Modul AjarPertemuan 9Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 1: Eksplorasi Bentuk Melalui Pemotongan dan Penyusunan Kertas Warna

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 1 dengan topik "Eksplorasi Bentuk Melalui Pemotongan dan Penyusunan Kertas Warna". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 1: Eksplorasi Bentuk Melalui Pemotongan dan Penyusunan Kertas Warna

Seni Rupa - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Eksplorasi Bentuk Melalui Pemotongan dan Penyusunan Kertas Warna

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikEksplorasi Bentuk Melalui Pemotongan dan Penyusunan Kertas Warna
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat bentuk baru (persegi, segitiga, bentuk organik) melalui kegiatan melipat dan memotong kertas warna/origami
  2. Murid dapat menyusun potongan kertas warna menjadi sebuah komposisi bentuk yang unik sebagai wujud temuan unsur rupa bentuk di sekitar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi kalau kita melipat kertas menjadi dua lalu menggunting atau menyobek kertasnya?
  2. Bentuk apa saja yang bisa kita buat dari kertas warna yang dilipat dan dipotong?
  3. Bagaimana caranya menyusun potongan kertas menjadi bentuk yang unik dan berbeda dari teman-teman?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid melipat kertas (misalnya membuat pesawat kertas atau kipas)
  • Guru menunjukkan beberapa kertas warna/origami dan memantik rasa ingin tahu dengan pertanyaan: 'Apa yang bisa kita buat dari kertas ini kalau kita lipat dan potong?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan membuat bentuk-bentuk baru dari kertas warna dengan cara melipat dan memotong, lalu menyusunnya menjadi karya yang unik

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menunjukkan beberapa contoh kertas yang sudah dilipat dan dipotong menghasilkan bentuk persegi, segitiga, atau bentuk organik
  • Guru memperagakan dengan perlahan cara melipat kertas menjadi dua: pertemukan ujung kiri dengan ujung kanan, tekan lipatan dengan telapak tangan secara perlahan
  • Murid mengamati dan mencoba melipat kertas mereka sendiri sambil mengikuti instruksi guru
  • Guru memperagakan cara memotong/menyobek kertas mengikuti lipatan untuk mendapatkan dua bentuk
  • Guru mengajak murid menyebutkan bentuk apa yang mereka dapatkan (persegi panjang, segitiga, dll)
  • Guru menjelaskan bahwa kita bisa melipat dan memotong berkali-kali untuk mendapatkan berbagai bentuk baru

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid menerima 3-5 lembar kertas warna/origami ukuran 15x15 cm
  • Murid mulai bereksperimen melipat kertas mereka menjadi dua bagian
  • Murid memotong atau menyobek kertas mengikuti lipatan dengan hati-hati
  • Murid melipat kembali hasil potongan dan memotong lagi untuk membuat bentuk-bentuk yang lebih kecil dan beragam (persegi, segitiga, bentuk organik)
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, terutama pada murid yang kesulitan
  • Murid mengumpulkan berbagai potongan kertas berwarna yang telah mereka buat
  • Murid mulai menyusun potongan-potongan kertas di atas kertas karton/HVS sebagai alas, mencoba berbagai komposisi bentuk
  • Murid merekatkan potongan kertas dengan lem atau double tape setelah menemukan susunan yang mereka sukai
  • Murid menyelesaikan karya komposisi bentuk mereka dengan rapi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid diminta mengamati hasil karya mereka sendiri: bentuk apa saja yang berhasil dibuat
  • Guru memfasilitasi murid untuk menceritakan proses pembuatan karya: bagian mana yang mudah, mana yang sulit
  • Murid saling mengamati karya teman-teman mereka melalui gallery walk sederhana
  • Guru mengajak murid membandingkan: apakah ada karya yang sama persis? Apa yang membuat karya kita unik dan berbeda?
  • Murid menyebutkan bentuk-bentuk yang mereka temukan dalam karya mereka dan teman-teman (persegi, segitiga, bentuk organik)
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan kreativitas setiap murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menunjukkan dan menjelaskan karya mereka
  • Guru memberikan penguatan: setiap bentuk yang kita buat adalah unik dan istimewa
  • Murid diminta merefleksi: apa yang paling menyenangkan hari ini? Apa yang ingin dicoba lagi?
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid membereskan alat dan bahan, lalu berdoa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat diberikan tantangan membuat bentuk yang lebih kompleks dengan lipatan ganda. Murid yang belum mahir difokuskan pada lipatan sederhana dan bentuk dasar.
  • Proses: Murid yang cepat dapat diminta membuat lebih dari satu komposisi dengan tema berbeda. Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberi pendampingan intensif dan waktu tambahan untuk menyelesaikan satu karya dengan baik.
  • Produk: Murid dapat memilih sendiri warna kertas dan ukuran komposisi yang ingin dibuat. Karya dapat berupa susunan geometris atau bentuk bebas sesuai imajinasi masing-masing.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid melipat kertas sebelumnya
  • Observasi kemampuan awal murid dalam memegang dan melipat kertas

Proses:

  • Observasi keterampilan motorik halus saat melipat dan memotong
  • Pengamatan kreativitas murid dalam bereksperimen dengan bentuk
  • Observasi kerapian dan kehati-hatian dalam bekerja
  • Tanya jawab informal selama murid bekerja

Akhir:

  • Penilaian produk karya komposisi bentuk berdasarkan rubrik
  • Observasi kemampuan murid menjelaskan karya dan prosesnya dengan bahasa sederhana
  • Penilaian diri murid tentang proses belajar mereka

Formatif:

  • Observasi selama proses melipat dan memotong kertas
  • Pengamatan kemampuan murid menyusun komposisi bentuk
  • Tanya jawab tentang bentuk-bentuk yang dihasilkan

Sumatif:

  • Penilaian produk karya komposisi bentuk menggunakan rubrik
  • Presentasi sederhana murid menjelaskan karya mereka

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Keterampilan melipat dan memotongMurid belum mampu melipat kertas dengan rapi dan kesulitan memotong mengikuti lipatanMurid dapat melipat kertas namun hasilnya kurang rapi, dan dapat memotong dengan bantuan guruMurid dapat melipat kertas dengan cukup rapi dan memotong mengikuti lipatan dengan sedikit bantuanMurid dapat melipat kertas dengan rapi dan memotong mengikuti lipatan secara mandiri dengan hasil yang baik
Keberagaman bentuk yang dihasilkanMurid hanya menghasilkan 1-2 bentuk yang samaMurid menghasilkan 2-3 bentuk dasar (persegi atau segitiga)Murid menghasilkan 3-4 bentuk beragam termasuk bentuk organikMurid menghasilkan lebih dari 4 bentuk yang beragam dan unik
Komposisi dan kreativitas penyusunanMurid menyusun potongan secara acak tanpa pertimbangan komposisiMurid menyusun potongan dengan komposisi sederhana namun kurang menarikMurid menyusun potongan dengan komposisi yang cukup menarik dan menunjukkan pertimbangan warna/bentukMurid menyusun potongan dengan komposisi yang unik, menarik, dan menunjukkan kreativitas tinggi
Kerapian dalam merekat dan menyelesaikan karyaKarya tidak rapi, banyak lem yang keluar atau potongan yang tidak terpasang dengan baikKarya cukup rapi namun masih ada beberapa bagian yang kurang terpasang dengan baikKarya rapi dengan sebagian besar potongan terpasang dengan baikKarya sangat rapi dengan semua potongan terpasang dengan baik dan lem tidak terlihat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi yang saya berikan cukup jelas dan mudah dipahami murid kelas 1?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk semua murid menyelesaikan karya mereka?
  • Diferensiasi apa yang paling efektif untuk mendukung murid dengan kemampuan beragam?
  • Bagaimana cara meningkatkan kemandirian murid dalam bereksperimen dengan bentuk?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran serupa di masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan hari ini?
  • Bagian mana yang menurutmu paling sulit? Mengapa?
  • Bentuk apa yang paling kamu suka dari yang kamu buat?
  • Apa yang ingin kamu coba lagi kalau ada kesempatan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) Bab 4
  2. Kertas warna/origami berbagai warna ukuran 15x15 cm (3-5 lembar per murid)
  3. Kertas karton atau HVS ukuran A4 sebagai alas (1 lembar per murid)
  4. Gunting (bisa dibawa murid dari rumah atau disediakan sekolah)
  5. Lem atau double tape
  6. Contoh karya komposisi bentuk dari kertas (dibuat guru sebagai model)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.