MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 1 (Fase A) Topik: Bab 4 — Menyimpulkan Hasil Temuan Tiga Unsur Rupa di Sekitar INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Bab 4 — Menyimpulkan Hasil Temuan Tiga Unsur Rupa di Sekitar |
|---|
| Alokasi Waktu | 33 JP (33 x 35 menit = 1155 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 11 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 1.4.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar
- TP 1.4.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa
- TP 1.4.3 Menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk membuat unsur-unsur rupa
- TP 1.4.4 Membuat karya seni rupa berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar
- TP 1.4.5 Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Garis apa saja yang bisa kamu lihat pada tepi papan tulis dan mistar di kelas?
- Bentuk bangun apa yang tampak pada permukaan meja atau jam dinding kita?
- Warna dan bentuk apa saja yang bisa kalian lihat saat kita berada di halaman sekolah?
- Benda apa di halaman sekolah yang warnanya hijau dan bentuknya bulat atau panjang?
- Garis apa saja yang bisa kita temukan saat melihat gambar sebuah rumah?
- Bentuk bangun apa saja yang membentuk gambar pemandangan atau rumah sederhana tersebut?
- Warna apa saja yang paling mencolok saat kalian melihat lukisan bergambar pemandangan atau bunga di dinding?
- Bentuk apa saja (lingkaran, segitiga, atau kotak) yang dapat kalian temukan di dalam sebuah lukisan?
- Bagaimana bentuk garis yang dihasilkan saat kita menggoreskan pensil di atas kertas?
- Apa bedanya goresan garis spidol jika dibandingkan dengan goresan garis pensil?
- Bagaimana garis dan warna yang dihasilkan jika kita menekan krayon dengan kuat dibandingkan dengan lembut?
- Bentuk apa saja yang bisa kita buat dan warnai menggunakan krayon milik kita sendiri?
- Benda atau tanaman apa yang paling menarik perhatianmu di halaman sekolah?
- Bagaimana bentuk garis yang bisa kita tarik untuk menggambar bentuk pohon, pagar, atau gedung sekolah yang kamu lihat?
- Warna apa saja yang kalian lihat pada pohon, gedung, atau tanaman di sekolah kita?
- Bagaimana cara kita memberi warna pada gambar lingkungan sekolah agar tampak indah dan rapi?
- Unsur rupa apa saja (garis, bentuk, atau warna) yang ada pada gambar yang sudah kamu buat?
- Di mana letak garis, bentuk, atau warna tersebut pada lembar gambarmu sendiri?
- Bagian mana dari gambar buatanmu sendiri yang paling kamu sukai?
- Bagaimana perasaan hatimu saat melihat hasil karyamu yang sudah selesai?
- Bagaimana kita menuangkan garis, bentuk, dan warna yang kita lihat di lingkungan sekolah ke dalam kertas gambar?
- Bagian mana dari hasil karya gambarmu yang paling kamu sukai hari ini?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengenali Unsur Garis dan Bentuk pada Benda di Dalam Kelas — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru memeriksa kehadiran serta mengondisikan kesiapan belajar murid di kelas (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan menunjukkan 2 gambar garis (lurus dan lengkung/bergelombang) serta 2 gambar bentuk (lingkaran dan persegi/kotak), lalu meminta murid menunjukkan garis lurus dan bentuk kotak (acuan: kartu 1 garis lurus mendatar, kartu 2 garis bergelombang, kartu 3 lingkaran, kartu 4 persegi/kotak) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali unsur garis dan bentuk pada benda-benda nyata yang ada di dalam kelas (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru memperkenalkan unsur garis (garis lurus tegak, lurus mendatar, miring, bergelombang) dan unsur bentuk (kotak/persegi, lingkaran, segitiga) menggunakan peragaan ujung jari di udara (10 menit).
- Guru memodelkan cara mengenali unsur rupa pada benda kelas: menelusuri tepi papan tulis sebagai garis lurus dan permukaannya sebagai bentuk kotak/persegi panjang (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid bermain 'Detektif Garis dan Bentuk': berkeliling ruang kelas secara mandiri atau berpasangan untuk mengamati benda-benda nyata di kelas (15 menit).
- Murid menandai kartu periksa pengamatan berisi 4 benda kelas berikut: (1) Papan tulis -> murid menandai garis lurus dan bentuk kotak; (2) Jam dinding bulat -> murid menandai garis lengkung dan bentuk lingkaran; (3) Buku tulis -> murid menandai garis lurus dan bentuk kotak; (4) Penggaris segitiga -> murid menandai garis lurus/miring dan bentuk segitiga (acuan: keempat pasangan unsur tersebut) (15 menit).
- Guru melakukan observasi formatif berkeliling kelas dan memberikan bimbingan langsung kepada murid yang masih keliru membedakan garis dan bentuk (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil temuan garis dan bentuk pada keempat benda kelas yang diamati (10 menit).
- Murid menunjukkan satu benda di dekat tempat duduknya yang memiliki unsur garis lurus atau bentuk kotak untuk memverifikasi pemahamannya secara langsung (5 menit).
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan bahwa benda-benda di dalam kelas tersusun dari unsur garis dan bentuk (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas ketelitian murid selama menjadi 'Detektif Garis dan Bentuk', lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan benda konkret dengan kontur tepi yang sangat tegas (kotak pensil balok, piring plastik bulat) bagi murid yang membutuhkan bantuan visual-taktil.
- Proses: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru mendampingi langsung saat menelusuri tepi benda dengan jari; bagi murid yang cepat paham, diberikan tantangan menemukan 2 benda tambahan di kelas (misalnya jendela dan tempat sampah tabung).
- Produk: Murid boleh menunjukkan unsur rupa dengan mencentang lembar gambar simbol atau secara lisan menunjuk langsung benda di hadapan guru.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik mengenali garis dan bentuk melalui 4 kartu visual: (1) kartu garis lurus mendatar, (2) kartu garis bergelombang, (3) kartu bentuk lingkaran, (4) kartu bentuk kotak. Kriteria: murid dapat menunjuk dengan tepat kartu garis lurus (kartu 1) dan kartu bentuk kotak (kartu 4) (acuan: kartu 1 = garis lurus; kartu 4 = bentuk kotak).
Proses:- Pemeriksaan ketepatan pengisian lembar kartu periksa pada 4 objek amatan di kelas: (1) Papan tulis (acuan: garis lurus, bentuk kotak); (2) Jam dinding bulat (acuan: garis lengkung, bentuk lingkaran); (3) Buku tulis (acuan: garis lurus, bentuk kotak); (4) Penggaris segitiga (acuan: garis lurus/miring, bentuk segitiga). Ketercapaian: minimal 3 dari 4 benda dikenali unsur garis dan bentuknya secara tepat.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman cepat lisan/tunjuk benda: murid diminta menunjuk 1 benda di atas mejanya lalu menyebutkan 1 unsur garis atau 1 unsur bentuk yang ada padanya (acuan jawaban: penghapus/buku = garis lurus atau bentuk kotak; rautan bulat/tutup botol = garis lengkung atau bentuk lingkaran).
Formatif:- Observasi unjuk kerja pengamatan benda kelas menggunakan kartu periksa pengamatan garis dan bentuk.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali unsur garis pada benda di kelas | Belum mampu mengenali dan menunjuk unsur garis (lurus/lengkung) pada 4 benda kelas target walau telah dibimbing. | Mampu mengenali dan menunjuk unsur garis pada 1-2 dari 4 benda kelas target dengan bimbingan guru. | Mampu mengenali dan menunjuk unsur garis pada minimal 3 dari 4 benda kelas target secara tepat dan mandiri. | Mampu mengenali dan menunjuk unsur garis pada seluruh (4) benda kelas target secara tepat, konsisten, dan mandiri. | | Mengenali unsur bentuk pada benda di kelas | Belum mampu mengenali dan menunjuk unsur bentuk (kotak/lingkaran/segitiga) pada 4 benda kelas target walau telah dibimbing. | Mampu mengenali dan menunjuk unsur bentuk pada 1-2 dari 4 benda kelas target dengan bimbingan guru. | Mampu mengenali dan menunjuk unsur bentuk pada minimal 3 dari 4 benda kelas target secara tepat dan mandiri. | Mampu mengenali dan menunjuk unsur bentuk pada seluruh (4) benda kelas target secara tepat, konsisten, dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi permainan Detektif Garis dan Bentuk mudah dipahami dan diikuti oleh seluruh murid kelas 1?
- Bagian mana dari unsur garis dan bentuk yang paling sering membuat murid tertukar atau keliru?
- Apakah alokasi waktu 105 menit cukup untuk memfasilitasi setiap anak mengeksplorasi benda-benda di kelas?
Murid:- Benda apa di dalam kelas yang paling mudah kamu temukan bentuknya?
- Bagian mana dari kegiatan mencari garis dan bentuk tadi yang paling kamu sukai?
Pertemuan 2 — Mengenali Unsur Warna dan Bentuk pada Benda di Halaman Sekolah — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar
Pendahuluan:- Guru menyapa murid dengan ceria, mengondisikan kelas, dan mengajak berdoa bersama sebelum memulai kegiatan belajar (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memperlihatkan 3 kartu warna (merah, kuning, biru) dan 3 kartu bentuk (lingkaran, segitiga, segiempat), lalu meminta murid bersama-sama mengenali dan menunjuk warna serta bentuk tersebut: (1) kartu warna merah (acuan: warna merah), (2) kartu warna kuning (acuan: warna kuning), (3) kartu warna biru (acuan: warna biru), (4) kartu bentuk lingkaran (acuan: lingkaran), (5) kartu bentuk segitiga (acuan: segitiga), (6) kartu bentuk segiempat (acuan: segiempat/kotak) (10 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali unsur warna dan bentuk pada benda-benda nyata yang ada di halaman sekolah (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru mengajak murid melihat ke arah jendela menghadap halaman sekolah, lalu menunjukkan 2 contoh benda: daun pohon mangga dan tiang bendera. Guru memodelkan cara mengenali warna dan bentuknya: 'Daun mangga ini warnanya hijau dan bentuknya panjang meruncing/oval; tatakan tiang bendera di bawah warnanya abu-abu/putih dan bentuknya segiempat' (10 menit).
- Guru membagikan 'Kartu Detektif Rupa' kepada setiap murid yang berisi daftar 4 target benda halaman yang akan diamati: (1) Daun rumput/tanaman, (2) Batang pohon, (3) Batu kerikil/taman, (4) Pot bunga/tempat sampah (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Guru memandu murid menuju halaman sekolah dalam barisan teratur untuk melakukan permainan menyenangkan 'Detektif Unsur Rupa Halaman' (10 menit).
- Secara berpasangan, murid menjelajahi halaman sekolah untuk mengamati dan mengenali unsur warna serta bentuk pada 4 target benda nyata berikut: (1) Daun tanaman (acuan kunci: warna hijau/kekuningan, bentuk oval/pita/jari/segitiga), (2) Batang pohon (acuan kunci: warna cokelat/kehitaman/kelabu, bentuk silinder/tabung/panjang tegak), (3) Batu taman (acuan kunci: warna abu-abu/hitam/putih, bentuk bulat/lonjong/tidak beraturan), (4) Pot bunga (acuan kunci: warna merah bata/cokelat/hitam, bentuk lingkaran/tabung/segiempat) (15 menit).
- Guru berkeliling mengamati setiap pasangan murid, mengajukan pertanyaan penuntun, dan mencatat kemampuan murid mengenali warna serta bentuk pada benda-benda tersebut dalam lembar observasi proses (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid kembali ke dalam ruang kelas dengan tertib dan duduk melingkar di karpet bersama pasangannya (5 menit).
- Guru membimbing murid menyimpulkan hasil pengamatan dengan mencocokkan temuan unsur warna dan bentuk yang mereka temukan di halaman pada papan pajang kelas (acuan: daun = hijau & lonjong/oval; batang = cokelat & tabung/panjang; batu = abu-abu & bulat; pot = merah/cokelat & lingkaran/segiempat) (10 menit).
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir/cek pemahaman singkat: guru mengangkat 2 benda hasil temuan dari halaman (daun hijau berbentuk lonjong dan batu abu-abu berbentuk bulat), lalu menunjuk 3 murid secara acak untuk mengenali dan menyebutkan unsur warna serta bentuk benda tersebut (acuan: benda 1 berwarna hijau dan berbentuk lonjong; benda 2 berwarna abu-abu dan berbentuk bulat) (10 menit).
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas ketelitian mereka saat mengamati benda di halaman, mengingatkan untuk selalu menyayangi tanaman di sekitar, serta menutup pelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang membutuhkan bimbingan, disediakan kartu panduan bergambar rujukan warna dan bentuk dasar untuk dicocokkan langsung di halaman; untuk murid yang lebih cepat, disediakan tantangan mengenali unsur warna dan bentuk pada benda ke-5 di halaman sekolah (misalnya genting sekolah atau garis lapangan).
- Proses: Murid yang belum lancar mengenali warna/bentuk didampingi oleh guru atau dipasangkan dengan teman sebaya; murid yang mahir mengamati secara mandiri bersama pasangannya.
- Produk: Semua murid menunjukkan hasil pengenalan warna dan bentuk melalui kartu centang bergambar atau penunjukan langsung benda temuan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik cepat mengenali 3 warna dasar dan 3 bentuk dasar menggunakan kartu peraga di depan kelas. Butir uji: (1) Menunjukkan warna merah pada kartu 1 (acuan: warna merah), (2) Menunjukkan warna kuning pada kartu 2 (acuan: warna kuning), (3) Menunjukkan warna biru pada kartu 3 (acuan: warna biru), (4) Menunjukkan bentuk lingkaran pada kartu 4 (acuan: lingkaran), (5) Menunjukkan bentuk segitiga pada kartu 5 (acuan: segitiga), (6) Menunjukkan bentuk segiempat pada kartu 6 (acuan: segiempat/kotak).
Proses:- Observasi keterlibatan dan ketepatan murid saat mengenali unsur warna dan bentuk pada 4 objek nyata di halaman sekolah: (1) Daun tanaman (acuan: warna hijau, bentuk oval/lonjong/pita), (2) Batang pohon (acuan: warna cokelat/kelabu, bentuk silinder/tabung/panjang), (3) Batu taman (acuan: warna abu-abu/hitam/putih, bentuk bulat/lonjong), (4) Pot bunga (acuan: warna merah bata/cokelat/hitam, bentuk lingkaran/tabung/segiempat).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Guru memperlihatkan 2 benda konkret dari halaman: (1) Daun hijau berbentuk lonjong (acuan: warna hijau, bentuk lonjong/oval), (2) Batu kerikil abu-abu berbentuk bulat (acuan: warna abu-abu/hitam, bentuk bulat/lonjong). Kriteria penerimaan: murid tepat mengenali unsur warna dan bentuk pada kedua benda tersebut sesuai acuan.
Formatif:- Observasi unjuk kerja pengenalan unsur warna dan bentuk pada benda di halaman sekolah menggunakan lembar ceklis amatan berpasangan.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali Unsur Warna pada Benda di Halaman Sekolah | Belum mampu mengenali unsur warna pada 4 benda halaman sekolah yang diamati walau telah dibimbing guru. | Mampu mengenali unsur warna dengan tepat pada 1-2 dari 4 benda halaman sekolah (acuan: daun = hijau; batang = cokelat/kelabu; batu = abu-abu/hitam; pot = merah/cokelat/hitam). | Mampu mengenali unsur warna dengan tepat pada 3 dari 4 benda halaman sekolah sesuai acuan. | Mampu mengenali unsur warna dengan tepat pada seluruh (4) benda halaman sekolah secara tepat dan mandiri sesuai acuan. | | Mengenali Unsur Bentuk pada Benda di Halaman Sekolah | Belum mampu mengenali unsur bentuk pada 4 benda halaman sekolah yang diamati walau telah dibimbing guru. | Mampu mengenali unsur bentuk dengan tepat pada 1-2 dari 4 benda halaman sekolah (acuan: daun = oval/lonjong; batang = silinder/panjang; batu = bulat/lonjong; pot = lingkaran/tabung/segiempat). | Mampu mengenali unsur bentuk dengan tepat pada 3 dari 4 benda halaman sekolah sesuai acuan. | Mampu mengenali unsur bentuk dengan tepat pada seluruh (4) benda halaman sekolah secara tepat dan mandiri sesuai acuan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu pengamatan di halaman sekolah mencukupi dan berjalan dengan tertib?
- Bagaimana keterlibatan murid dalam mengenali variasi bentuk dan warna pada benda-benda alam di halaman sekolah?
- Apakah ada murid yang masih kesulitan membedakan bentuk dasar atau warna saat melihat benda asli secara langsung?
Murid:- Benda apa di halaman sekolah yang paling kamu sukai warna dan bentuknya hari ini?
- Apakah kamu merasa senang belajar mencari warna dan bentuk di luar kelas bersama temanmu?
Pertemuan 3 — Menyebutkan Unsur Garis dan Bentuk dalam Karya Seni Gambar Sederhana — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengamati karya seni gambar sederhana lalu menyebutkan unsur garis dan unsur bentuk yang ada di dalamnya (2 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menunjukkan 1 kartu gambar garis lengkung dan 1 kartu bentuk lingkaran di depan kelas, lalu meminta murid menyebutkan namanya secara langsung: Kartu 1: gambar garis bergelombang melengkung (acuan jawaban: garis lengkung/garis gelombang), Kartu 2: gambar lingkaran penuh (acuan jawaban: bentuk lingkaran/bulat) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru memperlihatkan contoh 'Karya Gambar Rumah Sederhana' (gambar berukuran besar berisi: atap segitiga dari garis miring/diagonal, dinding persegi dari garis lurus/vertikal/horizontal, pintu persegi panjang, jendela bujur sangkar, jalan garis lurus, dan awan dari garis lengkung) (10 menit).
- Guru memandu murid menelusuri gambar sambil menyebutkan unsur garis yang menyusunnya (garis lurus: vertikal, horizontal, diagonal; serta garis lengkung) dan unsur bentuknya (segitiga, segi empat/bujur sangkar/persegi panjang, dan lingkaran/organik awan) secara klasikal dengan berkesadaran (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan lembar aktivitas apresiasi visual berisi 2 karya seni gambar sederhana: Gambar A (Gambar Pohon dan Matahari) dan Gambar B (Gambar Rumah dan Pagar) (5 menit).
- Dalam suasana menggembirakan melalui permainan tebak detektif rupa, murid berpasangan mengamati gambar dan saling bergantian menyebutkan unsur rupa yang ditemukan pada Gambar A: (1) garis lurus pada batang/sinar, (2) garis lengkung pada daun pohon/matahari, (3) bentuk lingkaran pada matahari/buah, dan (4) bentuk bentuk lengkung/organik pada dedaunan (20 menit).
- Secara mandiri, setiap murid mengerjakan lembar ceklis lisan/tunjuk rupa pada Gambar B di hadapan guru dengan menyebutkan 4 unsur rupa yang ditunjuk: Butir 1: garis miring/diagonal pada atap rumah (acuan: garis miring/diagonal/lurus), Butir 2: garis tegak lurus pada pagar (acuan: garis tegak/vertikal/lurus), Butir 3: bentuk atap (acuan: bentuk segitiga), Butir 4: bentuk dinding rumah (acuan: bentuk segi empat/persegi) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid diajak duduk melingkar dengan tenang untuk mengingat kembali pengalaman mengamati gambar dan menyadari bahwa gambar sederhana tersusun dari gabungan garis dan bentuk (10 menit).
- Dua perwakilan murid menyebutkan satu garis dan satu bentuk yang paling mudah mereka kenali dari karya seni gambar yang diamati hari ini (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid membuat simpulan singkat bahwa setiap karya gambar sederhana terbentuk dari unsur garis (seperti garis lurus, tegak, miring, lengkung) dan unsur bentuk (seperti segitiga, segi empat, lingkaran) (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap ketepatan murid menyebutkan unsur garis dan bentuk, serta menutup pelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan visual pembanding (kartu garis lurus, garis lengkung, segitiga, segiempat, lingkaran) di samping karya gambar yang diamati. Murid yang lebih cepat diberikan karya gambar tambahan (Gambar Perahu Layar di Laut) dengan variasi garis dan bentuk yang lebih beragam.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru dengan teknik menelusuri tepi gambar menggunakan jari telunjuk sebelum menyebutkan nama garis atau bentuknya. Murid yang sudah mahir langsung mengidentifikasi dan menyebutkan secara mandiri.
- Produk: Seluruh murid mencapai bukti yang setara yaitu menyebutkan unsur garis dan bentuk pada karya gambar sederhana, baik secara lisan langsung maupun dengan bantuan menunjuk kartu simbol rupa.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik mengenali garis dan bentuk dasar pada kartu peraga: Guru menunjukkan Kartu 1: garis bergelombang melengkung (acuan jawaban benar: menyebutkan garis lengkung/gelombang) dan Kartu 2: lingkaran hitam pekat (acuan jawaban benar: menyebutkan bentuk lingkaran/bulat). Kriteria: Murid siap jika mampu menyebutkan minimal 1 dari 2 kartu dengan tepat.
Proses:- Penilaian formatif individual saat murid menyebutkan 4 unsur rupa pada Gambar B (Rumah dan Pagar): Butir 1: unsur garis pada atap (acuan: garis miring/diagonal/lurus); Butir 2: unsur garis pada pagar (acuan: garis tegak/vertikal/lurus); Butir 3: unsur bentuk atap rumah (acuan: bentuk segitiga); Butir 4: unsur bentuk badan rumah (acuan: bentuk segi empat/kotak/persegi). Kriteria ketuntasan: Murid tepat menyebutkan minimal 3 dari 4 unsur rupa yang ditargetkan.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir kegiatan: Murid diminta menyebutkan masing-masing 1 jenis garis dan 1 jenis bentuk yang ada pada karya seni gambar sederhana yang dipelajari (acuan jawaban garis: garis lurus/tegak/miring/horizontal/vertikal/lengkung; acuan jawaban bentuk: segitiga/segi empat/persegi/lingkaran). Kriteria penerimaan: Jawaban murid memuat minimal 1 jenis garis dan 1 jenis bentuk sesuai daftar acuan tersebut.
Formatif:- Tanya jawab lisan diagnostik pada apersepsi (asesmen awal)
- Observasi unjuk kerja lisan menyebutkan unsur garis dan bentuk pada Gambar B menggunakan lembar ceklis amatan (asesmen proses)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menyebutkan unsur garis dalam karya seni gambar sederhana | Belum mampu menyebutkan unsur garis pada karya seni gambar sederhana meskipun telah dibimbing guru. | Mampu menyebutkan 1 unsur garis (misalnya garis lurus atau garis lengkung) pada karya seni gambar sederhana dengan bantuan arahan guru. | Mampu menyebutkan 2 unsur garis (garis lurus dan garis lengkung/miring) pada karya seni gambar sederhana secara mandiri dan tepat. | Mampu menyebutkan seluruh ragam unsur garis (garis tegak/vertikal, garis datar/horizontal, garis miring/diagonal, dan garis lengkung) yang terdapat pada karya seni gambar sederhana secara mandiri dan tepat. | | Menyebutkan unsur bentuk dalam karya seni gambar sederhana | Belum mampu menyebutkan unsur bentuk pada karya seni gambar sederhana meskipun telah ditunjuk objeknya. | Mampu menyebutkan 1 unsur bentuk (misalnya segitiga, segi empat, atau lingkaran) pada karya seni gambar sederhana dengan bantuan bimbingan guru. | Mampu menyebutkan 2 unsur bentuk (misalnya segitiga dan segi empat/lingkaran) pada karya seni gambar sederhana secara mandiri dan tepat. | Mampu menyebutkan 3 atau lebih unsur bentuk (segitiga, segi empat/persegi panjang, dan lingkaran/organik) yang menyusun objek pada karya seni gambar sederhana secara mandiri dan tepat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media karya seni gambar sederhana yang digunakan cukup jelas dan memudahkan murid Fase A mengenali unsur garis dan bentuk?
- Bagaimana keterlibatan murid selama permainan tebak detektif rupa dalam melatih kemampuan menyebutkan unsur garis dan bentuk secara lisan?
Murid:- Garis apa yang paling kamu sukai saat melihat gambar rumah dan pemandangan tadi?
- Bentuk apa saja yang paling mudah kamu temukan di dalam gambar tadi?
Pertemuan 4 — Menyebutkan Unsur Warna Primer dan Bentuk dalam Karya Seni Lukis — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memperlihatkan 3 kartu warna dasar: kartu A (merah), kartu B (kuning), dan kartu C (biru), lalu meminta murid menyebutkan nama warna pada masing-masing kartu (acuan jawaban benar: A = merah, B = kuning, C = biru) (10 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengamati karya seni lukis serta menyebutkan unsur warna primer (merah, kuning, biru) dan bentuk (lingkaran, kotak, segitiga) yang tampak di dalamnya (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memajang satu contoh karya seni lukis sederhana berjudul 'Taman Bungaku' yang memuat objek: bunga merah berbentuk lingkaran, matahari kuning berbentuk lingkaran, atap rumah merah berbentuk segitiga, dinding rumah biru berbentuk kotak, dan bendera kecil kuning berbentuk segitiga (10 menit).
- Guru memandu murid mencermati karya lukis tersebut secara berkesadaran, lalu mencontohkan cara menyebutkan unsur warna primer dan bentuk yang membentuk objek lukisan (misalnya: kelopak bunga berwarna merah dan berbentuk lingkaran) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan lembar apresiasi visual yang memuat gambar karya lukis 'Perahu Layar di Lautan' dengan objek rincian: badan perahu berwarna biru berbentuk kotak/persegi panjang, layar perahu 1 berwarna merah berbentuk segitiga, layar perahu 2 berwarna kuning berbentuk segitiga, dan matahari di sudut langit berwarna kuning berbentuk lingkaran (10 menit).
- Melalui permainan ceria 'Detektif Warna dan Bentuk', murid secara bergantian maju atau mengangkat kartu untuk menyebutkan unsur warna primer dan bentuk dari 4 objek target pada lukisan tersebut (acuan: (1) Badan perahu = biru & kotak/persegi; (2) Layar perahu 1 = merah & segitiga; (3) Layar perahu 2 = kuning & segitiga; (4) Matahari = kuning & lingkaran) (20 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan tugas lisan/tunjuk pada lembar pengamatan dengan menyebutkan kembali pasangan warna primer dan bentuk dari 4 objek lukisan tersebut di hadapan guru (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengajak murid duduk melingkar untuk merefleksikan pengalaman mengamati karya lukis: menanyakan warna primer dan bentuk mana yang paling mudah atau paling menantang untuk ditemukan (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali unsur rupa yang dipelajari dalam karya seni lukis hari ini, yaitu 3 warna primer (merah, kuning, biru) serta 3 bentuk dasar (lingkaran, kotak, segitiga) (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan atas ketepatan murid dalam menyebutkan unsur warna dan bentuk, lalu menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan kartu warna pembanding (merah, kuning, biru) dan kartu bentuk cetak (lingkaran, kotak, segitiga) untuk dicocokkan langsung ke lukisan. Murid yang lebih cepat menguasai diberikan lukisan tambahan dengan komposisi objek yang lebih padat untuk diidentifikasi seluruh unsur warna primer dan bentuknya.
- Proses: Bimbingan terarah secara individual untuk murid yang masih keliru membedakan warna primer dan bentuk dasar; murid yang mahir diberikan kesempatan menyebutkan pasangan warna dan bentuk secara mandiri tanpa jeda.
- Produk: Penyebutan dapat dilakukan secara lisan langsung kepada guru atau menunjuk kartu padanan warna primer dan bentuk yang sesuai pada objek lukisan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik menggunakan 3 kartu warna: Guru menunjukkan kartu A (merah), kartu B (kuning), dan kartu C (biru), lalu murid diminta menyebutkan nama warnanya. Acuan jawaban benar: A = merah; B = kuning; C = biru. Kriteria: Murid siap jika mampu menyebutkan minimal 2 dari 3 warna tersebut dengan tepat.
Proses:- Pengamatan performa individu saat menyebutkan warna primer dan bentuk pada 4 objek karya seni lukis 'Perahu Layar di Lautan'. Daftar acuan target: (1) Badan perahu = warna biru, bentuk kotak/persegi; (2) Layar 1 = warna merah, bentuk segitiga; (3) Layar 2 = warna kuning, bentuk segitiga; (4) Matahari = warna kuning, bentuk lingkaran. Aturan penskoran: dinilai berdasarkan ketepatan menyebutkan pasangan warna primer dan bentuk untuk masing-masing dari ke-4 objek target.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru menunjuk dua objek pada lukisan 'Taman Bungaku' (matahari dan atap rumah), lalu murid diminta menyebutkan warna primer dan bentuknya. Acuan jawaban benar: Matahari = warna kuning dan bentuk lingkaran; Atap rumah = warna merah dan bentuk segitiga. Kriteria: Murid tepat menyebutkan warna primer dan bentuk kedua objek tersebut.
Formatif:- Pemeriksaan diagnostik lisan pengenalan 3 warna dasar pada kartu di awal pembelajaran.
- Observasi unjuk kerja dan lembar ceklis lisan saat murid menyebutkan 4 pasangan unsur warna primer dan bentuk pada karya seni lukis 'Perahu Layar di Lautan'.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menyebutkan unsur warna primer dalam karya seni lukis | Belum mampu menyebutkan warna primer pada objek karya lukis atau hanya tepat 1 warna dengan bantuan penuh guru. | Menyebutkan tepat 2 warna primer pada objek karya lukis dengan bantuan atau arahan guru. | Menyebutkan dengan tepat seluruh warna primer (merah, kuning, dan biru) yang ada pada objek karya seni lukis dengan sedikit arahan. | Menyebutkan dengan tepat dan konsisten seluruh warna primer (merah, kuning, dan biru) pada setiap objek karya seni lukis secara mandiri tanpa bantuan. | | Menyebutkan unsur bentuk dalam karya seni lukis | Belum mampu menyebutkan bentuk dasar pada objek karya seni lukis atau hanya tepat 1 bentuk dengan bimbingan penuh guru. | Menyebutkan tepat 1-2 bentuk dasar (lingkaran, kotak, atau segitiga) pada objek karya seni lukis dengan arahan guru. | Menyebutkan dengan tepat 3 bentuk dasar (lingkaran, kotak, segitiga) yang terdapat pada objek karya seni lukis dengan mandiri. | Menyebutkan seluruh bentuk dasar (lingkaran, kotak, segitiga) pada berbagai objek karya seni lukis secara tepat, cepat, dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media lukisan sederhana yang disediakan cukup jelas menampilkan perbedaan warna primer dan bentuk dasar bagi murid kelas 1?
- Bagaimana keterlibatan murid selama permainan 'Detektif Warna dan Bentuk' dalam melatih keaktifan menyebutkan unsur rupa secara percaya diri?
Murid:- Warna apa saja yang paling kamu sukai saat melihat lukisan tadi?
- Bentuk apa saja (lingkaran, segitiga, atau kotak) yang berhasil kamu temukan di dalam lukisan perahu layar?
Pertemuan 5 — Menguji Coba Alat Pensil dan Spidol untuk Membuat Unsur Garis — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.3 Menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk membuat unsur-unsur rupa
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru menunjukkan dua alat gambar, yaitu 1 batang pensil kayu dan 1 spidol hitam, lalu menanyakan kesiapan murid menyiapkan alat gambar miliknya sendiri (5 menit).
- Guru melakukan asesmen diagnostik singkat: murid diminta mengangkat pensil lalu menggoreskan satu garis lurus di udara dengan tangan, dilanjutkan dengan spidol (acuan verifikasi kesiapan: murid mampu memegang pensil dan spidol secara tepat untuk siap menggores) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mendemonstrasikan penggoresan 3 jenis garis dasar di papan tulis menggunakan pensil dan spidol: garis lurus horizontal, garis zig-zag, dan garis lengkok/gelombang (10 menit).
- Murid mengamati dan membedakan tampilan hasil goresan pensil (lebih tipis/kelabu) dan spidol (lebih tebal/pekat nyata) secara langsung pada contoh peragaan guru (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid memainkan permainan tantangan berpasangan 'Jejak Detektif Garis': satu murid menyebutkan jenis garis (lurus/zig-zag/lengkung) dan alatnya (pensil/spidol), pasangannya langsung menggoreskannya di lembar eksplorasi secara bergantian penuh kegembiraan (10 menit).
- Murid secara mandiri melakukan uji coba membuat 3 jenis garis menggunakan alat pensil pada kolom A Lembar Eksplorasi: garis lurus horizontal, garis zig-zag, dan garis lengkung (15 menit).
- Murid melanjutkan uji coba membuat 3 jenis garis yang sama menggunakan alat spidol pada kolom B Lembar Eksplorasi: garis lurus horizontal, garis zig-zag, dan garis lengkung (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid meletakkan hasil uji coba garisnya di atas meja, lalu menyandingkan goresan pensil dan spidol untuk mencermati perbedaan tebal-tipisnya (10 menit).
- Murid menandai dengan lingkaran goresan garis yang paling jelas dan mantap dari hasil uji coba alat yang dilakukannya sendiri (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan hasil uji coba bahwa pensil menghasilkan garis yang lebih tipis sedangkan spidol menghasilkan garis yang tebal dan pekat (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap kemandirian murid dalam mengeksplorasi alat gambar, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan contoh pola garis bantu titik-titik bagi murid yang membutuhkan panduan motorik halus.
- Proses: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru memberikan pendampingan memegang alat secara bergantian; bagi murid yang cepat selesai, diberikan tantangan menguji coba variasi garis putus-putus dan garis spiral menggunakan pensil dan spidol.
- Produk: Uji coba garis dapat disajikan dalam bentuk goresan berjejer bebas maupun mengisi petak-petak lembar eksplorasi sesuai kenyamanan murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan motorik memegang pensil dan spidol: guru meminta murid menggoreskan garis di udara menggunakan pensil dan spidol (acuan kesiapan: murid mampu memegang pensil dan spidol dengan genggaman jari yang stabil dan siap menarik garis lurus di udara).
Proses:- Pengamatan langsung saat murid menguji coba alat pensil dan spidol pada 3 jenis target garis: garis lurus horizontal, garis zig-zag, dan garis lengkung pada Lembar Eksplorasi (acuan observasi: murid berhasil menghasilkan goresan garis nyata di atas kertas menggunakan pensil dan spidol).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman/hasil lembar uji coba: murid menunjukkan lembar kerja berisi 3 goresan garis pensil (lurus, zig-zag, lengkung) dan 3 goresan garis spidol (lurus, zig-zag, lengkung). Kriteria ketercapaian: murid menuntaskan minimal 2 jenis garis yang tergores nyata menggunakan pensil dan 2 jenis garis menggunakan spidol.
Formatif:- Observasi unjuk kerja saat murid melakukan uji coba penggoresan garis menggunakan pensil dan spidol pada Lembar Eksplorasi Garis
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Uji coba alat pensil untuk membuat unsur garis (target: 1. Garis lurus horizontal, 2. Garis zig-zag, 3. Garis lengkung) | Belum mampu menggoreskan pensil untuk membentuk satu pun dari 3 target jenis garis secara mandiri. | Mampu menguji coba pensil untuk membuat 1 dari 3 target jenis garis (lurus, zig-zag, atau lengkung) dengan bantuan/arahan guru. | Mampu menguji coba pensil untuk membuat 2 sampai 3 target jenis garis (lurus, zig-zag, lengkung) secara mandiri. | Mampu menguji coba pensil untuk membuat seluruh (3) target jenis garis (lurus, zig-zag, lengkung) secara mandiri, rapi, dan konsisten. | | Uji coba alat spidol untuk membuat unsur garis (target: 1. Garis lurus horizontal, 2. Garis zig-zag, 3. Garis lengkung) | Belum mampu menggoreskan spidol untuk membentuk satu pun dari 3 target jenis garis secara mandiri. | Mampu menguji coba spidol untuk membuat 1 dari 3 target jenis garis (lurus, zig-zag, atau lengkung) dengan bantuan/arahan guru. | Mampu menguji coba spidol untuk membuat 2 sampai 3 target jenis garis (lurus, zig-zag, lengkung) secara mandiri. | Mampu menguji coba spidol untuk membuat seluruh (3) target jenis garis (lurus, zig-zag, lengkung) secara mandiri, rapi, dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat memegang pensil dan spidol dengan nyaman saat melakukan goresan garis?
- Bagian mana dari kegiatan uji coba garis yang paling menarik minat dan keaktifan murid?
Murid:- Alat mana yang paling kamu sukai saat membuat garis, pensil atau spidol?
- Garis mana yang paling mudah kamu buat di kertasmu?
Pertemuan 6 — Menguji Coba Bahan Pewarna Krayon untuk Membuat Unsur Bentuk dan Warna — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.3 Menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk membuat unsur-unsur rupa
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru memeriksa kehadiran murid dan menyiapkan krayon serta lembar uji coba masing-masing murid di atas meja (5 menit).
- Guru melakukan diagnostik awal dengan meminta murid mengangkat 1 krayon warna merah dan 1 krayon warna biru, lalu menggoreskan satu coretan bebas di sudut kertas untuk memastikan kesiapan bahan (acuan: murid mampu memegang krayon dan menggoreskan warna merah dan biru pada kertas) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mendemonstrasikan cara menguji goresan krayon dengan dua variasi tekanan: goresan tipis (tekanan lembut) dan goresan tebal/pekat (tekanan kuat) (10 menit).
- Murid mengamati contoh peragaan guru tentang cara membuat 3 unsur bentuk (lingkaran, segitiga, kotak) menggunakan ujung krayon lalu mengisi bidangnya dengan warna (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid melakukan 'Tantangan Detektif Krayon' dengan menguji coba 2 teknik goresan krayon pada lembar uji coba: membuat 2 garis tipis dengan tekanan lembut dan 2 garis tebal dengan tekanan kuat menggunakan warna yang dipilih (15 menit).
- Murid menguji coba bahan krayon untuk membuat 3 unsur bentuk geometri konkret: menggambar 1 lingkaran penuh warna merah, 1 segitiga penuh warna kuning, dan 1 kotak penuh warna biru (20 menit).
- Murid mengeksplorasi pembuatan 1 bentuk bebas (misalnya awan, batu, atau daun) dan menguji percampuran 2 warna krayon di dalam bentuk tersebut secara mandiri (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali lembar hasil uji coba krayon miliknya dan mencentang tanda senyum pada hasil goresan warna yang paling rapat dan merata (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid melakukan cek akhir: guru meminta murid menunjukkan hasil bentuk lingkaran merah dan kotak biru yang sudah diwarnai dengan krayon (acuan: terlihat wujud bentuk lingkaran berwarna merah dan kotak berwarna biru) (5 menit).
- Murid merapikan kembali krayon ke dalam wadahnya secara mandiri, kemudian guru menutup pertemuan dengan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan krayon berukuran besar (jumbo) bagi murid yang membutuhkan pegangan lebih mantap dan krayon reguler untuk murid umum.
- Proses: Memberikan panduan kontur titik-titik bentuk bagi murid yang masih kesulitan mengendalikan koordinasi tangan, serta memberikan tantangan membuat bentuk kombinasi bagi murid yang cepat selesai.
- Produk: Murid bebas memilih warna krayon yang dimiliki untuk mengisi bidang bentuk selama target pembuatan unsur bentuk dan warna terpenuhi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Uji kesiapan fisik alat dan bahan: Murid diminta menggoreskan 2 garis bebas menggunakan 2 krayon berbeda warna (merah dan biru) di sudut kertas (acuan: murid mampu menggoreskan krayon merah dan krayon biru sehingga menghasilkan bekas warna nyata pada kertas).
Proses:- Lembar observasi unjuk kerja menguji coba krayon: Guru mengamati ketercapaian murid dalam (1) membuat goresan garis tipis dan tebal dengan variasi tekanan krayon, serta (2) membuat dan mewarnai 3 bentuk dasar (lingkaran merah, segitiga kuning, dan kotak biru) pada lembar kerja (acuan: terdapat 2 garis tekanan lembut, 2 garis tekanan kuat, 1 bentuk lingkaran merah terisi warna, 1 segitiga kuning terisi warna, dan 1 kotak biru terisi warna).
Akhir Pertemuan:- Cek bukti pemahaman praktis: Murid menunjukkan lembar uji coba krayon yang memuat minimal 3 bentuk (lingkaran, segitiga, kotak) yang telah terisi warna krayon secara penuh (acuan kriteria: ketiga bentuk dikenali wujudnya dan bidang dalamnya terisi sapuan bahan krayon).
Formatif:- Unjuk kerja uji coba goresan dan pewarnaan bentuk menggunakan bahan krayon
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menguji coba alat dan bahan krayon untuk membuat unsur bentuk dan warna | Belum mampu menggoreskan krayon untuk membuat unsur bentuk dan warna meskipun dengan bimbingan penuh. | Mampu menguji coba krayon untuk membuat 1 bentuk dan mengisinya dengan warna krayon dengan bimbingan guru. | Mampu menguji coba krayon untuk membuat 3 bentuk (lingkaran, segitiga, kotak) dan mengisinya dengan warna krayon secara tepat. | Mampu menguji coba krayon untuk membuat 3 bentuk dasar berwarna secara tepat serta mengeksplorasi bentuk bebas dengan variasi ketebalan warna secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat memegang dan menggoreskan krayon dengan nyaman selama kegiatan uji coba berlangsung?
- Bagian mana dari aktivitas menguji coba krayon yang paling menstimulasi eksplorasi mandiri murid?
Murid:- Warna krayon apa yang paling kamu sukai saat digoreskan ke kertas?
- Apakah kamu lebih suka menggores krayon dengan pelan atau menekannya dengan kuat?
Pertemuan 7 — Membuat Sketsa Gambar Objek Sekitar Berdasarkan Pengamatan Lingkungan Sekolah — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.4 Membuat karya seni rupa berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka kelas, menyapa murid, dan mengondisikan fisik serta kesiapan belajar murid di kelas (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat: menunjukkan 3 gambar garis sederhana di papan tulis (garis lurus tegak, garis gelombang, garis lengkung lingkaran) dan meminta murid secara lisan/gestur mencocokkan garis tersebut dengan 3 objek nyata di lingkungan sekolah (tiang bendera, pucuk daun/rumput melengkung, roda sepeda) (acuan ketepatan: tiang bendera = garis lurus tegak; pucuk daun/rumput = garis lengkung; roda sepeda = garis lengkung lingkaran tertutup) (10 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengamati objek di lingkungan sekolah lalu membuat karya seni rupa berupa sketsa gambar garis objek tersebut di kertas gambar (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu murid berjalan tertib ke area halaman sekolah untuk mengamati objek-objek visual di lingkungan sekitar (pohon, tiang bendera, pot bunga, gerbang, gedung kelas) dengan memperhatikan garis tepi dan bentuk dasarnya (15 menit).
- Guru mendemonstrasikan secara langsung cara menerjemahkan hasil pengamatan objek nyata menjadi tarikan garis sketsa pensil sederhana di kertas gambar (misalnya mengamati batang pohon tegak lalu menarik 2 garis lurus tegak dan garis bergelombang untuk tajuk daun) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Permainan Menggembirakan 'Tantangan Detektif Garis': Guru mengajak murid menyebutkan secara serentak 'Tarik garis!' saat guru menunjuk satu objek di halaman (misal tiang atau pot), lalu murid mencoba menggoreskan garis di udara dengan jari tangan sebelum menggambar di kertas (10 menit).
- Murid secara mandiri membuat karya sketsa gambar garis pensil pada kertas gambar berukuran A4 berdasarkan hasil pengamatan langsung terhadap minimal 1 objek di lingkungan sekolah (misal: sketsa pohon, sketsa bangunan kelas, atau sketsa pot bunga) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru berkeliling memeriksa hasil sketsa murid menggunakan lembar observasi proses sambil memberikan umpan balik langsung terhadap kelengkapan garis objek yang digambar sesuai hasil amatan nyata (10 menit).
- Murid memeriksa kembali karyanya untuk memastikan seluruh bagian utama objek lingkungan yang diamati telah terwujud menjadi sketsa gambar garis yang jelas (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kegiatan hari ini bahwa bentuk objek di sekitar sekolah dapat diwujudkan menjadi karya seni rupa sketsa menggunakan unsur garis (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen akhir berupa cek pemahaman cepat: murid mengangkat kertas karyanya dan guru mengonfirmasi kesesuaian sketsa dengan objek lingkungan yang diamati (kriteria: kertas memuat sketsa garis objek lingkungan nyata yang dapat dikenali wujudnya) (5 menit).
- Guru menyampaikan bahwa karya sketsa hari ini disimpan dengan rapi untuk diberi warna pada pertemuan berikutnya, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan sudut pandang objek pengamatan dengan tingkat kerumitan bentuk berbeda di halaman sekolah (objek bentuk dasar sederhana seperti tiang bendera/pot silinder untuk pemula; objek gabungan seperti taman atau gedung berpintu/berjendela untuk yang lebih siap).
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru dengan memecah objek amatan menjadi garis-garis pembentuk tunggal (garis tegak dan mendatar), sedangkan murid yang mandiri langsung menggambar sketsa objek secara utuh.
- Produk: Murid bebas menentukan sudut pandang atau jumlah detail objek lingkungan sekitar yang disketsa (minimal 1 objek utama lingkungan sekolah hingga beberapa objek pelengkap).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik mencocokkan 3 garis sederhana di papan tulis dengan 3 objek nyata lingkungan sekolah (acuan ketepatan: garis lurus tegak dipasangkan dengan tiang bendera; garis gelombang dipasangkan dengan gerigi daun/rumput; garis lingkaran tertutup dipasangkan dengan roda sepeda).
Proses:- Observasi unjuk kerja pembuatan sketsa gambar objek lingkungan sekolah (kriteria: kemampuan murid menggoreskan garis sketsa pensil yang membentuk rupa objek lingkungan sekolah yang diamati secara proporsional dan jelas).
Akhir Pertemuan:- Cek hasil karya sketsa gambar garis di akhir sesi (kriteria penerimaan: sketsa tergores pada kertas gambar A4, merepresentasikan minimal satu objek lingkungan sekolah hasil pengamatan langsung, dan wujud objek dapat dikenali melalui unsur garis tepi/bentuknya).
Formatif:- Observasi unjuk kerja saat murid menggambar sketsa objek lingkungan sekolah menggunakan rubrik pengamatan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pembuatan Sketsa Gambar Objek Sekitar Berdasarkan Pengamatan | Belum mampu membuat sketsa gambar garis yang merepresentasikan objek lingkungan sekitar; goresan pensil masih berupa coretan bebas tanpa bentuk objek nyata. | Mampu membuat sketsa gambar objek lingkungan sekitar, namun bentuk objek belum jelas dikenali dan membutuhkan bimbingan penuh guru dalam menarik garis. | Mampu membuat sketsa gambar minimal satu objek lingkungan sekitar (misal: pohon, pot bunga, atau tiang bendera) secara mandiri dengan garis bentuk yang jelas dan dapat dikenali sesuai objek amatan. | Mampu membuat sketsa gambar objek lingkungan sekitar secara mandiri dan terperinci (menampilkan objek utama beserta objek pelengkap di sekitarnya) dengan tarikan garis bentuk yang utuh dan jelas sesuai hasil pengamatan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alur observasi lingkungan sekolah berjalan kondusif dan membantu murid menangkap bentuk visual objek nyata?
- Bagian mana dari pendampingan pembuatan sketsa garis yang paling banyak membutuhkan bimbingan individual?
Murid:- Objek apa di sekolah yang paling mudah kamu gambar garisnya?
- Apakah kamu puas dengan hasil garis sketsa yang kamu buat hari ini?
Pertemuan 8 — Membuat Karya Gambar Lingkungan Sekitar Berwarna Menggunakan Alat Pewarna Mandiri — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.4 Membuat karya seni rupa berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran, menyapa murid dengan ceria, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru meminta murid menyiapkan lembar sketsa lingkungan sekolah yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya serta alat pewarna mandiri seperti krayon atau pensil warna (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat untuk mengecek kesiapan murid mewarnai objek hasil pengamatan dengan menunjukkan 3 kartu contoh pewarnaan: kartu 1 (daun diwarnai hijau), kartu 2 (batang pohon diwarnai cokelat), kartu 3 (atap gedung diwarnai merah) dan meminta murid mengonfirmasi warna objek lingkungan tersebut (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru memberikan penguatan visual melalui peragaan cara menggoreskan krayon/pensil warna secara searah agar bidang gambar terisi penuh dan rapi tanpa keluar garis sketsa (10 menit).
- Murid bermain tebak warna seru 'Cocokkan Warnaku' di mana guru menyebutkan 3 objek lingkungan sekolah (daun rumput, langit cerah, tiang bendera abu-abu/perak) dan murid secara cepat mengangkat krayon/pensil warna yang sesuai dari kotaknya masing-masing (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mulai mewarnai sketsa gambar lingkungan sekolah yang dibuat pada pertemuan 7 secara mandiri menggunakan krayon atau pensil warna yang dibawa sendiri (20 menit).
- Murid melanjutkan penyelesaian pewarnaan pada seluruh objek lingkungan sekitar (tanaman, bangunan, atau benda halaman) hingga bidang gambar terisi warna secara utuh dan tuntas (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid meletakkan karya gambar berwarnanya di atas meja masing-masing, memeriksa kelengkapan pewarnaan pada objek gambar, dan memastikan alat pewarna miliknya dirapikan kembali ke tempatnya (15 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan kegiatan membuat karya gambar lingkungan sekolah berwarna menggunakan alat pewarna mandiri (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas kemandirian murid dalam berkarya, mengingatkan bahwa gambar disimpan untuk kegiatan refleksi berikutnya, serta menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid dapat memilih menggunakan krayon atau pensil warna sesuai kenyamanan memegang alat.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan motorik halus didampingi guru dalam teknik memegang krayon agar goresan warna lebih tebal dan rata, sedangkan murid yang terampil diarahkan mengeksplorasi perpaduan lebih banyak warna pada bidang objek gambar.
- Produk: Variasi keragaman kombinasi warna pada objek lingkungan sekolah sesuai kreasi dan hasil pengamatan masing-masing murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik kesiapan mewarnai objek pengamatan lingkungan melalui 3 kartu contoh: (1) Daun pohon -> warna hijau; (2) Batang pohon -> warna cokelat; (3) Atap gedung sekolah -> warna merah/oranye. Kriteria penerimaan: Murid mampu mengenali minimal 2 dari 3 kesesuaian warna objek alam/lingkungan sekitar.
Proses:- Observasi keterlibatan dan teknik murid saat mewarnai karya gambar: (1) Kemandirian menggunakan alat pewarna sendiri; (2) Kerapian pengisian warna pada bidang objek sketsa lingkungan sekitar; (3) Ketuntasan penyelesaian seluruh bidang gambar.
Akhir Pertemuan:- Pemeriksaan ketuntasan karya gambar lingkungan sekitar berwarna dengan kriteria: karya memuat objek lingkungan sekitar yang digambar berdasarkan pengamatan dan seluruh bidang objek telah diberi warna secara mandiri menggunakan krayon/pensil warna.
Formatif:- Observasi unjuk kerja proses pewarnaan karya gambar lingkungan sekitar menggunakan lembar ceklis pengamatan.
- Penilaian produk hasil karya gambar lingkungan sekitar berwarna menggunakan rubrik penilaian berkarya seni rupa.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pewarnaan Karya Berdasarkan Pengamatan Lingkungan | Belum mewarnai bidang gambar atau hanya mewarnai sebagian kecil objek tanpa memperhatikan bentuk objek lingkungan sekitar dengan bantuan penuh guru. | Mewarnai sebagian bidang objek lingkungan sekitar pada sketsa gambar, namun goresan warna belum merata dan masih memerlukan arahan untuk menyelesaikannya. | Mewarnai seluruh objek gambar lingkungan sekitar secara mandiri dan rapi sesuai hasil pengamatan menggunakan alat pewarna miliknya. | Mewarnai seluruh objek gambar lingkungan sekitar secara mandiri, sangat rapi dan padat tanpa keluar batas bidang sketsa, serta memadukan variasi warna objek lingkungan secara detail. | | Kemandirian Penggunaan Alat Pewarna | Belum mampu menggunakan alat pewarna mandiri tanpa bimbingan langsung dari guru. | Mampu menggunakan alat pewarna mandiri namun sesekali masih ragu dan memerlukan dorongan guru dalam menyelesaikan karyanya. | Mampu menggunakan dan mengelola alat pewarna miliknya sendiri secara mandiri hingga karya gambar selesai. | Mampu menggunakan alat pewarna mandiri dengan sangat terampil, tertib, dan menjaga kebersihan alat serta karyanya hingga tuntas secara konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 105 menit mencukupi bagi seluruh murid kelas 1 untuk menyelesaikan pewarnaan sketsa gambar secara mandiri?
- Bagaimana tingkat kemandirian murid dalam menggunakan alat pewarna (krayon/pensil warna) yang mereka bawa?
- Bimbingan motorik halus seperti apa yang masih perlu ditingkatkan bagi murid yang kesulitan mengisi warna secara merata?
Murid:- Warna apa saja yang paling banyak kamu gunakan pada gambar lingkungan sekolahmu?
- Apakah kamu merasa senang dan bangga bisa mewarnai gambarmu sendiri sampai selesai?
Pertemuan 9 — Merefleksikan Unsur Rupa pada Karya Seni Rupa Diri Sendiri — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.5 Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, serta meminta murid menyiapkan karya gambar lingkungan sekitar yang telah diselesaikan pada pertemuan sebelumnya di atas meja masing-masing (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu melihat kembali dan menunjukkan unsur rupa (garis, bentuk, dan warna) yang ada pada karya diri sendiri (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal berupa diagnostik cepat: guru memperlihatkan 1 gambar percontohan rumah sederhana dan meminta 3 orang murid secara acak menunjuk 3 unsur rupa (kriteria acuan diagnostik: murid mampu menunjuk garis lurus/miring/lengkung, bentuk kotak/segitiga, atau warna primer merah/kuning/biru pada contoh gambar) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu murid mencermati karyanya sendiri secara tenang dan penuh kesadaran dengan bertanya: 'Lihatlah karyamu, garis apa saja yang pernah kamu tarik di sana? Bentuk apa saja yang kamu buat? Warna apa saja yang kamu pulaskan?' (10 menit).
- Guru memberikan pemodelan cara merefleksikan unsur rupa pada karya sendiri dengan menunjuk langsung contoh pada gambarnya: 'Pada gambarku ini, aku membuat garis lurus pada tiang, bentuk lingkaran pada matahari, dan warna kuning pada sinarnya' (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Permainan menggembirakan 'Detektif Unsur Rupa': murid berdiri dan bergerak memeriksa karya gambarnya sendiri menggunakan kaca pembesar kertas mainan, lalu menempelkan 3 stiker penanda (stiker A untuk garis, stiker B untuk bentuk, stiker C untuk warna) tepat pada bagian gambar mereka yang memuat ketiga unsur tersebut (15 menit).
- Secara mandiri di mejanya masing-masing, setiap murid menunjuk dan menyebutkan ketiga unsur rupa pada karyanya sendiri ke lembar cek refleksi diri berpiktogram: (1) jenis garis yang dibuat, (2) bentuk yang dibuat, dan (3) warna yang digunakan (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru berkeliling mengonfirmasi hasil penunjukan unsur rupa pada karya murid, memverifikasi kesesuaian antara unsur yang ditunjuk dengan wujud fisik pada karya (acuan verifikasi: garis yang ditunjuk memang berwujud garis lurus/lengkung/zigzag; bentuk yang ditunjuk berwujud lingkaran/kotak/segitiga; warna yang ditunjuk sesuai nama warnanya) (15 menit).
- Murid menyimpulkan sendiri temuan unsur rupa pada karyanya dengan menandai simbol senyum di lembar cek jika ketiga unsur rupa pada gambarnya berhasil ditemukan dan ditunjukkan secara tepat (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan bahwa setiap karya yang dibuat murid telah memuat unsur rupa yang nyata (garis, bentuk, warna) dan memuji kejujuran serta ketelitian murid saat memeriksa karya sendiri (5 menit).
- Guru menginformasikan kegiatan pertemuan berikutnya (Pertemuan 10) yaitu mengapresiasi bagian karya yang paling disukai dan perasaan saat membuat karya, lalu menutup kelas dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar cek refleksi dengan bantuan simbol piktogram garis, bentuk geometri, dan bercak warna primer untuk memudahkan identifikasi bagi murid yang membutuhkan.
- Proses: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru membimbing langsung dengan pertanyaan terarah satu per satu unsur; bagi murid yang mandiri, dipersilakan mengidentifikasi lebih dari satu variasi untuk setiap unsur rupa (misal: 2 jenis garis dan 2 jenis bentuk).
- Produk: Penandaan unsur rupa pada karya dapat dilakukan dengan menempelkan stiker warna penanda atau menunjuk langsung secara verbal kepada guru.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik mengenali unsur rupa pada 1 gambar percontohan. Soal lisan: 'Tunjukkan mana garis, mana bentuk, dan mana warna pada gambar contoh ini!' (Acuan jawaban benar: murid tepat menunjuk garis tepi dinding/atap sebagai unsur garis, bidang dinding kotak/atap segitiga sebagai unsur bentuk, serta warna dinding/atap seperti merah/kuning/biru/cokelat sebagai unsur warna).
Proses:- Pengamatan langsung saat murid menempelkan stiker penanda detektif dan mengisi lembar cek refleksi diri pada karya gambarnya sendiri. Kriteria pengamatan mencakup 3 unsur: (1) Ketepatan menunjuk minimal 1 jenis unsur garis (garis lurus/lengkung/zigzag/bergelombang), (2) Ketepatan menunjuk minimal 1 jenis unsur bentuk (lingkaran/kotak/segitiga), dan (3) Ketepatan menunjuk minimal 1 unsur warna (warna primer/warna apa pun yang dipakai pada objek gambarnya).
Akhir Pertemuan:- Cek verifikasi refleksi akhir sesi: Guru memeriksa kesesuaian penandaan pada karya murid. Kriteria penerimaan operasional: murid mampu menunjukkan secara tepat bagian gambar dirinya yang merupakan garis, bentuk, dan warna sesuai wujud fisik gambar aslinya tanpa tertukar antarelemen rupa.
Formatif:- Unjuk kerja dan lembar cek refleksi: Murid menunjuk dan menyebutkan unsur garis, bentuk, dan warna pada karya seni rupa buatannya sendiri.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Merefleksikan Unsur Garis pada Karya Diri Sendiri | Belum mampu menunjuk atau menyebutkan unsur garis yang ada pada karya gambarnya sendiri meskipun telah diarahkan guru. | Mampu menunjuk atau menyebutkan unsur garis pada karya sendiri dengan bimbingan penuh dan arahan langsung dari guru. | Mampu menunjuk dan menyebutkan minimal 1 jenis unsur garis pada karya sendiri secara tepat dan mandiri. | Mampu menunjuk dan menyebutkan lebih dari 1 jenis unsur garis (misal: garis lurus dan garis lengkung) pada karya sendiri secara tepat dan mandiri. | | Merefleksikan Unsur Bentuk pada Karya Diri Sendiri | Belum mampu menunjuk atau menyebutkan unsur bentuk yang ada pada karya gambarnya sendiri. | Mampu menunjuk atau menyebutkan unsur bentuk pada karya sendiri dengan bantuan pertanyaan pemantik dari guru. | Mampu menunjuk dan menyebutkan minimal 1 unsur bentuk (misal: lingkaran, kotak, atau segitiga) pada karya sendiri secara tepat dan mandiri. | Mampu menunjuk dan menyebutkan lebih dari 1 unsur bentuk yang berbeda pada karya sendiri secara tepat dan mandiri. | | Merefleksikan Unsur Warna pada Karya Diri Sendiri | Belum mampu menunjuk atau menyebutkan warna yang digunakan pada karya gambarnya sendiri. | Mampu menunjuk atau menyebutkan warna pada karya sendiri dengan dibantu bimbingan guru. | Mampu menunjuk dan menyebutkan minimal 1 unsur warna pada bagian tertentu karya sendiri secara tepat dan mandiri. | Mampu menunjuk dan menyebutkan beberapa unsur warna yang terdapat pada berbagai bagian karya sendiri secara tepat dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah murid kelas 1 dapat dengan mudah mengidentifikasi unsur garis, bentuk, dan warna pada karya gambar yang mereka buat sendiri?
- Bagian mana dari kegiatan refleksi diri yang paling menarik minat murid dan bagian mana yang membutuhkan bimbingan lebih intensif?
Murid:- Apakah kamu berhasil menemukan garis, bentuk, dan warna pada gambarmu sendiri?
- Unsur apa yang paling mudah kamu temukan di dalam gambarmu?
Pertemuan 10 — Mengapresiasi Bagian Favorit dan Perasaan terhadap Karya Diri Sendiri — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.5 Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan menyapa murid secara hangat dan mengondisikan kelas dalam lingkaran apresiasi (5 menit).
- Guru membagikan kembali lembar karya gambar lingkungan sekitar berwarna buatan masing-masing murid yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya ke atas meja murid (5 menit).
- Asesmen Awal (Diagnostik): Guru meminta setiap murid meletakkan jari telunjuknya pada satu bagian gambar yang paling ia sukai dan menunjukkan simbol ekspresi perasaan wajah (tersenyum lebar, bangga, atau senang) untuk memetakan kesiapan mengapresiasi karya diri (acuan verifikasi: murid dapat secara sadar menunjuk 1 bagian spesifik gambarnya dan menyatakan 1 emosi senang/bangga/puas) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru memberikan contoh konkret cara mengapresiasi karya sendiri dengan memegang satu karya contoh, lalu menunjukkan bagian favoritnya: 'Bagian favorit saya adalah pohon ini karena warnanya hijau terang, dan perasaan saya sangat gembira melihatnya' (10 menit).
- Permainan Menemukan Bintang: Murid mengamati gambar buatannya sendiri selama 5 menit dengan tenang (berkesadaran), lalu menempelkan stiker bintang kertas kecil tepat di atas 1 bagian gambar yang paling menjadi favoritnya (15 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid secara mandiri mengisi Lembar Apresiasi Diri Sederhana bergambar dengan mencentang/memilih 1 kartu emosi perasaan (Gembira/Bangga/Puas) dan menggambar lingkaran kecil pada kotak panduan yang mewakili bagian favorit karyanya (20 menit).
- Aktivitas 'Panggung Apresiasi Mini': Secara bergiliran dalam kelompok beranggotakan 3 orang yang menyenangkan, murid mengangkat karyanya dan menunjukkan secara langsung bagian favorit yang bertanda bintang serta menyebutkan perasaan hatinya terhadap karya tersebut (acuan: murid menyebutkan/menunjuk minimal 1 bagian favorit dan 1 ungkapan perasaan diri yang bermakna) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid merenungkan perasaannya secara mendalam setelah melihat seluruh karyanya dihargai oleh dirinya sendiri dengan menepuk dada kiri perlahan sambil tersenyum mengucapkan rasa terima kasih kepada diri sendiri (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan bahwa setiap karya yang kita buat memiliki bagian yang istimewa dan patut kita sukai dengan rasa bangga (3 menit).
- Cek pemahaman akhir: Guru mengajukan pertanyaan cepat kepada murid: 'Apakah kamu bangga dengan hasil gambarmu hari ini?' dan murid merespons bersamaan dengan mengangkat jempol sambil tersenyum ceria (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu simbol emosi bergambar (senang, bangga, takjub) bagi murid yang membutuhkan bantuan visual untuk mengekspresikan perasaannya.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru membimbing dengan mengajukan pertanyaan terarah ('Coba tunjuk pohon atau rumahnya, mana yang warnanya paling kamu suka?'); sedangkan murid yang sudah lancar diberikan kesempatan menceritakan lebih dari satu bagian favorit.
- Produk: Apresiasi diri dapat diungkapkan secara lisan langsung, menunjuk stiker bintang, atau melalui centang simbol emosi pada lembar apresiasi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik kesiapan apresiasi: Guru meminta murid meletakkan jari pada gambar karyanya dan menanyakan: 'Tunjukkan satu benda atau warna pada gambarmu yang paling kamu sukai, dan bagaimana perasaanmu saat melihatnya?' (Acuan penerimaan: Murid mampu menunjuk 1 objek/warna spesifik pada karyanya dan menyebutkan 1 emosi positif seperti senang, puas, bangga, atau gembira).
Proses:- Formatif pada tahap mengaplikasi: Lembar Observasi Apresiasi Diri Sendiri saat murid tampil di panggung apresiasi mini. Guru memeriksa apakah murid dapat (1) menunjuk secara tepat bagian favorit bertanda bintang pada karyanya, dan (2) mengungkapkan perasaan hatinya terhadap karyanya menggunakan bahasa sederhana atau simbol (acuan: terpenuhinya 2 indikator tersebut secara konsisten).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup: Cek respon cepat ekspresi diri. Murid mengangkat kartu wajah tersenyum atau jempol ke atas sebagai tanda bahwa ia mengapresiasi dan menyayangi hasil karyanya sendiri (acuan respon: 100% murid mengangkat tanda apresiasi positif terhadap karyanya).
Formatif:- Observasi unjuk kerja menunjuk bagian favorit karya diri sendiri dengan stiker bintang
- Pemeriksaan lembar apresiasi diri berupa pemilihan simbol perasaan terhadap karya diri
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menunjukkan Bagian Favorit pada Karya Diri | Belum mampu menentukan atau menunjuk bagian yang disukai pada karya diri sendiri meski telah dipandu. | Mampu menunjuk satu bagian yang disukai pada gambar sendiri dengan bimbingan dan pertanyaan pancingan guru. | Mampu menentukan dan menunjuk satu bagian favorit pada karya sendiri secara mandiri menggunakan stiker bintang. | Mampu menentukan dan menunjukkan lebih dari satu bagian favorit pada karya sendiri secara mandiri dan percaya diri. | | Mengungkapkan Perasaan terhadap Karya Diri | Belum mampu mengungkapkan perasaan terhadap karyanya baik secara lisan maupun melalui kartu simbol emosi. | Mampu memilih 1 kartu simbol emosi perasaan terhadap karyanya dengan bantuan arahan guru. | Mampu mengungkapkan perasaan terhadap karyanya (misal: senang/bangga) secara mandiri lewat kata-kata sederhana atau kartu simbol. | Mampu mengungkapkan perasaan terhadap karyanya secara mandiri dan konsisten serta memperlihatkan ekspresi bangga yang tulus. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid telah mampu mengenali dan menghargai bagian istimewa dari hasil karyanya sendiri?
- Bagaimana respons emosional murid saat diminta mengungkapkan perasaan terhadap karya buatannya?
Murid:- Bagian mana dari gambarmu yang membuatmu merasa paling senang?
- Apakah kamu merasa bangga dengan gambarmu hari ini?
Pertemuan 11 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.1 Mengenali unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar
- TP 1.4.2 Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa
- TP 1.4.3 Menguji coba alat dan bahan yang dimiliki untuk membuat unsur-unsur rupa
- TP 1.4.4 Membuat karya seni rupa berdasarkan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar
- TP 1.4.5 Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri
Pendahuluan:- Guru membuka kelas, menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab 4, yaitu membuat karya gambar lingkungan sekitar secara serentak serta menjawab pertanyaan lisan singkat mengenai unsur rupa dan karya sendiri (4 menit).
- Guru memberikan arahan teknis asesmen: seluruh murid bekerja mandiri di meja masing-masing membuat gambar lingkungan sekolah, sementara guru memanggil satu per satu murid ke meja guru untuk wawancara terstruktur singkat selama 1,5 menit (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan kertas gambar A4 kepada seluruh murid dan meminta murid menyiapkan alat gambar miliknya sendiri (pensil dan krayon/pensil warna) di atas meja (3 menit).
- Guru menjelaskan kriteria tugas unjuk kerja menggambar lingkungan sekitar yang harus memuat unsur garis, bentuk, dan warna hasil pengamatan lingkungan sekolah (4 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh murid secara serentak mengerjakan unjuk kerja kreasi gambar lingkungan sekitar pada kertas A4 menggunakan alat pewarna milik sendiri secara mandiri selama 60 menit penuh (58 menit).
- Secara paralel saat murid menggambar, guru memanggil murid bergiliran satu per satu ke meja guru (alokasi 1,5 menit per murid untuk hingga 28 murid) untuk wawancara lisan terstruktur menggunakan panduan konkret: (1) Menunjuk 1 benda di kelas (misal: jam dinding bulat / papan tulis persegi) dan meminta murid mengenali unsur rupa garis dan bentuknya (acuan: jam dinding memiliki bentuk lingkaran dan garis lengkung; papan tulis memiliki bentuk persegi panjang dan garis lurus tegak/mendatar); (2) Menunjukkan 1 kartu karya seni bergambar pemandangan dan meminta murid menyebutkan unsur warna primer yang tampak (acuan kartu: gambar matahari kuning, langit biru, atau bunga merah; murid menyebutkan merah/kuning/biru secara tepat); (3) Menanyakan bagian favorit pada gambar yang sedang dibuatnya dan perasaan murid terhadap karyanya sendiri (kriteria: murid dapat mengungkapkan bagian karyanya yang disukai dan rasa senang/bangga) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru melanjutkan wawancara lisan terstruktur bergiliran hingga seluruh murid selesai dievaluasi, sementara sisa murid di kelas menyelesaikan detail akhir pewarnaan karya gambar mereka secara mandiri (5 menit).
Penutup:- Murid mengumpulkan hasil karya gambar lingkungan sekitar yang telah selesai diberi nama ke meja guru secara tertib (3 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas ketertiban dan kemandirian seluruh murid dalam menyelesaikan rangkaian asesmen sumatif Bab 4 (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Tidak ada diferensiasi konten untuk asesmen sumatif agar kriteria pembuktian standar.
- Proses: Akomodasi akses berupa pengulangan instruksi lisan atau penataan letak duduk bagi murid yang memerlukan dukungan fokus tanpa mengubah butir pertanyaan.
- Produk: Format hasil akhir seragam yaitu karya gambar lingkungan sekitar (memuat garis, bentuk, warna) dan respons lisan terstruktur.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- Unjuk kerja kreasi visual serentak dan wawancara lisan terstruktur singkat: Karya gambar lingkungan sekitar menggunakan eksplorasi garis, bentuk, dan warna, serta respons lisan mengenali unsur rupa pada benda/karya dan ungkapan refleksi diri
- penilaian produk dan unjuk kerja serentak: karya gambar lingkungan sekitar yang memuat komposisi garis, bentuk, dan warna hasil eksplorasi alat pewarna milik sendiri yang dikerjakan bersamaan oleh seluruh kelas (60 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian produk karya seni rupa)
- tanya jawab lisan terstruktur bergiliran: respons lisan murid mengenali unsur rupa pada benda kelas, menyebutkan garis/bentuk/warna pada kartu karya seni, serta mengungkapkan rasa senang/bagian favorit karyanya dengan alokasi 1,5 menit per murid secara rotasi ke meja guru sementara murid lain menyelesaikan pewarnaan (45 menit / 1,5 menit = 30 murid, muat 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: lembar observasi dan ceklis tanya jawab lisan)
Sumatif:- Unjuk kerja kreasi visual serentak dan wawancara lisan terstruktur singkat: Karya gambar lingkungan sekitar menggunakan eksplorasi garis, bentuk, dan warna, serta respons lisan mengenali unsur rupa pada benda/karya dan ungkapan refleksi diri
- penilaian produk dan unjuk kerja serentak: karya gambar lingkungan sekitar yang memuat komposisi garis, bentuk, dan warna hasil eksplorasi alat pewarna milik sendiri yang dikerjakan bersamaan oleh seluruh kelas (60 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian produk karya seni rupa)
- tanya jawab lisan terstruktur bergiliran: respons lisan murid mengenali unsur rupa pada benda kelas, menyebutkan garis/bentuk/warna pada kartu karya seni, serta mengungkapkan rasa senang/bagian favorit karyanya dengan alokasi 1,5 menit per murid secara rotasi ke meja guru sementara murid lain menyelesaikan pewarnaan (45 menit / 1,5 menit = 30 murid, muat 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: lembar observasi dan ceklis tanya jawab lisan)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali & Menyebutkan Unsur Rupa (TP 1 & TP 2) | Belum mampu mengenali unsur bentuk/garis pada benda kelas dan belum mampu menyebutkan warna primer pada kartu gambar acuan. | Mampu mengenali bentuk pada benda kelas (misal: jam bulat) namun belum tepat menyebutkan warna primer pada kartu gambar, atau sebaliknya. | Tepat mengenali garis dan bentuk pada benda kelas (acuan: jam = lingkaran/garis lengkung atau papan = persegi/garis lurus) serta tepat menyebutkan minimal 1 warna primer (kuning/merah/biru) pada kartu gambar. | Tepat mengenali seluruh garis dan bentuk pada benda kelas serta menyebutkan seluruh warna primer (merah, kuning, biru) yang ada pada kartu gambar karya seni secara mandiri dan cepat. | | Kreasi Gambar Lingkungan & Pengujian Alat (TP 3 & TP 4) | Karya gambar belum menampilkan unsur bentuk atau garis yang teridentifikasi dan belum diwarnai menggunakan alat pewarna. | Karya gambar menampilkan unsur garis dan bentuk lingkungan namun pewarnaan krayon/alat pewarna belum merata dan belum menunjukkan eksplorasi mandiri. | Karya gambar menampilkan unsur garis dan bentuk objek lingkungan sekitar (sekolah) dengan pewarnaan yang lengkap menggunakan alat pewarna milik sendiri secara mandiri. | Karya gambar menampilkan ragam garis (lurus, lengkung) dan bentuk (lingkaran, kotak, segitiga) objek lingkungan sekolah secara utuh dan terisi warna secara rapi dan mandiri. | | Refleksi & Apresiasi Karya Sendiri (TP 5) | Belum mampu mengungkapkan bagian yang disukai maupun perasaan terhadap karyanya sendiri walau telah dipandu. | Mampu mengungkapkan perasaan terhadap karyanya (senang) namun belum dapat menunjukkan bagian karya yang disukai. | Mampu menyebutkan bagian karya gambarnya yang paling disukai dan mengungkapkan perasaan senang/bangga terhadap karyanya sendiri. | Mampu menyebutkan lebih dari satu bagian favorit pada karyanya serta menjelaskan alasan perasaannya terhadap karyanya dengan bahasa sehari-hari secara percaya diri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 1,5 menit per murid cukup efektif untuk menggali respons lisan seluruh murid tanpa mengganggu ketenangan kelas saat menggambar?
- Bagaimana ketercapaian murid kelas 1 dalam memadukan tiga unsur rupa (garis, bentuk, warna) ke dalam karya mandiri?
Murid:- Bagian mana dari gambar buatanmu hari ini yang paling kamu senangi?
- Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyelesaikan gambar sekolahmu sendiri?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2021/Edisi Revisi).
- Benda-benda nyata di dalam ruang kelas (papan tulis, jam dinding bulat, buku tulis, penggaris segitiga, meja, kotak pensil).
- Kartu peraga garis dan bentuk dasar (lurus, lengkung, lingkaran, kotak, segitiga).
- Lembar kartu periksa 'Detektif Garis dan Bentuk'.
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2021)
- Lingkungan nyata halaman sekolah (pepohonan, rumput, bebatuan, pot bunga, tiang bendera)
- Kartu warna primer dan sekunder
- Kartu bentuk geometris dasar (lingkaran, segitiga, segiempat)
- Lembar Kartu Detektif Rupa
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Bab IV: Menyimpulkan Hasil Temuan Tiga Unsur Rupa di Sekitar
- Lembar peraga visual karya seni gambar sederhana (Gambar Rumah Sederhana, Gambar Pohon dan Matahari, Gambar Rumah dan Pagar)
- Kartu contoh aneka garis (lurus, lengkung, miring) dan aneka bentuk geometris (lingkaran, segitiga, segiempat)
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
- Media cetak reproduksi karya seni lukis sederhana berukuran A3 bertema 'Taman Bungaku' dan 'Perahu Layar di Lautan'.
- Kartu peraga warna primer (merah, kuning, biru) dan kartu bentuk geometri dasar (lingkaran, segitiga, kotak).
- Buku Panduan Guru Seni Rupa SD Kelas I
- Pensil kayu 2B
- Spidol hitam (drawing pen / spidol warna)
- Kertas gambar / Lembar Eksplorasi Garis
- Satu set krayon milik murid (berisi warna primer: merah, kuning, biru)
- Kertas gambar/Lembar Uji Coba Krayon ukuran A4
- Lingkungan halaman sekolah (taman, pepohonan, bangunan, tiang bendera)
- Kertas gambar A4, pensil 2B, dan penghapus
- Buku Panduan Guru Seni Rupa Kelas 1 SD Kemendikbudristek
- Kertas gambar berisi sketsa lingkungan sekolah buatan murid (dari pertemuan 7)
- Pewarna mandiri milik murid (krayon atau pensil warna)
- Contoh kartu warna dan objek lingkungan sekolah
- Karya gambar lingkungan sekitar hasil karya murid pada pertemuan sebelumnya
- Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek)
- Kaca pembesar mainan dari kertas/karton
- Stiker penanda detektif unsur rupa
- Lembar cek refleksi diri berpiktogram
- Karya gambar lingkungan sekitar berwarna milik murid masing-masing
- Stiker bintang apresiasi warna-warni
- Kartu simbol emosi (senang, bangga, gembira)
- Kertas gambar ukuran A4
- Alat gambar dan pewarna milik murid (pensil, krayon, pensil warna)
- Kartu karya seni lukis/gambar sederhana yang memuat warna primer (merah bunga, biru langit, kuning matahari)
- Benda-benda nyata di kelas (jam dinding, papan tulis, meja, buku)
- Panduan Guru Seni Rupa Kelas 1 SD Kemendikbudristek
|