Modul AjarPertemuan 10Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 1: Asesmen Sumatif: Menceritakan Hasil Pengamatan Tiga Unsur Rupa

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 1 dengan topik "Asesmen Sumatif: Menceritakan Hasil Pengamatan Tiga Unsur Rupa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 1: Asesmen Sumatif: Menceritakan Hasil Pengamatan Tiga Unsur Rupa

Seni Rupa - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Seni Rupa — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif: Menceritakan Hasil Pengamatan Tiga Unsur Rupa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikAsesmen Sumatif: Menceritakan Hasil Pengamatan Tiga Unsur Rupa
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan hasil pengamatan tiga unsur rupa (garis, bentuk, warna) di lingkungan sekitar secara mandiri menggunakan bahasa sehari-hari dengan tepat sebagai bukti ketercapaian tujuan pembelajaran bab ini
  2. Murid dapat merefleksikan pengalaman belajar mengamati lingkungan sekitar dengan menyebutkan hal yang paling berkesan baginya

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Unsur rupa apa saja yang sudah kalian temukan di lingkungan sekitar kita?
  2. Cerita apa yang ingin kalian sampaikan tentang garis, bentuk, dan warna yang kalian lihat?
  3. Apa yang paling berkesan saat kalian mengamati lingkungan sekitar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kembali pengalaman murid mengamati unsur rupa (garis, bentuk, warna) di pertemuan-pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menceritakan hasil pengamatan tiga unsur rupa sebagai asesmen sumatif
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan semangat murid
  • Guru menjelaskan bahwa hari ini setiap murid akan menceritakan pengamatannya secara mandiri dengan cara yang menyenangkan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengingat kembali tiga unsur rupa yang telah dipelajari: garis, bentuk, dan warna dengan menampilkan contoh visual sederhana
  • Guru memberikan waktu sejenak kepada murid untuk melihat sekeliling ruang kelas dan mengidentifikasi contoh garis, bentuk, dan warna yang ada
  • Murid berbagi satu contoh unsur rupa yang mereka lihat di kelas untuk memastikan pemahaman mereka
  • Guru menjelaskan kriteria bercerita yang baik: menyebutkan nama unsur rupa, menjelaskan di mana menemukannya, dan menceritakan dengan bahasa sendiri
  • Guru memberikan contoh singkat cara menceritakan hasil pengamatan dengan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami murid

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid secara mandiri menyiapkan catatan atau gambar hasil pengamatan mereka di lingkungan sekitar (jika ada dari pertemuan sebelumnya) atau mengingat pengalaman pengamatan mereka
  • Guru memanggil murid satu per satu atau dalam kelompok kecil untuk menceritakan hasil pengamatan mereka tentang tiga unsur rupa (garis, bentuk, warna)
  • Setiap murid menceritakan: (1) garis apa yang ditemukan dan di mana, (2) bentuk apa yang ditemukan dan di mana, (3) warna apa yang ditemukan dan di mana
  • Guru mencatat penilaian sumatif berdasarkan rubrik: ketepatan menyebutkan unsur rupa, kelengkapan cerita (ketiga unsur), dan kejelasan penyampaian
  • Guru memberikan apresiasi dan umpan balik positif kepada setiap murid setelah bercerita
  • Murid yang belum mendapat giliran dapat menggambar atau menulis hal yang ingin mereka ceritakan sebagai persiapan

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setelah semua murid selesai bercerita, guru mengajak murid duduk melingkar atau kembali ke tempat duduk masing-masing
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang paling berkesan bagi kalian saat mengamati lingkungan sekitar?' atau 'Unsur rupa mana yang paling menarik bagi kalian?'
  • Murid diberi kesempatan menyampaikan refleksi mereka secara sukarela (tidak dipaksa) dengan bahasa mereka sendiri
  • Guru mencatat refleksi murid sebagai bagian dari asesmen proses
  • Guru memberikan penguatan bahwa setiap pengamatan dan pengalaman murid sangat berharga
  • Guru mengajak murid menyadari bahwa mereka telah belajar melihat keindahan di sekitar dengan lebih detail

Penutup:

  • Guru menyampaikan apresiasi kepada semua murid atas keberanian dan usaha mereka dalam bercerita
  • Guru memberikan asesmen akhir sederhana dengan menanyakan: 'Apa yang kalian pelajari hari ini?' dan mencatat respons murid
  • Guru menyampaikan ringkasan pembelajaran: kita telah belajar menceritakan hasil pengamatan tentang garis, bentuk, dan warna di lingkungan sekitar
  • Guru memberikan motivasi kepada murid untuk terus mengamati unsur rupa di mana pun mereka berada
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan memberikan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan dapat menceritakan hanya satu atau dua unsur rupa terlebih dahulu, sementara murid yang cepat dapat diminta menambahkan detail seperti perasaan mereka saat melihat unsur rupa tersebut
  • Proses: Murid yang pemalu dapat bercerita dalam kelompok kecil atau kepada guru secara pribadi, sementara murid yang percaya diri dapat bercerita di depan kelas. Murid dapat menggunakan gambar, gerakan tubuh, atau benda konkret sebagai alat bantu bercerita
  • Produk: Murid dapat menyampaikan hasil pengamatan secara lisan (bercerita), visual (menunjuk atau menggambar), atau kombinasi keduanya sesuai kenyamanan mereka

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid mengamati unsur rupa di pertemuan sebelumnya
  • Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur kesiapan belajar

Proses:

  • Observasi kemampuan murid mengidentifikasi contoh unsur rupa di lingkungan kelas
  • Pengamatan proses murid menyiapkan cerita dan menyampaikan hasil pengamatan
  • Catatan tentang kemampuan komunikasi dan keberanian murid saat bercerita
  • Dokumentasi refleksi murid tentang hal yang paling berkesan

Akhir:

  • Penilaian unjuk kerja bercerita tentang tiga unsur rupa menggunakan rubrik (ketepatan, kelengkapan, kejelasan)
  • Refleksi tertulis atau lisan murid tentang pembelajaran yang telah dilakukan
  • Tanya jawab singkat: 'Apa yang kalian pelajari hari ini?' untuk mengukur pemahaman murid

Formatif:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi unsur rupa di sekitar kelas pada tahap Memahami
  • Observasi proses murid menyiapkan dan menceritakan hasil pengamatan pada tahap Mengaplikasi
  • Catatan anekdotal tentang partisipasi dan respons murid selama kegiatan refleksi

Sumatif:

  • Penilaian unjuk kerja: murid menceritakan hasil pengamatan tiga unsur rupa (garis, bentuk, warna) secara mandiri menggunakan rubrik penilaian
  • Dokumentasi refleksi murid tentang pengalaman belajar yang paling berkesan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan menyebutkan unsur rupaMurid belum dapat menyebutkan unsur rupa dengan tepat atau menyebutkan hal yang bukan unsur rupaMurid dapat menyebutkan 1 unsur rupa dengan tepat (garis/bentuk/warna) meskipun masih memerlukan bantuanMurid dapat menyebutkan 2 unsur rupa dengan tepat tanpa bantuanMurid dapat menyebutkan ketiga unsur rupa (garis, bentuk, warna) dengan tepat dan jelas tanpa bantuan
Kelengkapan ceritaMurid hanya menyebutkan nama unsur rupa tanpa menjelaskan di mana menemukannyaMurid menyebutkan 1 unsur rupa dan menjelaskan di mana menemukannyaMurid menyebutkan 2 unsur rupa dan menjelaskan lokasi atau konteks menemukannyaMurid menceritakan ketiga unsur rupa dengan lengkap: menyebutkan nama unsur, lokasi, dan konteks dengan detail
Kejelasan penyampaianMurid berbicara tidak jelas, sulit dipahami, atau tidak menggunakan kalimatMurid menyampaikan cerita dengan kalimat sederhana namun masih terputus-putus atau memerlukan banyak bantuanMurid menyampaikan cerita dengan bahasa sehari-hari yang cukup jelas dan dapat dipahamiMurid menyampaikan cerita dengan bahasa sehari-hari yang jelas, lancar, dan mudah dipahami dengan percaya diri
Kemampuan merefleksikan pengalamanMurid belum dapat menyebutkan hal yang berkesan dari pengalaman belajarnyaMurid dapat menyebutkan hal yang berkesan dengan bantuan pertanyaan pancingan dari guruMurid dapat menyebutkan hal yang berkesan dengan kalimat sederhana tanpa bantuanMurid dapat menyebutkan dan menjelaskan hal yang berkesan dengan detail menggunakan bahasanya sendiri

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk menceritakan hasil pengamatannya?
  • Apakah suasana pembelajaran cukup menyenangkan dan tidak menegangkan bagi murid saat asesmen?
  • Bagaimana saya dapat memberikan dukungan lebih kepada murid yang masih kesulitan menceritakan pengamatannya?
  • Apakah rubrik penilaian yang saya gunakan sudah sesuai dengan kemampuan murid kelas 1?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk asesmen sumatif di bab berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan bagimu saat mengamati lingkungan sekitar?
  • Bagaimana perasaanmu saat menceritakan hasil pengamatanmu hari ini?
  • Unsur rupa mana yang paling menarik bagimu: garis, bentuk, atau warna? Mengapa?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang seni rupa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Seni Rupa Kelas 1 SD/MI
  2. Buku Guru Seni Rupa Kelas 1 SD/MI
  3. Lingkungan kelas dan sekitar sekolah sebagai objek pengamatan
  4. Lembar catatan atau gambar hasil pengamatan murid (jika ada)
  5. Alat tulis dan kertas untuk murid yang ingin menggambar sebagai alat bantu bercerita

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.