Modul AjarPertemuan 8Bab 3Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 1: Bereksperimen dengan Teknik Rintang Warna

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 1 dengan topik "Bereksperimen dengan Teknik Rintang Warna". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 1: Bereksperimen dengan Teknik Rintang Warna

Seni Rupa - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bereksperimen dengan Teknik Rintang Warna

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBereksperimen dengan Teknik Rintang Warna
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menguji coba teknik rintang warna menggunakan lilin/krayon dan cat air untuk mengamati karakteristik interaksi dua bahan yang berbeda
  2. Murid dapat membuat karya seni rupa dengan teknik rintang warna berdasarkan hasil pengamatan karakteristik alat dan bahan yang digunakan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi jika kita menggambar dengan lilin putih di kertas putih, lalu mewarnainya dengan cat air?
  2. Mengapa bagian yang digambar dengan krayon tidak bisa diwarnai oleh cat air?
  3. Pernahkah kalian melihat kain batik? Bagaimana cara membuatnya supaya ada bagian yang berwarna dan bagian yang putih?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan hangat dan mengajak berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid menggunakan krayon dan cat air
  • Guru menunjukkan contoh kain batik atau gambar batik sederhana, mengajak murid mengamati pola warna putih dan berwarna
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: bereksperimen dengan teknik rintang warna menggunakan lilin/krayon dan cat air
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep teknik rintang warna dengan bahasa sederhana: ada bahan yang bisa menghalangi warna lain menempel
  • Guru mendemonstrasikan di depan kelas: menggambar dengan lilin batangan/krayon putih atau kuning di kertas, lalu mewarnainya dengan cat air
  • Murid mengamati dengan saksama apa yang terjadi: bagian yang digambar dengan lilin/krayon tidak terkena cat air
  • Guru mengajak murid berdiskusi: mengapa hal itu bisa terjadi? (karena lilin/krayon menolak air)
  • Guru mengenalkan motif batik atau motif tradisional sederhana dari daerah setempat sebagai inspirasi

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid menyiapkan alat dan bahan: kertas, lilin batangan/krayon (warna putih, kuning, atau krem), cat air/larutan pewarna, kuas
  • Murid menggambar motif sederhana di kertas menggunakan lilin batangan atau krayon dengan warna yang dipilih
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan dukungan kepada murid yang membutuhkan
  • Setelah selesai menggambar, murid mewarnai seluruh permukaan kertas dengan cat air atau larutan pewarna menggunakan kuas
  • Murid mengamati hasil karyanya: bagian yang digambar dengan lilin/krayon tetap terlihat karena tidak terkena cat air
  • Murid menunggu karya mengering sambil mengamati perbedaan antara bagian yang dirintang dan yang diwarnai

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid diminta menceritakan pengalaman mereka saat bereksperimen: apa yang menarik, apa yang sulit, apa yang mengejutkan
  • Guru memfasilitasi murid menarik kesimpulan dari eksperimen: lilin/krayon menolak air sehingga bisa digunakan untuk teknik rintang warna
  • Murid membandingkan hasil karya mereka dengan teman sebangku: apa persamaan dan perbedaannya
  • Murid merefleksi: apa yang akan mereka lakukan berbeda jika membuat karya serupa lagi
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas murid dalam bereksperimen

Penutup:

  • Murid menempelkan hasil karya di area pajang kelas atau membawanya pulang setelah kering
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menceritakan hasil eksperimen mereka
  • Guru memberikan penguatan: teknik rintang warna juga digunakan dalam pembuatan batik, warisan budaya Indonesia
  • Murid diminta menjawab pertanyaan refleksi secara lisan atau dengan menunjukkan ekspresi (jempol, senyum)
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bersyukur atas pengalaman belajar hari ini

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah paham dapat diperkenalkan pada motif batik yang lebih kompleks atau pewarna alami (kunyit, teh, kopi)
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan ekstra didampingi guru atau teman sebaya saat menggambar motif. Murid yang cepat selesai dapat membuat karya kedua dengan motif berbeda
  • Produk: Murid dapat memilih tingkat kerumitan motif sesuai kemampuan: motif sederhana (garis, titik, lingkaran) atau motif yang lebih rumit (bunga, daun, geometris)

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid menggunakan krayon dan cat air sebelumnya
  • Menanyakan apakah murid pernah melihat atau mendengar tentang batik

Proses:

  • Observasi saat murid menggambar dengan lilin/krayon: apakah murid memilih warna yang sesuai (putih, kuning muda, atau krem)
  • Pengamatan saat murid mewarnai dengan cat air: apakah murid dapat mengamati bagian yang dirintang tidak terkena warna
  • Mendengarkan penjelasan murid tentang apa yang mereka amati selama eksperimen

Akhir:

  • Penilaian hasil karya menggunakan rubrik: ketepatan penggunaan teknik rintang warna
  • Meminta murid menceritakan hasil eksperimen dan kesimpulan yang mereka dapat
  • Refleksi murid tentang pengalaman belajar mereka hari ini

Formatif:

  • Observasi selama murid bereksperimen: apakah murid dapat menggunakan lilin/krayon dan cat air dengan tepat
  • Tanya jawab saat proses pembelajaran untuk mengetahui pemahaman murid tentang karakteristik bahan
  • Pengamatan terhadap keterlibatan dan antusiasme murid dalam bereksperimen

Sumatif:

  • Penilaian hasil karya teknik rintang warna berdasarkan rubrik
  • Kemampuan murid menjelaskan hasil eksperimen dan karakteristik bahan yang digunakan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penggunaan Teknik Rintang WarnaMurid belum dapat menerapkan teknik rintang warna, bagian yang digambar dengan lilin/krayon tidak terlihat setelah diwarnaiMurid dapat menerapkan teknik rintang warna dengan bimbingan, beberapa bagian yang dirintang mulai terlihatMurid dapat menerapkan teknik rintang warna dengan baik, sebagian besar bagian yang dirintang terlihat jelasMurid dapat menerapkan teknik rintang warna dengan sangat baik, seluruh bagian yang dirintang terlihat jelas dan membentuk motif yang menarik
Pemahaman Karakteristik BahanMurid belum dapat menjelaskan mengapa lilin/krayon dapat menghalangi cat airMurid mulai dapat menjelaskan dengan bimbingan bahwa lilin/krayon menolak airMurid dapat menjelaskan bahwa lilin/krayon menolak air sehingga bagian yang digambar tidak terkena cat airMurid dapat menjelaskan dengan lengkap proses teknik rintang warna dan mengaitkannya dengan pembuatan batik
Kreativitas dalam BerkaryaMurid belum menunjukkan ide atau motif dalam karyanyaMurid membuat motif sangat sederhana (garis atau titik) dengan bimbinganMurid membuat motif sederhana yang jelas (lingkaran, garis berulang, bentuk sederhana) dengan ide sendiriMurid membuat motif yang menarik dan bervariasi (kombinasi bentuk, pola berulang, atau terinspirasi dari batik)
Kemandirian dalam BereksperimenMurid membutuhkan bimbingan penuh dari guru dalam setiap tahap eksperimenMurid dapat melakukan sebagian tahap eksperimen dengan bimbinganMurid dapat melakukan eksperimen secara mandiri dengan sedikit bimbinganMurid dapat melakukan seluruh tahap eksperimen secara mandiri dan membantu teman yang membutuhkan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah demonstrasi yang saya lakukan cukup jelas untuk murid memahami konsep teknik rintang warna?
  • Bagaimana respons murid terhadap eksperimen ini? Apakah mereka antusias dan terlibat aktif?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran teknik rintang warna di masa mendatang?
  • Apakah alokasi waktu cukup untuk murid menyelesaikan eksperimen dan refleksi?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari eksperimen hari ini?
  • Apa yang kamu pelajari tentang lilin/krayon dan cat air?
  • Bagian mana yang paling sulit saat membuat karya dengan teknik rintang warna?
  • Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika membuat karya serupa lagi?
  • Apakah kamu senang belajar hari ini? Mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) Kemendikbudristek
  2. Kertas gambar atau kertas HVS
  3. Lilin batangan atau krayon (warna putih, kuning, krem)
  4. Cat air atau larutan pewarna (pewarna makanan, teh, kopi, kunyit, secang)
  5. Kuas
  6. Wadah air
  7. Contoh kain batik atau gambar motif batik sederhana
  8. Contoh motif tradisional daerah setempat

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.