, bidang, dan warna yang telah dibuat murid secara mandiri dan tekun (3 menit).
  • Guru memandu murid merapikan kembali alat dan bahan gambar ke tempat semula serta mengingatkan kegiatan pada pertemuan berikutnya (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu contoh visual sederhana unsur garis dan bidang benda lingkungan sekitar bagi murid yang membutuhkan inspirasi bentuk dasar.
  • Proses: Memberikan bimbingan langsung dalam penarikan garis awal bagi murid yang ragu, sementara murid yang mahir diberikan keleluasaan bereksplorasi memadukan lebih dari tiga variasi garis dan bidang lingkungan.
  • Produk: Murid bebas menentukan fokus objek lingkungan sekitar yang digambar (taman bunga, sudut gedung kelas, atau lapangan sekolah) sesuai minatnya.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik lisan saat pendahuluan: Murid mengamati lingkungan sekitar kelas dan menyebutkan 1 garis serta 1 bidang yang tampak. Kriteria penerimaan operasional: Murid menyebutkan minimal 1 garis nyata (misal: garis lurus tiang, garis lengkung daun) dan 1 bidang nyata (misal: persegi kaca jendela, lingkaran jam dinding/pot bunga).

Proses:

  • Pengamatan berkala saat tahap Mengaplikasi terhadap: (1) ketepatan memadukan garis (lurus/lengkung/gelombang), (2) ketepatan memadukan bidang (geometris/organis), dan (3) penerapan variasi warna pada karya komposisi berdasarkan hasil pengamatan lingkungan.

Akhir Pertemuan:

  • Pemeriksaan hasil karya gambar komposisi seni rupa murid pada tahap Merefleksi dengan kriteria penerimaan: karya memuat perpaduan minimal 2 jenis garis berbeda, minimal 2 jenis bidang berbeda, dan pewarnaan menyeluruh yang terinspirasi dari objek lingkungan sekitar sekolah.

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja proses pembuatan komposisi garis, bidang, dan warna dari pengamatan lingkungan sekitar.
  • Cek pemahaman visual karya murid menggunakan rubrik analitis.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemaduan Unsur Garis Berdasarkan Pengamatan LingkunganBelum memadukan garis objek lingkungan sekitar ke dalam karya (hanya membuat coretan acak tanpa bentuk garis terarah).Membuat karya dengan 1 jenis garis saja dari objek lingkungan sekitar dengan bimbingan guru.Membuat karya dengan memadukan minimal 2 jenis garis berbeda (misal: lurus dan lengkung) dari objek lingkungan sekitar secara mandiri.Membuat karya dengan memadukan 3 jenis variasi garis atau lebih (lurus, lengkung, bergelombang/bergerigi) dari objek lingkungan sekitar secara mandiri dan rapi.
Pemaduan Unsur Bidang Berdasarkan Pengamatan LingkunganBelum membentuk bidang tertutup dari objek lingkungan sekitar pada karya gambar.Membuat karya dengan memuat 1 bentuk bidang sederhana dari objek lingkungan sekitar dengan bimbingan guru.Membuat karya dengan memadukan minimal 2 bentuk bidang berbeda (geometris atau organis) dari objek lingkungan sekitar secara mandiri.Membuat karya dengan memadukan beragam bentuk bidang (gabungan geometris dan organis) dari objek lingkungan sekitar secara mandiri dan harmonis.
Pewarnaan KomposisiBelum mewarnai bidang dan garis pada karya komposisi.Mewarnai sebagian kecil bidang karya dengan 1 warna saja secara belum merata.Mewarnai seluruh bidang dan garis karya menggunakan 2 variasi warna atau lebih secara rapi dan merata.Mewarnai seluruh bidang karya menggunakan perpaduan aneka warna (warna panas dan dingin) secara penuh, merata, dan harmonis.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu menggambar dan mewarnai komposisi garis, bidang, dan warna mencukupi bagi seluruh murid?
  • Bagaimana respons murid terhadap kegiatan mengamati lingkungan sekitar sebagai sumber ide berkarya seni rupa?

Murid:

  • Bagian mana dari gambarmu yang paling kamu sukai?
  • Garis dan bidang apa saja dari lingkungan sekolah yang berhasil kamu masukkan ke dalam karyamu?

Pertemuan 5 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.1.1 Menyebutkan unsur-unsur rupa berupa garis dan bidang dalam benda-benda di sekitar
  • TP 2.1.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa warna dalam karya seni rupa
  • TP 2.1.3 Menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk membuat aneka garis dan bidang
  • TP 2.1.4 Membuat karya seni rupa berupa komposisi garis, bidang, dan warna berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar

Pendahuluan:

  • Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran murid (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan ke-5, yaitu menunjukkan penguasaan tentang garis, bidang, dan warna melalui penyebutan lisan di meja guru serta menggambar komposisi secara mandiri di meja masing-masing (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan tata tertib dan petunjuk pelaksanaan dua tugas asesmen sumatif: (1) seluruh kelas menyiapkan kertas A4, krayon, dan pensil warna untuk berkarya mandiri; (2) saat kelas mulai menggambar, guru akan memanggil murid satu per satu ke meja guru untuk tanya jawab lisan selama 1,5 menit (3 menit).
  • Guru memperlihatkan contoh gambar pajangan di meja guru yang memuat warna merah, kuning, hijau, dan biru, serta menjelaskan bahwa murid akan diminta menyebutkan 1 garis dan 1 bidang pada benda kelas, serta warna pada gambar tersebut (2 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Tugas 1 (Lisan terstruktur, 42 menit paralel): Guru memanggil murid bergiliran satu per satu ke meja guru (1,5 menit per murid x 28 murid = 42 menit). Guru mengajukan 3 pertanyaan lisan berikut dan mencatat ketercapaian pada daftar cek: (a) 'Sebutkan 1 jenis garis pada bingkai papan tulis atau kaki meja di dekatmu!' [Acuan jawaban diterima: garis lurus/tegak lurus/horizontal/vertikal]; (b) 'Sebutkan 1 jenis bidang pada permukaan meja atau jam dinding kelas!' [Acuan jawaban diterima: persegi panjang, kotak, lingkaran/bulat]; (c) 'Sebutkan 2 warna yang kamu lihat pada gambar peraga ini!' [Acuan gambar: gambar peraga memuat warna merah, kuning, hijau, dan biru; acuan jawaban diterima: menyebutkan minimal 2 warna dari merah, kuning, hijau, biru] (42 menit).
  • Tugas 2 (Karya komposisi serentak, 50 menit): Secara serentak dan mandiri di meja masing-masing (berjalan sejak Tugas 1 dimulai hingga tuntas), seluruh murid menguji coba alat krayon dan pensil warna untuk membuat karya gambar komposisi garis, bidang, dan warna pada kertas A4 berdasarkan pengamatan lingkungan kelas/sekolah (misal: susunan jendela, tanaman kelas, atau meja kursi) yang memuat minimal 3 jenis garis (lurus, lengkung, bergelombang/bergerigi), 2 jenis bidang (persegi/lingkaran/segitiga), dan 3 warna berbeda (45 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid merapikan alat krayon dan pensil warna ke dalam tempat pensil masing-masing secara berkesadaran dan mandiri (3 menit).
  • Murid memeriksa kelengkapan nama pada lembar karya gambar masing-masing sebelum dikumpulkan ke meja guru (2 menit).

Penutup:

  • Seluruh murid mengumpulkan lembar karya gambar komposisi ke meja guru secara tertib (2 menit).
  • Guru merangkum perjalanan belajar Bab 1 mengenai keindahan bermain garis, bidang, dan warna, lalu menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam penutup (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Akomodasi format visual: contoh gambar peraga warna di meja guru disediakan dalam kontras warna tinggi dan jelas agar mudah diamati oleh semua murid.
  • Proses: Akomodasi aksesibilitas waktu: murid dengan hambatan motorik halus diberikan ruang duduk terdekat dengan meja guru dan penataan posisi kertas yang ergonomis tanpa mengubah batas waktu pengerjaan tugas.
  • Produk: Standar produk gambar komposisi tetap sama (memuat minimal 3 jenis garis, 2 jenis bidang, dan 3 warna), namun murid bebas memilih objek lingkungan sekitar yang diamati (sudut kelas, taman yang terlihat dari jendela, atau tatanan meja kursi).

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • Unjuk kerja lisan pengamatan dan pembuatan karya seni rupa komposisi: Penyebutan lisan unsur garis, bidang, dan warna secara bergantian serta karya gambar komposisi garis, bidang, dan warna hasil eksplorasi alat/bahan
  • Tanya jawab lisan terstruktur bergiliran: Penyebutan lisan 1 jenis garis dan 1 jenis bidang pada benda kelas serta warna pada contoh gambar secara bergantian 1,5 menit per murid di meja guru saat kelas mulai menyiapkan alat gambar (42 menit / 1,5 menit = 28 murid, muat satu kelas) (42 menit; individual; instrumen: daftar cek lisan identifikasi unsur rupa)
  • Penilaian produk dan unjuk kerja berkarya serentak: Karya gambar pada kertas A4 yang memadukan aneka garis, bidang, dan warna berdasarkan pengamatan lingkungan sekitar melalui uji coba krayon dan pensil warna yang dikerjakan serentak seluruh kelas (63 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk karya seni rupa)

Sumatif:

  • Unjuk kerja lisan pengamatan dan pembuatan karya seni rupa komposisi: Penyebutan lisan unsur garis, bidang, dan warna secara bergantian serta karya gambar komposisi garis, bidang, dan warna hasil eksplorasi alat/bahan
  • Tanya jawab lisan terstruktur bergiliran: Penyebutan lisan 1 jenis garis dan 1 jenis bidang pada benda kelas serta warna pada contoh gambar secara bergantian 1,5 menit per murid di meja guru saat kelas mulai menyiapkan alat gambar (42 menit / 1,5 menit = 28 murid, muat satu kelas) (42 menit; individual; instrumen: daftar cek lisan identifikasi unsur rupa)
  • Penilaian produk dan unjuk kerja berkarya serentak: Karya gambar pada kertas A4 yang memadukan aneka garis, bidang, dan warna berdasarkan pengamatan lingkungan sekitar melalui uji coba krayon dan pensil warna yang dikerjakan serentak seluruh kelas (63 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk karya seni rupa)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penyebutan Garis dan Bidang pada Benda di Sekitar (TP 2.1.1)Belum mampu menyebutkan jenis garis maupun bidang pada benda di sekitar kelas yang ditunjuk.Mampu menyebutkan 1 jenis garis ATAU 1 jenis bidang pada benda di sekitar kelas secara tepat dengan bimbingan guru (Acuan garis: lurus/tegak/melintang; acuan bidang: persegi panjang/persegi/lingkaran).Mampu menyebutkan 1 jenis garis DAN 1 jenis bidang pada benda di sekitar kelas secara tepat dan mandiri (Acuan garis: lurus/tegak/melintang; acuan bidang: persegi panjang/persegi/lingkaran).Mampu menyebutkan lebih dari 1 jenis garis dan lebih dari 1 jenis bidang pada berbagai benda di sekitar kelas secara tepat dan mandiri.
Penyebutan Warna dalam Karya Seni Rupa (TP 2.1.2)Belum mampu menyebutkan warna yang terdapat pada gambar peraga.Mampu menyebutkan 1 warna pada gambar peraga secara tepat (Acuan pilihan warna target: merah, kuning, hijau, biru).Mampu menyebutkan 2 warna pada gambar peraga secara tepat dan mandiri (Acuan pilihan warna target: merah, kuning, hijau, biru).Mampu menyebutkan seluruh (4) warna pada gambar peraga (merah, kuning, hijau, dan biru) secara tepat dan mandiri.
Menguji Coba Alat dan Bahan untuk Garis dan Bidang (TP 2.1.3)Belum menguji coba alat gambar (krayon/pensil warna) untuk menghasilkan variasi garis dan bidang pada kertas.Menguji coba alat gambar namun hanya menghasilkan 1 jenis garis dan 1 jenis bidang pada kertas.Menguji coba krayon dan pensil warna untuk menghasilkan aneka garis (minimal 2 jenis) dan bidang (minimal 1 jenis) secara mandiri.Menguji coba krayon dan pensil warna secara optimal menghasilkan aneka variasi garis (3 jenis atau lebih) dan bidang (2 jenis atau lebih) secara mandiri.
Membuat Karya Komposisi Garis, Bidang, dan Warna Berdasarkan Pengamatan (TP 2.1.4)Belum membuat karya gambar komposisi yang memadukan garis, bidang, dan warna berdasarkan lingkungan sekitar.Membuat karya gambar komposisi namun baru memadukan kurang dari 3 jenis garis, 1 jenis bidang, dan 2 warna dari pengamatan lingkungan.Membuat karya gambar komposisi lengkap yang memadukan minimal 3 jenis garis (lurus, lengkung, bergelombang), 2 jenis bidang, dan 3 warna berdasarkan hasil pengamatan lingkungan sekitar secara mandiri.Membuat karya gambar komposisi yang memadukan lebih dari 3 jenis garis, beragam bidang geometris/organis, dan lebih dari 3 warna harmonis berdasarkan pengamatan lingkungan secara mandiri dan rapi.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 1,5 menit per murid untuk tanya jawab lisan berjalan efektif dan tidak mengganggu ketenangan kelas saat berkarya?
  • Bagaimana ketercapaian murid secara keseluruhan dalam mengidentifikasi dan memadukan unsur garis, bidang, dan warna pada karya seni rupa Bab 1?

Murid:

  • Bagian mana dari gambarmu hari ini yang paling kamu sukai paduan garis dan warnanya?
  • Apakah kamu merasa mudah saat menyebutkan bentuk garis, bidang, dan warna di sekitar kelas tadi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Rupa SD Kelas II (Kemendikbudristek 2021/Revisi)
  2. Benda-benda konkret di ruang kelas (papan tulis, jam dinding bulat, penggaris segitiga, buku tulis, ubin lantai)
  3. Lembar pengamatan identifikasi garis dan bidang
  4. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  5. Reproduksi poster karya seni lukis 'Taman Bunga Ceria' dan 'Pemandangan Desa'.
  6. Set kartu warna (merah, kuning, biru, hijau, oranye, ungu, cokelat, putih).
  7. Lembar kerja pengamatan gambar karya seni rupa.
  8. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi)
  9. Buku Siswa Seni Rupa Kelas II
  10. Kertas gambar/Lembar Kerja Eksplorasi
  11. Alat gambar milik murid: pensil, penghapus, penggaris, krayon, dan spidol warna
  12. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi).
  13. Kertas gambar ukuran A4.
  14. Pensil dan penghapus.
  15. Krayon / pensil warna.
  16. Lingkungan fisik sekitar kelas dan sekolah (taman, gedung sekolah, pepohonan, lapangan).
  17. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), Bab 1: Bermain dengan Garis, Bidang, dan Warna
  18. Kertas gambar ukuran A4
  19. Pewarna: Krayon dan pensil warna milik murid
  20. Gambar peraga karya seni rupa berwarna (memuat warna merah, kuning, hijau, biru) di meja guru
  21. Benda-benda nyata di lingkungan ruang kelas (meja, kursi, papan tulis, jam dinding)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.