MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 1 (Fase A) Topik: Mengamati dan Menceritakan Bentuk Benda di Lingkungan Sekolah INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Mengamati dan Menceritakan Bentuk Benda di Lingkungan Sekolah |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menceritakan hasil pengamatan bentuk benda yang ditemukan saat berkeliling lingkungan sekolah menggunakan kalimat sederhana dalam bahasa sehari-hari
- Murid dapat menjawab pertanyaan tebak-tebakan tentang bentuk benda di lingkungan sekolah berdasarkan hasil pengamatannya
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa yang pernah memperhatikan bentuk-bentuk benda di sekitar sekolah kita?
- Kira-kira benda apa saja yang ada di lingkungan sekolah yang bentuknya menarik?
- Bagaimana cara kalian menceritakan bentuk benda yang kalian lihat kepada teman?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan menyapa murid dengan penuh semangat
- Guru mengajak murid bernyanyi atau tepuk semangat agar suasana kelas menjadi ceria
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang tadi pagi melihat sesuatu yang menarik di jalan menuju sekolah?' untuk menggali pengalaman visual murid
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan berjalan-jalan di sekolah untuk melihat bentuk-bentuk benda, lalu menceritakannya'
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan apa itu 'bentuk benda' dengan menunjukkan contoh konkret di dalam kelas (meja berbentuk persegi panjang, jam dinding berbentuk bulat, papan tulis berbentuk persegi)
- Guru mengajak murid menyebutkan bentuk-bentuk benda yang mereka lihat di kelas dengan bahasa sehari-hari
- Guru menjelaskan aturan saat berkeliling sekolah: berjalan tertib, tidak berisik, dan memperhatikan dengan saksama benda-benda di sekitar
- Guru memberi contoh cara mengamati: 'Kita lihat bentuknya seperti apa? Bulat? Kotak? Panjang? Garis?'
- Guru dan murid berkeliling lingkungan sekolah selama 10 menit, memberi kesempatan murid memilih bagian sekolah yang paling menarik bagi mereka
- Selama berkeliling, guru sesekali bertanya: 'Apa yang kamu lihat?' untuk melatih murid fokus mengamati
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Setelah kembali ke kelas, guru meminta murid duduk melingkar agar semua bisa saling melihat
- Guru memberi contoh cara menceritakan hasil pengamatan: 'Tadi aku melihat tiang bendera. Bentuknya panjang seperti garis. Warnanya putih dan tinggi sekali'
- Secara bergiliran, setiap murid menceritakan satu benda yang mereka amati dengan kalimat sederhana (3-5 murid dulu)
- Guru memberi apresiasi dan umpan balik positif setelah setiap murid bercerita
- Guru memfasilitasi kegiatan tebak-tebakan: satu murid memberikan petunjuk tentang bentuk benda yang diamati, murid lain menebak
- Contoh guru: 'Aku melihat benda yang bentuknya bulat, ada di halaman, warnanya hijau. Siapakah aku?' (jawaban: bola atau tanaman hias dalam pot bulat)
- Murid yang berhasil menebak mendapat kesempatan memberikan tebakan berikutnya
- Guru memastikan setiap murid mendapat kesempatan berbicara minimal sekali
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru mengajak murid merefleksi dengan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian saat berkeliling tadi? Senang? Tertarik?'
- Guru bertanya: 'Bentuk benda apa yang paling menarik menurutmu? Mengapa?'
- Guru meminta murid berbagi: 'Apakah ada yang tadinya sulit menceritakan bentuk benda? Bagaimana kamu mengatasinya?'
- Guru memberi kesempatan murid menilai diri sendiri: 'Siapa yang tadi sudah berani bercerita di depan teman-teman? Angkat tangan!'
- Guru mengajak murid memberi apresiasi pada diri sendiri dan teman dengan tepuk tangan bersama
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menyebutkan satu bentuk benda yang mereka ingat dari kegiatan hari ini
- Guru menyimpulkan pembelajaran: 'Hari ini kita sudah belajar mengamati bentuk benda di sekolah dan menceritakannya dengan kata-kata kita sendiri'
- Guru memberikan penguatan: 'Kalian semua hebat! Kalian bisa mengamati dengan baik dan berani bercerita'
- Guru memberi tugas refleksi sederhana: 'Di rumah nanti, coba perhatikan bentuk-bentuk benda di kamarmu. Besok kita akan cerita lagi'
- Guru menutup pembelajaran dengan salam dan ucapan terima kasih
Diferensiasi:- Konten: Murid yang kesulitan dapat fokus mengamati 2-3 benda saja dengan bentuk yang jelas (bulat, kotak). Murid yang cepat dapat mengamati lebih banyak benda dan memperhatikan detail tambahan seperti ukuran atau warna.
- Proses: Murid yang pemalu dapat menceritakan hasil pengamatan berpasangan atau berbisik ke guru dulu sebelum bercerita di depan kelas. Murid yang percaya diri dapat menjadi pemandu tebak-tebakan dan membantu teman yang kesulitan.
- Produk: Murid yang kesulitan cukup menyebutkan nama dan bentuk benda dengan 1-2 kalimat. Murid yang cepat dapat menambahkan deskripsi warna, ukuran, atau lokasi benda dengan kalimat lebih lengkap.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid melihat benda di sekitar (sebelum pembelajaran dimulai)
- Pertanyaan pemantik untuk mengukur pengetahuan awal murid tentang bentuk benda
Proses:- Observasi selama murid berkeliling sekolah: apakah murid fokus mengamati atau tidak
- Mendengarkan dan memberi umpan balik saat murid bercerita secara bergiliran
- Observasi partisipasi murid dalam kegiatan tebak-tebakan
- Catatan kemampuan murid menggunakan bahasa sederhana untuk mendeskripsikan bentuk
Akhir:- Meminta 2-3 murid menyebutkan kembali bentuk benda yang mereka ingat
- Penilaian menggunakan rubrik untuk kemampuan bercerita dan menjawab tebak-tebakan
- Refleksi diri murid tentang proses belajar mereka hari ini
Formatif:- Observasi sikap murid saat berkeliling sekolah (fokus, antusias, tertib)
- Observasi kemampuan murid menceritakan hasil pengamatan dengan bahasa sederhana
- Observasi kemampuan murid menjawab dan membuat pertanyaan tebak-tebakan
- Catatan anekdot tentang partisipasi dan keberanian murid berbicara
Sumatif:- Penilaian kemampuan menceritakan hasil pengamatan menggunakan rubrik dengan 4 level perkembangan
- Penilaian kemampuan menjawab tebak-tebakan tentang bentuk benda berdasarkan hasil pengamatan
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan menceritakan hasil pengamatan bentuk benda | Murid belum mampu menceritakan bentuk benda yang diamati atau hanya diam saat diminta bercerita | Murid mampu menyebutkan nama benda tetapi belum bisa mendeskripsikan bentuknya dengan jelas | Murid mampu menceritakan nama dan bentuk benda dengan 1-2 kalimat sederhana | Murid mampu menceritakan nama, bentuk, dan detail tambahan (warna/ukuran/lokasi) benda dengan 3 kalimat atau lebih menggunakan bahasa sehari-hari yang runtut | | Kemampuan menjawab pertanyaan tebak-tebakan tentang bentuk benda | Murid belum mampu menjawab pertanyaan tebak-tebakan atau tidak merespons | Murid mencoba menjawab tetapi jawabannya belum tepat atau masih perlu banyak bantuan guru | Murid mampu menjawab pertanyaan tebak-tebakan dengan tepat setelah diberi 1-2 petunjuk | Murid mampu menjawab pertanyaan tebak-tebakan dengan cepat dan tepat berdasarkan hasil pengamatannya tanpa bantuan | | Sikap dan partisipasi selama kegiatan mengamati | Murid tidak fokus mengamati, sering terganggu atau mengganggu teman | Murid sesekali fokus mengamati tetapi masih perlu diingatkan guru | Murid fokus mengamati lingkungan sekolah dan mengikuti aturan dengan baik | Murid sangat fokus mengamati, antusias, dan menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap bentuk-bentuk benda di lingkungan sekolah |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk bercerita dan berpartisipasi?
- Apakah strategi berkeliling sekolah efektif untuk melatih kemampuan observasi murid?
- Murid mana yang perlu pendampingan lebih dalam menceritakan hasil pengamatan?
- Apakah alokasi waktu sudah tepat atau perlu penyesuaian?
- Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran berikutnya agar lebih bermakna dan menggembirakan?
Refleksi Murid:- Bagaimana perasaanmu saat berkeliling sekolah tadi?
- Bentuk benda apa yang paling menarik bagimu?
- Apakah kamu merasa senang saat menceritakan hasil pengamatanmu?
- Apa yang paling kamu suka dari kegiatan hari ini?
- Apakah ada yang sulit bagimu? Bagaimana kamu mengatasinya?
SUMBER BELAJAR- Lingkungan sekolah sebagai objek pengamatan langsung
- Benda-benda di dalam kelas (meja, kursi, papan tulis, jam dinding, dll)
- Buku Panduan Guru Seni Rupa Kelas I (Kurikulum Merdeka)
- Gambar atau poster bentuk-bentuk dasar (opsional untuk penguatan)
|